<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-2805815757991023361</id><updated>2012-01-28T06:38:16.249+07:00</updated><category term='Filsafat Ilmu'/><category term='Ekonomi'/><category term='Software Ngitung'/><category term='Uncategories'/><category term='Manajemen Operasi'/><category term='Software Windows'/><category term='Hasil Sebuah Renungan'/><category term='Pemasaran'/><category term='Manajemen Strategi'/><category term='Metode Penelitian dan Statistik'/><category term='Management Science'/><category term='SDM dan Motivasi'/><title type='text'>.: Referensi, Buku, Software :.</title><subtitle type='html'>Referensi Buku, Sinopsis dan Penjelasan isi buku, Ulasan Software beserta link nya, dan hal-hal yang bersangkutannya.</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://e-je.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2805815757991023361/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://e-je.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>Evan Jaelani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05089295072294791396</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_R9-veRrvlkg/SdduVzvoPSI/AAAAAAAAAD0/oQugguIqFpU/S220/DSC04384.JPG'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>71</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2805815757991023361.post-3926490838339840049</id><published>2012-01-10T14:49:00.005+07:00</published><updated>2012-01-10T16:02:01.231+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Manajemen Operasi'/><title type='text'>Strategi Operasi</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Alhamdulillah akhirnya bisa nulis lagi di blog kesayangan setelah meliburkan diri yang sangat lama dari dunia blogger karena kesibukan sehari-hari. Oke, kita langsung saja yah pada bahasan utama kali ini yaitu &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Strategi Operasi&lt;/span&gt;. Pada dasarnya, Strategi Operasi merupakan turunan dari Strategi Perusahaan yang menjabarkan strategi secara keseluruhan perusahaan tersebut. Jadi, sudah dapat dipastikan awal mulanya adalah dari visi dan misi perusahaan itu sendiri. Namun, banyak sekali yang belum mengetahui apa itu visi dan apa itu misi. Makanya saya awali dari pengertian visi dan misi terlebih dahulu, karena ini sangat penting dalam menyusun &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;strategi operasi&lt;/span&gt; nantinya. Visi pengertian mudahnya adalah cita-cita dari suatu organisasi. Sehingga biasanya dalam penentuan visi ini terdiri dari dua aliran, yaitu yang menentukan kapan cita-cita itu akan dicapai serta rasionalis, contohnya : "Menjadi Universitas Nomor Satu di Indonesia Pada Tahun 2020". Nah, itu adalah contoh visi yang aliran pertama yaitu yang menentukan kapan cita-cita nya akan dicapai dan rasional untuk dicapai, yang kedua adalah yang tidak menentukan kapan cita-citanya akan dicapai serta kadang-kadang visi nya kurang rasional atau tidak mungkin tercapai, atau bisa dicapai ketika si pembuat visi sudah tidak ada. Kemudian yang berikutnya adalah misi. Misi juga banyak sekali pengertiannya, ada yang bilang penjabaran dari visi, ada juga yang bilang mengapa suatu organisasi itu ada, serta ada juga yang bilang fungsi pokok dari organisasi tersebut. Jadi sekali lagi, ini kembali kepada si pembuat misi nya juga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;Nah, setelah visi dan misi di buat tidak lantas kita bisa langsung membuat &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Strategi Operasi&lt;/span&gt;. Karena Operasi adalah salah satu fungsi organisasi (didalamnya termasuk ada fungsi keuangan, pemasaran, SDM, R&amp;amp;D, dll). Sehingga sebelum masuk kesana, kita harus menentukan dulu Corporate Strategy, Business Strategy, baru masuk ke Functional Strategy yang didalamnya ada &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;strategi operasi&lt;/span&gt;. Corporate Strategy menentukan bisnis-bisnis yang sedang dan akan dijalankan oleh perusahaan. Sedangkan Business Strategy merupakan strategi yang menjelaskan cara bersaing pada bisnis yang akan digeluti sekarang dan pada bisnis yang akan datang. Pada dasarnya yang paling banyak digunakan adalah cost leadership atau product leadership. Nah, Setelah kedua strategi tersebut dibuat, baru masuk kedalam Functional Strategy yang nantinya merupakan penjabaran dari kedua strategi diatas yang didalamnya mencakup strategi pemasaran, &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Strategi Operasi&lt;/span&gt;, strategi SDM, dll.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Setelah semuanya diketahui, barulah kita bisa menyusun &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Strategi Operasi&lt;/span&gt;, dalam &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Strategi Operasi &lt;/span&gt;ini terdapat empat komponen utama, diantaranya adalah operation mission, distinctive competence, operation objective dan operation policy. Berikut adalah penjelasan untuk masing-masing komponen &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Strategi Operasi &lt;/span&gt;tersebut :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Operation Mission&lt;br /&gt;Operation Mission merupakan fungsi pokok yang terkait dengan Business Strategy dan Functional Strategy lainnya. seperti apabila business strategy nya adalah product leadership maka dalam operation mission harus bisa mendukung business strategy tersebut seperti menciptakan produk baru dan inovasi. Sehingga dengan memperhatikan yang lainnya, satu sama lain saling mendukung. jadi jangan sampai business strategy nya product leadership tetapi operation mission jadi melakukan efisiensi dan melakukan penurunan harga pokok produksi, yang akan menyebabkan ketidakcocokan satu sama lain, sehingga organisasi tidak akan berjalan dengan sempurna.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Distinctive Competence&lt;br /&gt;Kemampuan operasi yang membedakan dengan yang lain sehingga perusahaan bisa beroperasi lebih baik dari perusahaan atau organisasi yang lain. distinctive competence bisa berupa teknologi, patent, keahlian sumberdaya manusia dll yang tidak dimiliki atau sukar dimiliki oleh perusahaan atau organisasi yang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Operation Objective&lt;br /&gt;Operation Objective ini turunan dari operation mission, yang meliputi Cost atau biaya produksi atau operasi atau manufacturing cost, quality atau target kualitas yang ingin dicapai oleh perusahaan atau organisasi, Delivery atau lead time atau target waktu pengiriman atau pelayanan, serta Flexibility atau keluwesan dalam menerima pesanan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Operation Policy&lt;br /&gt;Operation Policy intinya adalah menjelaskan bagaimana tujuan akan dicapai, pada umumnya harus berhubungan dengan empat bidang keputusan, yaitu Process, Quality System, Capacity, dan Inventory. Masing-masing dari empat keputusan tersebut adalah bidang-bidang tersendiri sehingga membutuhkan penjelasan secara khusus dan terpisah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itulah bahasan saya kali ini yaitu mengenai Strategi Operasi dimana sangat penting disusun oleh suatu organisasi atau perusahaan dalam menjalankan kegiatannya agar semua fungsi organisasi bisa berjalan dengan sinergis satu sama lain.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2805815757991023361-3926490838339840049?l=e-je.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://e-je.blogspot.com/feeds/3926490838339840049/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://e-je.blogspot.com/2012/01/strategi-operasi.html#comment-form' title='149 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2805815757991023361/posts/default/3926490838339840049'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2805815757991023361/posts/default/3926490838339840049'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://e-je.blogspot.com/2012/01/strategi-operasi.html' title='Strategi Operasi'/><author><name>Evan Jaelani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05089295072294791396</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_R9-veRrvlkg/SdduVzvoPSI/AAAAAAAAAD0/oQugguIqFpU/S220/DSC04384.JPG'/></author><thr:total>149</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2805815757991023361.post-8420903755333246633</id><published>2010-11-23T13:38:00.004+07:00</published><updated>2010-11-23T14:15:29.301+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pemasaran'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Manajemen Operasi'/><title type='text'>Six Sigma Untuk Proses Pemasaran</title><content type='html'>Alhamdulillah bisa posting lagi di blog saya, sebenernya saya pengen sih posting lebih sering ya minimal satu minggu sekali lah tapi berhubung ada kesibukan, sok sibuk tepatnya :) jadi se bisa nya aja deh hehe.. ok deh langsung aja ke benang merah hehe.. seperti janji saya pada postingan sebelumnya mengenai &lt;a href="http://e-je.blogspot.com/2010/10/six-sigma.html"&gt;Six Sigma&lt;/a&gt;, yaitu saya akan membahas mengenai aplikasi Six Sigma untuk salah satu fungsi organisasi di perusahaan, tapi karena saya suka pemasaran maka saya pilih di fungsi pemasaran aja deh. Jadi seperti yang di sebutkan &lt;a href="http://e-je.blogspot.com/2010/10/six-sigma.html"&gt;sebelumnya&lt;/a&gt; bahwa Six Sigma itu bisa diterapkan secara keseluruhan di perusahaan atau biasa di sebut Enterprise Six Sigma atau bisa juga di terapkan di salah satu fungsi perusahaan. Biasanya sih di terapkan pada proses produksi atau di terapkan pada fungsi produksi atau operasi, tapi biar unik saya coba tulis bagaimana menerapkan Six Sigma pada proses pemasaran.&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Untuk dapat menyesuaikan Six Sigma terhadap pemasaran, kita harus mulai dengan melihat secara keseluruhan cara kerja bagian pemasaran. Kita dapat melihat bahwa para pemasar profesional jarang sekali menggolongkan pekerjaan mereka terhadap pekerjaan yang berbasis proses atau orientasi terhadap proses, tetapi sering digambarkan sebagai proyek atau berbasis aktivitas. Namun, American Marketing Association (AMA) mendefinisikan marketing sebagai serangkaian proses untuk menciptakan, mengkomunikasikan, dan menyampaikan nilai kepada pelanggan, dan mengelola hubungan dengan pelanggan agar bisa memberikan keuntungan terhadap organisasi para stakeholders. Oleh karena itu, fungsi pemasaran harus memainkan peran kunci dalam mengelola beberapa koneksi penting antara pelanggan dan elemen kritis perusahaan, termasuk menghubungkan dengan pelanggan untuk produk, penyediaan layanan dan akuntabilitas keuangan (Christine Moorman dan Ronald Karat, 1999 : 57).&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Para marketing profesional ingin menghindari tekanan kreativitas oleh peralatan dan struktur. Proses kerja sentris mungkin awalnya tampak lambat, rutin dan memberatkan. Selain itu, para pemasar mungkin berpikir bahwa analisis statistik dapat mengurangi spontanitas dan inovasi. Namun berdasarkan beberapa pengalaman justru kebalikannya. Jika diterapkan secara benar, metodologi ini terbukti sangat bagus untuk pengerjaan ulang (yang disebabkan oleh kesalahan), memastikan kelengkapan, dan memperkuat standar kualitas. Selain itu, Six Sigma dapat membantu mengatasi hal-hal yang baru, unik, dan sulit.&lt;br /&gt;Manfaat mengintegrasikan Six Sigma ke proses pemasaran yaitu mendapatkan informasi yang lebih baik (manajemen berdasarkan fakta) untuk membuat keputusan yang lebih baik. Menggunakan pendekatan yang lebih kuat untuk mengurangi ketidakpastian yang melekat dalam pemasaran kreatif, disiplin dan dinamis. Salah satu cara untuk mempertahankan pertumbuhan dari waktu ke waktu adalah fokus pada “keunggulan” indikator-indikator tujuan yang anda inginkan. Leading indikator merupakan faktor yang mendahului terjadinya hasil yang diinginkan. Leading indikator bisnis melibatkan pengukuran cacat, kegagalan, dan waktu. Keunggulan indikator dapat termasuk ukuran kinerja fungsional seperti Unit Manufacturing Cost (UMC), pengukuran kualitas seperti Defects Per Million Opportunities (DPMO), dan ukuran berdasarkan waktu keandalan seperti Mean Time Between Failure (MTBF). Indikator utama untuk pemasaran meliputi pangsa pasar dan pendapatan metrik kinerja secara umum. Sebuah indikator utama yang kuat adalah kepuasan pelanggan sebelum transaksi penjualannya itu sendiri (seperti kepuasan dengan pelayanan informasi atau bagian iklan). Berbekal pengetahuan ini, pemasaran dapat memeriksa inisiatif dari perspektif yang berbeda. Untuk mendorong dan mempertahankan pertumbuhan, kinerja dan metrik kualitas diperlukan sikap yang proaktif dan bukan reaktif.&lt;br /&gt;Yang harus diingat bahwa sebuah metodologi pemasaran harus memfasilitasi hubungan antara pelanggan, produk, dan keuangan. Persyaratan ini berusaha mencari lingkup tanggung jawab pemasaran yang komprehensif dari awal penawaran, melalui pengembangan penawaran untuk memberikan pengalaman kepada pelanggan. Ruang lingkup yang komprehensif ini melingkupi ruang lingkup bisnis yang strategis, taktis, dan aspek operasional. Ketiga proses dalam menetapkan cara kerja pemasaran yang menghubungkan kawasan strategis, taktis dan operasional dapat dilihat seperti gambar di bawah ini :&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_R9-veRrvlkg/TOtoSdAHVmI/AAAAAAAAAFs/i-DUPElep4A/s1600/ssm.bmp"&gt;&lt;img style="display: block; margin: 0px auto 10px; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 200px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_R9-veRrvlkg/TOtoSdAHVmI/AAAAAAAAAFs/i-DUPElep4A/s320/ssm.bmp" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5542638432641570402" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Pada lingkungan kerja profesional marketing sehari-hari bukanlah berbasis pada struktur alur kerja DMAIC. Hal yang fundamental dari pemasaran terdiri dari tiga kunci area, yaitu :&lt;br /&gt;1.    Strategic area : Proses renewal protofolio&lt;br /&gt;2.    Tactical area : proses komersialisasi (komersialisasi produk atau jasa tertentu)&lt;br /&gt;3.    Operational area : Setelah manajemen portofolio di selesaikan, sumberdaya operasi ini yang terjun langsung ke lapangan sepanjang siklus hidupnya, tentu saja di seluruh rantai nilai yang ada.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Metode unik Six Sigma untuk proses pemasaran mencakup tiga bidang, antara lain strategic, tactical, dan operational. Metode untuk membantu strategi pemasaran disebut dengan IDEA. Pendekatan untuk pekerjaan taktis disebut UAPL. Serta metode operasional secara langsung disebut dengan LMAD. Berikut adalah penjelasan dari masing-masing metode tersebut (Clyde M Craveling, dkk. 2006 : 57) :&lt;br /&gt;Lingkungan proses strategi pemasaran memiliki empat tahapan yang jelas, yang dikenal sebagai proses IDEA, yaitu :&lt;br /&gt;1.    Identify Markets; Segmentasi, dan kesempatan yang ditawarkan oleh masing-masing segmen tersebut.&lt;br /&gt;2.    Define portofolio requirements; alternatif portofolio produk.&lt;br /&gt;3.    Evaluate portofolio; alternatif terhadap tingkat kompetitif portofolio yang ditawarkan.&lt;br /&gt;4.    Activated; melakukan perangkingan terhadap masing-masing individu dalam proyek komersil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lingkungan proses pemasaran taktis memiliki empat tahapan yang berbeda, yang di definisikan sebagai proses UAPL untuk produk atau pelayanan tertentu :&lt;br /&gt;1.    Understand; Memahami peluang pasar dan spesifikasi persyaratan pelanggan yang diterjemahkan kedalam produk atau jasa.&lt;br /&gt;2.    Analyze; menganalisis preferensi konsumen.&lt;br /&gt;3.    Plan; Rencana keterkaitan antara rincian proses rantai nilai (termasuk pemasaran dan penjualan) untuk keberhasilan komunikasi dan peluncuran produk atau jasa.&lt;br /&gt;4.    Launch; Menyiapkan produk atau jasa baru dengan kontrol yang ketat terhadap peluncuran produk atau jasa tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lingkungan operasional dalam proses pemasaran memiliki empat tahapan yang berbeda. Proses ini disebut LMAD, diantaranya adalah :&lt;br /&gt;1.    Launch; Memulai melakukan penawaran pada periode pengenalan produk ke pasar yang disesuaikan dengan kontrol pada proses sebelumnya.&lt;br /&gt;2.    Manage; Mengelola penawaran dan proses penjualan.&lt;br /&gt;3.    Adapt; Menyesuaikan antara tugas penjualan dan pemasaran serta alat untuk melakukan perubahan.&lt;br /&gt;4.    Discontinue; Menghentikan penawaran dengan disiplin, untuk mempertahankan loyalitas merk.&lt;br /&gt;Selanjutnya, proses pemasaran tinggal berpegang teguh pada metode-metode yang disebutkan diatas (IDEA, UAPL, dan LMAD), dan metode tersebut harus dirancang agar bisa melakukan efisiensi, stabilitas, dan yang paling penting terukur oleh Six Sigma.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;OK segitu saja dulu pembahasannya mengenai &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Six Sigma Untuk Proses Pemasaran&lt;/span&gt; nya, mudah-mudahan bisa bermanfaat. Hatur Nuhun..&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2805815757991023361-8420903755333246633?l=e-je.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://e-je.blogspot.com/feeds/8420903755333246633/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://e-je.blogspot.com/2010/11/six-sigma-untuk-proses-pemasaran.html#comment-form' title='1325 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2805815757991023361/posts/default/8420903755333246633'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2805815757991023361/posts/default/8420903755333246633'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://e-je.blogspot.com/2010/11/six-sigma-untuk-proses-pemasaran.html' title='Six Sigma Untuk Proses Pemasaran'/><author><name>Evan Jaelani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05089295072294791396</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_R9-veRrvlkg/SdduVzvoPSI/AAAAAAAAAD0/oQugguIqFpU/S220/DSC04384.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_R9-veRrvlkg/TOtoSdAHVmI/AAAAAAAAAFs/i-DUPElep4A/s72-c/ssm.bmp' height='72' width='72'/><thr:total>1325</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2805815757991023361.post-3781926331432536897</id><published>2010-10-30T12:32:00.008+07:00</published><updated>2010-10-30T13:33:45.237+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Manajemen Operasi'/><title type='text'>Six Sigma</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;balik lagi ngeblog ah hehehe.... dah lama banget nih ga pernah di update blog ini, terima kasih buat temen2 semuanya yang masih sering mengunjungi blog saya walaupun saya sendiri jarang update. mudah2an ke depannya bisa update lagi secara terus-menerus seperti dulu lagi hehe..kali ini saya akan coba menulis tentang six sigma, tapi karena saya juga masih rada-rada awam jadi saya tulis dari berbagai sumber juga (tapi saya cantumkan ko sumber2nya hehe). ok ga usah banyak cincong deh, langsung aja yah..&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Untuk bisa sampai pada pengertian Six Sigma, kita perlu melihat sedikit sejarah mengenai Six Sigma itu sendiri. Six Sigma dimulai oleh Motorola pada tahun 1980-an yang di motori oleh salah seorang engineer disana yang bernama Bill Smith dan dukungan penuh CEO nya Bob Galvin. Motorola menggunakan statistics tools diramu dengan ilmu manajemen menggunakan financial metrics (yaitu Return On Invesment, ROI) sebagai salah satu alat ukur dari quality improvement process. Konsep ini kemudian dikembangkan lebih lanjut oleh Dr. Mikel Harry dan Richard Schroeder yang lebih lanjut membuat metode ini mendapat sambutan luas dari petinggi Motorola dan perusahaan lain (www.isixsigma.com).&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;" class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;D. Manggala (2005 : 6) memberikan definisi Six Sigma sebagai berikut :&lt;br /&gt;Six Sigma merupakan metodologi yang terstruktur untuk memperbaiki proses yang difokuskan pada usaha mengurangi variasi proses (process variances) sekaligus mengurangi cacat (produk atau jasa yang di luar spesifikasi) dengan menggunakan statistik dan problem solving tools secara intensif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;www.isixsigma.com (2010) memberikan definisi Six Sigma secara harafiah sebagai berikut :&lt;br /&gt;Six Sigma (6σ) adalah suatu besaran yang bisa kita terjemahkan secara gampang sebagai sebuah proses yang memiliki kemungkinan cacat (defect oportunity) sebanyak 3,4 buah dalam satu juta produk atau jasa. Jadi intinya di banyak organisasi diartikan sebagai pengukuran kualitas yang mendekati kesempurnaan atau hampir bebas cacat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara Clyde Creveling, Lynne Humbleton, dan Burke McCharty (2006 : 8) mengatakan : “Technically, Six Sigma is described as a data-driven approach to reduce defects in a process or cut costs in a process or product, as measured by "six standard deviations" between the mean and the nearest specification limit”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari beberapa pengertian mengenai Six Sigma diatas, secara statistik Six Sigma digunakan untuk menggambarkan variabilitas, atau standar deviasi, seperti cacat per unit. Gambar 2.1 menunjukkan distribusi populasi normal, dengan mean (µ) di tengah-tengah dan titik data pada kurva yang menunjukkan standar deviasi (σ) di sebelah kanan dan kiri dari mean.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: rgb(0, 0, 238); -webkit-text-decorations-in-effect: underline; "&gt;&lt;img src="http://1.bp.blogspot.com/_R9-veRrvlkg/TMuxlY6COiI/AAAAAAAAAFc/BUoY_YYwenc/s320/6s.bmp" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5533711823053928994" style="display: block; margin-top: 0px; margin-right: auto; margin-bottom: 10px; margin-left: auto; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 200px; " /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: rgb(0, 0, 238); -webkit-text-decorations-in-effect: underline; "&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Tujuan dari Six Sigma kualitas adalah untuk mengurangi variasi proses output secara jangka panjang, yang merupakan agregat pengalaman dengan proses perusahaan dari waktu ke waktu, ini yang akan menghasilkan bagian tidak lebih dari 3,4 cacat per milion peluang. Untuk proses hanya satu batas spesifikasi (atas atau bawah), hasil ini dalam enam proses standar deviasi antara mean dari proses dan batas spesifikasi pelanggan (karena itu, 6 sigma). Untuk proses dua batas spesifikasi (Hulu dan Hilir), ini diterjemahkan menjadi sedikit lebih dari enam proses standar deviasi antara mean dan setiap batas spesifikasi sehingga tingkat kecacatan sesuai dengan total setara dengan enam proses standar deviasi.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_R9-veRrvlkg/TMuyyBEdsiI/AAAAAAAAAFk/8DwryxSTMBM/s1600/untitled.bmp"&gt;&lt;img src="http://3.bp.blogspot.com/_R9-veRrvlkg/TMuyyBEdsiI/AAAAAAAAAFk/8DwryxSTMBM/s320/untitled.bmp" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5533713139505148450" style="display: block; margin-top: 0px; margin-right: auto; margin-bottom: 10px; margin-left: auto; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 200px; " /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;KOMPONEN UTAMA SIX SIGMA&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'Times New Roman', serif; line-height: 24px; "&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: large;"&gt;Menurut Peter Pande, dkk, dalam bukunya The Six Sigma Way : Team Fieldbook, ada 6 komponen utama konsep Six Sigma sebagai strategi bisnis :&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: large;"&gt;1.&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-tab-span" style="white-space:pre"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: large;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: large;"&gt;Benar-benar mengutamakan pelanggan : seperti kita sadari bersama, pelanggan bukan hanya berarti pembeli, tapi bisa juga berarti rekan kerja kita, team yang menerima hasil kerja kita, pemerintah, masyarakat umum pengguna jasa, dll.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: large;"&gt;2.&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-tab-span" style="white-space:pre"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: large;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: large;"&gt;Manajemen yang berdasarkan data dan fakta : bukan berdasarkan opini, atau pendapat tanpa dasar.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: large;"&gt;3.&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-tab-span" style="white-space:pre"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: large;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: large;"&gt;Fokus pada proses, manajemen dan perbaikan : Six Sigma sangat tergantung kemampuan kita mengerti proses yang dipadu dengan manajemen yang bagus untuk melakukan perbaikan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: large;"&gt;4.&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-tab-span" style="white-space:pre"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: large;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: large;"&gt;Manajemen yang proaktif : peran pemimpin dan manajer sangat penting dalam mengarahkan keberhasilan dalam melakukan perubahan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: large;"&gt;5.&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-tab-span" style="white-space:pre"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: large;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: large;"&gt;Kolaborasi tanpa batas : kerja sama antar tim yang harus mulus.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: large;"&gt;6.&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-tab-span" style="white-space:pre"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: large;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: large;"&gt;Selalu mengejar kesempurnaan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 24px; "&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;b&gt;FONDASI SIX SIGMA&lt;/b&gt;&lt;div&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;b&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-weight: normal;"&gt;Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, bahwa Six Sigma adalah suatu metoda yang sangat tersetruktur. Struktur dari Six Sigma sendiri terdiri dari lima tahapan yang singkat yang sering disebut DMAIC atau Define, Measure, Analyze, Improve, Control. Selain itu, implementasi Six Sigma ditentukan oleh kehadiran seorang (atau lebih) fasilitator yang memahami manajemen dan penggunaan statistik; fasilitator ini disebut dengan Black Belt. Namun yang terpenting dari semua itu adalah team pelaksana, yang terdiri dari anggota yang berasal dari berbagai tim/departemen yang saling terkait atau cross-functional team (D. Manggala, 2005 : 9).&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-weight: normal;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-weight: normal;"&gt;Setiap tahapan mempunyai bagian-bagian yang mesti dilaksanakan ataupun mempunyai jenis-jenis konsep statistik yang bisa dipakai, walaupun sebenarnya untuk penggunaan statistik bisa cukup fleksibel, berikut adalah tahapan-tahapan tersebut (D. Manggala, 2005 : 10) :&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-weight: normal;"&gt;1.&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-tab-span" style="white-space:pre"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-weight: normal;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-weight: normal;"&gt;Define : pada tahap ini team pelaksana mengidentifikasikan permasalahan, mendefinisikan spesifikasi pelanggan, dan menentukan tujuan (pengurangan cacat, biaya dan target waktu) serta skala prioritasnya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-weight: normal;"&gt;2.&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-tab-span" style="white-space:pre"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-weight: normal;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-weight: normal;"&gt;Measure : tahapan ini adalah untuk memvalidasi permasalahan, mengukur atau menganalisis permasalahan dari data yang ada termasuk pengukuran dan analisis kapabilitas proses.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-weight: normal;"&gt;3.&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-tab-span" style="white-space:pre"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-weight: normal;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-weight: normal;"&gt;Analyze : menentukan faktor-faktor yang yang paling mempengaruhi proses; artinya mencari satu atau dua faktor yang apabila hal tersebut diperbaiki akan memperbaiki proses kita secara dramatis. Hal ini bisa dilakukan dengan menganalisis ukuran performansi perusahaan serta mengidentifikasi sumber dan akar penyebab masalah kualitas proses.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-weight: normal;"&gt;4.&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-tab-span" style="white-space:pre"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-weight: normal;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-weight: normal;"&gt;Improve : pada tahap ini di diskusikan ide-ide untuk memperbaiki sistem berdasarkan hasil analisa terdahulu, melakukan percobaan untuk melihat hasilnya, apabila sudah sesuai atau baik maka di teruskan untuk membuat standarprosedur bakunya (standard operating procedure- SOP). Secara umum tahapannya adalah dimulai dari merencanakan perbaikan kualitas, mendesain faktor dan level, percobaan dengan metode Taguchi, dan pemilihan level terbaik dari proses.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-weight: normal;"&gt;5.&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-tab-span" style="white-space:pre"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-weight: normal;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-weight: normal;"&gt;Control : pada tahapan ini harus di buat perencanaan dan desain pengukuran agar hasil yang sudah bagus dari perbaikan team bisa berkesinambungan. Pada tahap ini biasanya dibuat metrics untuk selalu di monitor dan di koreksi bila sudah mulai menurun ataupun untuk melakukan perbaikan lagi.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-weight: normal; line-height: 24px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: normal;"&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-weight: normal;"&gt;Segitu aja dulu yah, terima kasih banyak kepada D. Manggala atas ebook nya yang telah banyak menginspirasi penulisan ini dan juga para senior-senior di bidang six sigma. ke depannya saya akan menulis bagaimana Six Sigma ini di terapkan pada bidang pemasaran. Mudah-mudahan bisa cepet di selesaikan penulisannya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2805815757991023361-3781926331432536897?l=e-je.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://e-je.blogspot.com/feeds/3781926331432536897/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://e-je.blogspot.com/2010/10/six-sigma.html#comment-form' title='560 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2805815757991023361/posts/default/3781926331432536897'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2805815757991023361/posts/default/3781926331432536897'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://e-je.blogspot.com/2010/10/six-sigma.html' title='Six Sigma'/><author><name>Evan Jaelani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05089295072294791396</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_R9-veRrvlkg/SdduVzvoPSI/AAAAAAAAAD0/oQugguIqFpU/S220/DSC04384.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_R9-veRrvlkg/TMuxlY6COiI/AAAAAAAAAFc/BUoY_YYwenc/s72-c/6s.bmp' height='72' width='72'/><thr:total>560</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2805815757991023361.post-6931393208413423618</id><published>2009-12-02T19:42:00.001+07:00</published><updated>2009-12-02T19:43:20.726+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hasil Sebuah Renungan'/><title type='text'>Ayah</title><content type='html'>Tuk' smua ayah d dunia n special thank's buat Papa&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Biasanya, bagi seorang anak perempuan yang sudah dewasa, yang sedang&lt;br /&gt;bekerja diperantauan, yang ikut suaminya merantau di luar kota atau&lt;br /&gt;luar negeri, yang sedang bersekolah atau kuliah jauh dari kedua orang&lt;br /&gt;tuanya.....Akan sering merasa kangen sekali dengan Mamanya. Lalu&lt;br /&gt;bagaimana dengan Papa?&lt;br /&gt;Mungkin karena Mama lebih sering menelepon untuk menanyakan keadaanmu&lt;br /&gt;setiap hari,tapi tahukah kamu, jika ternyata Papa-lah yang&lt;br /&gt;mengingatkan Mama untuk menelponmu?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin dulu sewaktu kamu kecil, Mama-lah yang lebih sering mengajakmu&lt;br /&gt;bercerita atau berdongeng.&lt;br /&gt;Tapi tahukah kamu, bahwa sepulang Papa bekerja dan dengan wajah lelah&lt;br /&gt;Papa selalu menanyakan pada Mama tentang kabarmu dan apa yang kau&lt;br /&gt;lakukan seharian?&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;" class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Pada saat dirimu masih seorang anak perempuan kecil......Papa biasanya&lt;br /&gt;mengajari putri kecilnya naik sepeda. Dan setelah Papa mengganggapmu&lt;br /&gt;bisa, Papa akan melepaskan roda bantu di sepedamu...Kemudian Mama&lt;br /&gt;bilang : "Jangan dulu Papa, jangan dilepas dulu roda bantunya" , Mama&lt;br /&gt;takut putri manisnya terjatuh lalu terluka....&lt;br /&gt;Tapi sadarkah kamu? Bahwa Papa dengan yakin akan membiarkanmu,&lt;br /&gt;menatapmu, dan menjagamu mengayuh sepeda dengan seksama karena dia&lt;br /&gt;tahu putri kecilnya PASTI BISA.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada saat kamu menangis merengek meminta boneka atau mainan yang baru,&lt;br /&gt;Mama menatapmu iba.Tetapi Papa akan mengatakan dengan tegas : "Boleh,&lt;br /&gt;kita beli nanti, tapi tidak sekarang"&lt;br /&gt;Tahukah kamu, Papa melakukan itu karena Papa tidak ingin kamu menjadi&lt;br /&gt;anak yang manja dengan semua tuntutan yang selalu dapat dipenuhi?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat kamu sakit pilek, Papa yang terlalu khawatir sampai kadang&lt;br /&gt;sedikit membentak dengan berkata :"Sudah di bilang! kamu jangan minum&lt;br /&gt;air dingin!". Berbeda dengan Mama yang memperhatikan dan menasihatimu&lt;br /&gt;dengan lembut.&lt;br /&gt;Ketahuilah, saat itu Papa benar-benar mengkhawatirkan keadaanmu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika kamu sudah beranjak remaja....Kamu mulai menuntut pada Papa&lt;br /&gt;untuk dapat izin keluar malam, dan Papa bersikap tegas dan mengatakan:&lt;br /&gt;"Tidak boleh!".&lt;br /&gt;Tahukah kamu, bahwa Papa melakukan itu untuk menjagamu? Karena bagi&lt;br /&gt;Papa, kamu adalah sesuatu yang sangat - sangat luar biasa berharga..&lt;br /&gt;Setelah itu kamu marah pada Papa, dan masuk ke kamar sambil membanting&lt;br /&gt;pintu...Dan yang datang mengetok pintu dan membujukmu agar tidak marah&lt;br /&gt;adalah Mama.... Tahukah kamu, bahwa saat itu Papa memejamkan matanya&lt;br /&gt;dan menahan gejolak dalam batinnya, bahwa Papa sangat ingin mengikuti&lt;br /&gt;keinginanmu, Tapi lagi-lagi dia HARUS menjagamu?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika saat seorang cowok mulai sering menelponmu, atau bahkan datang&lt;br /&gt;ke rumah untuk menemuimu, Papa akan memasang wajah paling cool&lt;br /&gt;sedunia..... :&lt;br /&gt;Papa sesekali menguping atau mengintip saat kamu sedang ngobrol berdua&lt;br /&gt;di ruang tamu.. Sadarkah kamu, kalau hati Papa merasa cemburu?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat kamu mulai lebih dipercaya, dan Papa melonggarkan sedikit&lt;br /&gt;peraturan untuk keluar rumah untukmu, kamu akan memaksa untuk&lt;br /&gt;melanggar jam malamnya. Maka yang dilakukan Papa adalah duduk di ruang&lt;br /&gt;tamu, dan menunggumu pulang dengan hati yang sangat khawatir... Dan&lt;br /&gt;setelah perasaan khawatir itu berlarut-larut...Ketika melihat putri&lt;br /&gt;kecilnya pulang larut malam hati Papa akan mengeras dan Papa&lt;br /&gt;memarahimu.. .&lt;br /&gt;Sadarkah kamu, bahwa ini karena hal yang di sangat ditakuti Papa akan&lt;br /&gt;segera datang?" Bahwa putri kecilnya akan segera pergi meninggalkan&lt;br /&gt;Papa"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah lulus SMA, Papa akan sedikit memaksamu untuk menjadi seorang&lt;br /&gt;Dokter atau Insinyur.&lt;br /&gt;Ketahuilah, bahwa seluruh paksaan yang dilakukan Papa itu semata -&lt;br /&gt;mata hanya karena memikirkan masa depanmu nanti...&lt;br /&gt;Tapi toh Papa tetap tersenyum dan mendukungmu saat pilihanmu tidak&lt;br /&gt;sesuai dengan keinginan Papa&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika kamu menjadi gadis dewasa....Dan kamu harus pergi kuliah dikota&lt;br /&gt;lain...Papa harus melepasmu di bandara.&lt;br /&gt;Tahukah kamu bahwa badan Papa terasa kaku untuk memelukmu? Papa hanya&lt;br /&gt;tersenyum sambil memberi nasehat ini - itu, dan menyuruhmu untuk&lt;br /&gt;berhati-hati... Padahal Papa ingin sekali menangis seperti Mama dan&lt;br /&gt;memelukmu erat-erat.Yang Papa lakukan hanya menghapus sedikit air mata&lt;br /&gt;di sudut matanya, dan menepuk pundakmu berkata "Jaga dirimu baik-baik&lt;br /&gt;ya sayang".Papa melakukan itu semua agar kamu KUAT...kuat untuk pergi&lt;br /&gt;dan menjadi dewasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Disaat kamu butuh uang untuk membiayai uang semester dan kehidupanmu,&lt;br /&gt;orang pertama yang mengerutkan kening adalah Papa. Papa pasti berusaha&lt;br /&gt;keras mencari jalan agar anaknya bisa merasa sama dengan&lt;br /&gt;teman-temannya yang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika permintaanmu bukan lagi sekedar meminta boneka baru, dan Papa&lt;br /&gt;tahu ia tidak bisa memberikan yang kamu inginkan...&lt;br /&gt;Kata-kata yang keluar dari mulut Papa adalah : "Tidak.... Tidak bisa!"&lt;br /&gt;Padahal dalam batin Papa, Ia sangat ingin mengatakan "Iya sayang,&lt;br /&gt;nanti Papa belikan untukmu".&lt;br /&gt;Tahukah kamu bahwa pada saat itu Papa merasa gagal membuat anaknya tersenyum?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saatnya kamu diwisuda sebagai seorang sarjana. Papa adalah orang&lt;br /&gt;pertama yang berdiri dan memberi tepuk tangan untukmu. Papa akan&lt;br /&gt;tersenyum dengan bangga dan puas melihat "putri kecilnya yang tidak&lt;br /&gt;manja berhasil tumbuh dewasa, dan telah menjadi seseorang"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sampai saat seorang teman Lelakimu datang ke rumah dan meminta izin&lt;br /&gt;pada Papa untuk mengambilmu darinya. Papa akan sangat berhati-hati&lt;br /&gt;memberikan izin..Karena Papa tahu.....Bahwa lelaki itulah yang akan&lt;br /&gt;menggantikan posisinya nanti...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan akhirnya....Saat Papa melihatmu duduk di Panggung Pelaminan&lt;br /&gt;bersama seseorang Lelaki yang di anggapnya pantas menggantikannya,&lt;br /&gt;Papa pun tersenyum bahagia....&lt;br /&gt;Apakah kamu mengetahui, di hari yang bahagia itu Papa pergi kebelakang&lt;br /&gt;panggung sebentar, dan menangis? Papa menangis karena papa sangat&lt;br /&gt;Bahagia!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian Papa berdoa....Dalam lirih doanya kepada Tuhan, Papa berkata:&lt;br /&gt;"Ya Allah tugasku telah selesai dengan baik....Putri kecilku yang lucu&lt;br /&gt;dan kucintai telah menjadi wanita yang cantik....Bahagiakanlah ia&lt;br /&gt;bersama suaminya...."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah itu Papa hanya bisa menunggu kedatanganmu bersama cucu-cucunya&lt;br /&gt;yang sesekali datang untuk menjenguk...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan rambut yang telah dan semakin memutih....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan badan serta lengan yang tak lagi kuat untuk menjagamu dari bahaya....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Papa telah menyelesaikan tugasnya....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Papa, Ayah, Bapak, atau Abah kita...Adalah sosok yang harus selalu&lt;br /&gt;terlihat kuat...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahkan ketika dia tidak kuat untuk tidak menangis...Dia harus terlihat&lt;br /&gt;tegas bahkan saat dia ingin memanjakanmu...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan dia adalah yang orang pertama yang selalu yakin bahwa "KAMU BISA"&lt;br /&gt;dalam segala hal apapun.:'&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tersenyum dan bersyukurlah ketika kamu bisa merasakan kasih sayang&lt;br /&gt;seorang Ayah hingga tugasnya selesai....&lt;br /&gt;Jika kamu mengalaminya, Kamu adalah salah satu orang yang beruntung...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Peace....&lt;br /&gt;Source : http://vikingpersib.net/&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2805815757991023361-6931393208413423618?l=e-je.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://e-je.blogspot.com/feeds/6931393208413423618/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://e-je.blogspot.com/2009/12/ayah.html#comment-form' title='1003 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2805815757991023361/posts/default/6931393208413423618'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2805815757991023361/posts/default/6931393208413423618'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://e-je.blogspot.com/2009/12/ayah.html' title='Ayah'/><author><name>Evan Jaelani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05089295072294791396</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_R9-veRrvlkg/SdduVzvoPSI/AAAAAAAAAD0/oQugguIqFpU/S220/DSC04384.JPG'/></author><thr:total>1003</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2805815757991023361.post-6702987940005289896</id><published>2009-11-17T14:02:00.002+07:00</published><updated>2009-11-17T14:43:49.775+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hasil Sebuah Renungan'/><title type='text'>Rezeki</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;dah lama nih ga posting di blog ini, postingan kali ini saya akan membahas tentang rezeki, kenapa tentang rezeki?? baca aja lah yah nanti pasti ada ko alasannya kenapa saya bahas tentang masalah rezeki ini hehehe...&lt;br /&gt;jadi begini, kadang kala kita suka histeris atau terlalu senang dan bahkan lupa bersyukur ketika kita mendapatkan sesuatu yang katanya rezeki. Tapi apakah anda sudah benar-benar yakin kalau itu rezeki anda?? Karena sebenarnya kita juga tidak bisa memastikan dan mengetahui kalau itu benar-benar rezeki kita. Kenapa saya bisa mengatakan seperti itu?? bereskan saja yah bacanya hehehe....&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Saya kasih contoh aja yah, biar sekalian curhat aja lah ini mah. Jadi gini ceritanya, setelah lama mengumpulkan uang bertahun2 (biar lebay, tapi emang iya ko) akhirnya uang saya mencukupi juga buat membeli kendaraan yang saya idam2 kan, yaitu Honda Tiger Revo (GL 2000). Dan pada bulan oktober kemarin saya akhirnya bisa membelinya. Singkat cerita semua dah beres termasuk STNK dan Plat nomer yaitu &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;E3251WD&lt;/span&gt; daerah majalengka. Tentu saja saya sangat merasa senang sekali karena saya bisa juga membeli motor tersebut yang tentu saja saya idam kan dan tentu saja saya juga sangat bersyukur sekali bisa mendapatkannya. Setelah itu ya saya yakin aja klo motor itu memang rezeki saya.&lt;br /&gt;Tapi apa yang terjadi??? Baru saya menggunakan motor tersebut yang sebulan saja belum genap saya menggunakannya ternyata motor itu hilang ada yang mencuri. Pasti sudah tau lah bagaimana perasaan saya waktu itu?? Ya, tentu saja saya merasa kesal, sedih semuanya campur aduk. Saya langsung ke kantor polisi untuk melaporkan kehilangan dan langsung mendapatkan surat berita kehilangan. Sebenernya saya juga sudah menjalankan keamanan yang menurut saya sesuai dengan prosedurnya. Saya simpan motor di parkiran kosan seperti biasa, waktu itu saya mengunci leher, trus kunci keamanan saya tutup dan juga memakai kunci gembok di dua cakramnya depan dan belakang. tapi semuanya jebol dan yang saya kesal kejadian itu masih terbilang sore (untuk anak kosan tentunya) yaitu jam 21.00 WIB hari minggu tanggal 15 November 2009 kemarin. Jadi sekalian berpesan saja, apabila menemukan motor honda tiger revo warna hitam dengan plat nomer seperti di atas bisa menghubungi saya, terima kasih.&lt;br /&gt;Saya sempat tidak percaya dan lama sekali saya melamun, tapi setelah saya melamun lama akhirnya saya menyadari bahwa memang itu bukan lah rezeki saya, klo pun itu rezeki saya mungkin akan ketemu lagi dan motor itu balik lagi ke saya. Saya pun sempat berpikir, jangankan motor, makanan yang enak sekalipun yang sudah kita makan belum tentu rezeki kita, karna bisa saja makanan itu muntah kembali. Uang yang disimpan di bank pun belum tentu itu rezeki kita, contohnya kaya kemarin yang uangnya pada hilang di bank century, ya mungkin menurut saya itu bukan rezeki mereka.&lt;br /&gt;Untuk itu, kita harus selalu bersyukur dengan apa yang sudah kita dapatkan sekarang. dan tentu saja selalu berpikiran positif. Jangan terlalu banyak mengeluh karena sebenarnya lebih banyak yang kekurangan daripada kita. Selalu melihat kebawah, karena disitu banyak yang jauh lebih kurang dari pada kita, jangan terlalu sering melihat ke atas karna hanya akan membuat kita selalu merasa kurang. yang terakhir RENDAHKAN HATI kita, karena dengan itu rezeki akan terus turun mengalir ke kita. Karena rezeki itu turun dari atas ke bawah, jadi kalau HATI KITA TINGGI, rezeki ga akan naik ke kita. Terima Kasih.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2805815757991023361-6702987940005289896?l=e-je.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://e-je.blogspot.com/feeds/6702987940005289896/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://e-je.blogspot.com/2009/11/rezeki.html#comment-form' title='278 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2805815757991023361/posts/default/6702987940005289896'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2805815757991023361/posts/default/6702987940005289896'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://e-je.blogspot.com/2009/11/rezeki.html' title='Rezeki'/><author><name>Evan Jaelani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05089295072294791396</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_R9-veRrvlkg/SdduVzvoPSI/AAAAAAAAAD0/oQugguIqFpU/S220/DSC04384.JPG'/></author><thr:total>278</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2805815757991023361.post-5334777877867553837</id><published>2009-10-16T15:25:00.003+07:00</published><updated>2009-10-16T16:07:27.728+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pemasaran'/><title type='text'>Sepuluh Kaidah Pemasaran Radikal</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Pemasaran akhir-akhir ini berubah dengan cepat secepat perubahan teknologi yang terjadi. Oleh karena itu, strategi pemasaran pun harus bisa menyesuaikan dengan perubahan-perubahan yang terjadi baik di lingkungan eksternal maupun internal.&lt;br /&gt;Untuk itu, Sam Hill dan Glenn Rifkin menulis buku yang berjudul &lt;span style="font-style: italic;"&gt;radical marketing&lt;/span&gt;. Buku ini menyoroti perusahaan-perusahaan besar seperti Harley Davidson, Virgin Atlantic Air Ways, dan Boston Beer karena mengadopsi pendekatan berbeda terhadap pemasaran yang berfokus pada merentangkan sumberdaya yang terbatas, tetap berkontak erat dengan pelanggan, dan menciptakan solusi yang lebih memuaskan bagi kebutuhan pelangga. Bagaimana pemasaran radikal itu di jalankan?? ini lah sepuluh kaidah dari pemasaran radikal tersebut :&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;1. CEO Harus memiliki fungsi pemasaran.&lt;/span&gt; CEO pemasar radikal tidak pernah mendelegasikan tanggung jawab pemasaran. Dalam hal ini, perusahaan memiliki CMO langsung yaitu Chief Marketing Officer untuk langsung bertanggung jawab bersangkutan dengan pemasaran.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;2. Pastikan bahwa departemen pemasaran yang dari awalnya kecil dan datar, dan harus dipertahankan tetap kecil dan datar.&lt;/span&gt; CEO tidak harus membiarkan lapisan manajemen bertumbuh begitu besar sehingga memperbesar jarak mereka dari pasar.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;3. Berhadapanlah dengan yang paling berarti - pelanggan.&lt;/span&gt; pemasar radikal menyadari keuntungan yang didapatkan dari interaksi langsung dengan pelanggan.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;4. Gunakan riset pasar secara hati-hati.&lt;/span&gt; para pemasar radikal lebih menyukai teknik akar rumput.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;5. Pekerjaan hanya misionaris yang bergairah, bukan pemasar. &lt;/span&gt;Pemasar radikal tidak memiliki pemasar, mereka memiliki misionaris.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;6. Cintailah dan hargailah pelanggan anda sebagai individu, bukan sebagai nomor-nomor dalam spreadsheet.&lt;/span&gt; Para pemasar radikal mengakui bahwa para pelanggan inti bertanggung jawab uuntuk banyak sekali keberhasilan perusahaan mereka.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;7. Ciptakan suatu komunitas pelanggan.&lt;/span&gt; Pemasar radikal mendorong pelanggan mereka memikirkan diri mereka sebagai komunitas, dan memikirkan merk sebagai pemersatu komunitas tersebut.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;8. Pikirkan kembali bauran pemasaran. &lt;/span&gt;Sebagai contoh, pemasar radikal menggunakan iklan direct marketing dengan ciri-ciri kampanye iklan yang singkat dan bersasaran.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;9. Perhatikan pendapat umum dan bersainglah dengan para pesaing lebih besar tanpa gagasan pemasaran yang segar dan berbeda.&lt;/span&gt; Pemasar radikal, misalnya, membatasi distribusi untuk menciptakan kesetiaan dan komitmen di kalangan distributor dan &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;pelanggan mereka.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;10. Setialah terhadap merk.&lt;/span&gt; Pemasar radikal obsesif tentang keterpaduan merk, dan mereka terpatok pada mutu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;itulah kesepuluh kaidah dari pemasaran radikal, mudah-mudahan bermanfaat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2805815757991023361-5334777877867553837?l=e-je.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://e-je.blogspot.com/feeds/5334777877867553837/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://e-je.blogspot.com/2009/10/sepuluh-kaidah-pemasaran-radikal.html#comment-form' title='600 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2805815757991023361/posts/default/5334777877867553837'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2805815757991023361/posts/default/5334777877867553837'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://e-je.blogspot.com/2009/10/sepuluh-kaidah-pemasaran-radikal.html' title='Sepuluh Kaidah Pemasaran Radikal'/><author><name>Evan Jaelani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05089295072294791396</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_R9-veRrvlkg/SdduVzvoPSI/AAAAAAAAAD0/oQugguIqFpU/S220/DSC04384.JPG'/></author><thr:total>600</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2805815757991023361.post-6326860535601186253</id><published>2009-07-10T14:53:00.003+07:00</published><updated>2009-07-10T15:09:41.003+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Ekonomi'/><title type='text'>Arti Penting Kewirausahaan</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;hadoooooooh baru bisa posting lagi nih, biasa lah jadi pengangguran banyak acara hehe.. Tapi mau posting juga bingung mau ngebahas apa, jadi seadanya aja dulu lah yang penting posting dulu. Mudah-mudahan ini belum saya posting sebelumnya, arti penting kewirausahaan ini materinya saya dapatkan seperti biasa dari kuliah. Karena blog ini isinya memang catatan kuliah saya biar ga hilang dan gampang di bukanya dan juga curhatan atau hasil renungan saya tentang segala yang saya lihat, dengar dan rasakan hahahaha... selain itu juga biar bisa berbagi dengan temen-temen yang lainnya. Langsung saja lah biar ga ngawur sana-sini.&lt;br /&gt;Berbagai definisi telah banyak dilontarkan tentang kewirausahaan, tetapi dalam uraian sekarang akan dicoba untuk memahami wirausaha dari aspek : pemikiran (Mindset), tindakan (Action) dan proses (Process). Seorang wirausaha memiliki mindset, action dan process tersendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dari aspek &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;“Mindset”&lt;/span&gt; seorang wirausaha adalah seseorang yang pemikirannya ditujukan untuk mengidentifikasi peluang yang dapat diajadikan suatu usaha yang dapat menghasilkan laba untuk jangka waktu panjang. Peluang-peluang yang dipilih adalah peluang-peluang yang paling memungkinkan menghasilkan keunggulan kompetitif. Pemikirannya diisi dengan gagasan-gagasan yang bersifat inovatif serta keinginan untuk menghasilkan yang paling baik sehingga menciptakan manfaat kepada pembeli/customer dan juga untuk masyarakat, terutama kepada para pemegang kepentingan / Stake Holders. Lebih tinggi nilai/manfaat yang dihasilkan lebih tinggi pula imbalan finansial yang diharapkan.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dari aspek &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;tindakan/action&lt;/span&gt; : seorang wirausaha mengutamakan tindakan “Getting Things Done”. Setelah gagasan/peluang yang dianggap paling baik diidentifikasi, seorang wirausaha akan segera menyusun perangkan organisasi, memobilisasi input-input dan sumber-sumber yang diperlukan untuk mewujudkan usahanya. Tindakannya dibimbing mindset atau naluri kewirausahaan, mengacu kepada effectiveness, baru kemudian efisiensi.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Pengertian kewirausahaan mengandung makna sebagai &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;proses&lt;/span&gt; yang bersifat dinamis dan berkelanjutan, merupakan proses kehidupan. Proses tersebut menyangkut :&lt;br /&gt;•    Pendirian perusahaan yang dimulai dari tahap inkubasi, start-up, pengembangan, pertumbuhan dan ekspansi.&lt;br /&gt;•    Proses pengembangan gagasan yang berkelanjutan.&lt;br /&gt;•    Proses peningkatan effectiveness dan efficiency, terutama pemberdayaan sumber daya manusia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dapat disimpulkan bahwa kewirausahaan merupakan cara berpikir/mindset, tindakan dan proses, yang mengarah kepada pengidentifikasian peluang, mengorganisir dan mewujudkan peluang menjadi usaha yang mempunyai keunggulan kompetitif melalui suatu proses yang berkelanjutan dan dinamis.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kewirausahaan mulai akhir abad ke XX mendapat tanggapan yang sangat besar. Tidak ada pembicaraan dalam dunia bisnis atau pembangunan ekonomi tanpa membicarakan kewirausahaan. Selanjutnya abad ke XXI dianggap abad kewirausahaan, menurut beberapa pakar. Faktor-faktor yang mendorong perhatian terhadap kewirausahaan, karena penelitian di berbagai negara yang sudah maju kesempatan kerja dan inovasi-inovasi baru berkaitan dengan pendirian usaha-usaha kecil dan menengah yang disebut entrepeneurial ventur.&lt;br /&gt;Perhatian terhadap peran kewirausahaan yaitu sebagai pencipta kesempatan kerja baru, penghasilan baru, inovasi baru, pembayar-pembayar pajak baru dan secara keseluruhan disebut sebagai sumber pertumbuhan ekonomi juga sudah menyebar ke negara-negara sedang berkembang termasuk ke negara bekas USSR dan Republik Rakyat China. Sebagai konsekuensi selanjutnya kewirausahaan sudah dikembangkan menjadi ilmu yang mandiri diberikan dari mulai jenjang pendidikan menengah sampai pendidikan tinggi juga dalam pendidikan non-formal.&lt;br /&gt;Didalam pembangunan negara-negara sedang berkembang dimana pengembangan kewirausahaan masih dalam tahap permulaan telah menjadi perintang untuk pertumbuhan, ternyata bahwa pembangunan hanya memerlukan pembentukan modal (dari dalam dan luar negeri) juga memerlukan pembentukan wirausaha-wirausaha baru. Menurut Peter Drucker diperlukan sekitar 2% dari jumlah penduduk suatu negara untuk menjadi wirausaha (inovatif). Bisa dibayangkan apabila benar-benar 2% dari masyarakat Indonesia berwirausaha, 2% dari 200jt saja berarti sekitar 4jt orang indonesia menjadi wirausaha. Apabila diasumsikan 1 orang wirausaha membutuhkan tenaga kerja 10 orang saja, berarti ada 40jt lapangan kerja dan ini bisa menutupi semua pengangguran yang ada dan tidak perlu lagi jadi TKI ke luar negeri yang resikonya sangat besar.&lt;br /&gt;Dengan terungkapnya peran kewirausahaan didalam kemajuan suatu negara dirasakan keperluan untuk pemahaman mengenai kewirausahaan meskipun kewirausahaan merupakan fenomena lama, dibahas sejak permulaan pengembangan ilmu ekonomi oleh Adam Smith, tetapi pemahaman kewirausahaan dalam abad XXI, dititik beratkan kepada fungsinya didalam pembentukan usaha/bisnis.  Ya mudah-mudahan saja ini semua bisa tercapai sehingga tidak saja bubble economics seperti sekarang yang terjadi, tapi benar-benar ekonomi kita bisa kuat. Amiin.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2805815757991023361-6326860535601186253?l=e-je.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://e-je.blogspot.com/feeds/6326860535601186253/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://e-je.blogspot.com/2009/07/arti-penting-kewirausahaan.html#comment-form' title='229 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2805815757991023361/posts/default/6326860535601186253'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2805815757991023361/posts/default/6326860535601186253'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://e-je.blogspot.com/2009/07/arti-penting-kewirausahaan.html' title='Arti Penting Kewirausahaan'/><author><name>Evan Jaelani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05089295072294791396</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_R9-veRrvlkg/SdduVzvoPSI/AAAAAAAAAD0/oQugguIqFpU/S220/DSC04384.JPG'/></author><thr:total>229</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2805815757991023361.post-4160603985064299599</id><published>2009-06-27T01:43:00.001+07:00</published><updated>2009-06-27T01:46:30.010+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hasil Sebuah Renungan'/><title type='text'>Perlukah Provinsi Cirebon Di Bentuk??</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Mencoba update lagi blog setelah lama sekali tidak di update karena banyak hal hehehe.... Kali ini saya mencoba menulis yang sedang hangat-hangatnya dibicarakan di tempat tinggal saya majalengka. Akhir-akhir ini sangat kencang sekali pemberitaan bahwa provinsi cirebon akan segera di bentuk, dimana anggota dari provinsi cirebon ini dikenal dengan nama CIAYUMAJAKUNING (Cirebon, Indramayu, Majalengka dan Kuningan). Sudah sering kali dilakukan pertemuan-pertemuan untuk merealisasikan wacana tersebut. Banyak juga dukungan-dukungan yang datang dari berbagai kalangan dari masing-masing kabupaten. Nah karna saya orang majalengka maka disini yang akan dibahasnya juga berkaitan dengan kabupaten majalengka yang ada wacana juga untuk ikut bergabung dengan provinsi cirebon.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sinyal bahwa majalengka sendiri mendukung adanya pembentukan provinsi cirebon sebenarnya sudah ada, salah satunya yang paling keliatan adalah ketika pas hari jadi ulang taun majalengka terdapat kesenian khas cirebon yang ditampilkan di acara puncaknya, jelas ini membentuk pencitraan bahwa Majalengka mendukung adanya pembentukan provinsi cirebon. Sebenarnya, saya sebagai rakyat biasa tidak terlalu mengetahui apa yang menjadi alasan utama dan yang paling mendasar dan alasan pendukung dari wacana pembentukan provinsi cirebon ini. Namun ketika melihat berbagai diskusi yang dilakukan di berbagai forum di internet, muncul beberapa alasan diantaranya adalah bahwa wilayah III Cirebon menyumbang PAD yang sangat tinggi kepada jawa barat yaitu sekitar 58% dan yang dikembalikan untuk pembangunan di Wilayah III Cirebon tidak sebanding dengan apa yang diberikan, karna sebagaimana kita ketahui bahwa pembangunan di Jawa Barat lebih banyak ke wilayah baratnya. Ini adalah alasan utamanya, Ya karena ketidak puasan keresidenan 3 cirebon (wilayah III cirebon) akan pembangunan di daerahnya. Sehingga dari situ banyak sekali yang menyimpulkan bahwa karena perbedaan kultur terutama cirebon (kab. + kota) dan Kab. Indramayu dengan mayoritas kultur jawa barat lah yang menjadi alasan pembangunan di Wilayah III Cirebon ini di kesampingkan. Dan banyak alasan pendukung lain, diantaranya adalah keinginan adanya perubahan bahkan disalah satu forum ada yang sampai memasukkan salah satu ayat Al-qur'an yaitu surat Ar Rad ayat 11 yang artinya kurang lebih "....Allah tidak akan merubah keadaan suatu kaum apabila kaum itu tidak merubah dengan sendirinya...", Alasan lain yaitu bahwa SDM dan SDA dari Wilayah III Cirebon sudah siap untuk menjadikan Provinsi Cirebon dan lain sebagainya namun hal-hal tersebut lah yang menjadi alasan utamanya (yang paling banyak dilontarkan).&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Memang, alasan-alasan di atas sepintas masuk akal dan dapat di terima. Tetapi terus terang saja saya kurang sependapat dengan adanya wacana pembentukan Provinsi Cirebon ini. Baiklah, saya juga akan mengemukakan alasan dari pendapat saya tersebut. kurang lebih seperti ini :&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;1. Pernyataan bahwa pembangunan di Wilayah III Cirebon kurang diperhatikan dan menimbulkan ketidakpuasan dari masyarakatnya terhadap pemerintahan Jawa Barat saya rasa kurang bukti yang kuat. Kita lihat saja, terutama Kabupaten Cirebon. Menurut saya dua wilayah ini adalah Kota terbesar kedua se Jawa Barat setelah Bandung, fasilitas-fasilitas baru yang dibangun banyak sekali disana, dan saya berani mengatakan kalau Cirebon sudah sangat maju sekrang ini. Kita lihat wilayah lainnya, pembangunan di kuningan, indramayu dan majalengka juga tidak kalah. Sekarang-sekarang ini pembangunan mulai jalan wilayah-wilayah itu terutama Majalengka yang katanya akan segera di bandung Bandara Internasional. Nah, kalaupun memang dirasa masih kurang dan tidak puas dengan pembangunan sekarang, menurut saya kenapa tidak membangun sendiri oleh masing-masing wilayahnya (kabupatennya), kan katanya Wilayah III Cirebon ini memberika PAD yang sangat signifikan bagi Jabar (kurang lebih 58%). Kalau memang itu benar kenapa ga membangun sendiri aja, kan sudah Otonomi Daerah jadi kebijakan ada di wilayahnya masing-masing. Jadi, menurut saya pembangunan yang tidak merata ini masih bisa diatasi dengan tidak melakukan pemekaran menjadi Provinsi Cirebon.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;2. Melanjutkan pembicaraan tentang OTDA, bahwa esensi sebenarnya dari OTDA adalah Percepatan, efisiensi dan pengembangan. Jadi sekali lagi adalah PENGEMBANGAN bukan PEMEKARAN. Ya, percepatan pembangunan di wilayah masing-masing karena masing-masing wilayah bisa mempunyai kebijakan sendiri mengenai pembangunan wilayahnya. Selain itu jelas melakukan efisiensi karena tidak harus selalu ada izin dari atas (provinsi) dalam mengeluarkan berbagai kebijakan dan investasi sehingga usaha "One Stop Services" bisa tercapai. Dan yang terakhir adalah pengembangan, disini maksudnya adalah setiap wilayah diusahakan mempunyai kompetensi masing-masing, bisa dari industri, agrobisnis, wisata dll. Nah ketika melakukan pengembangannya mereka bisa merger (kerjasama) dengan wilayah lain yang tentunya mempunyai kompetensi sendiri dan ini bisa dilakukan karena ada "win win situation" atau saling menguntungkan satu sama lain.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;3. Pernyataan yang mengatakan bahwa dengan dibentuknya provinsi cirebon bisa melakukan perubahan (bahkan ada di salah satu forum memakai ayat Al-quran segala untuk memperkuat pernyataannya). Ya, saya setuju dengan perubahannya karena memang kita harus terus menerus melakukan perubahan ke arah yang tentunya lebih baik dan benar seperti ayat Al-Qur'an tersebut yaitu tidak akan berubah dengan sendiri kalau kita tidak merubahnya. Tetapi yang menjadi pertanyaan adalah : Apakah harus pemekaran dulu sebelum berubah?? Tidak bisakah dengan keadaan sekarang kita berubah?? OK, sekarang kita lihat kekurangan dan kelebihannya dulu, kalau kita melakukan perubahan setelah pemekaran itu akan melakukan waktu yang lama karena selain harus menunggu pemekarannya selesai (dari tahap persiapan dan perizinan sampai tuntas semuanya) dan juga disana nanti pasti ada pilkada yang butuh biaya banyak, membangun gedung kegubernuran (biaya lagi) pemilihan gubernurnya dan lain sebagainya yang membutuhkan waktu dan biaya yang tidak sedikit. Nah, saya juga akan menjawab dengan ajaran Al-Qur'an juga (walaupun saya kurang tahu persis ayat dan suratnya), yaitu ada keterangan di Al-Qur'an bahwa pemborosan adalah sifatnya setan dan sangat tidak disukai oleh Allah SWT. Tapi kalau kita melakukan perubahan dengan tidak melakukan pemekaran, kita bisa berubah dari sekarang. Bukan hal yang tidak mungkin dilakukan dari sekarang (irit biaya dan waktu).&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;3. Unsur Budaya, susah sekali menyatukan antara kuningan dan majalengka dengan cirebon dan indramayu yang budayanya berbeda. Saya pernah membaca di salah satu forum bahwa alasan majalengka dan kuningan tidak mau bergabung adalah gengsi karena ketundukannya pada kultur cirebon. Pernyataan ini menurut saya sangat naif sekali yah, dan sangat ironis menurut saya. Karena bisa saja saya balik memberi pernyataan, bahwa alasan cirebon dan indramayu (dua daerah ini yang ngebet pengen membentuk provinsi cirebon) adalah karena mereka tidak mau mengikuti kultur jawa barat dan sunda atau pasundan, bisa saja kan saya memberikan pernyataan seperti itu. Tapi menurut saya bukan hal itu yang menjadi alasan penolakan saya dari unsur budaya. Cirebon merasa tidak puas dengan pembangunan oleh jawa barat karena salah satunya mereka merasa diasingkan dari segi budaya, nah apakah itu juga tidak menjadi ketakutan saya (sebagai orang majalengka yang notabene berbeda kultur dengan cirebon), yaitu bisa saja nanti majalengka dikucilkan pembangunannya oleh provinsi cirebon karna berbeda kultur dan ini mungkin juga jadi ketakutan orang kuningan. Tapi menurut saya unsur budaya ini tidak terlalu penting dan bukan hal atau alasan yang paling urgent untuk melakukan pemekaran atau tidak, karena Indonesia saja terdiri dari berbagai kultur, bahasa dan warna kulit yang berbeda-beda tapi tetap bisa bersatu, kenapa kita tidak bisa??? jadi unsur budaya bukan alasan yang kuat menurut saya untuk membentuk provinsi cirebon.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;4. Ada juga pernyataan disalah satu forum yang datang dari orang majalengka yaitu "Apabila sudah selesai pembangunan Bandara Internasional baru setuju dan ikut dalam Provinsi Cirebon". hahahahahaha kenapa saya tertawa??? lucu hehehe... selama ini majalengka menuntut ke jawa barat agar dilakukan pembangunan yang merata di wilayahnya, dan dengan adanya pembangunan bandara di wilayah majalengka itu salah satu jawaban dari jawa barat tentang pertanyaan yang selama ini digembar gemborkan, dan tentu saja APBD jabar dikucurkan untuk pembangunan bandara tersebut. Nah, pertanyaan saya kenapa setelah permintaan dikabulkan kita langsung lari ke propinsi cirebon??? Kalau menurut saya kasarnya adalah tidak tahu terima kasih namanya.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;5. Alasan terakhir dari saya kenapa tidak setuju dengan pembentukan Provinsi Cirebon adalah karena belum tentu bisa maju dengan adanya pembentukan provinsi cirebon. Bukannya saya orang yang pesimis, tapi menurut saya kalau sistemnya sama saja (banyak KKN) ya tetap aja seperti itu, tidak akan maju. Selain itu bukannya saya su`udzon, menurut saya ini ada alasan lain dibalik ini semua yaitu unsur kekuasaan dan uang. Tidak sedikit orang yang ingin jadi gubernur, DPD dan menduduki jabatan lainnya, dan dengan adanya pembentukan Provinsi Cirebon ini peluang itu semakin terbuka. Mengerikan menurut saya....&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Tetapi ini adalah hanya keluar dari saya yang tidak tahu apa-apa dan juga hanya rakyat biasa, jadi kalau pemekaran tetap terealisasi ya saya juga tidak bisa apa-apa dan harus mengikuti sistem dengan TERPAKSA. Harapan saya ini harus dikaji lebih dalam lagi, di pikirkan lebih matang lagi. Karena tidak sedikit masyarakat di dalamnya, ingat ribuan bahkan jutaan masyarakat CIAYUMAJAKUNING jadi taruhannya. Sanggup kah kalau sudah terbentuk nanti memenuhi tanggung jawab tersebut??? Ingat, tanggung jawab dan kekuasaan sekecil apapun akan dipertanyakan dan ada hisabnya di akhirat nanti.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;hatur nuhun, punten anu kasuhun pami aya kalepatan cariosan. Oh iya, satu lagi yang paling PENTING bahwa jadi atau tidak pemekaran ini direalisasikan PERSIB tetap di hati saya, dan PERSIB NU AING akan tetap menjadi slogan saya hahahaha..... &lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2805815757991023361-4160603985064299599?l=e-je.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://e-je.blogspot.com/feeds/4160603985064299599/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://e-je.blogspot.com/2009/06/perlukah-provinsi-cirebon-di-bentuk.html#comment-form' title='69 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2805815757991023361/posts/default/4160603985064299599'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2805815757991023361/posts/default/4160603985064299599'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://e-je.blogspot.com/2009/06/perlukah-provinsi-cirebon-di-bentuk.html' title='Perlukah Provinsi Cirebon Di Bentuk??'/><author><name>Evan Jaelani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05089295072294791396</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_R9-veRrvlkg/SdduVzvoPSI/AAAAAAAAAD0/oQugguIqFpU/S220/DSC04384.JPG'/></author><thr:total>69</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2805815757991023361.post-2023653965859392060</id><published>2009-05-17T11:51:00.001+07:00</published><updated>2009-05-17T11:54:16.681+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Manajemen Operasi'/><title type='text'>Masih Perlu kah Forecasting??</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Forecasting atau peralaman adalah suatu alat bantu untuk melakukan suatu perencanaan yang efektif dan efisien, seperti peramalan terhadap tingkat permintaan suatu produk atau beberapa produk dalam periode waktu tertentu di masa yang akan datang. (Biegel, 1992). Apabila kita melihat pengertian tersebut, sudah jelas bahwa memang suatu perusahaan memerlukan sekali yang namanya peramalan. Terus kenapa judul artikel saya seperti itu?? Baik, lebih jelasnya kita bahas saja langsung.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;" class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Sering kali forecasting atau peramalan ini diterapkan pada sebuah produk untuk melihat jumlah permintaannya di waktu yang akan datang dan ini memang sangat bermanfaat sekali bagi perusahaan agar bisa melakukan perencanaan yang efektif dan efisien. Tetapi ada juga yang salah kaprah dengan implementasinya seperti meramalkan kebutuhan dan keinginan konsumen, karena sebenarnya kebutuhan dan keinginan konsumen tidak bisa diramalkan terutama untuk keinginan konsumen karena setiap orang pastinya mempunyai keinginan yang berbeda-beda. Contoh lain adalah peramalan yang dilakukan perusahaan baru yang datanya mengambil dari BPS, selain data dari BPS yang masih dipertanyakan kebenarannya ada kesalahan yang sangat fundamental lainnya yaitu data perusahaan mana yang kita ambil?? Data perusahaan sejenis?? Boleh, tapi perusahaan sejenis yang seperti apa? Misalkan saya punya perusahaan baru di bidang operator seluler, apakah harus ngambil data perusahaan telkomsel, indosat atau XL?? Menurut saya ini sangat keliru, karena kita sebagai perusahaan baru langsung meramalkan sesuai dengan perusahaan-perusahaan yang sudah mapan, akhirnya hasil peramalan akan memberikan rekomendasi kepada kita agar memproduksi lebih banyak, padahal kenyataannya belum tentu marketing perusahaan saya mampu menjualnya. Sebaiknya untuk hal ini menggunakan target market yang akan kita masuki saja, seberapa besar market share yang akan menjadi target perusahaan kita, ini lebih rasional menurut saya.&lt;br /&gt;Nah, maksud dari judul artikel ini adalah bahwa masih relevan kah hasil forecasting yang dilakukan pada era sekarang ini?? Jawabannya bisa iya bisa tidak. Iya, karena memang metode-metode peramalan yang biasa digunakan sudah terbukti dan banyak perusahaan-perusahaan berhasil menerapkannya. Tapi bisa juga jawabannya tidak terutama pada era sekarang yang turbulensinya sangat tinggi, karena metode-metode peramalan yang ada asumsi utamanya adalah bahwa lingkungan eksternal stabil, sedangkan yang terjadi sekarang adalah perubahan bisa terjadi kapan saja. Contohnya harga minyak yang sangat berfluktuasi dan saya rasa ini melawan hukum ekonomi mikro mengenai supply and demand karena demand untuk minyak terus meningkat tetapi akhir-akhir ini harganya malah mengalami penurunan yang tajam. Ini menandakan bahwa lingkungan eksternal yang memang tidak bisa dikendalikan oleh perusahaan sangat bergejolak, setiap saat bisa saja terjadi perubahan. Perusahaan seperti General Motor pada tahun 2007 mungkin saja hasil ramalannya adalah peningkatan jumlah permintaan selama tahun 2008, tetapi kenyataannya pada akhir tahun 2008 terjadi krisis ekonomi yang sangat luar biasa dan GM menjadi salah satu perusahaan yang terkena imbasnya, dan ini bisa saja mengacaukan perencanaan GM (hasil peramalan permintaan) karena bisa saja hasil perencanaan yang dilakukan GM sudah di implementasikan dengan mempersiapkan jumlah bahan baku, jumlah jam kerja, jumlah tenaga kerja sesuai dengan perencanaan dan ini akan menambah parah keadaan karena tidak efektif dan efisien lagi. Dengan melihat hal tersebut, saya rasa memang jawaban tidak untuk hal ini bisa saja.&lt;br /&gt;Tetapi apakah sebaiknya perusahaan tidak melakukan peramalan sama sekali?? Jawabannya tidak juga, karena ada solusi lain untuk hal ini. Yaitu dengan melakukan peramalan pada jangka waktu yang lebih pendek, saya rasa paling pajang yaitu tiga bulan bahkan menurut saya lebih pendek jangka waktu peramalan maka hasilnya akan lebih baik karena melihat keadaan faktor eksternal yang sangat tidak bisa diramalkan sama sekali. Sehingga kesimpulan dari artikel ini adalah bahwa peramalan memang masih bisa dilakukan tetapi tidak untuk jangka panjang atau dengan kata lain hanya meramalkan untuk jangka pendek. Ada masukan lain??&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2805815757991023361-2023653965859392060?l=e-je.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://e-je.blogspot.com/feeds/2023653965859392060/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://e-je.blogspot.com/2009/05/masih-perlu-kah-forecasting.html#comment-form' title='99 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2805815757991023361/posts/default/2023653965859392060'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2805815757991023361/posts/default/2023653965859392060'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://e-je.blogspot.com/2009/05/masih-perlu-kah-forecasting.html' title='Masih Perlu kah Forecasting??'/><author><name>Evan Jaelani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05089295072294791396</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_R9-veRrvlkg/SdduVzvoPSI/AAAAAAAAAD0/oQugguIqFpU/S220/DSC04384.JPG'/></author><thr:total>99</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2805815757991023361.post-7814899285158136752</id><published>2009-05-05T10:44:00.007+07:00</published><updated>2009-05-05T13:45:35.665+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Uncategories'/><title type='text'>Kontroversi : Romeo-Juliet Movie</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dah lama juga ya saya ga posting &lt;a href="http://e-je.blogspot.com/"&gt;disini&lt;/a&gt;, hampir satu bulan lebih saya tidak posting dan juga tidak melongok blog saya dan blog temen-temen semua. Memang selama beberapa hari bahkan beberapa minggu ini film Romeo-Juliet sedang hangat-hangatnya di bicarakan baik yang bernada positif maupun yang bernada negatif. Bahkan saya berani bilang bahwa film ini memang sangat kontroversi, seberapa besarkah tingkat kontroversinya?? sampai-sampai sang sutradara &lt;a href="http://bandung.detik.com/read/2009/05/01/230448/1124973/486/ucup-adukan-tindak-kekerasan-bukan-organisasi"&gt;Andibachtiar Yusuf (Ucup) di pukul di Paris Van Java Bandung&lt;/a&gt; dan film ini sama sekali tidak bisa tayang di bandung alias di boikot. Baiklah ini sepenggal cerita dari film Romeo-Juliet versi ucup yang saya ambil dari &lt;a href="http://www.21cineplex.com/romeo-juliet,movie,2063.htm"&gt;21cineplex&lt;/a&gt; :&lt;br /&gt;Setelah mengikuti pertandingan berskala besar, Rangga dan beberapa pendukung setia Persija menyerang lawan mereka, pendukung Persib. Namun tanpa diduga, Rangga justru jatuh cinta kepada salah satu gadis pendukung Persib yang ternyata adik dari pemimpin pendukung Persib. Ia melakukan apa saja menuju Bandung untuk mencari gadis tersebut. Rangga pun berkhianat. Saat Desi sulit membuat keluarganya menerima hubungan mereka, mereka akhirnya memutuskan untuk kawin lari ke kota lain yang tidak ada hubungannya dengan Persija dan Persib. Sebuah kisah cinta sejati antara dua pendukung dari dua klub bola terbesar.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Itu hanya sepenggal cerita saja yang saya ambil dari sinopsis salah satu bioskop, benarkah ada kontroversi dari cerita tersebut?? oh tentu saja, coba lihat dua kelompok suporter yang di angkat dalam cerita film tersebut yaitu viking dan the jak, selain kedua kelompok suporter tersebut memang kelompok suporter terbesar di Indonesia dan juga mereka dikenal sebagai musuh bebuyutan hahaha lebay. Baik lah, saya akan sedikit menganalisa kenapa film ini menjadi kontroversi atau sengaja dijadikan kontroversi oleh pembuatnya agar laku di pasaran??&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau selama ini banyak artikel yang membuat tentang film ini bernada positif karena yang membuat artikel tersebut dari konco-konco nya sang pembuat film, maka saya juga posting artikel ini dari sisi orang sunda dan bobotoh tentu saja. Jadi saya mohon maaf apabila ada perbedaan pendapat. Karena terus terang saja saya juga sebagai orang sunda rada-rada tersinggung dengan film ini hahaha lebay lagi. Jadi begini, apa saja yang membuat saya tidak suka dan menurut saya ini juga yang menjadi alasan bagi sebagian besar orang sunda terutama bobotoh dan viking :&lt;br /&gt;1. Tidak jelas apakah film ini fiksi atau realitas, karena ucup (sutradara) sendiri bilang ini adalah film fiksi, tetapi dua kelompok suporter yang di bawa adalah nyata (realitas) berikut dengan pertikaiannya. Sehingga apabila ucup melakukan sedikit kesalahan saja dalam menginterpretasikan kedua kelompok tersebut, maka taruhannya adalah nama baik dari kedua kelompok itu.&lt;br /&gt;2. Tidak adanya studi pendahuluan (baik terjun langsung ke lapangan atau diskusi dengan anggota viking) terutama kehidupan viking sehari-hari oleh ucup tentu saja ini bisa menjadi kesalahan besar, karena bisa saja ucup salah menginterpretasikan organisasi tersebut dengan hanya melihat di tv dan artikel-artikel di media saja. Dan memang terjadi beberapa kesalahan mendasar dalam menginterpretasikan kehidupan viking terutama dalam arti fanatisme dan apa yang viking perjuangkan untuk persib yang sebenarnya tidak diketahui oleh ucup sebagai pembuat film (tentu saja ini juga realitas).&lt;br /&gt;3. Terdapat beberapa pelecehan (menurut saya) terutama pada adegan yang menyebut bahwa bahasa sunda adalah bahasa anj*ng dan juga yang disebutkan bahwa perempuan bandung adalah b*tch. Tentu saja saya sebagai orang sunda merasa dilecehkan, karna kita sendiri tahu bahwa kata Any*ng di bahasa sunda adalah semacam bercanda atau Heureuy karna penekanan kata dan logat bahasanya juga tidak ditekan sehingga bukan yang sebenarnya, berbeda dengan yang ada di film tersebut (ketika saya lihat trailernya) bahwa kata anj*ng yang di sebut di film itu memang penekanannya lebih ke kata yang sebenarnya bukan bercanda, dari sini memang sudah ada kesalahan interpretasi.&lt;br /&gt;4. Baju terutama baju viking yang dipakai di film tersebut adalah BAJAKAN yang dibeli di pinggir jalan dan juga tidak meminta izin terlebih dahulu kepada viking untuk menggunakan baju tersebut terutama &lt;a href="http://vikingpersib.net/"&gt;viking cyber&lt;/a&gt;. kalau ada yang bilang viking terlalu komersil dengan harus membeli baju yang asli ya terserah, toh ucup juga bikin film tersebut tujuannya hanya satu untuk mendapatkan UANG, tidak ada sama sekali niat yang lain terutama yang dia sebutkan yaitu untuk bisa mendamaikan antara viking dan the jak. Masa mau mendamaikan tapi dalam filmnya kekerasan yang lebih di tonjolkan, dan menurut saya kekerasannya terlalu berlebihan sehingga mengalahkan kisah cinta rome julietnya sendiri yang sebenarnya mau diangkat dalam film dan judul film tersebut. Pertanyaannya : Apakah ucup tidak sakit hati apabila karya-karyanya di bajak orang??? Atau ucup sudah terbiasa dengan bajak membajak karya orang, karena judulnya pun selain plagiat ya membajak juga, karena saya yakin ucup juga tidak meminta izin kepada sang empunya romeo juliet disana, apalagi sampai memberikan royalti kepada yang punya cerita aslinya hahahaha....MEMALUKAN.&lt;br /&gt;5. Kata-kata yang sering di ucapkan oleh ucup dan konconya adalah "tonton dulu baru komentar", menurut saya tidak sesuai dengan kebudayaan Indonesia yaitu MUSAYAWARAH UNTUK MUFAKAT. karena kata-kata tonton dulu baru komentar adalah mufakat untuk musyawarah, yaitu mufakat agar semuanya menonton (tentu saja ini agar dia bisa mendapatkan uang banyak karna filmnya laku keras dan dipaksa untuk sepakat dengan pendapat dia di film ini), setelah itu baru mengajak musyawarah atau diskusi. Kaya bukan orang Indonesia aja ucup ini ga tahu hal yang seperti ini. Jadi kalau mereka bilang "Tonton dulu baru komentar", saya juga balik nanya "Kenapa Film Ini harus di Tonton??"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena beberapa hal tersebut, maka menurut saya sudah tepat tindakan untuk memboikot film ini di Bandung. Tentu saja masih banyak alasan lain dari anggota viking lainnya. Jadi, kesimpulan saya memang film ini tidak layak tonton bahkan lebih tepatnya lagi tidak layak tayang dan dari sisi sensor kata-kata pun sama sekali tidak ada karena kata-kata seperti anj*ng itu sangat sering sekali dikatakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terima Kasih&lt;br /&gt;Evan Jaelani&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Viking Cybertroops&lt;br /&gt;Total, Loyal, Militan&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2805815757991023361-7814899285158136752?l=e-je.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://e-je.blogspot.com/feeds/7814899285158136752/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://e-je.blogspot.com/2009/05/kontroversi-romeo-juliet-movie.html#comment-form' title='100 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2805815757991023361/posts/default/7814899285158136752'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2805815757991023361/posts/default/7814899285158136752'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://e-je.blogspot.com/2009/05/kontroversi-romeo-juliet-movie.html' title='Kontroversi : Romeo-Juliet Movie'/><author><name>Evan Jaelani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05089295072294791396</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_R9-veRrvlkg/SdduVzvoPSI/AAAAAAAAAD0/oQugguIqFpU/S220/DSC04384.JPG'/></author><thr:total>100</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2805815757991023361.post-8661327398319220560</id><published>2009-04-22T22:06:00.002+07:00</published><updated>2009-04-23T12:21:42.931+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Uncategories'/><title type='text'>Young Entrepreneur</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;At present, it's very difficult to find a job. Besides must have an interest, enough education level, competition in finding work also has very tightened. At this time have many graduates seeking job, but available job field the number very limited. But we must not stop until there are still many other ways that we can successfully get a job than with the company.&lt;br /&gt;Than with investing in &lt;a href="http://kauffman.org"&gt;education&lt;/a&gt;, we can also achieve success with a &lt;a href="http://kauffman.org"&gt;young entrepreneur&lt;/a&gt;. The one that I can recommend to young entrepreneurs can be is to visit sites in the &lt;a href="http://www.kauffman.org/"&gt;kauffman foundation&lt;/a&gt; &lt;a href="http://www.kauffman.org/"&gt;http://www.kauffman.org&lt;/a&gt;.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a href="http://www.kauffman.org/"&gt;Kauffman foundation&lt;/a&gt; is often referred to as one of the largest foundations in the United States or even in the world is a foundation for entrepreneurship. therefore, to be a young entrepreneur I strongly recommend &lt;a href="http://www.kauffman.org/"&gt;kauffman foundation&lt;/a&gt; as the primary option.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2805815757991023361-8661327398319220560?l=e-je.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://e-je.blogspot.com/feeds/8661327398319220560/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://e-je.blogspot.com/2009/04/young-enterpreneur.html#comment-form' title='51 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2805815757991023361/posts/default/8661327398319220560'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2805815757991023361/posts/default/8661327398319220560'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://e-je.blogspot.com/2009/04/young-enterpreneur.html' title='Young Entrepreneur'/><author><name>Evan Jaelani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05089295072294791396</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_R9-veRrvlkg/SdduVzvoPSI/AAAAAAAAAD0/oQugguIqFpU/S220/DSC04384.JPG'/></author><thr:total>51</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2805815757991023361.post-7832738324693818882</id><published>2009-04-18T07:01:00.007+07:00</published><updated>2009-04-18T10:18:36.527+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Uncategories'/><title type='text'>Award dari Bu Mulyati</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_R9-veRrvlkg/SekaLdeXl6I/AAAAAAAAAFM/N_hBeE3aewA/s1600-h/WK-4.jpg"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 88px; height: 130px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_R9-veRrvlkg/SekaLdeXl6I/AAAAAAAAAFM/N_hBeE3aewA/s200/WK-4.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5325816818535208866" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_R9-veRrvlkg/SekaLZdoezI/AAAAAAAAAFE/HSZ0SFibgBQ/s1600-h/WK-3.jpg"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 130px; height: 130px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_R9-veRrvlkg/SekaLZdoezI/AAAAAAAAAFE/HSZ0SFibgBQ/s200/WK-3.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5325816817458379570" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_R9-veRrvlkg/SekaLCD9hyI/AAAAAAAAAE8/2NPNJYCiqQs/s1600-h/WK-2.jpg"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 123px; height: 130px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_R9-veRrvlkg/SekaLCD9hyI/AAAAAAAAAE8/2NPNJYCiqQs/s200/WK-2.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5325816811176691490" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_R9-veRrvlkg/SekaDeTjsEI/AAAAAAAAAE0/_KqugrMt4zI/s1600-h/WK-1.jpg"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 130px; height: 130px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_R9-veRrvlkg/SekaDeTjsEI/AAAAAAAAAE0/_KqugrMt4zI/s200/WK-1.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5325816681319346242" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Hari sabtu ini &lt;a href="http://e-je.blogspot.com/"&gt;saya&lt;/a&gt; pengen banget posting tapi ga tau mau posting apa, ditambah badan semuanya pegel-pegel karena sisa-sisa maen futsal semalam bareng anak-anak Bandung Nerazzurra hehe.. Tapi pas nyari inspirasi mau posting apa tiba-tiba ingat masi punya award yang belum di posting dari bu &lt;a href="http://mulyatisolo.blogspot.com/2009/04/motivator-untuk-sahabat.html"&gt;mulyati&lt;/a&gt; (seorang guru yang berdedikasi tinggi). Kali ini saya benar-benar sangat tersanjung sekali mendapatkan award dari beliau, bukan karna awardnya tapi karna yang ngasinya adalah seorang guru yang benar-benar mencintai pekerjaannya, berdedikasi tinggi, ya pokoknya layak banget untuk di jadikan guru teladan lah hehe..&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sebenernya sih, kalau nurutin yang ngasi award ini ada syaratnya (seperti biasa). Ini dia syaratnya :&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;1. Letakkan logo di blog kamu&lt;br /&gt;2. Berikan kembali, kepada 10 blog yang kamu anggap paling inspiratif dan sangat friendly&lt;br /&gt;3. Pastikan untuk selalu menghubungkan penghargaan ini dengan blog yang kamu anggap paling memberikan inspirasi dan friendly dari tempat kamu&lt;br /&gt;4. Agar mereka dapat mengetahui, bahwa mereka telah mendapatkan anugerah ini dengan cara memberikan komen ke blog mereka&lt;br /&gt;5. Berbagi cinta dan sayang untuk penghargaan ini, dari siapa kamu mendapatkan anugerah ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Tapi karna saya suka banget melanggar (jangan di turuti yah hehehe), dengan asumsi temen-temen yang lain mungkin sudah bosan dengan tugas, tag, pe er, dan award jadi saya juga bisa mengerti sehingga saya juga memberikan keringanan yaitu TIDAK HARUS DIPOSTING awardnya. Tapi walau bagaimanapun saya tetap akan memberikan award ini kepada blogger yang sangat INSPIRATIF dan FRIENDLY, ini dia......cekedot....&lt;br /&gt;&lt;a href="http://ijopunkjutee.blogspot.com/"&gt;IjoPunkJutee&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://aalil.blogspot.com/"&gt;aLiL&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://zalfazahira.blogspot.com/"&gt;Kang Seco&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://itikbalis.blogspot.com/"&gt;Itik bali&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://ripmaggots.blogspot.com/"&gt;RIP666&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://8eautifulme.wordpress.com/"&gt;Innes&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://attayaya.blogspot.com/"&gt;Attayaya&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://dinoe-dasbos.blogspot.com/"&gt;Dinoe&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://jerova.blogspot.com/"&gt;Jeriova&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://agustinw.blogspot.com/"&gt;Ajeng&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://www.barang-x.blogspot.com/"&gt;Joo Izzy&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://www.azk4.com/"&gt;Bunda Azka&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://layanandata.blogspot.com/"&gt;gaban&lt;/a&gt;, dan &lt;a href="http://www.willthebis.blogspot.com/"&gt;Jo&lt;/a&gt; serta seluruh blogger yang mau ngambil blog ini ya tinggal ambil aja SIAPAPUN yah SEMUANYA boleh ngambil karena menurut saya seluruh blogger sangat INSPIRATIF dan FRIENDLY.&lt;br /&gt;Alhamdulillah akhirnya selesai juga posting award ini hehehe.. Mudah-mudahan semangat berbagi dari para blogger bisa terus ditularkan kepada yang lainnya. Karena menurut saya "Human Knowledge Belong To The World" &lt;--- Terinspirasi dari Perkataan Milo Hoffman dalam film Anti Trust hehehehe..    &lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2805815757991023361-7832738324693818882?l=e-je.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://e-je.blogspot.com/feeds/7832738324693818882/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://e-je.blogspot.com/2009/04/award-dari-bu-mulyati.html#comment-form' title='76 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2805815757991023361/posts/default/7832738324693818882'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2805815757991023361/posts/default/7832738324693818882'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://e-je.blogspot.com/2009/04/award-dari-bu-mulyati.html' title='Award dari Bu Mulyati'/><author><name>Evan Jaelani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05089295072294791396</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_R9-veRrvlkg/SdduVzvoPSI/AAAAAAAAAD0/oQugguIqFpU/S220/DSC04384.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_R9-veRrvlkg/SekaLdeXl6I/AAAAAAAAAFM/N_hBeE3aewA/s72-c/WK-4.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>76</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2805815757991023361.post-2563022221423850576</id><published>2009-04-14T10:25:00.003+07:00</published><updated>2009-04-14T12:08:54.143+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Manajemen Operasi'/><title type='text'>Analytical Hierarchy Process (AHP)</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sebenernya akhir-akhir ini lagi gundah gulana, resah dan gelisah, galau (gajah makan pulau) dan sejenisnya lah. Tapi biar lah ga apa-apa, semuanya biarlah berlalu curahkan saja semuanya di blog (tuhkan jadi metal alias melow total hahahahaha). Ya sudah lah, langsung aja yah pada bahasannya. Kali ini saya akan membahas mengenai Analytical Hierarchy Process (AHP) yang merupakan salah satu metoda untuk melakukan pengambilan keputusan tentunya secara ilmiah dan rasional. Mudah-mudahan saja ini bisa bermanfaat untuk pengambilan keputusan dalam memilih calon presiden nanti hehehehe...lanjut aja, cekedot....&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Analitytical Hierarchy Process (AHP) adalah metode untuk memecahkan suatu situasi yang kompleks tidak terstruktur ke dalam beberapa komponen dalam susunan yang hirarki, dengan memberi nilai subjektif tentang pentingnya setiap variabel secara relatif, dan menetapkan variabel mana yang memiliki prioritas paling tinggi guna mempengaruhi hasil pada situasi tersebut.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Proses pengambilan keputusan pada dasarnya adalah memilih suatu alternatif yang terbaik. Seperti melakukan penstrukturan persoalan, penentuan alternatif-alternatif, penetapan nilai kemungkinan untuk variabel aleatori, penetapan nilai, pernyataan preferensi terhadap waktu, dan spesifikasi preferensi atas resiko. Betapapun melebarnya alternatif yang dapat ditetapkan maupun terperincinya penjajagan nilai kemungkinan, keterbatasan yang tetap melingkupi adalah dasar pembandingan berbentuk suatu kriteria yang tunggal.&lt;br /&gt;Peralatan utama &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Analitycal Hierarchy Process (AHP) &lt;/span&gt;adalah memilih sebuah hirarki fungsional dengan input utamanya persepsi manusia. Dengan hirarki, suatu masalah kompleks dan tidak terstruktur dipecahkan ke dalam kelompok-kelompoknya. Kemudian kelompok-kelompok tersebut diatur menjadi suatu bentuk hirarki.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Kelebihan AHP dibandingkan dengan lainnya adalah :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1.  Struktur yang berhirarki, sebagai konsekuensi dari kriteria yang dipilih, sampai pada subsubkriteria yang paling dalam.&lt;br /&gt;2.  Memperhitungkan validitas sampai dengan batas toleransi inkonsistensi berbagai kriteria dan alternatif yang dipilih oleh para pengambil keputusan.&lt;br /&gt;3.  Memperhitungkan daya tahan atau ketahanan output analisis sensitivitas pengambilan keputusan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain itu, AHP mempunyai kemampuan untuk memecahkan masalah yang multi-obyektif  dan multi-kriteria yang berdasarkan pada perbandingan preferensi dari setiap elemen dalam hirarki. Jadi, model ini merupakan suatu model pengambilan keputusan yang komprehensif.&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Prinsip Dasar Pemikiran AHP&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Dalam memecahkan persoalan dengan analisis logis eksplisit, ada tiga prinsip yang mendasari pemikiran AHP, yakni : prinsip menyusun hirarki, prinsip menetapkan prioritas, dan prinsip konsistensi logis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Prinsip Menyusun Hirarki &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Prinsip menyusun hirarki adalah dengan menggambarkan dan menguraikan secara hirarki, dengan cara memecah persoalan menjadi unsur-unsur yang terpisah-pisah. Caranya dengan memperinci pengetahuan, pikiran kita yang kompleks ke dalam bagian elemen pokoknya, lalu bagian ini dipecah lagi ke dalam bagian-bagiannya, dan seterusnya secara hirarkis.&lt;br /&gt;Penjabaran tujuan hirarki yang lebih rendah pada dasarnya ditujukan agar memperoleh kriteria yang dapat diukur. Walaupun sebenarnya tidaklah selalu demikian keadaannya. Dalam beberapa hal tertentu, mungkin lebih menguntungkan bila menggunakan tujuan pada hirarki yang lebih tinggi dalam proses analisis. Semakin rendah dalam menjabarkan suatu tujuan, semakin mudah pula penentuan ukuran obyektif dari kriteria-kriterianya. Akan tetapi, ada kalanya dalam proses analisis pengambilan keputusan tidak memerlukan penjabaran yang terlalu terperinci. Maka salah satu cara untuk menyatakan ukuran pencapaiannya adalah dengan menggunakan skala subyektif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Prinsip Menetapkan Prioritas Keputusan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana peranan matriks dalam menentukan prioritas dan bagaimana bagaimana menetapkan konsistensi.&lt;br /&gt;- Menetapkan prioritas elemen dengan membuat perbandingan berpasangan, dengan skala banding telah ditetapkan oleh Saaty.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_R9-veRrvlkg/SeQWLVYwF2I/AAAAAAAAAEs/0j0PTHoChVU/s1600-h/untitled.bmp"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 320px; height: 294px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_R9-veRrvlkg/SeQWLVYwF2I/AAAAAAAAAEs/0j0PTHoChVU/s320/untitled.bmp" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5324405043434100578" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Perbandingan ini dilakukan dengan matriks. Misalkan untuk memilih manajer, hasil pendapat para pakar atau sudah menjadi aturan yang dasar (generic); managerial skill sedikit lebih penting daripada pendidikan, teknikal skill sama pentingnya dengan pendidikan serta personal skill berada diantara managerial dan pendidikan.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Prinsip Konsistensi Logis&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Matriks bobot yang diperoleh dari hasil perbandingan secara berpasangan tersebut, harus mempunyai hubungan kardinal dan ordinal, sebagai berikut :&lt;br /&gt;Hubungan Kardinal : aij . ajk = aik&lt;br /&gt;Hubungan Ordinal   : Ai &gt; Aj, Aj &gt; Ak, maka Ai &gt; Ak&lt;br /&gt;Hubungan diatas dapat dilihat dari dua hal sebagai berikut :&lt;br /&gt;a. Dengan melihat preferensi multiplikatif, misalnya bila apel lebih enak 4 kali dari jeruk, dan jeruk lebih enak 2 kali dari melon, maka apel lebih enak 8 kali dari melon.&lt;br /&gt;b. Dengan melihat preferensi transitif, misalnya apel lebih enak dari jeruk, dan jeruk lebih enak dari melon, maka apel lebih enak dari melon.&lt;br /&gt;Pada keadaan sebenarnya akan terjadi beberapa penyimpangan dari hubungan tersebut, sehingga matriks tersebut tidak konsisten sempurna. Hal ini terjadi karena ketidakkonsistenan dalam preferensi seseorang.&lt;br /&gt;Untuk model AHP, matriks perbandingan dapat diterima jika Nilai Rasio konsistensi ≤ 0.1. Nilai CR ≤ 0.1 merupakan nilai yang tingkat konsistensinya baik dan dapat dipertanggungjawabkan. Dengan demikian nilai CR merupakan ukuran bagi konsistensi suatu komparasi berpasangan dalam matriks pendapat. Jika indeks konsistensi cukup tinggi maka dapat dilakukan revisi judgement, yaitu dengan dicari deviasi RMS dari barisan (aij , dan Wi / Wj ) dan merevisi judment pada baris yang mempunyai nilai prioritas terbesar.&lt;br /&gt;Memang sulit  untuk mendapatkan konsisten sempurna, dalam kehidupan, misalnya dalam berbagai kehidupan khusus sering mempengaruhi preferensi sehingga keadaan dapat berubah. Jika buah apel lebih disukai daripada jeruk dan jeruk lebih disukai daripada pisang, tetapi orang yang sama dapat lebih menyukai pisang daripada apel, tergantung pada waktu, musim, dan lain-lain. Namun konsistensi sampai kadar tertentu dalam menetapkan prioritas untuk setiap unsur adalah perlu sehingga memperoleh hasil yang sahih dalam dunia nyata. Rasio ketidakkonsistenan maksimal yang dapat ditolerir 10 %.&lt;br /&gt;Apa lagi yah?? udah dulu ah segitu dulu aja, mudah-mudahan aja bermanfaat. Kalau masi belum ngerti tinggal browsing2 aja di google pasti banyak kok hehehehe...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2805815757991023361-2563022221423850576?l=e-je.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://e-je.blogspot.com/feeds/2563022221423850576/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://e-je.blogspot.com/2009/04/analytical-hierarchy-process-ahp.html#comment-form' title='71 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2805815757991023361/posts/default/2563022221423850576'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2805815757991023361/posts/default/2563022221423850576'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://e-je.blogspot.com/2009/04/analytical-hierarchy-process-ahp.html' title='Analytical Hierarchy Process (AHP)'/><author><name>Evan Jaelani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05089295072294791396</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_R9-veRrvlkg/SdduVzvoPSI/AAAAAAAAAD0/oQugguIqFpU/S220/DSC04384.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_R9-veRrvlkg/SeQWLVYwF2I/AAAAAAAAAEs/0j0PTHoChVU/s72-c/untitled.bmp' height='72' width='72'/><thr:total>71</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2805815757991023361.post-2394401128254334300</id><published>2009-04-11T07:22:00.002+07:00</published><updated>2009-04-11T08:57:41.781+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Ekonomi'/><title type='text'>David Hume (1711-76)</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sebenernya lagi males OL nih, di MAJALENGKA belum ada 3G jadinya koneksi yang dipake GPRS deh, ya tau sendiri lah gmana koneksinya klo pake GPRS hehe.. Tapi maksain aja lah buat posting, di akalin aja ngetik di word dulu baru di copy kesini jadi biar rada-rada cepet hehehe.. Sebenernya saya sudah lama pengen nerusin lagi posting mengenai &lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;Fifty Major Economics&lt;/span&gt; ini, melanjutkan postingan sebelumnya mengenai &lt;a href="http://e-je.blogspot.com/2009/03/francois-quesnay-1694-1774.html"&gt;Francois Quesnay&lt;/a&gt;, sekarang saya akan membahas mengenai &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;DAVID HUME&lt;/span&gt;. Mulai dari biografi, kehidupan sehari-harinya sampai pada pemikiran-pemikirannya tentang ekonomi. derrrrrrr ah..&lt;br /&gt;David Hume adalah filsuf yang terkenal di seluruh dunia, yang berpendapat bahwa pengetahuan hanya bisa diperoleh melalui pengalaman. Tetapi juga memberikan beberapa sumbangan pemikiran ekonomi ketika disiplin ilmu ini beru saja berkembang. Sumabangan-sumbangannya ini menyangkut dampak uang terhadap ekonomi dan terhadap perdagangan antar negara.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Hume lahir di Edinburgh, Skotlandia, pada tahun 1711. Ayahnya adalah tokoh negeri itu yang meninggal dunia saat Hume masih anak-anak, sehingga Hume dibesarkan oleh ibunya. Tetapi ayahnya mewariskan banyak uang kepada keluarganya. Karena itu Hume dapat memperoleh pendidikan yang sangat baik, terutama melalui pengajar pribadi di rumahnya. Kemudian ia mendaftar di Universitas Edinburgh untuk belajar sastra klasik. Tetapi Hume tidak puas dengan pendidikan yang diterimanya dan ia memutuskan untuk keluar dari Universitas dan pergi ke Perancis dan menjadi filsuf besar. Hasil karya filsafat yang berlimpah darinya adalah &lt;span style="font-style: italic;"&gt;History of England&lt;/span&gt; yang terdiri dari enam volume (1757 – 1762).&lt;br /&gt;Sebagai seorang ahli ekonomi Hume menyumbang teori uang dan teori perdagangan nasional. Ia menganalisa dampak uang terhadap tingkat suku bunga, kegiatan ekonomi dan harga. Ia juga menjelaskan bagaimana dan mengapa negara-negara tidak mungkin mengalami ketidakseimbangan perdagangan dalam jangka waktu yang lama. Terakhir, Hume, mengemukakan pertanyaan penting: “Apa yang terjadi ketika negara-negara kaya berdagang dengan negara-negara miskin?” Jawabannya adalah bahwa perdagangan internasional akan menguntungkan kedua negara tersebut. Bagi Hume, seorang pedagang layak dihargai karena ia cermat. Pengusaha cenderung menyimpan pendapatan mereka dan mengumpulkan modal. Semakin banyak modal atau kapital akan menurunkan tingkat suku bunga dan mendorong pengusaha lain untuk meminjam dan kemudian mengembangkan kegiatan mereka, sehingga meningkatkan persaingan dan menurunkan tingkat keuntungan. Berlawanan dengan pedagang, tuan tanah yang kaya biasanya meminjam uang untuk mengkonsumsi lebih banyak barang. Karena itu mereka mengurangi persediaan modal produktif dan menaikkan tingkat suku bunga pinjaman.&lt;br /&gt;Analisa ini tidak hanya menjelaskan fungsi dari pedagang atau pengusaha; analisa ini juga menghasilkan teori bunga, yang kini dinamakan “Teori dana yang dapat di pinjamkan” (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Loanable Funds Theory&lt;/span&gt;). Menurut Hume, tingkat bunga ditentukan oleh suplai tabungan dan permintaan tabungan. Hume juga menganalisa efek ekonomis dari perubahan di dalam persediaan uang. Efek uang jangka pendek adalah konsekuensi dari fakta bahwa harga tidak akan langsung berubah. Kemudian Hume menganalisa dampak dari uang tambahan terhadap perdagangan internasional. Hume menggunakan analisa ini untuk mengembangkan mekanisme aliran uang yang menjelaskan bagaimana kekuatan ekonomi secara otomatis menuju ke posisi keseimbangan perdagangan untuk semua negara. Terakhir, Hume kemudian meneliti permasalahan tentang apa yang terjadi ketika negara-negara miskin dan kaya saling berdagang. Bagi Hume (1955: 60-77),  perdagangan membantu negara miskin tetapi tidak membahayakan negara yang lebih kaya. Perdagangan membantu negara-negara miskin mampu tumbuh dan berkembang; standar hidup mereka akan sama dengan tetangganya yang lebih kaya dan sama dengan mitra dagang mereka.&lt;br /&gt;Berawal dari persoalan yang diangkat oleh merkantilis dan isu-isu ekonomi waktu itu, Hume mulai mengembangkan analisis ekonomi dengan menunjukkan dampak dari uang dan perdagangan terhadap satu sama lain dan terhadap pertumbuhan ekonomi. Tetapi tempatnya di dalam sejarah ilmu ekonomi disebabkan lebih dari sekedar usaha yang dilakukannya dalam analisis ekonomi. Hume adalah tokoh transisional penting antara merkantilis dan ekonom Inggris klasik yang akan mengikuti jejak-jejak Hume. Sehingga memang dari pemikiran Hume-lah awal mulanya konsep perdagangan internasional di kembangkan, yang menjadikan dia sebagai ekonom yang disegani oleh ahli-ahli ekonomi seluruh dunia. Sehingga, hasil pemikirannya itu sampai sekarang banyak di ikuti oleh seluruh negara di dunia.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Karya-karya Hume&lt;/span&gt;&lt;br /&gt; &lt;span style="font-style: italic;"&gt;History of England&lt;/span&gt; (1757-62), London: T. Cadell dan W. Davies, 1802.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Essay. Moral, Political, and Literary&lt;/span&gt;, ed., T.H. Green dan T.H. Grose, 2 Vol., London: Longmans, Green, 1875.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Writing on Economics&lt;/span&gt;, ed., E. Rotwein, Madison, WI: University of Wisconsin Press, 1955.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Karya-karya Tentang Hume&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Cavendish, A.P., &lt;span style="font-style: italic;"&gt;David Hume&lt;/span&gt;, New York: Dover, 1958 dan Westport, CT: Greenwood Press, 1979.&lt;br /&gt;Elmslie, Bruce, &lt;span style="font-style: italic;"&gt;“The Convergence Debate Between David Hume and Josiah Tucker” Journal of Economic Perspectives&lt;/span&gt;, 9 (Fall, 1995): 207-16.&lt;br /&gt;Johnson, E.A.J., &lt;span style="font-style: italic;"&gt;“Hume, the Synthetist,”&lt;/span&gt; dalam &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Predecessors of Adam Smith: The Growth of British Economic Thought&lt;/span&gt;, New York: Augustus Kelley, 1965, hlm. 161-81.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2805815757991023361-2394401128254334300?l=e-je.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://e-je.blogspot.com/feeds/2394401128254334300/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://e-je.blogspot.com/2009/04/david-hume-1711-76.html#comment-form' title='83 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2805815757991023361/posts/default/2394401128254334300'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2805815757991023361/posts/default/2394401128254334300'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://e-je.blogspot.com/2009/04/david-hume-1711-76.html' title='David Hume (1711-76)'/><author><name>Evan Jaelani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05089295072294791396</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_R9-veRrvlkg/SdduVzvoPSI/AAAAAAAAAD0/oQugguIqFpU/S220/DSC04384.JPG'/></author><thr:total>83</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2805815757991023361.post-2997154427029382492</id><published>2009-04-06T10:04:00.006+07:00</published><updated>2009-04-06T12:04:27.742+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Uncategories'/><title type='text'>Award, Tag dan Thank To..</title><content type='html'>Hari Senin pagi biasanya &lt;a href="http://e-je.blogspot.com/"&gt;saya&lt;/a&gt; memang suka posting, tapi kali ini &lt;a href="http://e-je.blogspot.com/"&gt;saya&lt;/a&gt; bingung juga mau posting apaan karna ga ada ide trus punggung saya juga sakit ga tau knapa abis maen futsal langsung sakit aja punggungnya ampe duduk aja aku sulit hahahahaha... Tapi ga apa-apa lah untuk postingan di &lt;a href="http://e-je.blogspot.com/"&gt;blog&lt;/a&gt; kesayangan saya ini saya paksakan walaupun punggung sakitnya minta ampun hehehe.. Saya masih ingat klo saya belum mengerjakan pe er yang diberikan oleh temen2 blogger lain, yaitu dari &lt;a href="http://die-silver.blogspot.com/2009/03/pe-er-lagu-q.html"&gt;ardi3&lt;/a&gt; dan dari &lt;a href="http://www.ssn.web.id/2009/03/award-pertama-gasa.html"&gt;gasa&lt;/a&gt;.&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Tapi untuk PR dan award kali ini saya akan bedakan (maaf kpd yang memberi award) karena disini inti sebenarnya saya hanya ingin mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya sama temen2 semua yang sering berkunjung kesini dan juga memberikan komentar-komentarnya dan juga memberikan masukan-masukan yang sangat berarti buat saya. yah kurang lebih seperti itu lah, mari di mulai saja..... cekedot...&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;yang pertama adalah award yang diberikan oleh &lt;a href="http://www.ssn.web.id/2009/03/award-pertama-gasa.html"&gt;Gasa&lt;/a&gt;, ini dia award nya :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_R9-veRrvlkg/Sdl2g19Qt2I/AAAAAAAAAEc/5mBh52qkz7M/s1600-h/yourblogisfabulous.jpg"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 149px; height: 185px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_R9-veRrvlkg/Sdl2g19Qt2I/AAAAAAAAAEc/5mBh52qkz7M/s320/yourblogisfabulous.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5321414741326870370" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Saya sangat berterima kasih sekali kepada &lt;a href="http://www.ssn.web.id/2009/03/award-pertama-gasa.html"&gt;Gasa&lt;/a&gt; yang telah memberikan award ini, semoga semangat ngeblog saya terus bertambah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang kedua adalah pe er atau tag dari &lt;a href="http://die-silver.blogspot.com/2009/03/pe-er-lagu-q.html"&gt;ardi3&lt;/a&gt;, ini dia :&lt;br /&gt;1. saya pilih metallica aja lah, biar garang hehehehe.... ni dia photonya, sengaja pilih yang ini bagus aja ada nama2nya hehehe..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_R9-veRrvlkg/Sdl5Ag1AISI/AAAAAAAAAEk/kwHUQ-oWdXs/s1600-h/metallica_signed_photo2.jpg"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 260px; height: 320px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_R9-veRrvlkg/Sdl5Ag1AISI/AAAAAAAAAEk/kwHUQ-oWdXs/s320/metallica_signed_photo2.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5321417484434153762" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Harus Jawab Juga yah??? oke deh...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;1. Male or Female ?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;of wolf and man&lt;/span&gt; (hahahahaha.... maksa..)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;2. Describe Your Self&lt;br /&gt;Nothing Else Matters&lt;/span&gt;, i'm only dreaming to be an &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Enter Sandman&lt;/span&gt;, &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;until i sleep &lt;/span&gt;hahahahahaha.. (ga nyambung yah??? bae lah..)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;3. What People feel when they're around you ?&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Broken, Beat and Scared&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;...... hahahaha....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;4. How would you describe your previous relationship ?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;The Unforgiven.... &lt;/span&gt;This is a&lt;span style="font-weight: bold;"&gt; Sad But True.. &lt;/span&gt;hahahahahah kacian deh..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;5. Where would you want to be now ?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Ride The Lightning&lt;/span&gt;..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;6. How Do You Feel About Love ?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;And Justice for All....   hahahahahaha gaya euy..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;7. What Your Life Like ?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Disposable Heroes&lt;/span&gt; hhihihihi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;8. What would y&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;ou ask for if you had only one wish?&lt;br /&gt;The Judas Kiss...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;9.Say something wise&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;The Day That Never Comes...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;10. What do You Thing of Your Bestfriend?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;To Live is To Die..&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;Nah sekarang tinggal&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span&gt;ucapan terima kasihnya, &lt;/span&gt;&lt;span&gt;J&lt;/span&gt;&lt;span&gt;adi untuk award dan PR ini saya tidak akan kasih ke siapapun, ini hanya ucapan terima kasih saja sama temen2 semuanya karena atas dukungan dan motivasi temen2 semuanya blog ini sekarang sudah mendapatkan Pagerank 3 dari aki &lt;a href="http://google.com/"&gt;google&lt;/a&gt;&lt;/span&gt; ucapan terima kasih saya kepada &lt;a href="http://aalil.blogspot.com/"&gt;aaLiL&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://zalfazahira.blogspot.com/"&gt;kang seco&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://qubayla.blogspot.com/"&gt;ranie&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://attayaya.blogspot.com/"&gt;attayaya&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://barang-x.blogspot.com/"&gt;joo Izzy&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://ijopunkjutee.blogspot.com/"&gt;IjoPunkJuTee&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://seira277.blogspot.com/"&gt;Aries&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://fajardesign.blogspot.com/"&gt;Fajar Design&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://bamaraon.blogspot.com/"&gt;BlogM&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://www.jerova.blogspot.com/"&gt;Jeriova&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://semar-badra-naya.blogspot.com/"&gt;semar&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://www.itikbalis.blogspot.com/"&gt;itik bali&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://neng-aia.blogspot.com/"&gt;Neng Aia&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://www.azk4.com/"&gt;Bunda Azka&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://gdpermana.blogspot.com/"&gt;gdpermana&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://dinoe-dasbos.blogspot.com/"&gt;dinoe&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://ekspresi-diri.blogspot.com/"&gt;Mba Li&lt;/a&gt; dan &lt;a href="http://griyaunik-atca.blogspot.com/"&gt;Atca&lt;/a&gt; serta seluruh blogger lainnya yang sering berkunjung kesini. Tapi saya sangat berterima kasih sekali sama &lt;a href="http://hidupadalahpendakian.blogspot.com/"&gt;abie sang pendaki&lt;/a&gt; (sayang blognya kehapus temennya) Terima Kasih banyak, hatur nuhun, Bedankt, danke, Obrigado, Merci, Grazie heheheheh... hebat yah??? ga ah, cuma pake &lt;a href="http://translate.google.com/"&gt;google translate&lt;/a&gt; hehehe... Maaf yang belum ke sebut pasti ke depannya saya sebutkan lagi hehehe...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2805815757991023361-2997154427029382492?l=e-je.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://e-je.blogspot.com/feeds/2997154427029382492/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://e-je.blogspot.com/2009/04/award-tag-dan-thank-to.html#comment-form' title='70 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2805815757991023361/posts/default/2997154427029382492'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2805815757991023361/posts/default/2997154427029382492'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://e-je.blogspot.com/2009/04/award-tag-dan-thank-to.html' title='Award, Tag dan Thank To..'/><author><name>Evan Jaelani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05089295072294791396</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_R9-veRrvlkg/SdduVzvoPSI/AAAAAAAAAD0/oQugguIqFpU/S220/DSC04384.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_R9-veRrvlkg/Sdl2g19Qt2I/AAAAAAAAAEc/5mBh52qkz7M/s72-c/yourblogisfabulous.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>70</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2805815757991023361.post-1599821899156831190</id><published>2009-04-03T17:46:00.002+07:00</published><updated>2009-04-03T20:13:26.671+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hasil Sebuah Renungan'/><title type='text'>Dinosaurus</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Akhirnya setelah seharian beraktivitas bisa OL juga nih, jadi inget sekarang ada jadwal posting nih. Tapi setelah di pikir-pikir bingung sendiri mau posting apa? Setelah mikir dan merenung lebih dari satu jam mau posting apaan, akhirnya &lt;a href="http://e-je.blogspot.com/"&gt;saya&lt;/a&gt; jadi teringat obrolan suatu malam di kosan gwa bersama &lt;a href="http://syaqila.co.cc/"&gt;om gun&lt;/a&gt; mengenai Dinosaurus ini hehehe.. Memang waktu itu obrolan &lt;a href="http://e-je.blogspot.com/"&gt;saya&lt;/a&gt; ma &lt;a href="http://syaqila.co.cc/"&gt;dia&lt;/a&gt; cuma obrolan ngaler ngidul biasa alias ga serius tapi setelah di pikir-pikir ya emang ada benernya juga sih.&lt;br /&gt;Jadi waktu itu ngobrol masalah dinosaurus, obrolannya mengenai bener ga sih dinosaurus itu pernah ada di dunia ini?? &lt;a href="http://e-je.blogspot.com/"&gt;Saya&lt;/a&gt; berpendapat bahwa emang dinosaurus itu pernah ada dan sebaliknya dia berpendapat bahwa dinosaurus itu tidak pernah ada. Ya memang obrolannya tidak terlalu sengit dan tentunya tidak ada pertumpahan darah hahahahaha... Semuanya mempunyai alasan dan bukti yang kuat jadi ya gitu deh hehehehe...&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a href="http://e-je.blogspot.com"&gt;Saya&lt;/a&gt; berpendapat bahwa dinosaurus itu pernah ada ya memang saya pernah baca2 dan juga banyak sekali &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;REFERENSI BUKU&lt;/span&gt; yang bisa dijadikan acuan mengenai keberadaan dinosaurus ini termasuk &lt;a href="http://www.google.co.id/search?hl=id&amp;amp;q=dinosaurus&amp;amp;btnG=Telusuri+dengan+Google&amp;amp;meta=&amp;amp;aq=f&amp;amp;oq="&gt;disini&lt;/a&gt;. Selain itu banyak juga film yang menceritakan keberadaan dinosaurus ini, dan yang sudah pasti bukti kuat dengan adanya penemuan-penemuan fosil dinosaurus tersebut. Selain itu juga menurut para ahli ini kan minyak bumi yang ada di dunia ini berasal dari fosil2 dan termasuk juga fosilnya dinosaurus ini. Ya, kurang lebih begitu alesan saya yang menyebutkan dan percaya bahwa dinosaurus itu pernah ada.&lt;br /&gt;Kemudian om gun berpendapat bahwa memang dinosaurus itu tidak pernah ada baik di muka bumi, kepala bumi atau di perut bumi hehehehe.. Alesannya apa?? Menurut dia, banyak dan kuat. Seperti salah satunya yang paling kuat adalah bahwa Allah swt tidak pernah menyebutkan bahwa dinosaurus itu pernah diciptakan baik dalam Al-qur'an ataupun dalam hadits Nabi Muahmmad SAW, jadi tidak seperti binatang lainnya yang memang diterangkan baik dalam Qur'an maupun hadits seperti semut, gajah, burung dan yang lainnya dan walaupun tidak disebutkan tapi binatang tersebut masih ada dan minimalnya ada pada zaman Nabi dan Rasul. Oke fosil ada menurut dia, tapi yang seperti itu bisa di buat2 apalagi orang yahudi dan orang barat itu pinter2 jadi cerita dan bukti2nya bisa di buat2. Selain itu masalah minyak bumi, kenapa minyak bumi paling dominan berada di timur tengah dan Indonesia?? Sedangkan pada zaman nabi dan rasul tidak pernah ada yang menceritakan mengenai keberadaan dinosaurus?? Karena kalau memang minyak bumi banyak di dataran timur tengah berarti kan disitu lah tempatnya dinosaurus berkembang biak, dan di Indonesia juga tidak pernah ada yang menceritakan keberadaan dinosaurus tersebut. Selain itu, yang paling tidak nyambung menurut dia (dan saya juga sependapat) bahwa fosil2 dinosaurus banyak ditemukan di eropa dan amerika (termasuk amerika latin) tapi ko minyak bumi nya jarang disana hehehehe..&lt;br /&gt;Ya, begitu lah kira2 obrolan mengenai dinosaurus ini. Pendapat temen2 gmana nih? Setuju bahwa dinosaurus itu pernah ada atau setuju bahwa dinosauruh itu tidak pernah ada???&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2805815757991023361-1599821899156831190?l=e-je.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://e-je.blogspot.com/feeds/1599821899156831190/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://e-je.blogspot.com/2009/04/dinosaurus.html#comment-form' title='57 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2805815757991023361/posts/default/1599821899156831190'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2805815757991023361/posts/default/1599821899156831190'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://e-je.blogspot.com/2009/04/dinosaurus.html' title='Dinosaurus'/><author><name>Evan Jaelani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05089295072294791396</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_R9-veRrvlkg/SdduVzvoPSI/AAAAAAAAAD0/oQugguIqFpU/S220/DSC04384.JPG'/></author><thr:total>57</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2805815757991023361.post-20270477870933888</id><published>2009-03-31T06:12:00.002+07:00</published><updated>2009-03-31T06:35:35.330+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Ekonomi'/><title type='text'>Francois Quesnay (1694 – 1774)</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Alhamdulillah di pagi hari yang cerah ini &lt;a href="http://e-je.blogspot.com/"&gt;saya&lt;/a&gt; bisa posting lagi di &lt;a href="http://e-je.blogspot.com/"&gt;blog&lt;/a&gt; kesayangan saya ini hehehe.. Setalah beberapa hari kemarin saya ga bisa online terlalu lama karena ada beberapa hal yang harus saya selesaikan, sekarang setelah urusannya beres saya bisa blogwalking lagi ke blog nya temen-temen dan juga bisa posting lagi di &lt;a href="http://e-je.blogspot.com/"&gt;blog&lt;/a&gt; ini. OK, pada postingan kali ini saya akan melanjutkan serial saya mengenai &lt;a href="http://e-je.blogspot.com/search/label/Ekonomi"&gt;ekonomi&lt;/a&gt;, tepatnya tokoh-tokoh &lt;a href="http://e-je.blogspot.com/search/label/Ekonomi"&gt;ekonomi&lt;/a&gt; terdahulu yang sudah banyak sekali memberikan masukan-masukan dan juga penemuan-penemuan pada bidang &lt;a href="http://e-je.blogspot.com/search/label/Ekonomi"&gt;ekonomi&lt;/a&gt; yang ada sekarang ini. Setelah sebelumnya saya membahas mengenai &lt;a href="http://e-je.blogspot.com/2009/02/thomas-mun-1571-1641.html"&gt;Thomas Mun&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://e-je.blogspot.com/2009/03/william-petty-1623-1687.html"&gt;William Petty&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://e-je.blogspot.com/2009/03/john-locke-1632-1704.html"&gt;John Locke&lt;/a&gt; dan &lt;a href="http://e-je.blogspot.com/2009/03/richard-cantillon-1687-1734.html"&gt;Richard Cantillon&lt;/a&gt; maka untuk postingan kali ini saya akan membahas mengenai &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Francois Quesnay&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Francois Quesnay&lt;/span&gt; (diucapkan kennay) terkenal sebagai pencipta model ekonomi pertama, &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Tableau Economique&lt;/span&gt;, dan sebagai pemimpin &lt;span style="font-style: italic;"&gt;physiocrats&lt;/span&gt;, mazhab pertama dalam pemikiran ekonomi. Tetapi &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Quesnay&lt;/span&gt; juga dikagumi dalam berbagai hal lainnya—usulannya tentang kebijakan &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Laissez Faire&lt;/span&gt;, analisisnya terhadap kemunculan dan distribusi surplus ekonomi, dan visinya tentang ekonomi sebagai rangkaian yang terintegrasi dengan kuat dari bagian-bagian yang saling tergantung.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Quesnay&lt;/span&gt; lahir tahun 1694 di desa Mere, sekitar 15 mil sebelah barat Versailles. Ayahnya seorang petani dan penjaga toko, sehingga &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Quesnay&lt;/span&gt; hanya sedikit menerima pendidikan formal. Tetapi &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Quesnay&lt;/span&gt; sangat senang dengan buku-buku, dan sering berjalan kaki ke Paris untuk membeli buku-buku bekas tentang Plato dan Aristotle.&lt;br /&gt;Pada usia 55 tahun &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Quesnay&lt;/span&gt; mulai tertarik pada ekonomi dan matematika (Sebelumnya sebagai dokter dan ahli bedah). Karakteristiknya yang luas, dan koneksinya dengan kalangan atas membuat ia diundang untuk menulis beberapa artikel untuk &lt;span style="font-style: italic;"&gt;encylopedia&lt;/span&gt; Diderot. Artikel-artikel yang ditulisnya membuat dia terkenal dan memiliki banyak pengikut. Para pengikutnya menamakan diri mereka sebagai &lt;span style="font-style: italic;"&gt;physiocrat&lt;/span&gt; dari bahasa Perancis, &lt;span style="font-style: italic;"&gt;physiocrate&lt;/span&gt;, yang berarti hukum alam (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Rule of Nature&lt;/span&gt;). Semua artikel di &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Encyclopedia&lt;/span&gt; menganalisa proses ekonomi sebagai siklus alirang uang, barang dan orang dari satu sektor ekonomi ke sektor lainnya, yang menyerupai aliran darah dalam tubuh. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Corn&lt;/span&gt; adalah artikel dari &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Encyclopedia&lt;/span&gt; yang paling penting karena artikel inilah yang pertama kalinya mengemukakan doktrin bahwa dalam perekonomian Perancis hanya sektor pertanian ekonomi saja yang produktif. &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Quesnay&lt;/span&gt; berpendapat bahwa surplus ini muncul dari alam, properti generatif dari tanah. Ide ini penting karena menekankan bahwa kekayaan diperoleh dari proses produksi ketimbang melalui pertukaran atau perdagangan seperti yang dinyatakan oleh kaum merkantilis. Konsekuensi lain dari pernyataan ini, yang banyak menimbulkan kritik, adalah bahwa kegiatan manufaktur tidak produktif karena tidak menghasilkan surplus.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Quesnay&lt;/span&gt; memulai pendapatnya dengan asumsi bahwa ekonomi dapat digambarkan menurut tiga kelas atau sektor yang berbeda. Pertama, sektor pertanian yang menghasilkan makanan, bahan mentah dan hasil pertanian lainnya. Kedua, sektor manufaktur yang memproduksi barang-barang pabrik seperti pakaian dan bangunan serta alat-alat yang diperlukan oleh pertanian dan pekerja pabrik. Sektor manufaktur menurut &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Quesnay&lt;/span&gt; juga termasuk yang sekarang kita namakan sektor jasa, karena jasa bertanggung jawab untuk memfasilitasi perdagangan domestik dan internasional. Ketiga, kelas pemilik tanah yang tidak menghasilkan nilai ekonomi apa-apa, tetapi mereka ini memiliki klaim atas surplus output yang dihasilkan dalam pertanian. Biaya sewa ini merepresantasikan pembayaran surplus kepada pemilik tanah dan perdagangan ini kemudian dikenal sebagai &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Teori Sewa Physiocratic&lt;/span&gt;. Tetapi walaupun &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Quesnay&lt;/span&gt; berpendapat bahwa sektor pertanian adalah sektor yang paling produktif, dia juga sadar bahwa asumsi tentang hubungan antara input dan output ini tergantung pada teknik produksi yang digunakan dalam sektor pertanian. Beberapa usulannya yang penting menyangkut usaha untuk meningkatkan produktivitas dalam sektor pertanian. Terakhir &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Quesnay&lt;/span&gt; mengasumsikan bahwa semua pendapatan dibelanjakan dan pengeluaran tersebut dibagi sama rata antara barang pertanian dan barang pabrik. Asumsi ini ditunjukkannya dalam model zig-zag yang sangat terkenal itu.&lt;br /&gt;Konklusi kebijakan penting dari &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Tableau &lt;/span&gt;adalah bahwa pajak seharusnya hanya dikenakan pada tuan tanah saja. Karena pajak pada sektor pertanian dan manufaktur akan membahayakan perekonomian, maka pajak harus dikenakan kepada pemilik tanah, kelas yang tidak menghasilkan apa-apa. Karena pajak pada pemilik tanah tidak mengurangi input yang tersedia dalam menufaktur atau pertanian, maka pajak ini tidak menyebabkan ekonomi menurun. Konklusi kebijakan kedua dari &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Tableau &lt;/span&gt;yang penting adalah bahwa sistem pertanian Perancis harus direstrukturisasi. Dua perubahan penting secara khusus diperlukan. Pertama, pertanian harus dimodernisasikan. Kedua, pertanian harus lebih bersifat kapitalis, mengikuti contoh pertanian Inggris. Konklusi kebijakan &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Tableau &lt;/span&gt;yang terakhir, berlawanan dengan merkantilis, &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Quesnay&lt;/span&gt; mendukung perdagangan bebas antar negara. Bagi mazhab &lt;span style="font-style: italic;"&gt;physiocrat&lt;/span&gt;, kekayaan tergantung pada output total dari barang yang diproduksi ketimbang logam mulia yang dikumpulkan negara.&lt;br /&gt;Dalam satu hal, sejarah tidak begitu baik terhadap &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Quesnay&lt;/span&gt;. Padahal ia layak dianggap sebagai bapak ilmu ekonomi seperti Adam Smith. Tetapi ketika Adam Smith akhirnya menjadi nama yang terkenal, &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Quesnay&lt;/span&gt; benar-benar tidak dikenal di luar masyarakat ahli ekonomi profesional. Ahli ekonomi juga mengikuti kritik, yang pertama kali diajukan oleh Adam Smith, bahwa &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Quesnay&lt;/span&gt; telah keliru karena menganggap manufaktur tidak produktif. Terakhir, &lt;span style="font-style: italic;"&gt;tableau &lt;/span&gt;telah dikecam dengan keras karena terlalu sulit untuk diikuti dan dipahami. Tetapi, dalam hal lain, seharah telah begitu baik terhadap &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Quesnay&lt;/span&gt;. Sebenarnya semua ahli ekonomi, lepas dari orientasi mereka, sangat mengaguminya (karena prestasinya tidak kecil!). Ahli ekonomi berhaluan matematika menghargai &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Quesnay&lt;/span&gt; karena perannya sebagai pelopor dalam pembuatan model ekonomi. &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Quesnay&lt;/span&gt; benar-benar ekonom sejati sepanjang masa, terutama karena pendapatnya mengenai sektor pertanian lebih produktif dari pada sektor manufaktur. Terutama lagi, menurut pendapat saya sendiri, hal ini masih berlaku sampai sekarang di negara-negara yang berkembang, dimana sektor manufakturnya banyak mengalami kendala dalam perkembangannya.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Karya-karya Quesnay&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt; L`Ami des hommes&lt;/span&gt;, 5 Vol., Avignon, 1762 dengan Victor de Riquetti, Marquis de Mirabeau.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Philosophie Rurale&lt;/span&gt;, 5 Vol., Amsterdam, Chez Les Libraries Associes, 1764.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;The Economical Table&lt;/span&gt;, New York, Bergman Publishers, 1968.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Quesnay’s Tableau Economique&lt;/span&gt;, ed., Marguerita Kuczynski dan Ronald L., Meek, New York, Augustus M. Kelley, 1972.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Karya-karya Tentang Quesnay&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Beer, Max, &lt;span style="font-style: italic;"&gt;An Inquiry Into Physiocracy&lt;/span&gt;, London, George Allen &amp;amp; Unwin, 1939.&lt;br /&gt;Higgs, Henry, &lt;span style="font-style: italic;"&gt;The Physiocrats&lt;/span&gt;, London, Macmillan, 1897.&lt;br /&gt;Meek, Ronald, &lt;span style="font-style: italic;"&gt;The Economics of physiocracy: Essays and Translations&lt;/span&gt;, Cambridge, Harvard University Press, 1963.&lt;br /&gt;Pressman, Steven, &lt;span style="font-style: italic;"&gt;uesnay’s Theory of Economic Growth and Decline&lt;/span&gt;,” dalam Ecnomic as Wordly Philosopy, ed., Ron Blackwell, Jaspal Chatha dan Edward J. Nell, London, Macmillan, 1993, hlm. 305 – 21.&lt;br /&gt;Pressman, Steven, &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Quesnay’s Tableau Economicque: A Critique and Reassesment&lt;/span&gt;, Fairfield, New Jersey, Augustus Kelley, 1994.&lt;br /&gt;Vaggi, Gianni, &lt;span style="font-style: italic;"&gt;The Economics of Francois Quesnay&lt;/span&gt;, Durham, North Carolina, Duke University Press, 1987.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Referensi Lain&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Leontief, Wassily, &lt;span style="font-style: italic;"&gt;The Structure of the American Economy 1919 – 1929&lt;/span&gt;, Cambridge, Massachusetts, Harvard University Press, 1941.&lt;br /&gt;Marx, Karl, &lt;span style="font-style: italic;"&gt;The Theory of Surplus Value&lt;/span&gt;, 3 Vol, Moscow, Foreign Language Publishing House, 1954.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2805815757991023361-20270477870933888?l=e-je.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://e-je.blogspot.com/feeds/20270477870933888/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://e-je.blogspot.com/2009/03/francois-quesnay-1694-1774.html#comment-form' title='61 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2805815757991023361/posts/default/20270477870933888'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2805815757991023361/posts/default/20270477870933888'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://e-je.blogspot.com/2009/03/francois-quesnay-1694-1774.html' title='Francois Quesnay (1694 – 1774)'/><author><name>Evan Jaelani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05089295072294791396</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_R9-veRrvlkg/SdduVzvoPSI/AAAAAAAAAD0/oQugguIqFpU/S220/DSC04384.JPG'/></author><thr:total>61</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2805815757991023361.post-2432464689231239616</id><published>2009-03-27T09:14:00.003+07:00</published><updated>2009-03-27T09:38:05.410+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='SDM dan Motivasi'/><title type='text'>Kenapa Orang Sukes Semakin Sukses dan Orang Gagal Semakin Gagal ?</title><content type='html'>Seperti judulnya, disini &lt;a href="http://www.e-je.blogspot.com/"&gt;saya&lt;/a&gt; akan menceritakan bagaimana seseorang yang sukses akan semakin sukses dan orang yang gagal akan semakin gagal. Banyak orang yang bicara di jaman sekarang ini kebanyakan orang yang kaya akan semakin kaya dan yang miskin akan semakin miskin, orang sukses semakin sukses dan yang gagal akan semakin gagal. Hal semacam ini sering membuat pergunjingan orang-orang, karena ada yang menganggap kekayaan dan kesuksesan orang yang semakin bertambah tersebut didapatkan dengan cara yang tidak wajar dan lain sebagainya. Padahal tidak sedikit juga kesuksesan dan kekayaan yang mereka dapatkan itu didapat dengan susah payah, dan dengan kerja keras mereka.&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Nah, sebelumnya &lt;a href="http://www.e-je.blogspot.com/"&gt;saya&lt;/a&gt; sudah banyak mencari &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;REFERENSI BUKU&lt;/span&gt; untuk mencari pencerahan, tapi sangat susah sekali mencari &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;REFERENSI BUKU&lt;/span&gt; yang sesuai dengan apa yang &lt;a href="http://www.e-je.blogspot.com/"&gt;saya&lt;/a&gt; inginkan. Ungtungnya &lt;a href="http://www.e-je.blogspot.com/"&gt;saya&lt;/a&gt; kemarin-kemarin mengikuti seminar yang diadakan oleh H&amp;amp;D  dan  disana &lt;a href="http://www.e-je.blogspot.com/"&gt;saya&lt;/a&gt; menemukan jawabannya, disini &lt;a href="http://www.e-je.blogspot.com/"&gt;saya&lt;/a&gt; akan berbagi pengalaman setelah mengikuti seminar tersebut yaitu dengan membahas kenapa orang sukses semakin sukses dan orang gagal semakin gagal. Prosesnya sendiri ada 4 tahap, yaitu : Self, Potensi, Action, dan Result. Untuk lebih jelasnya, bisa dilhat pada gambar di bawah ini :&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_R9-veRrvlkg/Scw60q33dAI/AAAAAAAAADs/PDc-brz-_L0/s1600-h/untitled.bmp"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 429px; height: 218px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_R9-veRrvlkg/Scw60q33dAI/AAAAAAAAADs/PDc-brz-_L0/s320/untitled.bmp" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5317689936553931778" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Gambar diatas menjelaskan proses pembentukan diri seseorang, jadi perputarannya sendiri dimulai dari self kemudian ke potensi, action, dan yang terakhir result atau hasil yang didapatkan. Yang paling penting dalam proses di atas tidak lain adalah self, karena dalam diri sendirilah yang menentukan semuanya. Ilustrasinya seperti ini : apabila ada seorang mahasiswa arsitektur tingkat pertama disuruh oleh ayahnya untuk membuatkan gambar rumah yang akan di bangun ayahnya untuk tempat tinggal keluarganya, maka biasanya dia akan ragu-ragu dan akan berkata “mana mungkin saya bisa membuatnya, walaupun saya kuliah di arsitektur tapi saya kan baru tingkat pertama”. Jawaban tersebut sudah lumrah dilontarkan, tetapi sebenarnya jawaban dia sudah membunuh potensi dirinya sendiri. Kemudian ayahnya menjawab “tidak apa-apa, baik atau buruk kan itu rumah untuk tempat kita sendiri, pokonya ayah pengen dibuatin gambarnya sama kamu”. Akhirnya dengan sangat terpaksa mahasiswa tersebut mengerjakannya, dan ternyata dia bisa melakukannya. Disini perputaran proses pembentukan diri sudah ada, dan dengan result yang di dapatkan, maka self dia akan bertambah besar dan ketika mendapatkan tugas dari dosennya percaya diri dia sudah tumbuh dan akan dengan mudah dia kerjakan, kemudian bila dia mendapatkan proyek besar untuk menggambar rancangan sebuah gedung atau mall sekalipun dia tidak akan mengalami kesusahan, karena kepercayaan dirinya sudah terbentuk. Sebaliknya, apabila dia tetap tidak mau mengerjakan gambar rancangan rumah yang disuruh ayahnya, dia tidak akan menjadi seperti itu. Begitupun dengan yang lainnya, sekali dia sukses dalam mengerjakan sesuatu maka self dia akan semakin kuat, dan untuk menghadapi tugas atau pekerjaan selanjutnya dia sudah semakin percaya diri, hal ini lah yang menyebabkan orang yang sukses akan semakin sukses, begitupun sebaliknya sekali dia mengalami kegagalan maka self dia akan semakin kecil dan ciut dalam menghadapi pekerjaan atau tugas selanjutnya, dan disinilah orang yang gagal akan semakin terpuruk dan semakin gagal. Jadi, dalam menghadapi suatu pekerjaan kita harus kerjakan dengan penuh rasa percaya diri, dan yang terpenting adalah tidak takut untuk menghadapi pekerjaan yang dihadapi, karena seperti kata Michael Jordan “Rasa Takut 93 persennya adalah hanya ilusi, dan yang benar-benar takut hanyalah 7 persen”. Mungkin inilah jawaban dari judul di atas. Atau ada ide lain dari temen-temen???&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber: “Review Seminar Fire Walking H&amp;amp;D”&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2805815757991023361-2432464689231239616?l=e-je.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://e-je.blogspot.com/feeds/2432464689231239616/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://e-je.blogspot.com/2009/03/kenapa-orang-sukes-semakin-sukses-dan.html#comment-form' title='84 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2805815757991023361/posts/default/2432464689231239616'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2805815757991023361/posts/default/2432464689231239616'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://e-je.blogspot.com/2009/03/kenapa-orang-sukes-semakin-sukses-dan.html' title='Kenapa Orang Sukes Semakin Sukses dan Orang Gagal Semakin Gagal ?'/><author><name>Evan Jaelani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05089295072294791396</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_R9-veRrvlkg/SdduVzvoPSI/AAAAAAAAAD0/oQugguIqFpU/S220/DSC04384.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_R9-veRrvlkg/Scw60q33dAI/AAAAAAAAADs/PDc-brz-_L0/s72-c/untitled.bmp' height='72' width='72'/><thr:total>84</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2805815757991023361.post-6889039396394378045</id><published>2009-03-26T06:51:00.003+07:00</published><updated>2009-03-26T09:30:28.646+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Uncategories'/><title type='text'>Award Dari Attayaya</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kemarin sore, merupakan hari yang sangat ramai sekaligus menyedihkan bagi warga Tamansari Bandung pasalnya daerah Tamansari terkena imbas dari meluapnya sungai &lt;a href="http://www.pikiran-rakyat.com/index.php?mib=news.detail&amp;amp;id=66244"&gt;cikapundung&lt;/a&gt; sehingga banjir-pun tak dapat tolak. Mendadak ramai karena semua warga Tamansari rame-rame menyelamatkan rumahnya masing-masing dari air yang meluap tersebut termasuk saya karena kosan saya pun tak luput dari banjir dan gotongroyong yang hampir punah pun kembali menguak hehehehe saling bahu-membahu mengeluarkan air yang sudah terlanjur masuk kosan dan membersihkan lumpurnya merupakan hal yang sangat mengasyikan hahahahaha..&lt;br /&gt;Tapi rasa lelah pun hilang ketika setelah gotong royong tersebut saya membuka blog ternyata saya mendapatkan award lagi dari &lt;a href="http://attayaya.blogspot.com/"&gt;attayaya&lt;/a&gt;, sebenarnya saya pernah mendapat award yang sama dari blogger lain tapi sesungguhnya saya lupa itu dari siapa klo ada yang merasa kasi komeng atau pesan di shout box yah biar nanti saya masukin namanya kesini. Seperti itu lah kira-kira cerita saya mendapatkan award ini (ga rame yah hehehehe..), oke deh seperti apa award dan syaratnya?? cekedot...&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Blogger yang mendapatkan award ini diharapkan untuk :&lt;br /&gt;1. Meletakkan logo/award di blog kamu&lt;br /&gt;2. Meletakkan link dari blog yang telah memberikan award&lt;br /&gt;3. Berikan ke Blog lain&lt;br /&gt;4. Buat link blog lain yang telah memberi kamu award&lt;br /&gt;5. Tinggalkan pesan di blog mereka&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Blogger yang saya anugerahkan award adalah :&lt;br /&gt;&lt;a href="http://menyanyah.blogspot.com/"&gt;1. Sarang Penyamun&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://jerova.blogspot.com/"&gt;2. Jerova&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://idecerdas-nur.blogspot.com/"&gt;3. Ide Cerdas&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://k2hbadboy.blogspot.com/"&gt;4. K2H&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://psikonseling.blogspot.com/"&gt;5. Evi Yulianti&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.ilmuantropologi.co.cc/"&gt;6. Ilmu Antropologi&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://budak-cianjur.blogspot.com/"&gt;7. Budak Cianjur&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://die-silver.blogspot.com/"&gt;8. Die Silver&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://kumahaanjeun.blogspot.com/"&gt;9. Kumaha Anjeun&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://tips-of.blogspot.com/"&gt;10. Tips of Blog&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.ruang-ihsan.blogspot.com/"&gt;11. Ihsan&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.qubayla.blogspot.com"&gt;12. Beb Ranie&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ya udah segitu aja dulu deh, klo ada yang mau request aja hehehehe...&lt;br /&gt;oh iya, ni dia awardnya :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_R9-veRrvlkg/ScrNSYdlfWI/AAAAAAAAADk/LAr7MDqoTdQ/s1600-h/Award+yudi+akuntansi.jpg"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 192px; height: 173px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_R9-veRrvlkg/ScrNSYdlfWI/AAAAAAAAADk/LAr7MDqoTdQ/s320/Award+yudi+akuntansi.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5317288025752173922" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2805815757991023361-6889039396394378045?l=e-je.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://e-je.blogspot.com/feeds/6889039396394378045/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://e-je.blogspot.com/2009/03/award-dari-attayaya.html#comment-form' title='39 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2805815757991023361/posts/default/6889039396394378045'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2805815757991023361/posts/default/6889039396394378045'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://e-je.blogspot.com/2009/03/award-dari-attayaya.html' title='Award Dari Attayaya'/><author><name>Evan Jaelani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05089295072294791396</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_R9-veRrvlkg/SdduVzvoPSI/AAAAAAAAAD0/oQugguIqFpU/S220/DSC04384.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_R9-veRrvlkg/ScrNSYdlfWI/AAAAAAAAADk/LAr7MDqoTdQ/s72-c/Award+yudi+akuntansi.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>39</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2805815757991023361.post-1118770835877757171</id><published>2009-03-24T09:10:00.006+07:00</published><updated>2009-03-24T15:20:38.993+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hasil Sebuah Renungan'/><title type='text'>Mau di Bawa Kemana Indonesia??</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Postingan ini terinspirasi dari kuliah kemarin bersama Prof.Dr.H.Tb.Hasanuddin,MSc,Ak.P (Mungkin yang kuliah di &lt;a href="http://unpas.ac.id/"&gt;unpas&lt;/a&gt; terutama &lt;a href="http://www.unpas.ac.id/situ/cms/simpati.fakultas.php?fak_id=4&amp;amp;page_id=12"&gt;fakultas ekonomi&lt;/a&gt; nama beliau sudah tidak asing lagi), beliau selalu melakukan sharing dengan mahasiswa-mahasiswanya setiap kali pertemuan kuliah dan ini kira-kira resume dari hasil perkuliahan kemarin bersama beliau. Jadi sebenarnya kemarin itu kita sharing mengenai Indonesia masa lalu, sekarang dan masa depan dari berbagai bidang, yaitu politik, sosial, ekonomi, budaya dan teknologi. Setelah mengikuti perkuliahan kemarin &lt;a href="http://www.e-je.blogspot.com/"&gt;saya&lt;/a&gt; belum sempet nulis buat resumenya, jadi keingetan aja sekarang sekalian posting sekalian nulis resume buat catetan &lt;a href="http://www.e-je.blogspot.com/"&gt;saya&lt;/a&gt; aja. Klo ada ujian kan tinggal buka blog aja hehehehe...&lt;br /&gt;Berikut kira-kira dan kurang lebih hasil sharing kemarin bersama beliau :&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Bidang Politik&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Bidang politik ini yang paling kacau karena mungkin yang namanya baru berdemokrasi jadi kaya yang terlalu berantusias berdemokrasi sehingga sekarang ini bisa dikatakan kebablasan, ini bisa dilihat dengan jumlah partai yang sangat banyak dan juga segala sesuatu yang sebenarnya salah tapi bisa ngumpet dengan alasan demokrasi ini. Sebenarnya kan kalau di pikir-pikir lebih baik bayar hutang negara dari pada buat ngebiayain partai yang ga jelas asal dan usulnya buat negara. Reformasi yang sudah sepuluh tahun lebih juga tidak menghasilkan apa-apa karena menurut world economic forum dalam global competitiveness report nya daya saing Indonesia ini peringkat ke 55 dari 55 negara maju dan berkembang. Hal ini dikarenakan tidak adanya kinerja bersama antar anggota pemerintahan sendiri, banyak yang saling sikut kalau kata orang sunda mah &lt;span style="font-style: italic;"&gt;"ka handap tatajong ka luhur leletak"&lt;/span&gt;. Masing-masing hanya memikirkan dan melihat orang lain mengerjakan kewajibannya ga? kalau ga mereka langsung mencela habis-habisan, sedangkan kewajibannya sendiri tidak pernah dikerjakan. Selain itu pembangunan tidak pernah nyambung antara pusat dan daerah serta antar pemerintah yang satu dan yang lainnya. Rencana pembangunan misalnya 20 tahun ke depan sudah tidak dilaksanakan lagi karena misalkan presiden di ganti atau DPR/MPR nya berubah formasi sudah menjadi trade mark tersendiri bagi pemerintah kita. Sehingga solusinya bukan lagi &lt;span style="font-style: italic;"&gt;"how to reform our nation"&lt;/span&gt; atau &lt;span style="font-style: italic;"&gt;"how to reform our goverment"&lt;/span&gt; tapi &lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;"How To Reform Our Self"&lt;/span&gt;. Karena dengan memulai reformasi dari hal terkecil dan diri sendiri, insya Allah cita-cita kita dan negara kita bisa tercapai. Amiin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Bidang Sosial&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Pada bidang sosial juga tidak jauh berbeda, gap yang terlalu jauh menyebabkan kehidupan sosial di Indonesia ini terganggu. Yang kaya semakin kaya dan yang miskin semakin miskin akhir-akhir ini jadi kelihatan dengan jelas. Akibat dari kesenjangan ini masyarakat kecil menjadi terus curiga dan su'udzon walaupun orang yang kaya tersebut benar-benar hasil keringatnya sendiri. Selain itu juga, tatanan sosial sudah semakin berkurang. Kapan kita melihat akhir-akhir ini yang namanya kerja bakti atau gotong royong lebih-lebih lagi ngeronda?? terlebih lagi di kota-kota besar, kehidupan individualis sudah semakin menonjol. Yang paling penting lagi sila kelima dari pancasila yaitu "Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia" tidak ada lagi sekarang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Bidang Ekonomi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Pada bidang ekonomi ini kita tidak boleh menutup mata juga, apalagi setelah kemarin terjadi krisis global yang merajalela (jiahhhhhh) Indinesia semakin terpuruk dalam bidang ekonomi ini. Krisis yang hanya singgah sebentar di Singapure, Malaysia dan Taiwan tapi betah sekali di Indonesia ini. Banyak sekali kebijakan moneter dan kebijakan fiskal yang tidak sejalan. Sistem ekonomi kapitalis semakin marak, terlihat dengan bidang investasi yang semakin banyak yaitu investasi padat modal dan sudah sangat jarang sekali investasi padat karya direalisasikan. Sehingga Amerika dan Negara-negara Eropa sekarang sudah menerapkan sistem ekonomi syariah. Indonesia kapan yah bisa menerapkan ekonomi syariah ini???&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Bidang Teknologi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Bidang Teknologi ini semakin menarik, setelah kran persaingan di buka banyak sekali perusahaan dalam bidang teknologi ini bermunculan dan harga-harga barang dan jasa teknologi ini semakin berkurang. Sehingga banyak sekali perusahaan-perusahaan yang sudah memanfaatkan teknologi dalam menjalankan usahanya. Apalagi setelah web 2.0 semakin merajalela, penggunaannya semakin banyak lagi. Cuman memang dibandingkan dengan di luar negeri, di Indonesia ini biaya internet masih jauh lebih mahal. Mudah-mudahan ke depannya bisa semakin murah lagi. Banyak sekali peluang yang bisa kita ambil dari semakin berkembangnya teknologi ini dan teknologi ini sebagai driven dari perubahan-perubahan yang terjadi selama ini. Mudah-mudahan teknologi bisa terus berkembang di negara kita tercinta ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin itu lah coretan-coretan &lt;a href="http://www.e-je.blogspot.com/"&gt;saya&lt;/a&gt; untuk me-resume kuliah &lt;a href="http://www.e-je.blogspot.com/"&gt;saya&lt;/a&gt; kemarin. Kita tinggal menunggu saja apa yang akan di lakukan oleh pemerintah dan pemimpin kita ke depannya. Selain itu, mudah-mudahan hadist nabi mengenai kepemimpinan ini sudah lewat (sudah terjadi di Indonesia) yaitu : &lt;span style="font-style: italic;"&gt;"Akan datang suatu jaman dimana kita (masyarakat yang di ibaratkan domba) akan di pimpin oleh harimau, srigala dan (maaf) anjing".......&lt;/span&gt;. Jadi kebayang kan kalau kita yang di ibaratkan domba di pelihara atau di pimpin oleh ketiga binatang buas tersebut?? Mudah-mudahan ini sudah terjadi dan tidak akan terjadi lagi di Indonesia ini, Amiin...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2805815757991023361-1118770835877757171?l=e-je.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://e-je.blogspot.com/feeds/1118770835877757171/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://e-je.blogspot.com/2009/03/mau-di-bawa-kemana-indonesia.html#comment-form' title='74 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2805815757991023361/posts/default/1118770835877757171'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2805815757991023361/posts/default/1118770835877757171'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://e-je.blogspot.com/2009/03/mau-di-bawa-kemana-indonesia.html' title='Mau di Bawa Kemana Indonesia??'/><author><name>Evan Jaelani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05089295072294791396</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_R9-veRrvlkg/SdduVzvoPSI/AAAAAAAAAD0/oQugguIqFpU/S220/DSC04384.JPG'/></author><thr:total>74</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2805815757991023361.post-8613345393998923783</id><published>2009-03-22T01:59:00.004+07:00</published><updated>2009-03-22T02:18:42.175+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Ekonomi'/><title type='text'>Richard Cantillon (1687? – 1734?)</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sebelumnya saya ucapkan dulu terima kasih yang sebesar-besarnya kepada teman-teman semuanya karena berkat dukungan teman-teman semuanya &lt;a href="http://www.e-je.blogspot.com"&gt;blog ini&lt;/a&gt; mencapai postingan yang ke lima puluh. Pada postingan yang ke lima puluh ini, saya akan melanjutkan postingan saya yang terdahulu yaitu postingan &lt;a href="http://e-je.blogspot.com/2009/02/thomas-mun-1571-1641.html"&gt;ini&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://e-je.blogspot.com/2009/03/william-petty-1623-1687.html"&gt;ini&lt;/a&gt; dan &lt;a href="http://e-je.blogspot.com/2009/03/john-locke-1632-1704.html"&gt;ini&lt;/a&gt; mengenai para pemikir-pemikir ekonomi terdahulu beserta sumbangsihnya terhadap ilmu ekonomi yang ada sekarang ini dan juga buku-buku yang telah mereka buat beserta referensi atau tulisan-tulisan lain mengenai mereka. OK, langsung saja yah. Pada postingan kali ini yang akan di bahas adalah mengenai &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Richard Cantillon (1687? - 1734?)&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;Richard Cantillon adalah tokoh yang misterius dan mempesona. Tidak banyak yang diketahui tentang kelahiran dan masa mudanya, serta kegiatan finansial dan kematiannya yang penuh kontroversial. Meskipun mengabdikan seluruh hidupnya untuk membuat uang, namun Cantillon telah menulis risalah ekonomi riil yang pertama, sebuah studi yang menggambarkan hubungan timbal balik dan kerja dari sistem ekonomi. Ia juga menyumbangkan teori moneter dan ia adalah orang pertama yang menjelaskan peran ekonomi penting yang dimainkan oleh pengusaha.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Brewer (1992, hlm. 2) memberikan angka tahun yang masuk akan untuk kelahirannya yaitu 1687 berdasarkan fakta bahwa Cantillon menjadi warga Perancis tahun 1708, dan ia pasti berusia 21 tahun pada saat itu. Pada tahun 1716 ia pergi ke Perancis untuk mengambil alih Bank milik sepupunya. Tapi untuk menghindari masalah-masalah hukum yang terus dialaminya ia memutuskan kembali ke Inggris dan hidup mewah dengan kekayaan yang melimpah yang didapatkan selama kegiatan investasi dan peminjaman.&lt;br /&gt;Satu-satunya tulisan karya ekonomi Cantillon yang masih ada adalah &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Essay on the Nature Commerce&lt;/span&gt; (Cantillon, 1975). Buku ini diterbitkan lebih dari dua puluh tahun kemudian setelah api melahap rumahnya di London. Suplemen statistik yang disebut-sebut dalam teks ini, tidak pernah ditemukan. Essay ini, yang dibagi menjadi tiga buku atau bagian, mengemukakan serangkaian prinsip-prinsip yang meliputi berbagai topik yang menjelaskan bagaimana ekonomi bekerja. Bagian pertama mendeskripsikan bagaimana ekonomi riil beroperasi, atau prinsip-prinsip apa yang mendasari produksi barang dan prinsip apa yang mendasari penyewaan orang untuk memproduksi barang tersebut. Bagian dua memfokuskan pada sistem moneter dan menjelaskan bagaimana uang dan perekonomian riil berhubungan. Terakhir, bagian tiga, adalah penggambaran tentang perdagangan internasional dan penukaran mata uang asing. Sehingga kemudian para ahli ekonomi sekarang menggambarkan ketidakpastian dari uang ini dinamakan dengan nama &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Effect Cantillon&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;Cantillon merupakan tokoh yang sering dilupakan di dalam ilmu ekonomi. Ia dikenal terutama karena pengaruhnya terhadap Quesnay dan mazhab kaum &lt;span style="font-style: italic;"&gt;physiocrat&lt;/span&gt;, dan karena ia mengembangkan gagasan bahwa aliran uang menghubungkan berbagai sektor ekonomi yang berbeda. Tetapi sebenarnya tempat Cantillon dalam sejarah lebih penting ketimbang hal tersebut. Essay-nya layak dianggap sebagai risalah ekonomi riil yang pertama. Karya ini membayangkan ekonomi sebagai sistem timbal-balik dan menjelaskan bagaimana sistem bekerja. Karena alasan ini Cantillon mungkin layak dianggap sebagai ahli ekonomi riil yang pertama.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Karya-karya Cantillon&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Essai sur la nature du commerce en general &lt;/span&gt;(1975), diterjemahkan oleh Henry Higgs, New York, Augustus Kelley, 1964.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Karya-karya Tentang Cantillon&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Bordo, Michael, &lt;span style="font-style: italic;"&gt;“Some Aspect of the Monetary Economics of Richard Cantillon,”&lt;/span&gt; &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Journal of Monetary Economics&lt;/span&gt;, 12 (1983), hlm. 235 – 58.&lt;br /&gt;Brewer, Anthony, &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Richard Cantillon: Pioneer of Economics Theory&lt;/span&gt;, London and New York, Routledge, 1992.&lt;br /&gt;Murphy, Antoin, &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Richard Cantillon: Entrepeneur and Economics, &lt;/span&gt;Oxford Clarendon Press, 1986.&lt;br /&gt;Spengler, Joseph, &lt;span style="font-style: italic;"&gt;“Richard Cantillon: First of the Modern I,” Journal of Political Economy&lt;/span&gt;, 62, 4 (Agustus, 1954), hlm. 281 – 95.&lt;br /&gt;Spengler, Joseph, &lt;span style="font-style: italic;"&gt;“Richard Cantillon: First of the Modern II,” Journal of Political Economy&lt;/span&gt;, 62, 5 (November, 1954), hlm. 406 – 24.&lt;br /&gt;Tarascio, Vincent,&lt;span style="font-style: italic;"&gt; “Cantillon’s Theory of Population Size and Distribution,” Atlantic Economic Journal&lt;/span&gt;, 9, 2 (Juli, 1981), hlm. 12 – 18.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2805815757991023361-8613345393998923783?l=e-je.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://e-je.blogspot.com/feeds/8613345393998923783/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://e-je.blogspot.com/2009/03/richard-cantillon-1687-1734.html#comment-form' title='34 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2805815757991023361/posts/default/8613345393998923783'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2805815757991023361/posts/default/8613345393998923783'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://e-je.blogspot.com/2009/03/richard-cantillon-1687-1734.html' title='Richard Cantillon (1687? – 1734?)'/><author><name>Evan Jaelani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05089295072294791396</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_R9-veRrvlkg/SdduVzvoPSI/AAAAAAAAAD0/oQugguIqFpU/S220/DSC04384.JPG'/></author><thr:total>34</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2805815757991023361.post-701153935502242431</id><published>2009-03-18T23:21:00.002+07:00</published><updated>2009-03-19T00:16:50.811+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Manajemen Operasi'/><title type='text'>Material Requirements Planning (MRP)</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sudah lama sekali saya tidak posting mengenai &lt;a href="http://e-je.blogspot.com/search/label/Manajemen%20Operasi"&gt;manajemen operasi&lt;/a&gt;, selain itu itung-itung nostalgiaan masa-masa kuliah dulu dan juga mengingatkan kembali materi-materi kuliah dulu terutama bagi saya yang sudah lama tidak baca-baca lagi materinya sehingga hampir lupa. Dengan posting mengenai materi-materi kuliah seperti yang ada di &lt;a href="http://www.e-je.blogspot.com/"&gt;blog ini&lt;/a&gt;, se-engga nya saya harus baca-baca dulu ketika melakukan posting jadi minimal saya bisa ingat lagi dengan materi-materi kuliah yang sudah lama di tinggalkan karena tidak pernah di baca dan di ingat-ingat lagi hehehe...&lt;br /&gt;Mungkin sudah banyak yang tau mengenai &lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;Material Requirement Planning (MRP)&lt;/span&gt; ini, cuman ya sekali lagi saya hanya mengingatkan saja terutama bagi saya sendiri dan juga kalau ada yang belum tau ya itung-itung kenalan aja lah. Mungkin sudah banyak yang tau mengenai manajemen persediaan (Inventory management) nah singkatnya sih MRP ini merupakan salah satu metode untuk melakukan manajemen persediaan tersebut, seperti layaknya &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Economic Order Quantity (EOQ)&lt;/span&gt;. Yang terakhir ini mungkin jauh lebih banyak yang tau dan bahkan jauh lebih tau dari saya kayaknya. Cuman menurut pengamatan saya, lebih tepatnya mendengarkan dan membaca pendapat para ahlinya bahwa MRP ini lebih tepat bila diterapkan pada sitem produksi masal (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;mass production&lt;/span&gt;) atau bahasa kerennya &lt;span style="font-style: italic;"&gt;make to stock&lt;/span&gt; dan kurang tepat untuk sistem produksi &lt;span style="font-style: italic;"&gt;make to order&lt;/span&gt;. Ya, begitu lah kira-kira perkenalan awalnya untuk lebih jelas mengenai pengertian dan yang lainnya silahkan lanjutkan aja membacanya. cekedot....&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ada beberapa pengertian dari MRP, antara lain adalah sebagai berikut :&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;1. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Material Requirement Planning (MRP)&lt;/span&gt; merupakan suatu teknik atau prosedur logis untuk menterjemahkan Jadwal Produksi Induk (JPI) dari barang jadi atau end item menjadi kebutuhan bersih untuk beberapa komponen yang dibutuhkan untuk mengimplementasikan JPI. MRP ini digunakan untuk menentukan jumlah dari kebutuhan material untuk mendukung Jadwal Produksi Induk dan kapan kebutuhan material tersebut dijadwalkan. (Orlicky,et al., 1994).&lt;br /&gt;2. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Material Requirement Planning (MRP)&lt;/span&gt; merupakan sistem informasi berbasis komputer yang didisain untuk memesan dan menjadwalkan permintaan (raw material, komponen dan sub assemblies) dengan cara yang terkoordinasi.(Oden,et al., 1998)&lt;br /&gt;3. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Material Requirement Planning (MRP)&lt;/span&gt; merupakan aktivitas perencanaan material untuk Seluruh komponen dan raw material (bahan baku) yang dibutuhkan sesuai dengan Jadwal   Produksi  Induk  (JPI)   yang  sama   halnya  dengan  demand / permintaan   per komponen (John A. White, et al., 1987).&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Perencanaan MRP ini mencakup semua kebutuhan akan semua komponen MRP yaitu kebutuhan material, dimana terdapat dua fungsi dengan diterapkannya MRP yaitu Pengendalian persediaan dan Penjadualan produksi. Sedangkan tujuan dari MRP itu sendiri adalah untuk menentukan kebutuhan sekaligus untuk mendukung jadwal produksi induk, mengendalikan persediaan, menjadwalkan produksi, menjaga jadwal valid dan &lt;span style="font-style: italic;"&gt;up-to date&lt;/span&gt;, serta secara khusus berguna dalam lingkungan manufaktur yang kompleks dan tidak pasti.&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ada empat tahap dalam proses perencanaan kebutuhan material, tahapan tersebut adalah sebagai berikut :&lt;br /&gt;1. &lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;Netting &lt;/span&gt;(Perhitungan kebutuhan bersih)&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Netting &lt;/span&gt;adalah proses perhitungan kebutuhan bersih yang besarnya merupakan selisih antara kebutuhan kotor denagan keadaan persediaan.&lt;br /&gt;2. &lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;Lotting &lt;/span&gt;(Penentuan ukuran pemesanan)&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Lotting &lt;/span&gt;adalah menentukan besarnya pesanan setiap individu berdasarkan pada hasil perhitungan netting.&lt;br /&gt;3. &lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;Offsetting &lt;/span&gt;(Penetapan besarnya waktu ancang-ancang)&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Offsetting&lt;/span&gt; bertujuan untuk menentukan saat yang tepat untuk melaksanakan rencana pemesanan dalam memenuhi kebutuhan bersih yang diinginkan lead time.&lt;br /&gt;4. &lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;Exploding &lt;/span&gt;(Perhitungan selanjutnya untuk level di bawahnya)&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Exploding&lt;/span&gt; adalah proses perhitungan kebutuhan kotor untuk tingkat level dibawahnya, berdasarkan pada rencana pemesanan.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Dengan MRP ini, kita akan mendapatkan informasi mengenai :&lt;br /&gt;1. Bahan dan komponen apa saja yang akan dipesan serta berapa banyak yang diperlukan.&lt;br /&gt;2. Kapan waktu komponen tersebut akan dipesan.&lt;br /&gt;3. Apakah komponen tersebut pemesanannya dipercepat, diperlambat atau dibatalkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Secara garis besar, &lt;span style="font-style: italic;"&gt;out put&lt;/span&gt; MRP ini dibagi dalam tiga bagian, yaitu :&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;1. MRP &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Primary Report&lt;/span&gt; (Laporan Utama)&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Primary Report&lt;/span&gt; atau yang biasa dikenal dengan MRP Report, nerupakan format laporan yang terdiri dari dua bentuk, yaitu format horizontal (dalam harian dan mingguan) dan format vertikal (dengan waktu dalam setiap harinya).&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;2. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Action Report&lt;/span&gt; (Laporan Kegiatan)&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Output &lt;/span&gt;ini biasa disebut dengan MRP &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Expection Report&lt;/span&gt; (laporan pengecualian), perencanaan MRP memfokuskan perhatian langsung terhadap kebutuhan item dan keputusan selama melakukan kegiatannya.&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;3. MRP &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Pegging Report&lt;/span&gt; (Laporan Penetapan MRP)&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Output &lt;/span&gt;ini akan menyediakan sumber dari kebutuhan pada level tertinggi selanjutnya dalam &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Bill of material&lt;/span&gt;, seperti tiap pesanan perusahaan yang dikeluarkan dari item pada setiap kebutuhan kotor.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Dan yang terakhir adalah keuntungan dari MRP (Heizer,et.al., 1993) yaitu sebagai berikut :&lt;br /&gt;1.    Meningkatkan pelauyanan dan kepuasan pelanggan&lt;br /&gt;2.    Meningkatkan utilitas dari fasilitas dan tega kerja&lt;br /&gt;3.    Perencanaan persediaan dan penjadwalan menjadi lebih baik&lt;br /&gt;4.    Respon terhadap perubahan pasar semakin cepat&lt;br /&gt;5.    Mengurangi level persediaan tanpa mengurangi pelayanan pelanggan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Segitu dulu lah yah, dah cape trus ngantuk nih mengingat-ngingat sama bacanya plus ngetiknya juga dah lumayan cape nih hehehehe..&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2805815757991023361-701153935502242431?l=e-je.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://e-je.blogspot.com/feeds/701153935502242431/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://e-je.blogspot.com/2009/03/material-requirements-planning-mrp.html#comment-form' title='57 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2805815757991023361/posts/default/701153935502242431'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2805815757991023361/posts/default/701153935502242431'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://e-je.blogspot.com/2009/03/material-requirements-planning-mrp.html' title='Material Requirements Planning (MRP)'/><author><name>Evan Jaelani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05089295072294791396</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_R9-veRrvlkg/SdduVzvoPSI/AAAAAAAAAD0/oQugguIqFpU/S220/DSC04384.JPG'/></author><thr:total>57</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2805815757991023361.post-8691151324684918880</id><published>2009-03-16T16:54:00.002+07:00</published><updated>2009-03-16T17:22:12.104+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Uncategories'/><title type='text'>Award Lagi nih</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_R9-veRrvlkg/Sb4iQVAhRQI/AAAAAAAAADc/lqwu0fkn-l0/s1600-h/awardd.jpg"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 175px; height: 115px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_R9-veRrvlkg/Sb4iQVAhRQI/AAAAAAAAADc/lqwu0fkn-l0/s320/awardd.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5313722274256340226" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Lagi duduk dengan santainya di depan leptop sambil dengerin lagunya Tomy J Pisa - di atas kota ini dan lagunya Power Metal - Sungguh, eh &lt;span style="font-style: italic;"&gt;pucunghul &lt;/span&gt;teh ada kang nana a.k.a &lt;a href="http://www.zalfazahira.blogspot.com/"&gt;seco&lt;/a&gt; mampir trus ngisi shoutmix : "ang bales dendam yeuh, ambil nya" hahahahaha... pas di lihat ternyata si gua sangat terharu sekali kang, bahwa yang dimaksud bales dendamnya adalah memberikan award ke si gua... alhamdulillah ini award yang kedua yang saya dapat.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Tapi, seperti biasa ini ada syaratnya kata kang &lt;a href="http://www.zalfazahira.blogspot.com/"&gt;seco&lt;/a&gt;, bahwa award ini harus di sebarkan lagi ke yang lainnya, supaya semangat nge-blog dan friendship tetap terjaga *cailehhhhhhhhh...&lt;br /&gt;setelah melakukan mufakat untuk musyawarah, ini dia pemenang award selanjutnya...&lt;br /&gt;cekedot :&lt;br /&gt;&lt;a href="http://itikbalis.blogspot.com/"&gt;1. itik balis sang supersetar&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://gitarkeren.blogspot.com/"&gt;2. Gitar Keren&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.aalil.blogspot.com/"&gt;3. AaLiL&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://lafalofe.blogspot.com/"&gt;4. Lafa&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://attayaya.blogspot.com/"&gt;5. Attayaya&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://chordguitarz.blogspot.com/"&gt;6. Chord&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://tips-of.blogspot.com/"&gt;7. Pit Onta&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://inspirasigema.blogspot.com/"&gt;8. Inspirasi Gema&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.arulkemuning.blogspot.com/"&gt;9. Arul Kemuning&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://ipangsan.web.id/"&gt;10. ipangsan&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size: 85%;"&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;eniwei...ini dia awardnya, ambil &lt;a href="http://s92.photobucket.com/albums/l26/scootman_2006/?action=view&amp;amp;current=awardd.jpg"&gt;disini&lt;/a&gt;.&lt;br /&gt;ini juga pesen dari kang &lt;a href="http://www.zalfazahira.blogspot.com/"&gt;seco&lt;/a&gt; about the Rules:&lt;br /&gt;1. Put the logo on your blog&lt;br /&gt;2. Add a link to the person who awarded you&lt;br /&gt;3. Nominate at least 7 other blogs&lt;br /&gt;4. Add links to those blogs on yours&lt;br /&gt;5. Leave a message for your nominees on their blog&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;NB:&lt;br /&gt;1.Ini bukan arisan berantai atau mlm dan sejenisnya , so.. monggo bae kalo mo di edit atau diganti saena'e dewe'&lt;br /&gt;2. Pasang awardnya ya, ntar dijemput jalan-jalan ma sayah dan mungkin scooterist yg laen..&lt;br /&gt;3. Buat yang belum kebagian award, jangan patah semangat teruslah berkarya dan bersemangat&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 85%;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: verdana;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2805815757991023361-8691151324684918880?l=e-je.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://e-je.blogspot.com/feeds/8691151324684918880/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://e-je.blogspot.com/2009/03/award-lagi-nih.html#comment-form' title='51 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2805815757991023361/posts/default/8691151324684918880'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2805815757991023361/posts/default/8691151324684918880'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://e-je.blogspot.com/2009/03/award-lagi-nih.html' title='Award Lagi nih'/><author><name>Evan Jaelani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05089295072294791396</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_R9-veRrvlkg/SdduVzvoPSI/AAAAAAAAAD0/oQugguIqFpU/S220/DSC04384.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_R9-veRrvlkg/Sb4iQVAhRQI/AAAAAAAAADc/lqwu0fkn-l0/s72-c/awardd.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>51</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2805815757991023361.post-869559871515721428</id><published>2009-03-15T07:15:00.002+07:00</published><updated>2009-03-15T07:31:24.229+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Ekonomi'/><title type='text'>John Locke (1632 – 1704)</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Karena sudah berjanji akan terus meng-update mengenai buku "Fifty Major Economics", maka di hari minggu dan pagi yang cerah ini (jiahhhhhhh) saya akan melanjutkan postingan-postingan saya sebelumnya mengenai &lt;a href="http://e-je.blogspot.com/2009/02/thomas-mun-1571-1641.html"&gt;Thoman mun&lt;/a&gt; dan &lt;a href="http://e-je.blogspot.com/2009/03/william-petty-1623-1687.html"&gt;William Petty&lt;/a&gt; yang merupakan pemikir-pemikir awal dalam bidang filsafat ekonomi. Tapi ya tentu saja saya juga hanya postingkan sinopsisnya saja supaya bisa memperkenalkan saja. Sumabangan &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;John Locke&lt;/span&gt; untuk ekonomi terutama adalah sumbangannya sebagai seorang filsuf. Ia memberikan justifikasi pertama untuk kepemilikan pribadi dan untuk pembatasan keterlibatan pemerintah dalam kegiatan perekonomian. Sumbangan ini memberikan landasan filosofis bagi kapitalisme di Inggris dan membantu kemenangan kaum kapitasisme di era yang masih didominasi oleh perhatian keagamaan. Locke juga memberi sumbangan pada teori uang dan tingkat suku bunga.&lt;br /&gt;Locke lahir di Somerest, Inggris tahun 1632 dari keluarga yang moderat. Locke masuk Oxford dengan mendapatkan beasiswa pada tahun 1652. Kemudian meraih gelar sarjana pada tahun 1656 dan gelar master di tahun 1659. Kemudian ia mengajar di Oxford –menjadi dosen dalam mata kuliah sejarah Yunani dan mengajar Retorika tahun 1662. Ia kemudian menjadi dokter pribadinya Lord Ashley, pada waktu itu Locke belajar tentang isu-isu ekonomi yang penting pada saat itu, seperti perdagangan koloni-koloni Inggris dan tentang suku bunga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Locke memberikan lima kontribusi pada ilmu ekonomi, tiga buah bersifat dan dua lagi lebih bersifat ekonomi. Ia memberikan justifikasi filosofis mengenai kepemilikan pribadi dan negara, dan ia mengembangkan metodologi yang membantu ekonomi menjadi lebih ilmiah. Dua sumbangannya ini melibatkan asumsi bahwa orang bertindak secara rasional dan bereaksi terhadap insentif keuangan. Sumbangan Locke untuk ekonomi berkaitan dengan teori uang dan bunga. Ia menentang peraturan pemerintah tentang tingkat suku bunga dan rencana pemerintah mendevaluasi mata uang Inggris, karena tindakan tersebut akan berakibat buruk pada perekonomian.&lt;br /&gt;Sumbangan mengenai filosofinya yaitu, mengemukakan proporsi yang agak kontroversial bahwa manusia mempunyai hak atas pekerjaan mereka dan atas hasil dari pekerjaannya itu. Mereka menerima tanah sebagai milik mereka secara sah dengan memadukan pekerjaan mereka dengan tanah tersebut. In bisa diterima selama di sana tetap ada cukup persediaan tanah untuk orang lain dan sepanjang apa yang diambil seseorang dari tanah itu tidak rusak sebelum di konsumsi. Uang atau modal diakui oleh Locke benar-benar merupakan hasil dari kerja sebelumnya. Jadi kepemilikan uang dapat dibenarkan karena orang-orang harus bekerja untuk mendapatkannya. Uang juga membuat manusia dapat mengumpulkan kekayaan lebih banyak lagi karena uang tidak rusak sebelum dikonsumsi. Selain itu Locke berpendapat bahwa properti pribadi memiliki nilai praktis karena ketika manusia diizinkan mengumpulkan kekayaan maka mereka akan lebih produktif. Kontribusi filsafat kedua adalah justifikasi bagi negara dalam kegiatan ekonomi. Sejalan dengan kayakinan saat itu, hukum alam mengatakan bahwa sumber tertinggi dari penguasa politik adalah individu. Karena negara muncu dari hasil keputusan individu tentang hukum dan peraturan, eksistensi negara dapat dibenarkan karena sesuai dengan hukum alam. Kontribusinya yang terakhir adalah berkenaan dengan metodologi ekonomi, atau bagaimana seharusnya ilmu ekonomi dijalankan. Locke berpendapat bahwa orang sebagai individu yang rasional yang memiliki kepentingannya sendiri, yang bereaksi terhadap insentif ekonomi.&lt;br /&gt;Dalam bidang ekonomi yang sesungguhnya, Locke menyumbang teori uang dan teori bunga. Locke menolak pedapat dari Josiah Child (Pertengahan abad ke-17) yang berpendapat bahwa seharusnya negara membatasi tingkat suku bunga sampai 4%. Ia juga berpendapat bahwa hukum riba (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Usury Law&lt;/span&gt;) hanyalah redistribusi dari keuntungan antara pedagang dan pemberi pinjaman; mereka tidak menguntungkan negara secara keseluruhan karena bunga tersebut tidak meningkatkan peminjaman dan investasi. Locke menyimpulkan bahwa lebih baik bunga dibiarkan sampai ke tingkat yang wajar (yang ditentukan oleh hukum permintaan dan penawaran) ketimbang diterapkan oleh pemerintah. Sumbangan yang kedua adalah bahwa Locke menolak usulan dari pemerintah Inggris untuk pemecahan masalah uang logam yang terpotong atau terdepresiasi dengan mengurangi berat dari logam mulia dalam semua uang logam, atau mendevaluasi mata uang nasional. Menurut Locke, dengan mengurangi berat kandungan logam mulia, tidak akan membantu karena nilai atau kekuatan pembayar dari uang ini ditentukan oleh kandungan peraknya. Menurunkan nilai uang hanya akan membuat pedagang menginginkan lebih banyak mata uang untuk ditukar dengan barang. Meskipun ia memasuki perdebatan ini agak terlambat, Locke membantu meyakinkan pemerintah untuk tidak mendevaluasi mata uang Inggris dan membuat kembali mata uang dengan kandungan perak yang disesuaikan.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Karya-karya Locke&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;An Essay Concerning Human Understanding&lt;/span&gt; (1690a), 2 vol., Dover, 1959.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Two Treatises of Goverment&lt;/span&gt; (1690b), edisi kedua, N,Y., Cambridge University Press, 1953.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Some Consideration of the Consequences of the Lowering of Interest and Raising the Value of Money&lt;/span&gt;, 1691, dalam Locke, 1696.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Several Papers Relating to Money, Interest and Trade&lt;/span&gt; (1969), New York, Augustus M. Kelley, 1968.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Karya-karya Tentang Locke&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Letwin W. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;The Origin of Scientific Economics&lt;/span&gt;, London, Methuen, 1963.&lt;br /&gt;MacPherson, C.B., &lt;span style="font-style: italic;"&gt;The Political Theory of Possesive Individualism: Hobbes to Locke&lt;/span&gt;, Oxford, Clarendon Press, 1962.&lt;br /&gt;Vaughn, K.I., &lt;span style="font-style: italic;"&gt;John Locke: Economist and Social Scientist&lt;/span&gt;, London, athlon, 1980.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2805815757991023361-869559871515721428?l=e-je.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://e-je.blogspot.com/feeds/869559871515721428/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://e-je.blogspot.com/2009/03/john-locke-1632-1704.html#comment-form' title='32 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2805815757991023361/posts/default/869559871515721428'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2805815757991023361/posts/default/869559871515721428'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://e-je.blogspot.com/2009/03/john-locke-1632-1704.html' title='John Locke (1632 – 1704)'/><author><name>Evan Jaelani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05089295072294791396</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_R9-veRrvlkg/SdduVzvoPSI/AAAAAAAAAD0/oQugguIqFpU/S220/DSC04384.JPG'/></author><thr:total>32</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2805815757991023361.post-5746743954608671001</id><published>2009-03-12T19:00:00.003+07:00</published><updated>2009-03-12T19:30:38.188+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pemasaran'/><title type='text'>Marketing Mix</title><content type='html'>Akhirnya saya bisa posting lagi, walaupun koneksi internetnya numpang sama temen hehehehe... melanjutkan postingan yang dulu mengenai &lt;a href="http://e-je.blogspot.com/2009/01/manajemen-pemasaran.html"&gt;manajemen pemasaran&lt;/a&gt;, kali ini saya akan posting mengenai &lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;marketing mix&lt;/span&gt; atau bauran pemasaran. Bauran pemasaran merupakan salah satu bagian dari konsep pemasaran modern, tetapi harus di ingat bahwa pemasaran bukanlah &lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;marketing mix&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Menurut Kotler (2005:17) menyatakan bahwa &lt;span style="font-style: italic;"&gt;“Bauran Pemasaran (Marketing Mix) adalah seperangkat alat pemasaran yang digunakan perusahaan untuk terus-menerus mencapai tujuan pemasarannya di pasar sasaran”&lt;/span&gt;. Berdasarkan definisi tersebut diatas bahwa bauran pemasaran adalah kombinasi beberapa elemen bauran pemasaran untuk memperoleh pasar, pangsa pasar yang lebih besar, posisi bersaing yang kuat dan citra positif pada pelanggan sehingga dapat kita artikan bahwa tujuan pemasaran adalah untuk meningkatkan jumlah pelanggan, meningkatkan hasil penjualan, serta dapat memberikan keuntungan untuk perusahaan dan stakeholdernya.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Konsep &lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;marketing mix &lt;/span&gt;yang pertama kali dikenalkan oleh Jerome McCarthy mempunyai empat variabel yang biasa dikenal dengan 4P yaitu product, price, promotion, dan place. Berkat Jerome McCarthy lah konsep 4P kemudian dikenal luas oleh masyarakat dan sering menjadi rujukan jika membahas tentang pemasaran. Untuk lebih jelasnya, mengenai strategi bauran pemasaran ini dapat dilihat pada gambar di bawah ini :&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_R9-veRrvlkg/Sbj7d-XrLyI/AAAAAAAAADU/v4xmy1gDtYI/s1600-h/mm.jpg"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 320px; height: 138px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_R9-veRrvlkg/Sbj7d-XrLyI/AAAAAAAAADU/v4xmy1gDtYI/s320/mm.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5312272252860575522" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Gambar diatas menunjukkan perusahaan yang mempersiapkan bauran tawaran yang terdiri dari produk, jasa, dan harga serta memanfaatkan bauran promosi yang terdiri dari promosi penjualan, periklanan, tenaga penjualan, humas, surat langsung, pemasaran jarak jauh (telemarketing), dan internet untuk mencapai saluran perdagangan dan pelanggan sasaran. Perusahaan tersebut dapat mengubah harga, banyaknya tenaga pemasaran, dan pengeluaran periklanan dalam jangka pendek. Ia dapat mengembangkan produk baru dan memodifikasi saluran distribusinya hanya dalam jangka panjang. Dengan demikian, perusahaan umumnya membuat lebih sedikit perubahan bauran pemasaran dari periode ke periode dalam jangka pendek dibandingkan jumlah yang mungkin disarankan oleh variabel-variabel keputusan bauran pemasaran.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Oleh karena itu, perusahaan yang menjadi pemenang adalah perusahaan yang dapat memenuhi kebutuhan pelanggan dengan hemat dan nyaman serta dengan komunikasi yang efektif. Untuk lebih jelas mengenai konsep 4P tersebut, dibawah ini akan dipaparkan satu-persatu mengenai ke empat variabel tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;1.    &lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;Product &lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;(Produk)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;produk merupakan segala sesuatu yang dapat ditawarkan di pasar untuk memuaskan kebutuhan dan keinginan konsumen. Produk terdiri atas barang, jasa, pengalaman, events, orang, tempat, kepemilikan, organisasi, informasi dan ide.&lt;br /&gt;Pada dasarnya konsumen membeli manfaat dan nilai dari suatu produk yang ditawarkan bukan membeli barang atau jasa. Penawaran suatu produk dibedakan berdasarkan lima tingkatan seperti dikutip oleh Fandy Tjiptono (1997:96), yaitu :&lt;br /&gt;a.    Manfaat Inti (Core Benefit)&lt;br /&gt;Tingkatan pertama atau merupakan tingkatan paling dasar dimana manfaat inti yang sesungguhnya dicari konsumen atau pelanggan ketika mereka membeli.&lt;br /&gt;b.    Produk Dasar (Basic Product)&lt;br /&gt;Tingkatan kedua dimana pemasar harus mengubah manfaat inti menjadi produk dasar.&lt;br /&gt;c.    Produk yang Diharapkan (Expected Product)&lt;br /&gt;Tingkatan ketiga dimana sebuah set atribut dan kondisi yang biasanya diharapkan pembeli.&lt;br /&gt;d.    Produk Dengan Nilai Tambah (Augmented Product)&lt;br /&gt;Tingkatan keempat dimana pemasar menyediakan sesuatunya melebihi harapan konsumen.&lt;br /&gt;e.    Potensi Produk (Potential Product)&lt;br /&gt;Tingkatan kelima dimana penyedia produk dan jasa mencari sesuatu yang bisa melampaui semua harapan pelanggan untuk menyenangkan pelanggan dan membedakan penawaran mereka dari pesaing-pesaingnya.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;2.    &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Price &lt;/span&gt;(Harga)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Harga merupakan unsur terpenting dalam bauran pemasaran setelah produk dan merupakan satu-satunya unsur dalam bauran pemasaran yang menghasilkan pendapatan penjualan sedangkan unsur-unsur lainnya merupakan biaya saja. Keputusan-keputusan mengenai harga mencakup tingkat harga, potongan harga, keringanan, periode pemasaran, dan rencana iklan yang dibuat oleh produsen.&lt;br /&gt;Penetapan harga merupakan suatu masalah jika perusahaan akan menetapkan harga untuk pertama kalinya. Ini terjadi ketika perusahaan mengembangkan atau memperoleh produk baru, ketika akan memperkenalkan produknya ke saluran distribusi baru atau daerah baru, ketika akan melakukan penawaran atas suatu perjanjian kerja baru. Perusahaan harus memutuskan dimana ia akan mendapatkan produknya berdasarkan mutu dan harga. Perusahaan dapat menempatkan produknya di tengah pasar atau pada tiga tingkat di atasnya atau tiga tingkat di bawahnya.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;3.    &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Place &lt;/span&gt;(Tempat atau Distribusi)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Sebelum produsen memasarkan produknya, maka sudah ada perencanaan tentang pola distribusi yang akan dilakukan. Disini penting sekali perantara dan pemilihan saluran distribusinya. Perantara ialah sangat penting karena dalam segala hal, mereka lah yang berhubungan langsung dengan konsumen.&lt;br /&gt;Lokasi sering pula disebut sebagai saluran distribusi yaitu suatu perangkat organisasi yang saling tergantung dalam penyedia suatu produk atau jasa untuk digunakan atau dikonsumsi oleh konsumen atau pengguna bisnis. “Tempat termasuk berbagai aktivitas yang dilakukan perusahaan untuk membuat produk dapat diperoleh dan tersedia bagi pelanggan sasaran”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;4.    &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Promotion &lt;/span&gt;(Promosi)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Promosi pada dasarnya adalah bentuk komunikasi pemasaran. “Promosi meliputi semua kegiatan yang dilakukan perusahaan untuk mengkomunikasikan produknya kepada pasar sasaran”. Sebagaimana dikutip dari Fandy Tjiptono (1997:219), komunikasi pemasaran adalah aktivitas pemasaran yang berusaha menyebabkan informasi, mempengaruhi, membujuk dan atau meningkatkan pasar sasaran atau perusahaan dan produknya yang ada di pasar agar konsumen atau pelanggan bersedia menerima, membeli dan loyal kepada produk yang ditawarkan.&lt;br /&gt;Menurut Kotler (2000:658) dalam mengembangkan program periklanan, manajer pemasaran harus selalu memulai dengan mengidentifikasi pasar sasaran dan motif membeli. Ada beberapa konsep dalam komunikasi pemasaran yang kesemuanya mengandung huruf M. Salah satu yang populer adalah konsep 7M yang dikutip oleh Fandy Tjiptono (1997:218) yang terdiri dari :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Mission &lt;/span&gt;(Misi) : Apa tujuan yang ingin dicapai dari program promosi yang dilaksanakan.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Market Target&lt;/span&gt; (Target Pasar) : Apa sasaran dari target pasar atau pasar konsumen.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Message &lt;/span&gt;(Pesan) : Pesan apa yang harus disampaikan dalam program promosi yang akan dilaksanakan.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Media &lt;/span&gt;(Saluran Komunikasi) : Media apa yang akan digunakan dalam melaksanakan program promosi.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Mix &lt;/span&gt;(Bauran Promosi).&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Money &lt;/span&gt;(Metoda Penentuan Anggaran) : Berapa banyak anggaran biaya promosi yang dapat dibelanjakan.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Measurement &lt;/span&gt;(Pengukuran Efektivitas Promosi) : Bagaimana mengevaluasi hasilnya, apakah penjualan, pertumbuhan pangsa pasar atau ratio biaya terhadap pertumbuhan penjualan.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;br /&gt;Bauran komunikasi pemasaran (bauran promosi) terdiri dari lima unsur utama, yaitu (Craven, 2000:350) :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Advertising &lt;/span&gt;(Periklanan)&lt;br /&gt;Semua bentuk penyajian dan promosi non personal atas ide, barang atau jasa yang dilakukan oleh perusahaan sponsor tertentu.&lt;br /&gt;- &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Sales Promotion&lt;/span&gt; (Promosi Penjualan)&lt;br /&gt;Berbagai insentif jangka pendek untuk mendorong keinginan mencoba atau membeli suatu produk atau jasa.&lt;br /&gt;- &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Public Relation&lt;/span&gt; (Publisitas/Kehumasan)&lt;br /&gt;Berbagai program yang dirancang untuk mempromosikan dan atau melindungi citra perusahaan atau masing-masing produknya.&lt;br /&gt;- &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Personal Selling&lt;/span&gt; (Penjualan Pribadi/Wiraniaga)&lt;br /&gt;Interaksi langsung dengan satu calon pembeli atau lebih, dengan tujuan untuk melakukan presentasi, menjawab pertanyaan dan menerima pesanan ataupun melakukan penjualan.&lt;br /&gt;- &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Direct Marketing&lt;/span&gt; (Pemasaran Langsung)&lt;br /&gt;Penggunaan surat, telepon, faximile, e-mail dan alat penghubung non personil lain untuk berkomunikasi secara langsung dengan atau mendapatkan tanggapan langsung dari pelanggan dan calon pelanggan tertentu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain hal yang disebutkan diatas, baru-baru ini ada konsep baru yang muncul dari bauran promosi yaitu Point Of Purchase Communication (POPC) yang merupakan bentuk promosi yang ada di toko atau berupa display dari produk yang berada di etalase atau shelf space tertentu.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;Nah, salah satu contoh dari gagalnya menerapkan 4P ini ya yang sering saya keluhkan yaitu &lt;a href="http://indosatm2.com"&gt;Indosatm2&lt;/a&gt;. Kenapa saya katakan gagal?? Jadi dalam hal ini pihak indosat tidak memperhatikan secara keseluruhan dari bauran pemasaran yang ada. Mereka hanya fokus pada promosi yang sangat gencar dimana-mana tetapi tidak siap dengan infrastrukturnya, ini bisa dilihat dari tidak siapnya mereka terhadap permintaan yang begitu banyak sehingga sering kali server mereka &lt;span style="font-style: italic;"&gt;overload&lt;/span&gt; atas permintaan dari konsumen yang menyebabkan terganggunya koneksi internet para pelanggannya. Selain itu, sudah seminggu ini saya mencari-cari voucher isi ulang indosatm2 broom unlimited dan saya tidak menemukannya diseluruh Bandung (BEC dan gerai-gerai indosat lainnya) sehingga menyebabkan tidak seimbangnya diantara bauran pemasaran yang ada (produk, harga, promosi dan tempat) sehingga para pelanggannya kecewa dan termasuk saya, akhirnya saya memutuskan untuk pindah ke telkomsel flash. sehingga &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;GOOD BYE &lt;/span&gt;indosatm2 dan beberapa waktu ini saya sering posting untuk mengeluhkan indosat, inilah salah satu bentuk kekecewaan saya dan kalau boleh meminjam istilahnya &lt;a href="http://hermawankartajaya.com"&gt;Hermawan Kartajaya&lt;/a&gt; yaitu sekarang sudah eranya "New Wave Marketing" dengan ciri-cirinya yaitu Digitalization, Globalitation dan Futurisation pelanggan tidak boleh dianggap remeh karena mereka bisa saja melakukan apapun pada produsennya (hal yang baik dan yang buruk bagi produsen tersebut). Jadi keseimbangan diantara bauran pemasaran yang ada sangat penting dalam pemasaran.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2805815757991023361-5746743954608671001?l=e-je.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://e-je.blogspot.com/feeds/5746743954608671001/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://e-je.blogspot.com/2009/03/marketing-mix.html#comment-form' title='49 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2805815757991023361/posts/default/5746743954608671001'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2805815757991023361/posts/default/5746743954608671001'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://e-je.blogspot.com/2009/03/marketing-mix.html' title='Marketing Mix'/><author><name>Evan Jaelani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05089295072294791396</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_R9-veRrvlkg/SdduVzvoPSI/AAAAAAAAAD0/oQugguIqFpU/S220/DSC04384.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_R9-veRrvlkg/Sbj7d-XrLyI/AAAAAAAAADU/v4xmy1gDtYI/s72-c/mm.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>49</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2805815757991023361.post-5260207697912392460</id><published>2009-03-06T12:39:00.002+07:00</published><updated>2009-03-06T12:55:52.264+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Ekonomi'/><title type='text'>William Petty (1623-1687)</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Alhamdulillah abis jumatan jadi fresh lagi trus ada inspirasi lagi buat posting, mau ngelanjutin lagi postingannya yang kemarin mengenai bukunya &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Fifty Major Economics&lt;/span&gt;. Kemarin postingannya baru pertama kali yah mengenai &lt;a href="http://e-je.blogspot.com/2009/02/thomas-mun-1571-1641.html"&gt;Thomas Mun&lt;/a&gt;. Nah sekarang saya mau ngelanjutin lagi dengan ekonom yang lain yang sumbangsihnya sangat terasa sekali bagi ilmu ekonomi yaitu &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;William Petty&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;Nah William Petty ini adalah salah seorang yang pertama kali memikirkan dan menulis secara sistematis tentang ekonomi, dan salah seorang dari individu-individu yang menerapkan prinsip-prinsip ilmu ekonomi ke dunia nyata. Karyanya memberikan pencerahan dalam sifat dari sewa (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;rent&lt;/span&gt;) dan pajak. Tetapi ia lebih terkenal karena usahanya menjadikan ilmu ekonomi sebagai ilmu yang kuantitatif dan statistikal melalui apa yang dinamakan dengan “aritmatika politik”.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Petty lahir pada tahun 1623 dari keluarga pedagang pakaian miskin di pasar yang sepi di kota Hampshire, dekat sungai Test, bagian selatan Inggris. Setelah tinggal di Perancis dan 3 tahun di angkatan laut, kemudian ke Belanda untuk belajar anatomi dan kedokteran. Pada tahun 1646 Petty kembali ke Inggris untuk belajar kedokteran di Oxford. Setelah menerima gelar di bidang kedokteran, ia di tunjuk sebagai profesor anatomi di Oxford. Pada tahun 1660-an Petty membantu mendirikan &lt;span style="font-style: italic;"&gt;The Royal Society of London for the Improving of Natural Knowledge&lt;/span&gt;. Menggunakan observasi dan eksperimentasi untuk meneliti alam dan masyarakat.&lt;br /&gt;Petty mengembangkan metode aritmatika politik yang dihasilkannya dari penerapan program penelitian untuk gejala ekonomi di &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Royal Society&lt;/span&gt; tersebut. Pada dasarnya metode aritmatika politik adalah “mengekspresikan diri menurut angka, timbangan dan ukuran; hanya menggunakan argumen akal sehat; dan hanya mempertimbangkan kasus-kasus yang fondasinya di alam semesta dapat terlihat; meniggalkan hal-hal yang bergantung pada pikiran yang bisa berubah, opini, hasrat dan keinginan dari orang-orang tertentu” (Hull 1899, hlm. 244). Aritmatika polotik menggunakan metode kuantitatif dalam menganalisa fenomena ekonomi dan sosial. Sebuah aspek dari pandangan ini adalah penggunaan angka dan ukuran untuk menggambarkan realitas. Aspek lainnya adalah memakai angka-angka tersebut untuk menarik kesimpulan tentang cara dunia ini bekerja. Eksperimen yang terkontrol benar-benar mengharuskan mulai dengan dua perekonomian yang identik, atau dua kelompok orang yang identik, yang ditempatkan dalam dua situasi yang persis sama. Kemudia kita mengubah kondisi dari salah satu kelompok ini. Kemudian kita amati perubahan ini dari tiap-tiap kelompok. Sayangnya, di dunia nyata sebenarnya tidak mungkin menciptakan atau menemukan lingkungan seperti itu. Aritmatika politik berusaha mengganti eksperimen ini dengan analisa statistik, yang diyakini sebagai upaya terbaik yang dapat dilakukan dalam ilmu ekonomi. Metode statistik ini sampai kini masih dipakai dalam ilmu ekonomi, kendati dewasa ini ada usaha lebih “ilmiah” dengan mencari cara bagaimana mencari cara melakukan eksperimen yang terkontrol.&lt;br /&gt;Selain itu, Petty membuktikan bahwa London itu benar-benar makmur dan berkembang secara ekonomi, Petty menunjukkan bahwa London memiliki lebih banyak penduduk dan rumah-rumah dibandingkan dengan paris. Meskipun terasa ganjil, tapi Petty tetap berkeyakinan bahwa semakin makmur negara benar-benar akan mempercepat pertumbuhan penduduk; jadi analisa ini mungkin terbaik di masanya.&lt;br /&gt;Berbeda dengan kaum merkantilis, Petty mendukung surplus perdagangan untuk meningkatkan pekerjaan ketimbang untuk mengumpulkan kekayaan. Selain itu, Petty mendukung sejumlah manfaat dari perdagangan internasional yang bebas. Terakhir, Petty tidak melihat perdagangan internasional sebagai cara meningkatkan pertumbuhan ekonomi Inggris tetapi ia berpendapat bahwa keuangan publik (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;public finance&lt;/span&gt;) atau pengeluaran pemerintah dan kebijakan pajak merupakan determinan yang lebih penting dar kemakmuran ekonomi ketimbang kebijakan perdagangan atau akumulasi surplus perdagangan.&lt;br /&gt;Disamping sumbangannya untuk studi keuangan publik dan karyanya yang menerangkan dan mendefinisikan gagasan surplus, Petty adalah tokoh penting terutama karena penekanannya pada penggunaan angka atau data untuk memahami dan menjelaskan bagaimana dunia ekonomi yang nyata bekerja. Walaupun ia mengembangkan statistik ekonomi yang lebih baik dan lebih teratur untuk membantunya dalam upaya ini, dibutuhkan waktu 250 tahun sebelum data menjadi lebih mudah untuk disediakan. Petty telah berusaha membuat alat ukur tersebut dan ia menggunakannya untuk mencoba memahami ekonomi Inggris. Hal ini merupakan kontribusi ekonominya yang paling penting dan membuatnya tokoh ekonomi terpenting abad ketujuhbelas.&lt;br /&gt;Pada saat ini pun, statistik dalam bidang ilmu ekonomi sangatlah penting peranannya. Banyak sekali hal-hal atau kasus-kasus perekonomian yang bisa diselesaikan dengan bantuan statistik. Tetapi, asumsi Petty yang menyatakan bahwa kemakmuran negara bisa di lihat dari jumlah penduduknya tidak selamanya benar, karena pada kenyataannya hanya Amerika dan akhir-akhir ini China yang mempunyai jumlah penduduk banyak dan makmur, untuk kasus Indonesia dan India, asumsi ini tidak berlaku.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Karya-karya Petty&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;The Economic Writings of Sir William Petty, Cambridge, Cambridge University Press&lt;/span&gt;, 1899.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Karya-karya Tentang Petty&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Hutchinson, Terence, &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Before Adam Smith: The Emergence of Political Economy&lt;/span&gt;, 1662 – 1776, Oxford, Basil Blackwell, 1988.&lt;br /&gt;Letwin, William, &lt;span style="font-style: italic;"&gt;The Origin of Scientific Economics: English Economic Trought&lt;/span&gt;, 1660 – 1776, London, Methuen &amp;amp; Co, 1963.&lt;br /&gt;Roncaglia, Allesandro, &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Petty&lt;/span&gt;, Armonk, New York, M.E. Sharpe, 1985.&lt;br /&gt;Strauss, Erich, &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Sir William Petty: Portrait of a Genius&lt;/span&gt;, London, Bodley Head, 1954.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Referensi Lain&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Burtless, Garry, &lt;span style="font-style: italic;"&gt;“The Case of Randomized Field Trials in Economics and Policy Research,” Journal Economics Perspectives&lt;/span&gt;, 9,2 (Spring, 1995), hlm. 63-84.&lt;br /&gt;Smith, Vernon L., &lt;span style="font-style: italic;"&gt;“Experimental Method in Economics,” dalam The New Palgrave: A Dictionary of Economics&lt;/span&gt;, ed., John Eatwell, Murray Milgate dan Peter K. Newman, N.Y., Stockon Press, 1987, 2, hlm. 241 – 9.&lt;br /&gt;Smith, Vernon L (ed.), &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Experimental Economics&lt;/span&gt;, Aldershot, Edward Elgar, 1990.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2805815757991023361-5260207697912392460?l=e-je.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://e-je.blogspot.com/feeds/5260207697912392460/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://e-je.blogspot.com/2009/03/william-petty-1623-1687.html#comment-form' title='56 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2805815757991023361/posts/default/5260207697912392460'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2805815757991023361/posts/default/5260207697912392460'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://e-je.blogspot.com/2009/03/william-petty-1623-1687.html' title='William Petty (1623-1687)'/><author><name>Evan Jaelani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05089295072294791396</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_R9-veRrvlkg/SdduVzvoPSI/AAAAAAAAAD0/oQugguIqFpU/S220/DSC04384.JPG'/></author><thr:total>56</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2805815757991023361.post-1609976950490508509</id><published>2009-03-04T22:54:00.002+07:00</published><updated>2009-03-04T23:49:52.280+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pemasaran'/><title type='text'>Gampangnya Jualan di Indonesia</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sebelumnya saya ucapkan dulu Alhamdulillah akhirnya m2 saya bisa konek lagi, setelah dulu saya pernah posting mengenai keluhan saya tentang &lt;a href="http://e-je.blogspot.com/2009/02/indosat-m2-cape-dong.html"&gt;indosatm2&lt;/a&gt;, kekecewaan saya bertambah lagi ketika kemarin saya ga bisa konek selama dua hari. Padahal harusnya kan kepuasan pelanggan itu menjadi nomer satu yah bagi para pelanggannya sesuai dengan postingan saya mengenai &lt;a href="http://e-je.blogspot.com/2009/02/customer-satisfaction.html"&gt;customer satisfaction&lt;/a&gt; juga kan begitu (hehehe... promosi..).  Tapi ya apapun yang terjadi saya harus bersabar menerimanya dan mungkin ini buah dari kesabaran akhirnya bisa konek lagi jadi saya baru bisa posting lagi sekarang. Ya udah lah cukup curhatnya langsung aja pada bahasan. cekedot.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Jadi gini, sebenarnya saya melihat fenomena-fenomena yang unik di Indonesia ini, sebenarnya dalam segala hal yah kelihatannya. Banyak sekali teori-teori yang dibuat oleh orang-orang ternama dunia dan berhasil diterapkan dengan baik diberbagai negara di belahan dunia ini (diperbuas biar rame). Salah satu contoh adalah six sigma dimana merupakan suatu hal yang fenomenal menurut saya dan berhasil di terapkan dibeberapa perusahaan di berbagai negara tetapi pada kenyataannya di Indonesia sendiri saya ga tau pasti sudah ada yang berhasil menerapkannya secara menyeluruh atau tidak. Hal yang sama juga berlaku untuk Ekonomi dan Perbankan Syariah, padahal kenyataannya Indonesia adalah negara dengan penduduk muslim terbanya di dunia tapi susah sekali untuk bisa menerapkan Ekonomi dan perbankan syariah secara menyeluruh dan kenyataannya di Eropa dan Amerika ini sudah diterapkan dengan baik.&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Terus maksud dari judul ini apa?? Ko dari tadi ga nyambung yah dengan isinya?Emang.. Ini karena saya masih kesal sama m2 hakakakakaka... Jadi begini, walaupun susah sekali menerapkan teori-teori yang bagus di Indonesia ini tetapi untuk masalah jualan, bisnis, usaha, marketing dan sejenisnya sangat gampang sekali menurut saya. Maka dari itu tidak usah berbangga lah bagi orang yang berhasil jualan, bisnis, usaha ataupun marketing di Indonesia ini. Lhoooo kenapa??? Ya memang, karena orang Indonesia itu yang pada dasarnya sangat konsumtif terhadap barang apapun. Benar sodara, sekali lagi TERHADAP BARANG APAPUN. Mau contoh?? Handphone, Laptop, Komputer, Mobil, Motor, Kartu kredit, Asuransi dan lain sebagainya.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Bahkan yang membuat saya terkagum-kagum sekaligus heran dengan menjual kebohongan pun laris manis di Indonesia ini. Tidak sedikit perusahaan atau perorangan yang menjual kebohongan tetapi masih saja laku penjualannya termasuk para politikus yang korupsi, bohong tapi tetap saja banyak sekali yang memilih, itu kan menandakan bahwa dia masih laku menjual kebohongannya. Kita juga bisa lihat dari sisi yang lain, beberapa bulan terakhir banyak sekali aliran-aliran keagamaan yang menyimpang diantaranya ada yang mengaku tuhan, ada yang mengaku nabi dan lain sebagainya tapi tetap laku berjualan dalam artian banyak pengikutnya. Jualan Benda-benda aneh, ajaib dan sebangsanya jangan ditanya lagi, ini sudah pasti laku keras. Contoh yang lagi ramai adalah Ponari, kita analisis dari sisi pemasaran. OK dari sisi segmentasi dan target pasar sudah jelas yaitu kalangan menengah ke bawah dan penduduk sekitarnya. Tapi dari sisi positioning dia memposisikan dirinya sebagai dukun cilik, posisi yang aneh menurut saya tapi mungkin ini nilai jualnya. Kita lihat dari segi Marketing Mix, Produk dari Ponari adalah sudah jelas yaitu jasa pengobatan alternatif tapi ini aneh juga karena sebenarnya konsumen membawa bahan baku utama dari produknya yaitu air dan ponari hanya mencelupkan batunya saja. Kemudian dari sisi Promosi saya rasa hanya dari mulut ke mulut saja ga ada yang lain lagi. Terus dari sisi Place atau Tempat sudah jelas di pelosok desa yang jauh dari kota dan angkutan umum yang lewat ke rumahnya juga saya rasa ga ada (cuma ojek kali). Yang terakhir dari segi harga mungkin ini kelebihannya karena konsumennya bebas melakukan pembayarannya. Selain itu dari sisi pelayanan saya rasa jauh dari kata bisa memuaskan, dengan antrean yang acak-acakan sampai ada yang meninggal terus dari sisi pelayanannya juga tidak ada yang istimewa hanya mencelupkan saja artinya tidak ada komunikasi antara ponari dengna konsumen dan juga melayaninya kadang-kadang sambil maen game di HP nya.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Jadi saya rasa aneh sekali di Indonesia ini, ya bisa dikatakan anomali lah hehehehehe.. Jadi saya rasa tidak terlalu sulit untuk membuka usaha, bisnis, atau pun memasarkan produk di Indonesia, jadi menurut saya ga perlu takut untuk memulai bisnis atau usaha di Indonesia karena bisa dipastikan laku keras ehehehe.. Makanya perusahaan asing sangat suka sekali berjualan di Indonesia, selain karena perizinan yang gampang yaitu tinggal bayar dengan jumlah uang tertentu dan konsumennya juga gampang banget didapatkan. &lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2805815757991023361-1609976950490508509?l=e-je.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://e-je.blogspot.com/feeds/1609976950490508509/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://e-je.blogspot.com/2009/03/gampangnya-jualan-di-indonesia.html#comment-form' title='57 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2805815757991023361/posts/default/1609976950490508509'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2805815757991023361/posts/default/1609976950490508509'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://e-je.blogspot.com/2009/03/gampangnya-jualan-di-indonesia.html' title='Gampangnya Jualan di Indonesia'/><author><name>Evan Jaelani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05089295072294791396</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_R9-veRrvlkg/SdduVzvoPSI/AAAAAAAAAD0/oQugguIqFpU/S220/DSC04384.JPG'/></author><thr:total>57</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2805815757991023361.post-7483983781662443842</id><published>2009-02-27T15:25:00.005+07:00</published><updated>2009-02-27T16:51:20.243+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Uncategories'/><title type='text'>Award</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;wadew dapet award, kaya artis aja nih...ga tau atas dasar apa saya di beri award ini sama mas &lt;a href="http://zona-zul.blogspot.com/"&gt;zul&lt;/a&gt;. Tapi sebelumnya saya ucapkan terima kasih dah ngasi award sama saya. Apalagi awardnya adalah 2009 Friendly Blogger hihihihi emang saya friendly yah?? syukur atuh klo disebut friendly mah.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;eniwei, ini dia awardnya :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_R9-veRrvlkg/Saeku88EcyI/AAAAAAAAADE/NlrNxvbO3Y8/s1600-h/Award.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 161px; height: 118px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_R9-veRrvlkg/Saeku88EcyI/AAAAAAAAADE/NlrNxvbO3Y8/s320/Award.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5307391812418433826" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Terus apa syaratnya???baca aja lanjutannya..saya juga mau ngasi award sama blogger lainnya..cekedot...&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;" class="fullpost"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;syaratnya adalah :&lt;br /&gt;1. Ambil photo terbaru kamu, lebih baik sekarang juga di photo khusus untuk ngambil award ini&lt;br /&gt;2. Jangan ganti baju, jangan rapikan rambut, pakaian dan yang lainnya pokonya langsung photo&lt;br /&gt;3. posting photonya ga pake di edit segala macem&lt;br /&gt;4. poting juga instruksinya, bareng sama postingan photo (ya kaya gini aja lah...)&lt;br /&gt;5. Tag 10 orang buat ngelakuin hal yang sama seperti ini...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, kusabab si gua ga ada punya photo trus HP juga asal bisa telpon sama sms alias ga ada photonya ya udeh yang ada aja lah yah, yang penting ada lah yah... ini dia photonya...&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_R9-veRrvlkg/Saem7H8NgjI/AAAAAAAAADM/PG5mwHsnGS8/s1600-h/d74e.jpg"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_R9-veRrvlkg/Saem7H8NgjI/AAAAAAAAADM/PG5mwHsnGS8/s320/d74e.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5307394220553503282" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Tah eta photi si gua teh...hihihihi jadi malu...kata orang sih itu si ganteng komplit, cuman si gua tuh punya penyakit yang sudah kronis dari kecil yaitu GANTENG wakakakakakakakaka... ga kuat ngetiknya pengen nangis hehehe..iya lah, kalian juga mengakuinya kan???bener kan?? bener lah..si gua juga uninga kok hehehehe maksa..&lt;br /&gt;dan sepuluh orang yang mendapatkan kehormatan untuk mendapatkan award ini adalah :&lt;br /&gt;1. &lt;a href="http://aalil.blogspot.com/"&gt;Aa.Lil&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;2. &lt;a href="http://www.qubayla.blogspot.com/"&gt;Ranie Bebz&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;3. &lt;a href="http://zalfazahira.blogspot.com/"&gt;Seconaz&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;4. &lt;a href="http://nagapasha.blogspot.com/"&gt;Anggi&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;5. &lt;a href="http://mybrigaspad.blogspot.com/"&gt;Brigadista&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;6. &lt;a href="http://bisnisonlinepilihan.blogspot.com/"&gt;Aris&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;7. &lt;a href="http://itikbalis.blogspot.com/"&gt;Itik Balis si Cantik Maut&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;8. &lt;a href="http://ekspresi-diri.blogspot.com/"&gt;Mba Li&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;9. &lt;a href="http://agustinw.blogspot.com/"&gt;Bu Ajeng&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;10. &lt;a href="http://hidupadalahpendakian.blogspot.com/"&gt;Abie&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ya, itu lah sepuluh orang yang mendapatkan penghargaan untuk mendapat award..di ambil yah biar yang ngasihnya seneng hehehehe...yang ga kebagian nanti juga pasti kebagian sama yang lainnya.. sa kitu ah ti abdi, usikum wanafsih bitaquallah wassalamu alaikum wr.wb&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2805815757991023361-7483983781662443842?l=e-je.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://e-je.blogspot.com/feeds/7483983781662443842/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://e-je.blogspot.com/2009/02/award.html#comment-form' title='46 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2805815757991023361/posts/default/7483983781662443842'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2805815757991023361/posts/default/7483983781662443842'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://e-je.blogspot.com/2009/02/award.html' title='Award'/><author><name>Evan Jaelani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05089295072294791396</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_R9-veRrvlkg/SdduVzvoPSI/AAAAAAAAAD0/oQugguIqFpU/S220/DSC04384.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_R9-veRrvlkg/Saeku88EcyI/AAAAAAAAADE/NlrNxvbO3Y8/s72-c/Award.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>46</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2805815757991023361.post-2571273280137668692</id><published>2009-02-24T15:07:00.003+07:00</published><updated>2009-02-24T15:30:20.939+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Ekonomi'/><title type='text'>Thomas Mun (1571 – 1641)</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Menyambung tulisan atau artikel atau postingan dulu mengenai &lt;a href="http://e-je.blogspot.com/2009/01/ekonomi-kontemporer.html"&gt;ekonomi kontemporer&lt;/a&gt;, pada tulisan ini dan selanjutnya mengenai ekonomi saya akan membahas beberapa tokoh, biografinya dan juga pemikiran-pemikiran yang mereka sumbangkan terhadap kemajuan ilmu ekonomi ini.  Tujuannya agar runtut dan juga kita bisa lebih menghargai pemikiran-pemikiran yang mereka sumbangkan bagi ilmu ekonomi yang ada sekarang ini. Saya mengambil referensi dari buku yang berjudul &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Fifty Major Economist&lt;/span&gt; karangan Steven Pressman. Saya mengurutkan tokoh-tokoh atau para pemikir ini berdasarkan pada zamannya atau tahun dimana dia mengeluarkan statement-nya dan tahun hidupnya. Nah pada kesempatan pertama ini saya coba mulai dari &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Thomas Mun (1571 - 1641)&lt;/span&gt; terlebih dahulu.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Thomas Mun&lt;/span&gt; adalah anggota kelompok ekonomi pedagang Inggris, (abad ke-17) lebih dikenal sebagai kaum “Merkantilis” yang paling terkenal dan paling di hormati. Kelompok ini menyarankan agar inggris menggunakan surplus perdagangan untuk memakmurkan negara secara ekonomi. Seperti yang dikemukakan Mun ([1664] 1954, hlm. 125).&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;“Cara-cara yang wajar... untuk meningkatkan kemakmuran dan kekayaan kita adalah dengan perdagangan luar negeri, dimana kita harus memperhatikan aturan berikut ini: menjual lebih banyak kepada pihak asing daripada konsumsi kita terhadap barang mereka ... Bagian dari persediaan kita yang tidak kembali ke gudang kita harus selalu dibawa pulang dalam bentuk kekayaan.”&lt;br /&gt;Tidak banyak yang diketahui tentang kehidupan Mun. Kakeknya bekerja di tempat percetakan uang Kerajaan; Ayahnya adalah pedagang tekstil. Ia kemudian terlibat dalam &lt;span style="font-style: italic;"&gt;East India Company&lt;/span&gt; (Perusahaan Hindia Timur), sebuah perusahaan gabungan milik Inggris yang berdagang terutama di Timur jauh. Pada tahun 1615 Mun terpilih sebagai Direktur perusahaan tersebut dan menjabat sampai ia meninggal. Mun menulis dua risalah ekonomi.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Karya pertamanya (Mun, 1621) mempertahankan Perusahaan Hindia Timur dari kritik yang menyatakan bahwa perusahaan tersebut mengekspor emas dan perak ke Timur (ditukar dengan rempah-rempah), dan hilangnya logam-logam mulia ini telah membuat perekonomian Inggris merosot. Orientasi dari karya &lt;span style="font-style: italic;"&gt;A Discourse of Trade&lt;/span&gt; tidaklah terlalu merkantilis. Ketimbang mendukung surplus perdagangan dan akumulasi emas, Mun justru mengajukan semua argumen yang ia pikir bisa mendukung perusahaan tersebut.&lt;br /&gt;Ia menyatakan bahwa negara akan menjadi makmur dengan cara yang sama seperti yang ditempuh oleh sebuah keluarga—dengan penghematan dan menyimpan uang lebih banyak ketimbang yang mereka keluarkan. Demikian juga, negara dan keluarga akan miskin jika terlalu banyak menghamburkan uang. Mun beralasan, sepanjang perusahaan Hindia Timur menghasilkan uang, perusahaan ini tidak akan membuat Inggris bertambah miskin. Mun juga berpendapat bahwa makanan, pakaian dan mesiu adalah kebutuhan pokok, sehingga mengimpor barang-barang ini akan meningkatkan kemakmuran Inggris. Dipihak lain, mengimpor barang-barang mewah sangat membahayakan negara. Tetapi menurut dia tidak semua barang mewah itu membahayakan; beberapa barang impor dikembangkan oleh Inggris dan kemudian  di ekspor kembali, dengan demikian menghasilkan pemasukan logam mulia ke Inggris. Selain itu, Ia juga menyatakan bahwa barang-barang yang di impor oleh perusahaannya pada umumnya adalah barang-barang yang dibutuhkan oleh eksportir Inggris.&lt;br /&gt;Jika risalah &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Discourse&lt;/span&gt; ini merupakan pembelaannya terhadap Perusahaan Hindia Timur, maka buku keduanya, yang diterbitkan sesudah ia meninggal (1664), membuat Mun menjadi pemikir ekonomi awal yang penting. Yang paling berharga dari karyanya ini, &lt;span style="font-style: italic;"&gt;England’s Treasure by Foreign Trade&lt;/span&gt;, adalah perspektifnya yang lebih luas. Mun tidak lagi membela perusahaannya, tetapi ia lebih banyak mengadopsi sudut pandang bangsa secara keseluruhan. Ia menyatakan bahwa perdagangan luar negeri akan memperkaya negara jika perdagangan ini menghasilkan surplus. Mun juga meneliti faktor-faktor yang menyebabkan suatu negara mendapatkan surplus perdagangan. Terakhir Mun mengajukan serangkaian proposal yang dapat diimplementasikan oleh para pemimpin Inggris jika mereka ingin mengingatkan posisi perdagangan nasional.&lt;br /&gt;Disamping menjelaskan manfaat dari surplus perdagangan Mun juga menjelaskan apa yang dapat dilakukan untuk mendorong surplus tersebut. Pertama adalah dengan kebijakan harga. Mun menginginkan ekspor dijual pada tingkat “harga yang terbaik”; yaitu harga yang menghasilkan pendapatan dan kekayaan yang paling banyak. Ketika Inggris memiliki monopoli atau mendekati monopoli didunia perdagangan maka barang-barangnya harus dijual dengan harga tinggi. Tetapi ketika persaingan luar negeri sangat besar, barang-barang Inggris harus ditekan serendah mungkin. Kedua, Mun menjelaskan bahwa kualitas barang yang lebih baik akan menimbulkan permintaan yang lebih besar di seluruh dunia dan juga akan menghasilkan ekspor yang lebih besar bagi Inggris. Mun meminta pemerintah untuk mengatur para pengusaha pabrik dan membentuk dewan perdagangan (yang fungsinya sama dengan Departemen Perdaganan AS sekarang). Peraturan-peraturan ini harus tegas agar Inggris dapat memproduksi barang dengan kualitas tinggi. Terakhir Mun menjelaskan bagaimana kebijakan pajak nasional dapat membantu menghasilkan surplus perdagangan. Bea ekspor harus kecil karena bea ini akan dimasukkan dalam biaya penjualan di luar negeri. Bea impor harus rendah untuk barang yang akan di ekspor kembali, dan harus tinggi pada barang-barang yang cenderung di konsumsi oleh warga Inggris.&lt;br /&gt;Mun dan merkantilisme mendapat kritik tajam dari ahli-ahli ekonomi lainnya pada abad ke-18. David Hume menjelaskan bagaimana ketidak seimbangan perdagangan akan memperbaiki dirinya sendiri secara otomatis. Francois Quesnay dan Adam Smith, keduanya mengkritik tajam merkantilisme dan berpendapat bahwa pembatasan peran pemerintah dalam bisnis akan memacu produksi domestik. Terakhir, David Ricardo mendukung ajarang perdagangan bebas. Semua pandangan anti-merkantilis ini segera mendapat dukungan luas dari hampir semua ahli ekonomi. Tapi ajaran merkantilis ini bangkit pada abad dua puluh. John Maynard Keynes memuji merkantilis karena pengakuannya bahwa permintaan yang ditimbulkan dari surplus perdagangan akan menaikkan pertumbuhan ekonomi. Di Asia, jepang sendiri mengangkat semangat merkantilis dalam meningkatkan perekonomiannya.&lt;br /&gt;Walaupun Mun tidak begitu dihargai oleh ekonom-ekonom di masa kini, dan meskipun Mun tidak membuat sebuah penemuan terobosan, ia telah meningglkan tanda dalam sejarah ekonomi. Gagasan bahwa kebijakan ekonomi pemerintah seharusnya menciptakan surplus perdagangan, dan gagasan bahwa cara untuk mencapai pertumbuhan ekonomi adalah melalui pertumbuhan ekspor, merupakan kontribusinya yang abadi.&lt;br /&gt;Indonesia sendiri seharusnya menerapkan surplus perdagangan, karena sampai saat ini Indonesia mengalami defisit perdagangan. Oleh karena itu campur tangan pemerintah dalam hal mengeluarkan kebijakan harus bisa mendukung para pengusaha Indonesia untuk bisa mengekspor hasil produksinya. Karena dengan hal tersebut banyak sekali keuntungan yang akan di hasilkan, diantaranya adalah daya beli yang tinggi di negara luar, pendapatan yang lebih besar, mengurangi pengangguran, mengurangi urbanisasi, pendapatan meningkat, dan pada akhirnya akan meningkatkan pendapatan negara. Oleh karena itu, mungkin hal ini lah (dalam jangka pendek) yang akan bisa mengatasi Indonesia dari keterpurukan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Karya-karya Mun&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;A Discourse of Trade from England unto the East Indies&lt;/span&gt; (1621) dalam &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Early English Tracts on Commerce&lt;/span&gt;, John R. McCulloch, Cambridge, Cambridge University Press, 1954.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;England’s Treasure by Foreign Trade&lt;/span&gt; (1664) dalam &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Early English Tracts on Commerce&lt;/span&gt;, John R. McCulloch, Cambridge, Cambridge University Press, 1954.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Karya-karya Tentang Mun&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Buck, Philip W, &lt;span style="font-style: italic;"&gt;The Policies of Mercantilism&lt;/span&gt;, New York, Octagon Books, 1964.&lt;br /&gt;Johnson, E.A.J., &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Predecessors of Adam Smith: The Growth of British Economic Trought&lt;/span&gt;, New York, August M. Kelley, 1965.&lt;br /&gt;Magnusson,Lars, &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Mercantilism: The Shaping of an Economic Language&lt;/span&gt;, New York and London, Routledge, 1994.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Referensi Lain&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Johnson, Chalmers, &lt;span style="font-style: italic;"&gt;MITI and the Japanese Miracle: The Growth of Industrial Policy&lt;/span&gt;, Stanford University Press, 1982.&lt;br /&gt;Keynes, John Maynard, &lt;span style="font-style: italic;"&gt;The General Theory of Employment, Interest and Money&lt;/span&gt; (1936), New York, Harcourt Brace &amp;amp; World, 1964.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2805815757991023361-2571273280137668692?l=e-je.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://e-je.blogspot.com/feeds/2571273280137668692/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://e-je.blogspot.com/2009/02/thomas-mun-1571-1641.html#comment-form' title='19 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2805815757991023361/posts/default/2571273280137668692'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2805815757991023361/posts/default/2571273280137668692'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://e-je.blogspot.com/2009/02/thomas-mun-1571-1641.html' title='Thomas Mun (1571 – 1641)'/><author><name>Evan Jaelani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05089295072294791396</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_R9-veRrvlkg/SdduVzvoPSI/AAAAAAAAAD0/oQugguIqFpU/S220/DSC04384.JPG'/></author><thr:total>19</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2805815757991023361.post-3497288613995790664</id><published>2009-02-23T13:47:00.002+07:00</published><updated>2009-02-23T15:32:14.706+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hasil Sebuah Renungan'/><title type='text'>USA Berubah ?</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;beuh, kaya yang betul judulnya..Ya, United States (USA) atau Amerika Serikat berubah gitu? apanya yang berubah?kenapa ko berubah? Santai dong, hehehe... Jadi ceritanya setelah mengamati secara tidak langsung dan dengan mode sok tau trus di renungkan dengan seksama ternyata sudah ada perubahan-perubahan yang lumayan signifikan di Amerika Serikat, baik dari segi pemerintahan ataupun dari segi perekonomiannya. Walaupun memang baru terlihat sedikit, tetapi mudah-mudahan langkah awal perubahan mereka bisa berkelanjutan.&lt;br /&gt;Apa sih sebenernya yang terlihat sekali mereka berubah? dan perubahannya ke arah mana? Yang pertama dan ini sebenarnya sangat baik dan bisa dijadikan contoh oleh Indonesia yaitu ketika mereka mengalami krisis yang berkepanjangan. Perubahan yang terjadi adalah pada sisi politiknya, biasanya apabila partai republik yang memenangkan pemilu atau yang menjadi presidennya maka kebijakan-kebijakannya akan mengarah pada isu-isu keamanan dan sebaliknya apabila partai demokrat yang memenangkan pemilu atau yang jadi presidennya maka kebijakan-kebijakannya biasanya akan mengarah pada isu-isu HAM. Namun ketika terjadi krisis, mereka melebur menjadi satu untuk menyelesaikan masalah yang terjadi. Mitos-mitos seperti diatas  diruntuhkan dan lebih mengedepankan etos untuk menyelesaikan masalah yang mereka hadapi.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Selain perubahan tersebut, fakta lain juga yang terlihat adalah dari kedatangannya Hillary Clinton ke Indonesia yang sama sekali tidak ada unsur politik untuk mementingkan Amerika baik dalam hal bisnis atau yang lainnya. Ini bisa dilihat dari kunjungannya ke Toilet umum, ke RCTI menghadiri acara Dahsyat dan ke sekolah-sekolah. Untuk sekelas Menlu negara super adidaya seperti Amerika Serikat datang ke tempat seperti Toilet umum memang sangat mengherankan, tetapi mungkin ini lah langkah awal perubahan mereka yang menurut saya sangat dramatikal dan fenomenal. Jadi, mudah-mudahan kedepannya fungsi Amerika Serikat bisa berubah juga dari polisi dunia menjadi pengayom dunia. Sehingga perpecahan dunia juga bisa di redam dan terjadinya perdamain dunia yang kita impikan bisa tercapai. Amiin.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2805815757991023361-3497288613995790664?l=e-je.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://e-je.blogspot.com/feeds/3497288613995790664/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://e-je.blogspot.com/2009/02/usa-berubah.html#comment-form' title='15 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2805815757991023361/posts/default/3497288613995790664'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2805815757991023361/posts/default/3497288613995790664'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://e-je.blogspot.com/2009/02/usa-berubah.html' title='USA Berubah ?'/><author><name>Evan Jaelani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05089295072294791396</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_R9-veRrvlkg/SdduVzvoPSI/AAAAAAAAAD0/oQugguIqFpU/S220/DSC04384.JPG'/></author><thr:total>15</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2805815757991023361.post-4016890097911755736</id><published>2009-02-20T14:46:00.003+07:00</published><updated>2009-02-20T15:16:03.036+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pemasaran'/><title type='text'>Customer Satisfaction</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sudah lama sekali (satu mingguan lebih) saya tidak posting, banyak sekali halangan sehingga lebih banyak di sibukkan di dunia nyata hehehe..melanjutkan postingan mengenai &lt;a href="http://e-je.blogspot.com/2009/01/manajemen-pemasaran.html"&gt;manajemen pemasaran&lt;/a&gt;, kemudian melanjutkan ketidakpuasan saya terhadap salah satu produk indosat, yaitu &lt;a href="http://e-je.blogspot.com/2009/02/indosat-m2-cape-dong.html"&gt;im2&lt;/a&gt;, maka postingan sekarang membicarakan tentang kepuasan pelanggan terutama bagaimana kita dapat mengukur kepuasan pelanggan tersebut. Untuk yang mengambil mata kuliah manajemen pemasaran mungkin tidak akan asing lagi dengan istilah dan pengertiannya, sehingga saya tidak akan menulis mengenai pengertiannya, ya paling dikit aja lah.&lt;br /&gt;Kepuasan dan loyalitas pelanggan seharusnya berbanding lurus, jadi apabila pelanggan merasa terpuaskan biasanya mereka akan menjadi pelanggan yang loyal. Tetapi pada kenyataannya banyak sekali yang berbanding terbalik, perusahaan sudah merasa bisa memuaskan konsumen tetapi kenyataannya konsumen tidak loyal terhadap produknya. Banyak sekali faktor yang bisa menyebabkan hal tersebut, salah satunya mungkin kesalahan dalam melakukan pengukuran kepuasan pelanggannya. Lalu bagaimana cara melakukan pengukuran kepuasan pelanggan? Baca aja semuanya yah...&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kepuasan adalah perasaan senang atau kecewa seseorang hasil perbandingan dari kinerja suatu produk yang diterima dengan harapannya. Jadi tingkat kepuasan adalah fungsi dari perbedaan antara kinerja yang dirasakan dengan harapan. Nigel Hill (1996) menyebutkan bahwa kepuasan pelanggan adalah persepsi pelanggan terhadap penyedia produk / jasa untuk memenuhi atau melebihi harapannya. Selain itu juga, Wilkei menjelaskan bahwa kepuasan pelanggan adalah tanggapan emosional pelanggan terhadap pengalaman konsumsi suatu produk atau jasa. Kepuasan pelanggan ini menjadi sangat penting karena beberapa hal diantaranya adalah kepuasan pelanggan ini menjadi kunci untuk mendapatkan keuntungan jangka panjang, penyebab munculnya loyalitas pelanggan, menumbuhkan citra positif perusahaan, dan bentuk keunggulan daya saing yang paling efektif.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Perusahaan dapat mengukur kepuasan pelanggan ini dengan berbagai cara, diantaranya adalah :&lt;br /&gt;1.    Sistem Keluhan dan Saran&lt;br /&gt;Industri yang berwawasan pelanggan akan menyediakan formulir bagi pelanggan untuk melaporkan kesukaan dan keluhannya. Selain itu dapat berupa kotak saran dan telepon pengaduan bagi pelanggan. Alur informassi ini memberikan banyak gagasan baik dan industri dapat bergerak lebih cepat untuk menyelesaikan masalah.&lt;br /&gt;2.    Survei Kepuasan Pelanggan&lt;br /&gt;Industri tidak dapat menggunakan tingkat keluhan sebagai ukuran kepuasan pelanggan. Industri yang responsif mengukur kepuasan pelanggan dengan mengadakan survei berkala, yaitu dengan mengirimkan daftar pertanyaan atau menelpon secara acak dari pelanggan untuk mengetahui perasaan mereka terhadap berbagai kinerja industri. Selain itu juga ditanyakan tentang kinerja industri saingannya.&lt;br /&gt;3.    Ghost Shopping&lt;br /&gt;Ghost Shopping adalah menyuruh orang berpura-pura menjadi pelanggan dan melaporkan titik-titik kuat maupun titik-titik lemah yang dialami waktu membeli produk dari industri sendiri maupun industri saingannya. Selain itu pelanggan bayangan melaporkan apakah wiraniaga yang menangani produk dari industri.&lt;br /&gt;4.    Analisa Kehilangan Pelanggan&lt;br /&gt;Industri dapat menghubungi pelanggan yang tidak membeli lagi atau berganti pemasok untuk mengetahui penyebabnya (apakah harganya tinggi, pelayanan kurang baik, produknya kurang dapat diandalkan dan seterusnya), sehingga dapat diketahui tingkat kehilangan pelanggan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Yah, seperti itu lah teorinya. Tapi memang pada prakteknya tidak semudah yang dibayangkan. Silahkan saja klik link-link di bawah untuk lebih jelasnya.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2805815757991023361-4016890097911755736?l=e-je.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://e-je.blogspot.com/feeds/4016890097911755736/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://e-je.blogspot.com/2009/02/customer-satisfaction.html#comment-form' title='43 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2805815757991023361/posts/default/4016890097911755736'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2805815757991023361/posts/default/4016890097911755736'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://e-je.blogspot.com/2009/02/customer-satisfaction.html' title='Customer Satisfaction'/><author><name>Evan Jaelani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05089295072294791396</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_R9-veRrvlkg/SdduVzvoPSI/AAAAAAAAAD0/oQugguIqFpU/S220/DSC04384.JPG'/></author><thr:total>43</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2805815757991023361.post-8330535510567902855</id><published>2009-02-14T22:42:00.003+07:00</published><updated>2009-02-14T23:34:29.817+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Uncategories'/><title type='text'>Indosat M2 "Cape Dong"</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sebelumnya saya minta maaf pada pihak &lt;a href="http://indosatm2.com/"&gt;Indosat&lt;/a&gt;, tulisan saya ga ada maksud untuk mendiskreditkan salah satu merek atau perusahaan dan tentu saja ga ada niat untuk iklan produk apapun disini. Anggap saja ini masukan atau lebih tepatnya kritikan saja buat pihak &lt;a href="http://indosatm2.com/"&gt;indosat &lt;/a&gt;agar bisa lebih maju lagi serta bisa lebih meningkatkan lagi kinerjanya terutama untuk produk yang sangat kompetitif ini. Tulisan ini hanya testimonial atau pengalaman saya saja dalam menggunakan salah satu produk dari &lt;a href="http://indosatm2.com/"&gt;Indosat&lt;/a&gt; (m2) dan saya tidak menulis merek lain karena memang saya sendiri pengguna indosat m2 sudah tiga bulan terakhir dan belum pernah menggunakan produk yang sama dari merek atau perusahaan lain. Terus terang saja ini hanya berangkat dari kekecewaan saya saja karena tidak sesuai dengan yang dijanjikan oleh pihak indosat sendiri.&lt;br /&gt;Saya sendiri tinggal di Bandung tepatnya di Tamansari bawah yang notabene masih di lingkungan Kota Madya Bandung. Tentu saja 3G atau 3,5G (HSDPA) dapat diterima dengan baik di tempat tinggal saya. Saya menggunakan indosat m2 yang unlimited, konon katanya kecepatan yang bisa saya terima apabila menggunakan produk ini yaitu 256kbps sebelum penggunaan mencapai kuota 2GB dan setelah melewati 2GB kecepatan diturunkan menjadi 64kbps. Tetapi apa yang terjadi??sama sekali saya tidak pernah mencapai kecepatan tersebut (yang dijanjikan).&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;OK, selain itu yang saya rasakan ketika memakai m2 adalah sangat tidak stabil sekali koneksinya. Bisa sih stabil tapi pada kecepatan 0,04 - 3 KBps (Cuuuaaapeeee donggggg). Boleh lah kalau kecepatan m2 memang kemampuannya segitu, saya ngerti karena mungkin sudah banyak banget jadi trafiknya juga sudah padat, tapi ya kenapa ko ga stabil gitu??? Selain itu saya juga kecewa terhadap pelayanannya indosat terutama untuk kantor cabang yang di jalan Asia Afrika (Gedung apa yah?? lupa saya) Bandung. Begini ceritanya, suatu hari m2 punya saya ga bisa konek terus saya menelpon ke customer service m2 yang lumayan susah juga menghubunginya. Ketika itu saya mendapat jawaban katanya harus di ketik ulang lagi user sama password nya, KENAPA COBA???? Padahal klo emang salah di user sama password kan pasti ga bisa konek sebelumnya, dan saya sendiri inget banget sama user dan password saya karena saya juga coba log in di website m2 sendiri bisa dengan user dan password saya. Ketika sudah di coba dengan mengetik ulang user dan password tetap saja ga bisa, maka saya disuruh untuk mendatangi counter indosat yang terdekat jadi saya mendatangi yang di jalan Asia Afrika. Saya datang dengan senang hati karena memang saya sangat perlu sekali dengan koneksi internet untuk kerjaan saya dan juga mendukung kuliah (nge-blog juga tentunya hehehehe), tapi apa yang terjadi susudara-susudara eh maaf saudara-saudara disana sudah ada antrian yang sangat panjang sekali untuk mengurus m2 ini. OK antrian panjang ga apa-apa, tapi ya ditambah dong customer service untuk melayani m2 nya, jangan cuma dua aja. Karena yang saya tau untuk sekali pelayanan di customer service ini lumayan lama, kira-kira dan kurang lebih 15 menit lah. Sudah dapat diprediksi sebelumnya bahwa saya akan menunggu lama disana, saya datang jam setengah dua siang dan baru dilayani jam 4.30 sore (dah mau tutup). Kekecewaan saya bertambah ketika saya dilayani, karena mereka masih tetap ga bisa menyelesaikan masalah m2 saya yang ga konek, maka jawaban mereka pada saya adalah "Coba aja INSTAL ULANG laptopnya". Huaaaaaaaaaaaaaaa cape dong.....&lt;br /&gt;yah itu lah pengalaman saya memakai indosat m2. Bagaimana dengan teman-teman??? Puas kah dengan menggunakan m2???&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2805815757991023361-8330535510567902855?l=e-je.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://e-je.blogspot.com/feeds/8330535510567902855/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://e-je.blogspot.com/2009/02/indosat-m2-cape-dong.html#comment-form' title='86 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2805815757991023361/posts/default/8330535510567902855'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2805815757991023361/posts/default/8330535510567902855'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://e-je.blogspot.com/2009/02/indosat-m2-cape-dong.html' title='Indosat M2 &quot;Cape Dong&quot;'/><author><name>Evan Jaelani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05089295072294791396</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_R9-veRrvlkg/SdduVzvoPSI/AAAAAAAAAD0/oQugguIqFpU/S220/DSC04384.JPG'/></author><thr:total>86</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2805815757991023361.post-7978969763006737477</id><published>2009-02-13T17:57:00.002+07:00</published><updated>2009-02-13T18:48:35.726+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Management Science'/><title type='text'>Program Linier</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;fuih...akhirnya bisa posting lagi nih, setelah menunggu m2 nya bisa konek normal lagi (koneknya lelet banget soalnya lebih parah dari keong hehehehe...). melanjutkan postingan yang dulu (saking dah lamanya jadi lupa postingan yang mana yah??) tentang &lt;a href="http://e-je.blogspot.com/2009/01/management-science.html"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;science management&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;, nah sekarang kita bahas satu-persatu mengenai cabang dari ilmu &lt;a href="http://e-je.blogspot.com/2009/01/management-science.html"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;science management&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; ini. Mungkin sudah pada tau tentang &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;program linier&lt;/span&gt; ini, atau bahkan banyak yang lebih tau dari saya tentang ini tapi ga apa-apa lah toh ga ada salahnya saya posting ini kan biasa niatnya buat mengingatkan kembali khususnya buat saya yang pelupa hehehe..&lt;br /&gt;Banyak sekali keputusan utama dihadapi oleh seorang manager perusahaan untuk mencapai tujuan perusahaan dengan batasan situasi lingkungan operasi. Pembatasan tersebut meliputi sumberdaya misalnya waktu, tenaga kerja, energi, bahan baku, atau uang; atau dapat berupa bentuk batasan pedoman misalnya resep untuk membuat gado-gado atau spesifikasi teknik. secara umum, tujuan umum perusahaan yang paling sering terjadi adalah sedapat mungkin memaksimalkan laba. Tujuan dari unit organisasi lain yang merupakan bagian dari suatu organisasi biasanya meminimalkan biaya. Saat manajer berusaha untuk menyelesaikan masalah dengan mencari tujuan yang dibatasi oleh batasan tertentu, teknik sains manajemen berupa program linier sering digunakan untuk permasalahan ini.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Terdapat tiga tahap dalam penggunaan teknik program linier. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Pertama&lt;/span&gt;, masalah harus dapat diidentifikasi sebagau sesuatu yang dapat diselesaikan dengan program linier. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;kedua&lt;/span&gt;, masalah uang tidak tersturktur harus dapat dirumuskan dalam model matematika, sehingga menjadi terstruktur. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Ketiga&lt;/span&gt;, model harus diselesaikan dengan teknik matematika yang telah dibuat. Teknik program linier menggambarkan bahwa hubungan fungsi linier dalam model matematika yang penyelesaiannya telah ditetapkan dalam langkah-langkah matematika yang disebut program. Sehingga &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Program Linier&lt;/span&gt; merupakan model yang terdiri dari hubungan linier yang menggambarkan keputusan perusahaan dengan suatu tujuan dan batasan sumberdaya. Maka, model program linier terdiri dari variabel keputusan, fungsi tujuan dan batasan-batasan.&lt;br /&gt;Program Linier yang dipelajari sekarang ini, disusun oleh George B. Dantzig di tahun 1947 pada saat memimpin Air Force Statistical Control's Combat Analysis Branch di Pentagon. Pada saat Dentzig menganalisis masalah perencanaan Air Force, dia menyadari merumuskan sistem ketidaksamaan linier, hal di atas merupakan awal pemberian nama untuk teknik "program dalam struktur linier", yang belakangan disederhanakan menjadi program linier. Dari situ, terdapat beberapa langkah untuk menyelesaikan program linier ini, diantaranya :&lt;br /&gt;1. Formulasikan Model (Maksimasi atau Minimasi)&lt;br /&gt;2. Tentukan Variabel Keputusan&lt;br /&gt;3. Tentukan Fungsi Tujuan&lt;br /&gt;4. Tentukan Batasan Model&lt;br /&gt;5. Selesaikan Model Matematikanya (Grafik atau Matematika)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Tetapi ada juga beberapa aturan dalam penyelesaian masalah dengan program linier ini, contohnya seperti :&lt;br /&gt;- Batasan non-negatif membatasi variabel keputusan menjadi nol atau nilai negatif&lt;br /&gt;- Solusi yang tidak layak adalah solusi yang melanggar salah satu batasan&lt;br /&gt;- Solusi yang layak (fisibel) adalah solusi tidak melanggar semua batasan&lt;br /&gt;- Solusi grafik digunakan untuk pemecahan masalah program linier yang hanya dua variabel keputusan&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;- Metode grafik memberikan gambaran mengenai bagaimana proses pemecahan masalah program linier&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;OK deh, mungkin segitu aja yah mudah-mudahan pusing dan ga ngerti yah hehehehe... Maksudnya biar baca-baca lagi supaya tambah mengerti, untuk acuan bisa membaca bukunya kang &lt;a href="http://www.pearsonhighered.com/taylor/"&gt;Taylor &lt;/a&gt;mengenai management science atau bisa juga &lt;a href="http://knowfree.net/2006/07/20/introduction-to-management-science-9th-edition.kf"&gt;kesini&lt;/a&gt;. Yang pasti link-link dibawah lebih OK deh, coba aja hehehehe...&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2805815757991023361-7978969763006737477?l=e-je.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://e-je.blogspot.com/feeds/7978969763006737477/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://e-je.blogspot.com/2009/02/program-linier.html#comment-form' title='13 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2805815757991023361/posts/default/7978969763006737477'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2805815757991023361/posts/default/7978969763006737477'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://e-je.blogspot.com/2009/02/program-linier.html' title='Program Linier'/><author><name>Evan Jaelani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05089295072294791396</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_R9-veRrvlkg/SdduVzvoPSI/AAAAAAAAAD0/oQugguIqFpU/S220/DSC04384.JPG'/></author><thr:total>13</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2805815757991023361.post-1780059360362933974</id><published>2009-02-11T13:38:00.002+07:00</published><updated>2009-02-11T14:35:13.709+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hasil Sebuah Renungan'/><title type='text'>Indonesia Tuan Rumah Piala Dunia 2022 ?</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Terus terang ketika saya pertama kali mendengar dan melihat berita ini saya sangat TERKEZUT sekali, langsung punya pikiran "bener gak sih?" serius ah? ah yang salah? masa sih? maenya?hehehe.... "Lebay klo kata anak gaul mah". Ya, memang ini adalah rencana serius dari PSSI dan juga Manpora untuk menjadikan Indonesia sebagai tuan rumah piala dunia. Tapi menurut saya juga ini merupakan cita-cita seluruh Rakyat Indonesia, mudah-mudahan terwuud yah, Amiin...&lt;br /&gt;Banyak sekali pendapat yang keluar dari masyarakat Indonesia khususnya masyarakat sepak bola Indonesia, Mustahil ah dan apalah yang kata-kata yang keluar dari mereka. Mustahil? Ga juga, menurut gwa yang mustahil itu adalah kata mustahil itu sendiri. Apapun kalau kita lakukan dengan sungguh-sungguh dan fokus Insya Allah akan ada hasilnya. Intinya, hal yang pertama harus ada adalah optimisme untuk mewujudkan cita-cita kita itu sendiri.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kalau ditanya "berat ga untuk mewujudkannya?", Saya rasa memang sangat berat sekali banget yah jawabannya hehehe..Selain memang banyak pesaingnya yang mengajukan jadi tuan rumah, infrastruktur yang harus di persiapkan juga tidak main-main. Karena salah satu persyaratannya yang wajib dan lumayan berat buat Indonesia adalah harus tersedianya 10 stadion yang berkapasitas minimal 40.000 tempat duduk dan 2 (dua) stadion yang berkapasitas minimal 80.000 tempat duduk. Terus terang ini sangat berat bagi Indonesia yang hanya mempunyai beberapa stadion saja yang berstandar internasional dan memenuhi syarat jumlah tempat duduknya. Tentu saja bukan hanya itu syaratnya, infrastruktur lainnya yang perlu disiapkan adalah Bandara Internasional, akses jalan yang mudah terhadap stadion, Penginapan atau hotel, Rumah sakit, hingga fasilitas-fasilitas lainnya yang juga harus berstandar internasional. Berat juga yah??Tapi bukankah Indonesia sudah terlatih dengan tantangan yang berat selama ini?&lt;br /&gt;Nah, setelah tadi kita berpikir optimis sekarang mari kita lihat hambatan-hambatan yang ada. Hambatan yang pasti adalah masalah keuangan, karena kita sendiri mengetahui bagaiman akeadaan keuangan negara kita ini. Sebenarnya banyak uang sih Indonesia tapi uang nganggur (di SBI, Deposito dll lah) yang bisa di manfaatkan. Dalam hal ini tentu saja masalahnya adalah prioritas, yaitu yang mana dulu yang harus di kedepankan? Apakah pembangunan infrastruktur untuk syarat jadi tuan rumah piala dunia atau misalnya untuk pendidikan, bantuan bencana alam, sektor industri, atau pembangunan lainnya. Hambatan lain yaitu persiapan dari PSSI sendiri, baik dari mulai organisasinya sendiri yang akhir-akhir ini carut marut setelah ketuanya sendiri di pindah rumahkan, masalah profesionalisme manajemen (mulai dari penjadwalan, sampai penyelenggaraan). Kenapa? Karena kita sendiri semuanya sudah mengetahui bagaimana kinerja PSSI dalam melakukan penjadwalan di LSI yang masih buruk sekali, sering sekali pengunduran jadwal atau perubahan yang membuat klub-klub kebingungan. Selain itu, masalah penyelenggaraan pertandingan juga masih belum bisa profesional, karena pengalaman dari Piala Asia yang masih banyak tindak percaloan, lampu stadion yang mati, banyak yang ga kebagian tiket dan lain sebagainya.&lt;br /&gt;Sebenarnya masih banyak sekali hambatan dan pro kontra dari cita-cita kita ini. Ya mudah-mudahan saja semuanya bisa berjalan lancar, Saya sih berharap pembangunan dan kemajuan Negara kita tercinta ini di mulai dari menjadi tuan rumah piala dunia. Karena kita bisa memanfaatkan pembangunan infrastruktur yang telah dilakukan untuk menjadi tuan rumah ini untuk pembangunan dan pengembangan ke depannya. Ya, semoga ini semua terjadi. Kalau kata orang sih "jadikanlah semua ini perjalanan, bukan tujuan". Karena bukan jadi tuan rumah piala dunia tujuan negara kita, tapi mudah-mudahan ini menjadi perjalanan untuk membuat negara kita menjadi lebih maju dan rakyatnya makmur. Amiin.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2805815757991023361-1780059360362933974?l=e-je.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://e-je.blogspot.com/feeds/1780059360362933974/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://e-je.blogspot.com/2009/02/indonesia-tuan-rumah-piala-dunia-2022.html#comment-form' title='47 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2805815757991023361/posts/default/1780059360362933974'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2805815757991023361/posts/default/1780059360362933974'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://e-je.blogspot.com/2009/02/indonesia-tuan-rumah-piala-dunia-2022.html' title='Indonesia Tuan Rumah Piala Dunia 2022 ?'/><author><name>Evan Jaelani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05089295072294791396</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_R9-veRrvlkg/SdduVzvoPSI/AAAAAAAAAD0/oQugguIqFpU/S220/DSC04384.JPG'/></author><thr:total>47</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2805815757991023361.post-459829771028313755</id><published>2009-02-11T00:19:00.004+07:00</published><updated>2009-02-11T00:54:21.041+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Manajemen Operasi'/><title type='text'>Quality Function Deployment (QFD)</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Makhluk apa lagi nih &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;QFD&lt;/span&gt;??yang pasti kalau ngeliat postingan saya sebelumnya mengenai &lt;a href="http://e-je.blogspot.com/2009/02/quality.html"&gt;kualitas&lt;/a&gt;, saya berjanji akan posting mengenai &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;QFD &lt;/span&gt;ini. Trus apa hubungannya kualitas sama &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;QFD&lt;/span&gt;? Sabar dong, Kalau kata orang tua mah harus runtut ceritanya biar ga ngaclok (apa yah bahasa indonesianya ini??). Jadi &lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;Quality Function Deployment&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt; (QFD)&lt;/span&gt; diperkenalkan oleh Yoji Akao, Professor of Management Engineering dari Tamagawa University yang dikembangkan dari praktek dan pengalaman industri-industri di Jepang. Pertama kali dikembangkan pada tahun 1972 oleh perusahaan Mitsubishi di Kobe Shipyard, dan diadopsi oleh Toyota pada tahun 1978, dan tahun-tahun selanjutnya dikembangkan oleh perusahaan lainnya.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Nah, kalau fokus utamanya dari QFD ini yaitu melibatkan pelanggan pada proses pengembangan produk sedini mungkin. Filosofi yang mendasarinya adalah bahwa pelanggan tidak akan puas dengan suatu produk meskipun suatu produk yang dihasilkan sempurna, seperti yang kemarin dikatakan diposting sebelumnya mengenai &lt;a href="http://e-je.blogspot.com/2009/02/quality.html"&gt;kualitas&lt;/a&gt; bahwa produk yang superior atau sempurna belum tentu di butuhkan oleh konsumen.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Nah, supaya lebih jelas mengenai QFD mending kita liat aja yah apa sebenarnya &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;QFD&lt;/span&gt; itu :&lt;br /&gt;QFD merupakan suatu metodologi yang digunakan oleh perusahaan untuk mengantisipasi dan menentukan prioritas kebutuhan dan keinginan konsumen, serta menggabungkan kebutuhan dan keinginan konsumen tersebut dalam produk dan jasa yang disediakan bagi konsumen. Berikut ini dikemukan beberapa definisi dari QFD antara lain :&lt;br /&gt;•    QFD adalah suatu metodologi untuk menterjemahkan kebutuhan dan keinginan konsumen ke dalam suatu rancangan produk yang memiliki persyaratan teknik dan karakteristik kualitas tertentu. (Akao, 1990; Urban Hauser, 1993).&lt;br /&gt;•    QFD adalah suatu metodologi terstruktur yang digunakan dalam proses perencanaan dan pengembangan produk untuk menetapkan spesifikasi kebutuhan dan keinginan konsumen, serta mengefaluasi secara sistematis kapabilitas suatu produk atau jasa dalam memenuhi kebutuhan dan keinginan konsumen.&lt;br /&gt;•    Menurut Oakland J.S (1995), QFD adalah suatu sistem untuk mendesain sebuah produk atau jasa yang berdasarkan permintaan pelanggan, dengan melibatkan partisipasi fungsi-fungsi yang terdapat dalam organisasi tertentu.&lt;br /&gt;•    QFD juga dapat diartikan sebagai penyebaran fungsi-fungsi yang terkait dengan pengembangan produk dan pelayanan dengan mutu yang memenuhi kepuasan konsumen. (Revelle., Frigon., dan Jackson, 1995).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berdasarkan definisinya, QFD merupakan praktek untuk merancang suatu proses sebagai tanggapan terhadap kebutuhan pelanggan. QFD menterjemahkan apa yang dibutuhkan pelanggan menjadi apa yang dihasilkan oleh organisasi. QFD memungkinkan organisasi untuk memprioritaskan kebutuhan pelanggan, menemukan tanggapan inovatif terhadap kebutuhan tersebut dan memperbaiki proses hingga tercapainya efektifitas maksimum. QFD juga merupakan praktik menuju perbaikan proses yang dapat memungkinkan organisasi untuk melampaui harapan pelanggan.&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Manfaat QFD bagi perusahaan yang berusaha meningkatkan daya saingnya melaui perbaikan kualitas dan produktifitasnya secara berkesinambungan adalah sebagai berikut :&lt;br /&gt;1.    Fokus pada pelanggan.&lt;br /&gt;  Organisasi TQM merupakan organisasi yang berfokus pada pelanggan. QFD memerlukan pengumpulan masukkan dan umpan balik dari pelanggan.&lt;br /&gt;2.    Efisiensi waktu.&lt;br /&gt;  QFD dapat mengurangi waktu pengembangan produk karena memfokuskan pada persyaratan pelanggan yang spesifik dan telah diidentifikasikan dengan jelas.&lt;br /&gt;3.    Orientasi kerja sama tim (Teamwork Oriented).&lt;br /&gt;  QFD merupakan pendekatan kerjasama tim. Semua keputusan dalam proses didasarkan konsensus dan dicapai melalui diskusi mendalam dan brainstorming.&lt;br /&gt;4.    Orientasi pada dokumentasi.&lt;br /&gt;Salah satu produk yang dihasilkan dari proses QFD adalah dokumen komprehensif mengenai semua data yang berhubungan dengan segala proses yang ada dan perbandingannya dengan persyaratan pelanggan.&lt;br /&gt;  Dari ke empat point diatas, dapat kita ketahui bahwa secara spesifik manfaat penerapan QFD yaitu sebagai berikut :&lt;br /&gt;•    Meningkatkan Keandalan Produk.&lt;br /&gt;•    Meningkatkan Kualitas Produk.&lt;br /&gt;•    Meningkatkan Kepuasan Konsumen.&lt;br /&gt;•    Memperpendek time to market.&lt;br /&gt;•    Mereduksi biaya perancangan.&lt;br /&gt;•    Meningkatkan komunikasi.&lt;br /&gt;•    Meningkatkan Produktivitas.&lt;br /&gt;•    Meningkatkan keuntungan perusahaan.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Selain itu juga, QFD dapat menjalankan atau memperlancar cross functional communication dalam suatu organisasi atau perusahaan. Sehingga proses komunikasi antar divisi atau fungsi organisasi dapat berjalan dengan lancar, supaya lebih jelas berikut adalah gambarnya :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_R9-veRrvlkg/SZG81cy6OsI/AAAAAAAAACU/Mc7leVSsElw/s1600-h/cf.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 306px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_R9-veRrvlkg/SZG81cy6OsI/AAAAAAAAACU/Mc7leVSsElw/s320/cf.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5301225862840597186" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Seperti itu kira-kira gambarnya. Trus yang harus di perhatikan lagi dalam QFD ini ada empat langkah pengerjaannya, diantaranya adalah :&lt;br /&gt;1. Product Planning (House of Quality)&lt;br /&gt;2. Design Deployment&lt;br /&gt;3. Manufacturing Planning&lt;br /&gt;4. Production Planning&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi, dengan empat langkah tersebut lengkap lah sudah proses pengembangan suatu produk mulai dari perencanaan produk, perencanaan komponen (komponen produk), perencanaan proses, dan perencanaan produksi yang semuanya saling berkaitan seperti gambar di bawah ini :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_R9-veRrvlkg/SZG-b-zKvqI/AAAAAAAAACc/wJ1poi9KrUU/s1600-h/rrr.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 161px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_R9-veRrvlkg/SZG-b-zKvqI/AAAAAAAAACc/wJ1poi9KrUU/s320/rrr.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5301227624315141794" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;yah, seperti itu lah kira-kira proses atau langkah-langkah dalam membuat &lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;Quality Function Deployment (QFD)&lt;/span&gt;. Buku yang saya sarankan adalah buku karangannya Cohen Law yang berjudul Quality Function Deployment atau bisa juga buku-buku yang membahas mengenai &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Total Quality Management (TQM)&lt;/span&gt;. Atau kalau mau lebih lengkap lagi bisa juga klik link yang ada di bawah ini :D khakhakahakah ga bosen-bosennya.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2805815757991023361-459829771028313755?l=e-je.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://e-je.blogspot.com/feeds/459829771028313755/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://e-je.blogspot.com/2009/02/quality-function-deployment-qfd.html#comment-form' title='12 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2805815757991023361/posts/default/459829771028313755'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2805815757991023361/posts/default/459829771028313755'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://e-je.blogspot.com/2009/02/quality-function-deployment-qfd.html' title='Quality Function Deployment (QFD)'/><author><name>Evan Jaelani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05089295072294791396</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_R9-veRrvlkg/SdduVzvoPSI/AAAAAAAAAD0/oQugguIqFpU/S220/DSC04384.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_R9-veRrvlkg/SZG81cy6OsI/AAAAAAAAACU/Mc7leVSsElw/s72-c/cf.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>12</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2805815757991023361.post-2856592688562919390</id><published>2009-02-09T21:06:00.004+07:00</published><updated>2009-02-09T21:47:19.077+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Manajemen Operasi'/><title type='text'>Quality</title><content type='html'>Nah kalau yang ini mengenang masa lalu selama menjadi assisten di Teknik Industri Universitas Islam Bandung (&lt;a href="http://www.unisba.ac.id/"&gt;Unisba&lt;/a&gt;) yang ditugaskan memegang laboratorium manajemen kualitas dan mata kuliah pengendalian kualitas statistik, tapi itu masa lalu hehehe... Sebenarnya banyak sekali dan sangat luas sekali kalau kita membicarakan masalah kualitas ini, belum lagi ilmu-ilmu baru yang bermunculan seperti &lt;a href="http://www.isixsigma.com/"&gt;six sigma&lt;/a&gt;, bahkan dari konsep six sigma ini juga lahir yang di kolaborasikan dengan lean yaitu lean sigma, bahkan baru-baru ini kembali lahir dari perpaduan yang menarik antara six sigma, lean, dan &lt;a href="http://www.iso.org/iso/iso_14000_essentials"&gt;ISO 14000&lt;/a&gt; yaitu lean sixga green company yang diperkenalkan di Indonesia oleh &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Prof. Vincent Gazpers&lt;/span&gt; yang merupakan Six Sigma Master Black Belt.&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Baiklah, supaya tidak terlalu banyak cincong kita langsung aja...here goes...&lt;br /&gt;Pemahaman konsep kualitas sangat penting dalam pengembangan aktivitas perusahaan sebab pertumbuhan suatu perusahaan sangat ditentukan oleh kualitas produk atau jasa yang dihasilkannya. Ketidakpedulian terhadap kualitas akan menyebabkan terjadinya kehilangan peluang menjual produk dan pangsa pasar, yang pada akhirnya berakibat pada penurunan aktivitas dan pertumbuhan perusahaan.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dalam upaya memahami konsep kulitas suatu produk maka berikut ini dikemukakan lima definisi kualitas menurut para pakarnya :&lt;br /&gt;a. Kualitas adalah kemampuan suatu produk atau jasa untuk dapat mencukupi keinginan konsumen dengan mudah dimengerti, dihubungkan dengan karakteristik pencapaian atau tidak sehingga dapat menimbulkan reaksi orang lain .&lt;br /&gt;b. Kualitas adalah suatu strategi bisnis mendasar yang mengupayakan untuk menghasilkan aneka barang (goods) dan jasa (service) yang memuaskan para pelanggan baik internal maupun eksternal secara lengkap dengan berusaha memenuhi harapan-harapan mereka baik yang implisist maupun eksplisit (Ternner&amp;amp;de Toro, 1992).&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;c.    Kualitas adalah kemampuan produk dalam melakukan fungsinya selama jangka waktu penggunaan tertentu yang telah ditetapkan (Hoyle, 1994).&lt;br /&gt;d.    Kualitas adalah totalitas dari karakteristik suatu produk yang menunjang kemampuannya untuk memuaskan kebutuhan yang dispesifikasikan atau ditetapkan (ISO 8402, 1994).&lt;br /&gt;e.    Kualitas adalah karakteristik total suatu entitas yang sesuai dengan kebutuhan dan keinginan konsumen (Wilton, 1994).&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Pada prinsipnya definisi-definisi yang sudah ada tersebut bisa diterima. Akan tetapi, ada suatu pertanyaan yang tetap tersisa, yakni “unsur-unsur apa saja yang terdapat dalam sistem kualitas yang bisa menentukan, merencanakan, mengembangkan, dan menyempurnakan kualitas dalam rangka memuaskan, atau bahkan membahagiakan pelanggan?”.&lt;br /&gt;Agar dapat menjawab pertanyaan fundamental ini, kita harus mengeksplorasi dan memahami beberapa strategi dasar yang berkaitan dengan unsur manusia dalam setiap organisasi. Ini perlu dilakukan, karena kualitas berawal dari setiap individu apapun posisinya, dan bukannya dari departemen fungsional sebagaimana yang sering diduga orang. Strategi-strategi dasar tersebut meliputi:&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;1.    menetapkan tujuan yang jelas.&lt;br /&gt;2.    Memprakarsai atau menentukan kembali budaya organisasi.&lt;br /&gt;3.    mengembangkan komunikasi yang efektif dan konsisten.&lt;br /&gt;4.    Melambangkan pendidikan dan pelatihan.&lt;br /&gt;5.    Mendorong perbaikan terus-menerus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam sebuah survei yang dilakukan American Society for Quality Control (ASQS) dan Gallup Organization terhadap lebih dari 30.000 konsumen di Amerika Serikat, Jerman Barat, dan Jepang, di dapatkan hasil bahwa ada berbagai macam komponen kualitas dilihat dari perspektif pelanggan. Arti penting atau penekanan pada komponen-komponen tersebut berbeda-beda antar negara. Ini ditunjukkan pada peringkat yang bervariasi.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_R9-veRrvlkg/SZBAsGwsoBI/AAAAAAAAACE/A_9qMAfyn0c/s1600-h/kualitas.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 272px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_R9-veRrvlkg/SZBAsGwsoBI/AAAAAAAAACE/A_9qMAfyn0c/s320/kualitas.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5300807887888359442" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Oleh karena itu, akhir-akhir ini memang pengertian kualitas itu bergeser menjadi seberapa jauh produk dapat diterima oleh konsumen (pelanggan) atau seberapa jauh suatu produk bisa memenuhi kebutuhan dan keinginan pelanggannya, karena walaupun kualitas dari suatu produk itu sangat bagus sekali tetapi kalau konsumen tidak membutuhkan dan menginginkan kualitas tersebut ya percuma saja. Nah, bagaimana caranya supaya suatu produk itu dapat di terima dan dapat memenuhi kebutuhan serta keinginan konsumen? Tunggu postingan berikutnya karena pada postingan berikutnya saya akan membahas mengenai Quality Function Deployment (QFD), yang merupakan suatu filosopi untuk bisa mengembangkan produk sesuai dengna kebutuhan dan keinginan konsumen. Tunggu yah...&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2805815757991023361-2856592688562919390?l=e-je.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://e-je.blogspot.com/feeds/2856592688562919390/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://e-je.blogspot.com/2009/02/quality.html#comment-form' title='13 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2805815757991023361/posts/default/2856592688562919390'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2805815757991023361/posts/default/2856592688562919390'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://e-je.blogspot.com/2009/02/quality.html' title='Quality'/><author><name>Evan Jaelani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05089295072294791396</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_R9-veRrvlkg/SdduVzvoPSI/AAAAAAAAAD0/oQugguIqFpU/S220/DSC04384.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_R9-veRrvlkg/SZBAsGwsoBI/AAAAAAAAACE/A_9qMAfyn0c/s72-c/kualitas.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>13</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2805815757991023361.post-5984326321933010682</id><published>2009-02-07T22:31:00.002+07:00</published><updated>2009-02-07T23:15:28.116+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Filsafat Ilmu'/><title type='text'>Pohon Pengetahuan Ilmiah (Dari Realitas Ke Konsep)</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Melanjutkan tulisan saya yang sebelumnya mengenai filsafat ilmu, dulu saya pernah posting mengenai &lt;a href="http://e-je.blogspot.com/2009/01/ontologi.html"&gt;Ontologi&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://e-je.blogspot.com/2009/01/epistimologi.html"&gt;Epistimologi&lt;/a&gt; dan &lt;a href="http://e-je.blogspot.com/2009/01/aksiologi.html"&gt;Aksiologi&lt;/a&gt; yang semuanya merupakan dasar dari filsafat ilmu atau bisa saya istilahkan sebagai akar dari pengetahuan ilmiah. Sekarang, saya akan posting yang lebih lengkapnya mengenai &lt;span class="Apple-style-span" style="font-weight: bold;"&gt;Pohon Pengetahuan Ilmiah&lt;/span&gt; yang merupakan keseluruhan dari realitas menuju konsep (dari akar sampai puncak).&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ya udah, saya akan mulai dari pengertian pengetahuan dulu yaitu segala hasil tangkapan manusia (rasio dan indera) terhadap objek tentang realitas. Jika ditanyakan apakah realitas itu? Jawabannya adalah jamak. Dalam kesempatan ini pengetahuan digambarkan sebagai suatu pohon yang organis, dengan akar-akarnya adalah realitas (&lt;span class="Apple-style-span" style="font-style: italic;"&gt;reality&lt;/span&gt;) dan puncaknya paradigma-paradigma.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Pembicaraan tentang realitas adalah pembicaraan tentang cabang filsafat ontologi. Secara ringkas realitas itu bisa dianggap sebagai ide, materi, api, tanah, udara, angin dan sebagainya. Pandangan lain menyatakan bahwa realitas itu sebagai yang tetap, sebagai gejala dan sebagainya. Berikut ini saya coba membuat pemahaman tentang pengetahuan umum manusia dan realitas sebagai suatu pohon pengetahuan yang organis. Rincian pohon itu adalah :&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;1. Realitas.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;2. Gejala, Apa saja yang ditangkap manusia.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;3. Tanda, Manusia memberikan suatu sign.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;4. Simbol, Manusia memberikan makna, arti, dan nilai pada tanda sehingga manusia memiliki pengertian.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;5. Istilah, diberikan suatu kata pada simbol tersebut.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;6. Pengertian, Pemberian suatu makna dan arti.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;7. Pemberian nilai dan norma, Pemberian arti yang lebih subjektif dan bermakna khusus.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;8. Konstruk, Membangun suatu pengertian yang lebih menyeluruh.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;9. Konsep, Pengertian yang lebih menyeluruh.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;10. Proporsisi, Kumpulan beberapa konsep dengan pengertian tertentu dan utuh.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;11. Argumentasi, Kumpulan beberapa proporsisi dengan pola berpikir khusus.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;12. Hipotesis, Teori yang kebenarannya belum seluruhkan terbuktikan.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;13. Teori, Pernyataan yang telah terbuktikan.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;14. Dalil, Teori yang kebenarannya sangat luas dan terbuktikan dalam waktu yang lama.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;15. Aksioma, Teori yang kebenarannya tak terbantahkan lagi dan dapat dikatakan universal.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;16. Paradigma, Suatu konsep yang paling umum dan terdalam untuk melihat dan memahami realitas.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Begitulah kurang lebih yang terangkum dalam pohon pengetahuan ilmiah. Tetapi yang perlu dipahami lebih lanjut adalah hubungan antara pengertian, konstruk, konsep dan proporsisi. Pengertian adalah segala sesuatu yang diberikan oleh pemikiran manusia terhadap suatu objek. Pengertian memiliki sifat yang paling luas, abstrak, maya dan cenderung tidak memiliki batas-batas yang jelas. Nah, untuk memperoleh pengertian yang lebih jelas, dibutuhkan suatu konstruk. Pengertian manusia kemudian ditata lebih jauh dan disusun sedemikian rupa sehingga terjadi pengertian dengan batas-batas yang jelas, karenanya terjadilah konsep. Sedangkan Proporsisi adalah kumpulan beberapa konsep dan membentuk suatu pengertian tertentu. Nah, dalam metode berpikir ilmiah, materi konsep dan konseptualisasi sangat penting untuk dipahami secara lebih mendalam, termasuk dalam menyusun skripsi, tesis, desertasi atau penelitian, khususnya hubungan antara konsep dengan gejala yang terjadi di lapangan.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ya, beritulah sebenernya proses para ilmuwan sampai bisa memberikan ilmunya sampai sekarang ini dan sebenarnya semua yang kita lihat juga ada ilmu dan pengetahuannya, tetapi biasanya kalau menurut kita tidak masuk akal ya berarti rasio kita aja yang belum nyampe ke sana. Selain itu, tentu saja semua persepsi berangkat dari background dan pengalaman masing-masing. Sehingga memang sering kali terjadi perbedaan pandangan mengenai suatu hal, dan ini wajar karena dari perbedaan itu lah nanti ilmu-ilmu baru akan muncul kembali. Contohnya, fenomena krisis global yang terjadi sekarang ini tentu saja akan berbeda analisisnya dari seorang ekonom dan seorang ahli hukum, sejarawan dan yang lainnya. Tapi semuanya tidak ada yang salah, karena mereka memandang dari kaca mata mereka masing-masing. Tetapi yang harus di ingat pula bahwa biasanya ilmu science akan mentok ketika sudah bertemu dengan realita yang lebih mantap, seperti Agama. Contohnya? Banyak, misalkan Teori Evolusi manusia dari Darwin yang menyatakan nenek moyang manusia adalah kera, tapi dalam ajaran islam itu tidak benar dan ini pasti orang memilih yang lebih mantap yaitu dari segi Agama. Contoh lain misalkan orang Jepang, Siapa sih yang meragukan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi di Jepang?? Tapi apa yang terjadi? Mereka masih banyak yang menyembah Matahari, kalau menurut logika atau rasio kita ya tidak masuk akal matahari disembah. Ya, kurang lebih seperti itu lah hehehe...Terus kalau terjadi seperti ini mana yang di pilih? Saya pribadi tentu saja sama dengan kebanyakan orang dan yang orang jepang pilih yaitu agama (tentu saja agama saya : Islam). Alasannya? Alasan saya sederhana, karena ilmuwan atau filusuf sekalipun kalau dilihat dari pohon pengetahuan ilmiah pasti berangkat dari keragu-raguan atau ketidak tahuan tentang suatu hal, tetapi berbeda dengan agama karena Agama berangkat dari Keyakinan. Kalau Anda gimana?? Pilih Yang Mana???&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2805815757991023361-5984326321933010682?l=e-je.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://e-je.blogspot.com/feeds/5984326321933010682/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://e-je.blogspot.com/2009/02/pohon-pengetahuan-ilmiah-dari-realitas.html#comment-form' title='16 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2805815757991023361/posts/default/5984326321933010682'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2805815757991023361/posts/default/5984326321933010682'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://e-je.blogspot.com/2009/02/pohon-pengetahuan-ilmiah-dari-realitas.html' title='Pohon Pengetahuan Ilmiah (Dari Realitas Ke Konsep)'/><author><name>Evan Jaelani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05089295072294791396</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_R9-veRrvlkg/SdduVzvoPSI/AAAAAAAAAD0/oQugguIqFpU/S220/DSC04384.JPG'/></author><thr:total>16</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2805815757991023361.post-7937968731476260951</id><published>2009-02-06T15:19:00.003+07:00</published><updated>2009-02-06T16:43:50.290+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Software Windows'/><title type='text'>SEO With Addweb</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Malu juga sama master-master sebenernya nulis masalah SEO, secara si aku masih nyubi banget dalam dunia web, blog dan kawan-kawan. Tapi ga apa-apa lah, toh semua master juga dulunya nyubi hehehehe... Ya ini cuma berbagi aja sama semuanya bahwa ada cara lain untuk melakukan &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;SEO &lt;/span&gt;yang saya rasa jauh lebih mudah apalagi buat para nyubi seperti saya, karena disini kita tinggal install softwarenya trus langsung klik sana sini udah deh.&lt;br /&gt;Mungkin sudah pada tau semua yah apa itu &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;SEO&lt;/span&gt;? Perlu ga yah dijelasin lagi? dikit aja yah, biar ga lupa. &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;SEO &lt;/span&gt;(&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Search Engine Optimization&lt;/span&gt;) atau optimisasi mesin pencari adalah serangkaian proses yang dilakukan secara sistematis yang bertujuan untuk meningkatkan volume dan kualitas trafik dari mesin pencari menuju alamat situs web tertentu dengan memanfaatkan mekanisme kerja alami algoritma mesin pencari tersebut. Tujuan spesifik &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;SEO &lt;/span&gt;adalah menempatkan suatu alamat situs web pada posisi teratas (atau setidaknya pada halaman pertama) hasil pencarian berdasarkan subyek tertentu. Secara logis, alamat situs yang menempati posisi teratas hasil pencarian memiliki peluang lebih besar untuk mendapatkan pengunjung. Yah, begitulah kira-kira penjelasan dari &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/SEO"&gt;wikipedia &lt;/a&gt;tentang SEO ini (Saya ga berani menurut saya karena masih nyubi). Trus ini bagaimana SEO nya? Ok kita mulai...&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sudah banyak sekali para master menjelaskan dan memberikan bagaimana cara melakukan &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;SEO&lt;/span&gt; ini. Karena saya bukan master, jadi saya memberikan cara yang sangat mudah yaitu dengan bantuan software Addweb3. Software ini gampang sekali penggunaannya, karena kita tinggal mengisi profile dari blog atau web kita, kemudian kita langsung melakukan atau memasukkan (add url) ke situs2 atau web directory yang ada di software tersebut sebanyak kurang lebih 30.000an web directory. Tapi kita juga bisa memilih url kita mau di masukkin ke web directory mana aja (ga harus semuanya). Pokoknya gampang lah, dicoba aja yah. Software ini juga udah ada patch dan SN nya, jadi tinggal pake aja. Udah lah ga usah banyak cincong yah, coba aja dan panduan instalasinya udah ada di dalamnya. silahkan donlot aja...&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.ziddu.com/download/3422678/awebpro3.rar.html"&gt;Download&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;Atau bisa juga link di bawah ini, untuk panduan SEO yang lainnya.. hehehe...&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2805815757991023361-7937968731476260951?l=e-je.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://e-je.blogspot.com/feeds/7937968731476260951/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://e-je.blogspot.com/2009/02/seo-with-addweb.html#comment-form' title='60 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2805815757991023361/posts/default/7937968731476260951'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2805815757991023361/posts/default/7937968731476260951'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://e-je.blogspot.com/2009/02/seo-with-addweb.html' title='SEO With Addweb'/><author><name>Evan Jaelani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05089295072294791396</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_R9-veRrvlkg/SdduVzvoPSI/AAAAAAAAAD0/oQugguIqFpU/S220/DSC04384.JPG'/></author><thr:total>60</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2805815757991023361.post-8407345290916954276</id><published>2009-02-06T00:15:00.003+07:00</published><updated>2009-02-06T00:50:16.193+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Manajemen Strategi'/><title type='text'>SWOT Analysis</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Beberapa hari ini saya lebih senang untuk posting mengenai ulasan tentang ilmu-ilmu science, jadi yang sekarang juga mungkin tidak akan jauh berbeda dengan postingan saya sebelumnya. yaitu mengenai &lt;a href="http://e-je.blogspot.com/2009/02/balanced-scorecard.html"&gt;BSC&lt;/a&gt; dan &lt;a href="http://e-je.blogspot.com/2009/02/supply-chain-management.html"&gt;SCM&lt;/a&gt;. Untuk postingan yang sekarang, saya akan coba bahas mengenai &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;SWOT Analysis&lt;/span&gt;. Mungkin sudah tidak asing lagi istilah ini buat yang kuliah di manajemen, teknik industri dan yang lainnya juga pasti sudah banyak yang mengetahuinya.&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Analisa SWOT adalah suatu metoda penyusunan strategi perusahaan atau organisasi yang bersifat satu unit bisnis tunggal. Ruang lingkup bisnis tunggal tersebut dapat berupa domestik maupun multinasional. SWOT itu sendiri merupakan singkatan dari &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Strength &lt;/span&gt;(S), &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Weakness&lt;/span&gt; (W), &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Opportunities &lt;/span&gt;(O), dan &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Threats &lt;/span&gt;(T) yang artinya kekuatan, kelemahan, peluang dan ancaman atau kendala, dimana yang secara sistematis dapat membantu dalam mengidentifikasi faktor-faktor luar (O dan T) dan faktor didalam perusahaan (S dan W). Kata-kata tersebut dipakai dalam usaha penyusunan suatu rencana matang untuk mencapai tujuan baik untuk jangka pendek maupun jangka panjang.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Supaya lebih jelas, berikut saya lampirkan juga pengertiannya menurut salah satu pakar SWOT Indonesia, yaitu Fredy Rangkuti. Kurang lebih seperti ini :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;“Analisa SWOT adalah identifikasi berbagai faktor secara sistematis untuk merumuskan strategi perusahaan. Analisa ini didasarkan pada hubungan atau interaksi antara unsur-unsur internal, yaitu kekuatan dan kelemahan, terhadap unsur-unsur eksternal yaitu peluang dan ancaman”.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Petunjuk umum yang sering diberikan untuk perumusan adalah :&lt;br /&gt;1.    Memanfaatkan kesempatan dan kekuatan (O dan S). Analisis ini diharapkan membuahkan rencana jangka panjang.&lt;br /&gt;2.    Atasi atau kurangi ancaman dan kelemahan (T dan W). Analisa ini lebih condong menghasilkan rencana jangka pendek, yaitu rencana perbaikan (short-term improvement plan).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tahap awal proses penetapan strategi adalah menaksir kekuatan, kelemahan, kesempatan, dan ancaman yang dimiliki organisasi. Analisa SWOT memungkinkan organisasi memformulasikan dan mengimplementasikan strategi utama sebagai tahap lanjut pelaksanaan dan tujuan organiasasi, dalam analisa SWOT informasi dikumpulkan dan dianalisa. Hasil analisa dapat menyebabkan dilakukan perubahan pada misi, tujuan, kebijaksanaan, atau strategi yang sedang berjalan.&lt;br /&gt;Dalam penyusunan suatu rencana yang baik, perlu diketahui daya dan dana yang dimiliki pada saat akan memulai usaha, mengetahui  segala unsur kekuatan yang dimiliki, maupun segala kelemahan yang ada. Data yang terkumpul mengenai faktor-faktor internal tersebut merupakan potensi di dalam melaksanakan usaha yang direncanakan.&lt;br /&gt;Dilain pihak perlu diperhatikan faktor-faktor eksternal yang akan dihadapi yaitu peluang-peluang atau kesempatan yang ada atau yang diperhatikan akan timbul dan ancaman atau hambatan yang diperkirakan akan muncul dan mempengaruhi usaha yang dilkaukan.&lt;br /&gt;Dapat disimpulkan bahwa analisis SWOT adalah perkembangan hubungan atau interaksi antar unsur-unsur internal, yaitu kekuatan dan kelemahan terhadap unsur-unsur eksternal yaitu peluang dan ancaman. Didalam penelitian SWOT kita ingin memproleh hasil berupa kesimpulan-kesimpulan berdasarkan ke-4 faktor dimuka yang sebelumnya telah dianalisa :&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Strategi Kekuatan-Kesempatan (S dan O atau Maxi-maxi)&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;Strategi yang dihasilkan pada kombinasi ini adalah memanfaatkan kekuatan atas peluang yang telah diidentifikasi. Misalnya bila kekuatan perusahaan adalah pada keunggulan teknologinya, maka keunggulan ini dapat dimanfaatkan untuk mengisi segmen pasar yang membutuhkan tingkat teknologi dan kualitas yang lebih maju, yang keberadaanya dan kebutuhannya telah diidentifikasi pada analisis kesempatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Strategi Kelemahan-Kesempatan (W dan O atau Mini-maxi)&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;Kesempatan yang dapat diidentifikasi tidak mungkin dimanfaatkan karena kelemahan perusahaan. Misalnya jaringan distribusi ke pasar tersebut tidak dipunyai oleh perusahaan. Salah satu strategi yang dapat ditempuh adalah bekerjasama dengan perusahaan yang mempunyai kemampuan menggarap pasar tersebut. Pilihan strategi lain adalah mengatasi kelemahan agar dapat memanfaatkan kesempatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Strategi Kekuatan-Ancaman (S atau T atau Maxi-min)&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;Dalam analisa ancaman ditemukan kebutuhan untuk mengatasinya. Strategi ini mencoba mencari kekuatan yang dimiliki perusahaan yang dapat mengurangi atau menangkal ancaman tersebut. Misalnya ancaman perang harga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Strategi Kelemahan-Ancaman (W dan T atau Mini-mini)&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;Dalam situasi menghadapi ancaman dan sekaligus kelemahan intern, strategi yang umumnya dilakukan adalah “keluar” dari situasi yang terjepit tersebut. Keputusan yang diambil adalah “mencairkan” sumber daya yang terikat pada situasi yang mengancam tersebut, dan mengalihkannya pada usaha lain yang lebih cerah. Siasat lainnya adalah mengadakan kerjasama dengan satu perusahaan yang lebih kuat, dengan harapan ancaman di suatu saat akan hilang.&lt;br /&gt;Dengan mengetahui situasi yang akan dihadapi, anak perusahaan dapat mengambil langkah-langkah yang perlu dan bertindak dengan mengambil kebijakan-kebijakan yang terarah dan mantap, dengan kata lain perusahaan dapat menerapkan strategi yang tepat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kurang lebih seperti itu penjelasan saya mengenai SWOT Analysis ini, namun yang harus di ingat adalah sering sekali terjadi kekeliruan mengenai penentuan kekuatan, kelemahan, peluang dan ancamannya. Selain harus benar-benar jujur dalam pengisiannya, kebanyakan suka terjebak pada teori yang ada. Misalkan, untuk kekuatan dan kelemahan yang katanya dilihat dari internal. Nah untuk itu kebanyakan yang melakukan analisis SWOT ini dalam mengisi kekuatan dan kelemahannya hanya melihat internal saja. Sebenarnya ini keliru, karena sebenarnya ketika kita melakukan listing kekuatan dan kelemahan dalam organisasi kita, sebaiknya dibandingkan dengan pihak eksternal. Kenapa? Begini ceritanya, misalkan karyawan di perusahaan kita semuanya lulusan S1. Ini bisa saja oleh perusahaan tersebut di sebut kekuatan apabila tidak dibandingkan dengan perusahaan lain. Tetapi, ketika kita bandingkan dengan perusahaan lain yang sejenis ternyata perusahaan tersebut sudah S2 semua karyawannya, ini bukan kelebihan lagi tapi sudah menjadi kelemahan. Begitu juga untuk peluang dan ancaman, sebenarnya ini juga harus melihat internal. Kenapa? Nah yang ini begini ceritanya hehehe.. Misalkan seperti sekarang kan lagi musim pemilu tuh, nah ini kan menjadi peluang bagi perusahaan-perusahaan sablon dan percetakan. Namun, apabila perusahaan tersebut secara internal tidak siap dalam menangkap peluang ini, maka ini akan menjadi ancaman, karena perusahaan lain akan mengambil peluang ini dan akan jauh lebih maju karena mendapatkan keuntungan yang jauh lebih besar dari pada perusahaan kita. Nah segitu aja yah..dah ngantuk nih.. byeeee... klo mau lebih lengkap mah, biasa lihat link dibawah ini aja :D klik aja ga usah ragu-ragu kali... hehehe...&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2805815757991023361-8407345290916954276?l=e-je.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://e-je.blogspot.com/feeds/8407345290916954276/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://e-je.blogspot.com/2009/02/swot-analysis.html#comment-form' title='26 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2805815757991023361/posts/default/8407345290916954276'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2805815757991023361/posts/default/8407345290916954276'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://e-je.blogspot.com/2009/02/swot-analysis.html' title='SWOT Analysis'/><author><name>Evan Jaelani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05089295072294791396</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_R9-veRrvlkg/SdduVzvoPSI/AAAAAAAAAD0/oQugguIqFpU/S220/DSC04384.JPG'/></author><thr:total>26</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2805815757991023361.post-4751107434360687970</id><published>2009-02-04T22:12:00.003+07:00</published><updated>2009-02-04T23:35:19.713+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Manajemen Strategi'/><title type='text'>Balanced Scorecard</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Banyak sekali organisasi atau perusahaan yang merasa bahwa kinerja organisasinya meningkat atau menurun, lalu pertanyaannya adalah bagaimana organisasi itu mengukur kinerja organisasinya sehingga mereka bisa mengatakan kinerjanya meningkat atau menurun?Nah, kalau zaman dulu (kata orang sih jadul) cara mengukur kinerja itu biasanya secara parsial (terpisah), misalkan kinerja pemasaran, kinerja SDM, atau kinerja keuangan. Nah, sekarang ini sudah ada cara mengukur kinerja organisasi secara keseluruhan yaitu dengan menggunakan &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Balanced Scorecard &lt;/span&gt;ini.&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Meskipun bukan sesuatu yang baru pada awal kemunculannya, ide  untuk memfasilitasi organisasi agar mencurahkan perhatiannya atas kapabilitas aktiva tak berwujud, banyak mendapat sambutan dari pemerhati dan praktisi organisasi serta manajemen. &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Balanced Scorecard&lt;/span&gt; merupakan konsep yang digunakan untuk mengukur suatu kinerja yang ada dalam suatu perusahaan baik itu jasa maupun produksi atau manufaktur dengan melihat empat perspektif dari kinerja yang ditunjukan oleh perusahaan tersebut. Baiklan saya coba ceritakan dulu sejarahnya.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Balanced scorecard pertama kali dipublikasikan dalam artikel Robert S. Kaplan dan David P. Norton di Harvard Business Review tahun 1992 dalam sebuah artikel berjudul “Balanced Scorecard Measures That Drives Performance”. Artikel tersebut merupakan laporan dari serangkaian riset dan eksperimen terhadap beberapa perusahaan di Amerika serta diskusi rutin dua bulanan dengan wakil dari berbagai bidang perusahaan sepanjang tahun itu untuk mengembangkan suatu model pengukuran kinerja baru. Balanced Scorecard dikembangkan sebagai sistem pengukuran kinerja yang memungkinkan para eksekutif memandang perusahaan dari berbagai perspektif secara simultan. Dalam perkembangannya, Balanced Bcorecard kemudian dikembangkan untuk menghubungkan tolak ukur bisnis dengan strategi perusahaan. Norton dan Kaplan menjelaskan tentang pentingnya memilih tolak ukur berdasarkan keberhasilan strategis dalam artkel kedua Harvard Business Review, “Putting the Balanced Scorecard to Work”.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Untuk sebagian mereka yang telah lama bergelut dengan ide BSC sekalipun, bukan hal yang mudah untuk mendefinisikan BSC. Mengapa dernikian? Dalarn proses pembelajaran dan komunikasi dibentuk oleh media dan berbagai laporan ilmiah tentang penerapan BSC, para prakfisi maupun misi lebih banyak disodori kasus yang menunjukkan berbagai wilayah yang berbeda di mana dimanfaatkan. Karena luasnya area implementasi BSC dalarn konsep bisnis, maka suatu definisi kala terasa sempit dibandingkan dengan fungsi BSC yang sesungguhnya.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Berikut akan saya kutip pengertian dari Balanced Scorecard menurut penciptanya langsung yaitu Robert S. Kaplan dan David P. Norton, jadi saya ga berani nambahin (sekalian artiin aja sendiri yah) hehehe..&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;”…….a set of measures that gives top managers a fast but comprehensive view of business…includes financial measures that tell the results of action already taken…..complements the financial measures with operational measures on customer satisfaction, internal process, and the organization’s innovation and improvement activities-operational measures that are drivers of future financial performance”.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sebagai kerangka kerja operasional strategi, penjabaran visi, misi dan Strategi ke dalam empat perspektif Balanced Scorecard dimaksudkan untuk menjawab empat pertanyaan pokok berikut ini :&lt;br /&gt;a.    Bagaimana pandangan para pelanggan terhadap perusahaan? (perspektif pelanggan)&lt;br /&gt;b.    Proses bisnis apa yang harus ditingkatkan/ diperbaiki perusahaan? (perspektif proses bisnis internal)&lt;br /&gt;c.    Apakah perusahaan dapat melakukan perbaikan dan menciptakan nilai secara berkesinambungan? (perspektif inovasi dan belajar)&lt;br /&gt;d.    Bagaimana penampilan perusahaan di mata pemegang saham? (perspektif keuangan)&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Nah, dari penjelasan di atas kita dapat menyimpulkan bahwa Balanced Scorecard itu terdiri dari empat perspektif, yaitu perspektif keuangan, perspektif pelanggan, perspektif bisnis internal, serta perspektif pertumbuhan dan pembelajaran. Dimana keempat perspektif tersebut di integrasikan dengan kerangka kerja operasional, penjabaran visi, misi serta strategi.&lt;br /&gt;Keunggulan lain dari Balanced Scorecard adalah mampu menghasilkan rencana strategi yang memiliki karakteristik komprehensif, koheran, seimbang dan terukur. Ya mungkin cuma itu saja untuk perkenalan dengan Balanced Scorecard ini, mudah-mudahan bisa bermanfaat. Buku untuk pemahaman lebih jeuh mengenai Balanced Scorecard ini saya sarankan buku karangan penciptanya langsung yaitu bukunya Robert S. Kaplan dan David P. Norton atau untuk informasi lebih mantap lagi silahkan di lihat pada link dibawah ini :D&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2805815757991023361-4751107434360687970?l=e-je.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://e-je.blogspot.com/feeds/4751107434360687970/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://e-je.blogspot.com/2009/02/balanced-scorecard.html#comment-form' title='83 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2805815757991023361/posts/default/4751107434360687970'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2805815757991023361/posts/default/4751107434360687970'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://e-je.blogspot.com/2009/02/balanced-scorecard.html' title='Balanced Scorecard'/><author><name>Evan Jaelani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05089295072294791396</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_R9-veRrvlkg/SdduVzvoPSI/AAAAAAAAAD0/oQugguIqFpU/S220/DSC04384.JPG'/></author><thr:total>83</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2805815757991023361.post-971861130323559284</id><published>2009-02-03T21:49:00.000+07:00</published><updated>2009-02-03T22:18:37.063+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Manajemen Operasi'/><title type='text'>Supply Chain Management</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Nah, ini termasuk kesukaan saya. Selain karena basic saya dari Teknik Industri, &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Supply Chain Management&lt;/span&gt; juga sangat asik untuk di pelajari. Karena dengan supply chain ini kita bisa mempelajari dan juga mengetahui aliran produk mulai dari hulu sampai hilir atau mulai dari pemasok sampai pada pelanggan berikut rantai nilainya. ya udah lah, kita langsung aja bahas yah.&lt;br /&gt;Supply chain adalah sebuah sistem yang melibatkan proses produksi , pengiriman, penyimpanan , distribusi dan penjualan produk dalam rangka memenuhi permintaan akan produk tersebut .&lt;br /&gt;Supply chain didalamnya termasuk seluruh proses dan kegiatan yang terlibat didalam penyampaian produk tersebut sampai ketangan pemakai (konsumen). Semua itu termasuk proses produksi pada manufaktur , sistem transportasi yang menggerakkan produk dari manufaktur sampai ke outlet retailer , gudang tempat penyimpanan produk tersebut , pusat distribusi tempat dimana pengiriman dalam party besar dibagi kedalam party kecil untuk dikirim kembali ke toko-toko dan akhirnya sampai ke retailer yang menjual produk-produk tersebut.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;Tujuan dari supply chain adalah untuk memastikan sebuah produk berada pada tempat dan waktu yang tepat untuk memenuhi permintaan konsumen tanpa menciptakan stok yang berlebihan atau kekurangan.&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sebuah operasi yang effisien dari supply chain tergantung pada lengkap dan akuratnya aliran data yang berhubungan dengan produk yang diminta dari retailer kepada buyer , sistem transportasi dan kembali ke manufaktur.&lt;br /&gt;Dalam rangka memenuhi stok barang yang tersedia untuk retailer , manufaktur harus menentukan jumlah produk yang diproduksi pada waktu tertentu. Dengan demikian berarti manufaktur harus meramalkan/ membuat perkiraan jumlah penjualan. Dalam hal ini yang terbaik dilakukan adalah bersama-sama dengan retailer menggunakan suatu tolak ukur seperti misalnya CPFR( Collaborative Planning Forecasting and Replenishment ). Ramalan ini digunakan untuk memperkirakan jumlah dan jenis bahan mentah yang harus dibeli, pengapalan dan waktu pengiriman untuk bahan mentah tersebut dan waktu yang dibutuhkan untuk proses di manufaktur. Kemudian barang yang sudah jadi disimpan didalam gudang sampai diorder oleh distributor.&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Distributor membeli produk dari manufaktur dalam jumlah yang besar dan mungkin barang tersebut dimuat dalam truck , pallet atau kemasan lain dari produk tersebut.&lt;br /&gt;Pada saat distributor menerima pengiriman , kemudian dipecah menjadi pengiriman yang lebih kecil untuk dikirim ke retailer.&lt;br /&gt;Lima prinsip dasar yang menjadi bagian penting pada manajemen supply chain adalah:&lt;br /&gt;1.    Planning / perencanaan&lt;br /&gt;2.    Sourcing / sumber barang&lt;br /&gt;3.    Manufacturing&lt;br /&gt;4.    Pengiriman&lt;br /&gt;5.    Pengembalian&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Tujuan dari manajemen supply chain adalah untuk menjamin kesatuan gerak dari jumlah dan kwalitas yang memadai pada persediaan yang meliputi banyak hal seperti perencanaan dan komunikasi. Lebih sederhana lagi dapat diartikan bahwa tujuan dari management supply chain adalah untuk memastikan seluruh item barang berada pada tempat dan waktu yang tepat agar dapat memberikan keuntungan yang terbaik dan service kepada customer.&lt;br /&gt;Keuntungan dari manajemen supply chain yang efektif adalah untuk mendapatkan kecepatan yang maksimal pada saat barang dan jasa bergerak melalui jalur supply sementara itu terjadi penurunan biaya dan peningkatan nilai tambah untuk service ke customer.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Faktor-faktor yang mendorong manajemen supply chain:&lt;br /&gt;•    Manufacturer : memastikan biaya produksi yang lebih rendah&lt;br /&gt;•    Customer : pengiriman produk yang lebih cepat memenuhi permintaan yang berubah-ubah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada saat ini supply chain didorong oleh operasi pada manufaktur untuk memastikan biaya produksi yang lebih rendah. Dorongan customer terhadap lingkungan keduanya baik itu manufaktur dan supply chain dimana pengiriman produk harus lebih cepat untuk menjamin retailer dapat memenuhi permintaan pasar yang selalu berubah dengan cepat.&lt;br /&gt;Untuk beberapa tahun yang lalu , kwalitas yang tinggi dari produk manufaktur selalu merupakan keharusan dalam persaingan. Bagaimanapun , selagi kwalitas produk ditingkatkan , memenuhi permintaan khusus konsumen untuk pengiriman produk telah menjadi hal yang sangat penting untuk persaingan yang akan datang. Ukuran sebuah perusahaan yang sukses dilihat dari sebaik apa mereka mengetahui lebih dahulu kebutuhan pasar.&lt;br /&gt;Ekonomi global saat ini , manufaktur , supplier , distributor, supplier logistik , operator pergudangan dan retailer harus melihat pangsa pasar mereka dari sudut pandang yang besar dan bukan sesederhana dalam sudut pandang mereka sendiri.&lt;br /&gt;Manajemen makro memberikan gambaran untuk hubungan bisnis internal dan eksternal. Tujuannya adalah meningkatkan efisiensi dari sebuah organisasi bersama dengan seluruh faktor yang dapat diandalkan untuk membawa sebuah produk mulai dari bahan mentah sampai ke titik akhir penjualan.&lt;br /&gt;Sejak tidak adanya pengawasan sungguh-sungguh terhadap seluruh aspek dari supply chain itu sendiri, sangat penting sekali bahwa seluruh mitra didalam supply chain mengkoordinasi usaha mereka untuk merendahkan biaya dengan memaksimalkan pelaksanaan tugas mereka masing-masing. Semua ini membutuhkan usaha kerjasama dari seluruh mitra yang berhubungan untuk berbagi data dan pengawasan pada biaya.&lt;br /&gt;Dalam menerapkan manajemen makro pada supply chain , sekumpulan tolak ukur harus dibangun untuk mengukur efisiensi dari masing-masing operasi didalam supply chain.&lt;br /&gt;Sebagai contoh , mitra harus membuat ukuran untuk menunjukan jumlah dan angka dari kedatangan tepat waktu terhadap jadwal kedatangan dari barang dan jasa.&lt;br /&gt;Pada saat diidentifikasi, tolak ukur ini menjadi standar yang ditentukan oleh seluruh mitra didalam supply chain.&lt;br /&gt;Informasi yang berkaitan dengan tolak ukur tersebut harus:&lt;br /&gt;•    Terbuka&lt;br /&gt;•    Dimengerti&lt;br /&gt;•    Bertindak untuk supply chain&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2805815757991023361-971861130323559284?l=e-je.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://e-je.blogspot.com/feeds/971861130323559284/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://e-je.blogspot.com/2009/02/supply-chain-management.html#comment-form' title='23 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2805815757991023361/posts/default/971861130323559284'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2805815757991023361/posts/default/971861130323559284'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://e-je.blogspot.com/2009/02/supply-chain-management.html' title='Supply Chain Management'/><author><name>Evan Jaelani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05089295072294791396</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_R9-veRrvlkg/SdduVzvoPSI/AAAAAAAAAD0/oQugguIqFpU/S220/DSC04384.JPG'/></author><thr:total>23</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2805815757991023361.post-3566894857724091793</id><published>2009-02-02T15:00:00.003+07:00</published><updated>2009-02-02T15:12:47.879+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Manajemen Operasi'/><title type='text'>Just In Time</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Just In Time&lt;/span&gt; merupakan suatu filosofi yang berfokus pada upaya untuk menghasilkan produk dalam jumlah yang sesuai dengan kebutuhan pelanggan, pada tempat dan waktu yang tepat. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Just in Time&lt;/span&gt; berarti bahwa, dalam suatu rangkaian proses produksi, suku cadang yang diperlukan untuk perakitan tiba pada ujung lini rakit pada waktu yang diperlukan dan hanya dalam jumlah yang diperlukan. Perusahaan yang menerapkan sistem ini pada seluruh lini produksi dapat mendekati persediaan nol.&lt;br /&gt;Pengembangan kemampuan produksi merupakan hal yang berkesinambungan, akumulasi dari pengembangan yang bertahap selama beberapa waktu dan menciptakan efek pada performance keseluruhan. Sistem produksi tepat waktu (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Just in Time Production System&lt;/span&gt;) pada awalnya dikembangkan dan dipromosikan oleh Toyota Motor Corporation di Jepang, sehingga sering disebut juga sebagai sistem produksi Toyota. Tujuan dari sistem produksi &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Just in Time&lt;/span&gt; ini adalah mengurangi ongkos produksi dan meningkatkan produktivitas total industri secara keseluruhan dengan cara menghilangkan pemborosan (waste) secara terus menerus. Tujuan utama yang ingin dicapai dari sistem ini adalah:&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;1. Zero Defect (tidak ada barang yang rusak)&lt;br /&gt;2. Zero Set-up Time (tidak ada waktu set-up)&lt;br /&gt;3. Zero Lot Excesses (tidak ada kelebihan lot)&lt;br /&gt;4. Zero Handling (tidak ada penanganan)&lt;br /&gt;5. Zero Queues (tidak ada antrian)&lt;br /&gt;6. Zero Breakdowns (tidak ada kerusakan mesin)&lt;br /&gt;7. Zero Lead Time (tidak ada lead time)&lt;br /&gt;Menurut Monden tujuan &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Just In Time&lt;/span&gt; adalah sebagai berikut:&lt;br /&gt;1. Laba Lewat Pengurangan Biaya&lt;br /&gt;Sistem produksi Toyota adalah suatu metode ampuh untuk membuat produk karena sistem ini merupakan alat efektif untuk menghasilkan tujuan akhir laba. Untuk mencapai tujuan sistem produksi Toyota ini, maka dilakukan pengurangan biaya atau perbaikan produktivitas.&lt;br /&gt;2. Menghilangkan Produksi Berlebihan&lt;br /&gt;Pertimbangan utama bagi sistem produksi Toyota adalah pengurangan biaya dengan cara menghapuskan pemborosan.&lt;br /&gt;Ada empat jenis pemborosan dalam operasi produksi:&lt;br /&gt;o  Sumberdaya produksi terlalu banyak&lt;br /&gt;o  Produksi berlebihan&lt;br /&gt;o  Persediaan terlalu banyak&lt;br /&gt;o  Investasi modal yang tak perlu&lt;br /&gt;3. Pengendalian Jumlah, Jaminan Mutu, Menghormati Kemanusiaan&lt;br /&gt;Pengurangan biaya merupakan tujuan yang terpenting dari sistem ini, pertama-tama harus dipenuhi tiga sub tujuan lain yaitu :&lt;br /&gt;• Pengendalian jumlah, yang memungkinkan sistem ini menyesuaikan diri dengan fluktuasi harian dan bulanan dalam permintaan baik jumlah maupun variansinya.&lt;br /&gt;• Jaminan mutu yang memastikan bahwa tiap proses hanya akan memasok unit yang baik kepada proses berikutnya.&lt;br /&gt;• Menghormati kemanusiaan yang harus dibudayakan karena sistem menggunakan sumber daya manusia untuk mencapai sasaran biaya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Syarat utama untuk produksi &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Just In Time&lt;/span&gt; adalah membuat semua proses, mengetahui penetapan waktu yang tepat dan jumlah yang dibutuhkan dengan cara penentuan jadual pada semua proses.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk dapat menerapkan strategi &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Just In Time&lt;/span&gt;, sistem informasi dalam industri harus bersifat transparan dan komprehensif, dimana beberapa model informasi yang diperlukan adalah 2:&lt;br /&gt;1. Daftar pemasok material dalam program &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Just In Time&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;2. Laporan kualitas yang komprehensif dalam perusahaan&lt;br /&gt;3. Laporan secara rutin kepada pemasok material dan departemen pembelian material dari perusahaan.&lt;br /&gt;4. Pertemuan secara periodik dengan setiap pemasok material.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Agar strategi &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Just In Time&lt;/span&gt; yang diterapkan menjadi efektif, tentu saja perlu dibuat tindakan korektif dalam program ini apabila berjalan tidak sesuai dengan harapan. Beberapa tindakan korektif dalam program &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Just In Time&lt;/span&gt; adalah:&lt;br /&gt;1. Membuat daftar masalah kepada pemasok material&lt;br /&gt;2. Meminta komitmen pemasok untuk menyelesaikan masalah&lt;br /&gt;3. Memberikan dukungan teknik dan manajemen kepada pemasok apabila diperlukan&lt;br /&gt;4. Diskualifikasi pemasok material itu apabila tidak ada respon terhadap masalah dalam waktu tertentu.&lt;br /&gt;5. Melakukan inspeksi secara berkala&lt;br /&gt;6. Diskualifikasi terhadap pemasok yang tidak melakukan peningkatan atau perbaikan kualitas terus-menerus.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Prinsip Dasar &lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;Just In Time&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Untuk mengaplikasikan metode JIT maka ada delapan prinsip yang harus dijadikan dasar pertimbangan di dalam menentukan strategi sistem produksi, yaitu3:&lt;br /&gt;1. Berproduksi sesuai dengan pesanan Jadual Produksi Induk&lt;br /&gt;Sistem manufaktur baru akan dioperasikan untuk menghasilkan produk menunggu setelah diperoleh kepastian adanya order dalam jumlah tertentu masuk. Tujuan utamanya untuk memproduksi finished goods tepat waktu dan sebatas pada jumlah yang ingin dikonsumsikan saja (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Just in Time&lt;/span&gt;), untuk itu proses produksi akan menghasilkan sebanyak yang diperlukan dan secepatnya dikirim ke pelanggan yang memerlukan untuk menghindari terjadinya stock serta untuk menekan biaya penyimpanan (holding cost).&lt;br /&gt;2. Produksi dalam jumlah kecil (Unitary Production)&lt;br /&gt;Produksi dilakukan dalam jumlah lot (Lot Size) yang kecil untuk menghindari perencanaan dan lead time yang kompleks seperti halnya dalam produksi jumlah besar. Fleksibilitas aktivitas produksi akan bisa dilakukan, karena hal tersebut memudahkan untuk melakukan penyesuaian-penyesuaian dalam rencana produksi terutama menghadapi perubahan permintaan pasar.&lt;br /&gt;3. Mengurangi pemborosan (Eliminate Waste)&lt;br /&gt;Pemborosan (waste) harus dieliminasi dalam setiap area operasi yang ada. Semua pemakaian sumber-sumber input (material, energi, jam kerja mesin atau orang, dan lain-lain) tidak boleh melebihi batas minimal yang diperlukan untuk mencapai target produksi.&lt;br /&gt;4. Perbaikan aliran produk secara terus menerus.(Continous Product Flow Improvement)&lt;br /&gt;Tujuan pokoknya adalah menghilangkan proses-proses yang menimbulkan bottleneck dan semua kondisi yang tidak produktif (idle, delay, material handling, dan lain-lain) yang bisa menghambat kelancaran aliran produksi.&lt;br /&gt;5. Penyempurnaan kualitas produk (Product Quality Perfection)&lt;br /&gt;Kualitas produk merupakan tujuan dari aplikasi &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Just in Time&lt;/span&gt; dalam sistem produksi. Disini selalu diupayakan untuk mencapai kondisi “Zero Defect” dengan cara melakukan pengendalian secara total dalam setiap langkah proses yang ada. Segala bentuk penyimpangan haruslah bisa diidentifikasikan dan dikoreksi sedini mungkin.&lt;br /&gt;6. Respek terhadap semua orang/karyawan (Respect to People)&lt;br /&gt;Dengan metode &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Just in Time&lt;/span&gt; dalam sistem produksi setiap pekerja akan diberi kesempatan dan otoritas penuh untuk mengatur dan mengambil keputusan apakah suatu aliran operasi bisa diteruskan atau harus dihentikan karena dijumpai adanya masalah serius dalam satu stasiun kerja tertentu.&lt;br /&gt;7. Mengurangi segala bentuk ketidak pastian (Seek to Eliminate Contigencies)&lt;br /&gt;Inventori yang ide dasarnya diharapkan bisa mengantisipasi demand yang berfluktuasi dan segala kondisi yang tidak terduga, justru akan berubah menjadi waste bilamana tidak segera digunakan. Begitu pula rekruitmen tenaga kerja dalam jumlah besar secara tidak terkendali seperti halnya yang umum dijumpai dalam aktivitas proyek akan menyebabkan terjadinya pemborosan bilamana tidak dimanfaatkan pada waktunya. Oleh karena itu dalam perencanaan dan penjadualan produksi harus bisa dibuat dan dikendalikan secara teliti. Segala bentuk yang memberi kesan ketidakpastian harus bisa dieliminir dan harus sudah dimasukkan dalam pertimbangan dan formulasi model peramalannya.&lt;br /&gt;8. Perhatian dalam jangka panjang.&lt;br /&gt;Ketujuh prinsip pelaksanaan &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Just in Time&lt;/span&gt; dalam sistem produksi di atas bukanlah suatu komitmen perusahaan yang diaplikasikan dalam jangka waktu pendek, melainkan harus dibangun secara berkelanjutan dan merupakan komitmen semua pihak dalam jangka panjang. Dalam jangka pendek, ada kemungkinan aplikasi &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Just in Time&lt;/span&gt; dalam sistem produksi justru akan menambah biaya produksi mengikuti konsekuensi proses terbentuknya kurva belajar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain prinsip dasar &lt;span style="font-style: italic;"&gt;just in time&lt;/span&gt;, berikut adalah urutan penerapan teknik &lt;span style="font-style: italic;"&gt;just in time&lt;/span&gt; :&lt;br /&gt;- Menerapkan 5S – dasar untuk perbaikan;&lt;br /&gt;Dasar perbaikan ditempat kerja adalah konsep 5S yang terdiri dari Seiri (Pemilihan), Seiton (Penataan), Seiso (Pembersihan), Seiketsu (Pemantapan), dan Shitsuke (Kebiasaan).&lt;br /&gt;- Penerapan produksi satu potog untuk mencapai pengimbangan lini.&lt;br /&gt;- Pelaksanaan produksi ukuran lot kecil dan perbaikan metode penyiapan.&lt;br /&gt;- Penerapan operasi baku&lt;br /&gt;- Produksi lancer dengan merakit produk sesuai dengan kecepatan penjualan&lt;br /&gt;- Autonomasi (“jidoka”)&lt;br /&gt;- Penggunaan kartu kanban.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2805815757991023361-3566894857724091793?l=e-je.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://e-je.blogspot.com/feeds/3566894857724091793/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://e-je.blogspot.com/2009/02/just-in-time-merupakan-suatu-filosofi.html#comment-form' title='14 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2805815757991023361/posts/default/3566894857724091793'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2805815757991023361/posts/default/3566894857724091793'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://e-je.blogspot.com/2009/02/just-in-time-merupakan-suatu-filosofi.html' title='Just In Time'/><author><name>Evan Jaelani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05089295072294791396</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_R9-veRrvlkg/SdduVzvoPSI/AAAAAAAAAD0/oQugguIqFpU/S220/DSC04384.JPG'/></author><thr:total>14</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2805815757991023361.post-8647841277937058403</id><published>2009-01-31T15:41:00.003+07:00</published><updated>2009-01-31T21:42:08.344+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Metode Penelitian dan Statistik'/><title type='text'>Penelitian Ilmiah Masa Kini</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ya betul..ini penelitian ilmiah masa kini, tepatnya adalah metode penelitian masa kini. Selama ini kan kita mengenal metode penelitian itu terdiri dari penelitian kualitatif, kuantitatif dan penelitian pengembangan model, nah yang terakhir ini sangat jarang sekali dilakukan terutama di bidang ilmu sosial seperti ekonomi dan manajemen, karena mungkin di teknik terutama informatika mungkin (Sekali lagi mungkin) ada dan banyak yang melakukan penelitian pengembangan model ini. Karena saya sendiri mengalaminya, di bidang manajemen memang ini sulit (tepatnya saya malas) untuk melakukan penelitian pengembangan model ini. Karena selain membutuhkan waktu yang lama otak saya ga nyampe untuk melakukan penelitian pengembangan model ini hehehehe...&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Terus metode penelitian seperti apa yang dimaksud penelitian ilmiah masa kini seperti yang tertulis di judul ini?Mohon maaf apabila anda membaca tulisan ini karena tertarik oleh judulnya, itu hanyalah hiperbola saya aja, tapi ini ga salah karena saya mengacu pada kata "masa kini" yang sering di identikkan dengan cepat dan instan. Tapi kalau sudah terlanjur membacanya, ya sudah lah..Saya mohon ke ikhlasannya untuk meneruskan bacanya sampai beres, karena mungkin ada manfaatnya terutama bagi yang sedang melakukan penelitian baik itu skripsi, thesis maupun desertasi. Baiklah, saya sarankan untuk membacanya sampai selesai. Selain karena ini fenomena yang lagi marak terjadi dan juga mudah-mudahan saja mendapatkan inspirasi dari sini.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Jadi begini, saya katakan tadi bahwa di sini saya mengacu pada kata "masa kini" yang memang sering diartikan seba cepat dan instan. Bagaimana metode penelitiannya? Sebenernya sudah ada di metode penelitian lama yaitu kuantitaif, kualitatif atau pengembangan model tapi ada beberapa perbedaan disini. Pertama tinggal minta di buatin aja sama ahlinya, karena kan sekarang banyak banget bertebaran konsultan pembuatan skripsi, thesis maupun desertasi. Terus kalau mahal gimana?ada solusi lain? Kabar baik untuk Anda, yaitu ADA.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Bagaimana caranya? Baiklah, disini saya akan membagi bentuk penelitian yaitu dengan academic research dan policy research (ya ini mah menurut saya aja pengikut aliran filsafat kabayan). Sebelumnya kita bagi juga para penelitinya, biasanya kan ada mahasiswa yang idealis yang pengennya serba sempurna dan benar-benar dilakukan penelitiannya (ini lah yang saya maksud academic research, yaitu penelitian yang bener2 akademik atau ilmiah dan dilakukan di akademik oleh akademisi), hasilnya bagaimana? Tentu saja memuaskan, jangan heran juga kalau direktur atau manager perusahaan tempat penelitian temen-temen datang dan menongkrongi ketika temen-temen sidang. Karena memang menarik untuk di simak dan demi kemajuan perusahaannya, selain itu ya sudah jelas hasilnya juga adalah KEBENARAN baik dari sisi materi yang dibawakan, objek penelitian dan juga hasil penelitiannya. Lalu apa bedanya dengan Policy Research? Ini adalah yang paling banyak dilakukan (setidaknya menurut pengamatan saya, tapi memang tidak didukung dengan data statistik yang valid untuk membuktikannya) oleh Mahasiswa dan termasuk segelintir dosen bahkan Guru Besar (Profesor), karena minggu kemarin saya baca di koran Pikiran Rakyat terjadi penelitian fiktif yang dilakukan oleh Guru Besar Perguruan Tinggi Negeri Ternama di Bandung, dan sekarang mereka di pindah rumahkan ke LP hehehhe....Bagaimana penelitian ini dilakukan? Relatif lebih gampang, karena perbedaannya dengan Academic Research adalah begini :&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;1. Academic Research mendapatkan data dengan terjun langsung ke lapangan supaya bisa mendapatkan data yang asli dan sebenar-benarnya, dan Policy Research dengan mengarang indah.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;2. Academic Research mengolah data misalkan dengan Statistik dan Policy Research dengan Statis-TRIK, yaitu dengan trik-trik statistik supaya data bisa normal, valid dan reliable.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;3. Academic Research waktu pengerjaannya relatif lama dan Policy Research pengerjaan bisa jauh lebih cepat.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;4. Academic Research hasilnya KEBENARAN dan Policy Research hasilnya PEMBENARAN.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Mungkin masih banyak perbedaan lainnya, tapi cukup lah itu untuk membedakannya. Jadi sekarang sudah jelas kan perbedaannya? Dan ini lah yang disebut penelitian masa kini, yang sangat cepat dan instan hehehhe...Kapan metode penelitian ini dilakukan?Ketika kita ingin idealis ya lakukan lah Academic Research, tapi ketika kita punya prinsip yang penting kuliah beres dan cepet lulus ya gunakan Policy Research, Pilih yang mana yah???&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Tapi begini, bukannya saya memberi tahu cara yang tidak baik, itu kan cuman saran aja yah, yang paling penting kan bagaimana kita bisa mempertanggung jawab kan ilmu yang telah kita dapat, itu saja. Tapi yang lebih penting lagi (Menurut saya ini paling penting) kita harus tetap memegang teguh prinsip akademisi, yaitu &lt;span class="Apple-style-span" style="font-weight: bold;"&gt;"Boleh Salah Tapi Tidak Boleh Bohong", &lt;/span&gt;jangan sebaliknya yaitu prinsipnya politikus (Yang ujung-ujungnya jadi tikus-tikus politik) yaitu &lt;span class="Apple-style-span" style="font-weight: bold;"&gt;"Boleh Bohong Tapi Tidak Boleh Salah"&lt;/span&gt;. Yaaaa termasuk juga pengusaha yah menurut saya, karena pengusaha sendiri sebenarnya kalau diamati ya tidak jauh berbeda dengan politikus, yaitu sama-sama ingin jadi penguasa hehehhee... Maaf cuma bercanda, ini cuma anekdot aja lah jangan dianggap serius hehehe...Dah ah, takut tambah ngaco.&lt;span class="Apple-style-span" style="font-weight: bold;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2805815757991023361-8647841277937058403?l=e-je.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://e-je.blogspot.com/feeds/8647841277937058403/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://e-je.blogspot.com/2009/01/penelitian-ilmiah-masa-kini.html#comment-form' title='14 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2805815757991023361/posts/default/8647841277937058403'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2805815757991023361/posts/default/8647841277937058403'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://e-je.blogspot.com/2009/01/penelitian-ilmiah-masa-kini.html' title='Penelitian Ilmiah Masa Kini'/><author><name>Evan Jaelani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05089295072294791396</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_R9-veRrvlkg/SdduVzvoPSI/AAAAAAAAAD0/oQugguIqFpU/S220/DSC04384.JPG'/></author><thr:total>14</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2805815757991023361.post-7660279852808474517</id><published>2009-01-30T14:32:00.002+07:00</published><updated>2009-01-30T15:39:22.753+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hasil Sebuah Renungan'/><title type='text'>Time is Money, Benarkah?</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;Sering banget kita mendengan istilah ini (istilah atau peribahasa yah ?), yang pasti istilah atau peribahasa ini di keluarkan oleh orang luar negeri (terutama barat) yang memang kesehariannya disibukkan oleh bisnis dan pekerjaan mereka. Sebenernya memang istila atau peribahasa ini mempunyai banyak sekali arti, oleh karena itu banyak juga yang salah mengartikan istilah ini dan terlena oleh untaian katanya hehehe.. gaya kitu bahasana.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Ya, memang ada benarnya juga bahwa dengan istilah atau peribahasa ini. Dengan banyaknya waktu yang terbuang, orang sering beranggapan juga bahwa didalamnya ada uang yang terbuang. Bener ga sih seperti ini? Begitu juga sebaliknya, kalau kita terus produktif dan pinter dalam mebagi waktu, maka sebenernya kita juga akan kemungkinan untuk mendapatkan uang juga akan bertambah. Begitu lah kira-kira yang saya bisa saya tangkap dari istilah peribahasa ini. Tapi saya juga pernah mendapat pencerahan mengenai istilah atau peribahasa ini ketika menghadiri acara pengajian (gaya lah..) di rumah, dah lama juga sih ini..&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Jadi begini yang bisa saya tangkap dari hasil pengajian yang diterangkan oleh seorang ustadz itu, ya walaupun sambil "nundutan"..beuh apa yah bahasa indonesianya?Mungkin terkantuk-kantuk kali yah hehehhe...ya pokoknya begitu lah, mudah-mudahan saja benar yang saya tangkap ini. OK, langsung saja yah...Jadi, tadi kan disebutkan bahwa istilah atau peribahasa ini sebenernya datang dari orang-orang barat dan kebanyakan orang-orang di Indonesia juga mengartikan istilah atau peribahasa tersebut sesuai dengan aslinya saja yaitu ya waktu adalah uang sehingga kalau bisa jangan ada sedikitpun waktu yang terbuang ketika kita sedang bisnis, usaha atau bekerja. &lt;br /&gt;Sebenernya ada baiknya juga istilah ini, tetapi kita juga jangan langsung menelan mentah-mentah peribahasa ini sesuai dengan keinginan orang-orang barat itu. Sebenernya kan ada arti lain bagi orang-orang barat supaya bisa menerapkan istilah ini terutama di negara-negara yang mayoritasnya islam seperti di Indonesia ini. Karena kalau kita benar-benar menerapkan ini pada kehidupan kita sehari-hari, maka kita akan terus disibukkan oleh bisnis kita, usaha kita dan kerjaan kita. Yang pasti, sudah tidak ada waktu lagi untuk hablum minallah (shalat misalnya). Ini sudah pasti, karena memang kita kesehariannya akan terus disibukkan oleh urusan mencari uang, dan uang akan menjadi tuhan bagi kita. Semua waktu akan kita habiskan untuk mencari uang, dan kalau sudah begini artinya apa? Celaka lah kita, dan Orang-orang yang mengharapkan ini akan tertawa dengan puas, karena niatan mereka berhasil. Jadi, sebaiknya kita harus lebih bijak lagi dalam mengartikan istilah-istilah atau peribahasa yang datang dari orang-orang luar terutama Barat. &lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2805815757991023361-7660279852808474517?l=e-je.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://e-je.blogspot.com/feeds/7660279852808474517/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://e-je.blogspot.com/2009/01/time-is-money-benarkah.html#comment-form' title='21 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2805815757991023361/posts/default/7660279852808474517'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2805815757991023361/posts/default/7660279852808474517'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://e-je.blogspot.com/2009/01/time-is-money-benarkah.html' title='Time is Money, Benarkah?'/><author><name>Evan Jaelani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05089295072294791396</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_R9-veRrvlkg/SdduVzvoPSI/AAAAAAAAAD0/oQugguIqFpU/S220/DSC04384.JPG'/></author><thr:total>21</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2805815757991023361.post-6066845991551993463</id><published>2009-01-29T16:20:00.002+07:00</published><updated>2009-01-29T17:22:12.442+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hasil Sebuah Renungan'/><title type='text'>Sesuaikah OTDA ?</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Lagi-lagi ini hasil dari hobi saya yaitu merenung di kamar mandi. Memang, merenung di kamar mandi emang enak walaupun saya sering di gedor oleh temen-temen di kosan saya karena sering lama di kamar mandi hehehehe...Ya begitulah hobi saya, saya juga sering kalau mau ujian menghafal (Tepatnya membaca) di kamar mandi. Sekedar membaca-baca juga sering, seperti membaca novel, buku-buku ringan biasa banyak yang saya habiskan (baca) di kamar mandi, bahkan ketika saya menyelesaikan Thesis dulu sering kali inspirasi saya dapat dari kamar mandi hehehe.&lt;br /&gt;Baiklah, ga usah terlalu banyak basa-basinya takutnya nanti jadi curhat disini. Jadi, setelah beberapa tahun di Indonesia ini di terapkan Otonomi Daerah (OTDA), sudah kah terasa manfaatnya? Ya itu bisa di jawab oleh masing-masing aja yah..Karena tiap orang pasti akan berbeda-beda pendapatnya. Karena memang di beberapa daerah ada yang berhasil dan ada juga yang tidak berhasil dalam menerapkan Otonomi Daerah ini. Terus, apa kategorinya kalau gitu Otonomi Daerah yang berhasil dan yang tidak? Mari kita lihat, apa sebenarnya esensi dari Otonomi Daerah ini. Baca sampe beres yah..Jangan lupa komentar nya hehehe...&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sebelumnya mari kita lihat contoh penerapan Otonomi Daerah yang sudah sukses (setidaknya ini menurut saya) yaitu di Negara China. Bagaimana mereka sukses menjalankan Otonomi Daerah? Jadi begini, di China setelah di terapkan Otonomi Daerah (mungkin namanya beda, tapi esensinya sama) mereka mengalami kemajuan yang sangat cepat. Kenapa? karena di China setiap daerahnya terjadi persaingan (terutama daya saing daerahnya), sehingga mereka berlomba-lomba untuk menjadikan daerahnya sebagai daerah yang terbaik diantara daerah yang lainnya (dengan persaingan sehat) dan juga bisa saja saling bekerja sama antar daerah apabila diperlukan.&lt;br /&gt;Sehingga apa esensi yang sebenernya dari Otonomi Daerah ini? Menurut hemat saya seperti ini :&lt;br /&gt;1. Percepatan, dalam artian segala sesuatunya bisa lebih cepat dilakukan karena tidak harus diajukan dulu ke pusat (dalam hal ini pemerintah pusat), sehingga semuanya bisa langsung dilakukan di daerah dan ini bisa menjadikan percepatan dalam pembangunan daerah.&lt;br /&gt;2. Biaya rendah, Karena semuanya dilakukan di daerah sehingga biaya yang dikeluarkan juga akan semakin rendah dan ini yang bisa meningkatkan daya saing daerahnya.&lt;br /&gt;3. Pengembangan atau Pembangunan, Nah karena memang setiap daerah bisa mengembangkan daerahnya masing-masing sehingga pembangunan di setiap daerah bisa lebih merata.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut saya, tiga esensi itu lah yang seharusnya ada dalam Otonomi Daerah di Indonesia ini. Nah kemudian apa yang terjadi dengan Otonomi Daerah di Indonesia? yang terjadi adalah sebaliknya, yaitu pembangunan tetap saja tidak ada percepatan karena masing-masing daerah tetap saja meminta kepada pamerintah pusat. Sehingga biaya yang dikeluarkan juga tetep saja tinggi. Kemudian yang terjadi bukanlah pembangunan dan pengembangan tetapi PEMEKARAN. Ini juga yang menimpa daerah saya (kelahiran saya di Majalengka) yang katanya mau ikut pemekaran dengan Cirebon, Indramayu dan lainnya membuat Provinsi Cirebon. Yah, begitulah yang terjadi dari Otonomi Daerah di Indonesia. Mungkin kita harus banyak belajar lagi tentang Otonomi Daerah ini.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2805815757991023361-6066845991551993463?l=e-je.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://e-je.blogspot.com/feeds/6066845991551993463/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://e-je.blogspot.com/2009/01/sesuaikah-otda.html#comment-form' title='8 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2805815757991023361/posts/default/6066845991551993463'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2805815757991023361/posts/default/6066845991551993463'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://e-je.blogspot.com/2009/01/sesuaikah-otda.html' title='Sesuaikah OTDA ?'/><author><name>Evan Jaelani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05089295072294791396</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_R9-veRrvlkg/SdduVzvoPSI/AAAAAAAAAD0/oQugguIqFpU/S220/DSC04384.JPG'/></author><thr:total>8</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2805815757991023361.post-5197984136890947533</id><published>2009-01-28T20:22:00.004+07:00</published><updated>2009-01-28T21:37:01.770+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Metode Penelitian dan Statistik'/><title type='text'>Uji Validitas</title><content type='html'>Nah, sekarang kita jalan-jalan dulu ke bagian metode penelitian dan statistik lagi. sebenernya kalau melihat bahasan ini sudah banyak sekali yang mengetahuinya dan saya juga merasa ragu-ragu untuk posting membahas masalah ini. Tapi ga apa-apa lah, mungkin nanti kalau ada yang jauh lebih mengetahuinya bisa mengkoreksi saya dengan mengisi komentarnya yah atau di shout mix juga ga apa-apa.&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Nah, sekarang kenapa uji validitas ini sangat di perlukan dalam melakukan penelitian?Jadi begini, Dalam statistik Inferensial (pengambilan sampel dalam suatu populasi yang dapat merepresentasikan populasi tersebut) ada satu kalimat yang menyatakan bahwa sampel yang diambil harus bisa mewakili populasinya. Nah, sebenernya kan tidak ada alat ukur yang pasti (seperti penggaris) untuk melakukan pengukuran ini karena biasanya objek yang diteliti adalah berkaitan dengan penelitian sosial. Jadi, untuk bisa mengukur hal tersebut biasanya menggunakan kuesioner. Nah, tepat atau tidaknya kuesioner yang kita buat bisa dilakukan oleh uji instrument yang salah satunya adalah uji validitas ini.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Validitas ini merupakan derajat ketepatan antara data yang sesungguhnya terjadi pada objek penelitian dengna data yang dapat dilaporkan oleh peneliti. Dengan demikian, data yang valid adalah data "yang tidak berbeda" antara data yang dilaporkan oleh peneliti dengan data yang sesungguhnya terjadi pada obyek penelitian. Terdapat dua macam validitas penelitian ini, yaitu validitas internal dan validitas eksternal. Validitas internal berkenaan dengan derajat akurasi desain penelitian dengan hasil yang dicapai. Sedangkan Validitas eksternal adalah berkenaan dengan derajat akurasi apakah hasil penelitian dapat digeneralisasikan atau diterapkan pada populasi dimana sampel tersebut diambil. Nah, sebenernya uji validitas ini tidak hanya dilakukan pada penelitian yang bersifat kuantitatif, tapi kualitatif juga bisa dilakukan uji validitas ini. Cuman, karena pada umumnya dilakukan pada penelitian kuantitatif, jadi saya juga akan membahasnya pada penelitian kuantitatif.&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Mari kita lihat lagi, sebenernya apa itu yang dimaksud dengan uji validitas dan fungsinya. Uji validitas adalah untuk mengetahui apakah alat ukur yang kita gunakan (dalam hal ini adalah kuesioner) memiliki taraf kesesuaian atau ketepatan dalam melakukan pengukuran. Teknik pengujian yang dilakukan untuk melakukan uji validitas ini adalah menggunakan teknik korelasi melalui koefisien korelasi &lt;span style="font-style: italic;"&gt;product moment&lt;/span&gt; dari pearson dengan rumus :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_R9-veRrvlkg/SYBdlHkf5eI/AAAAAAAAABc/O1p0An7shb8/s1600-h/rumus.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 64px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_R9-veRrvlkg/SYBdlHkf5eI/AAAAAAAAABc/O1p0An7shb8/s320/rumus.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5296336054056379874" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Mungkin sudah jelas yah dengan malihat rumus di atas, bagaimana cara menggunakannya juga kayaknya sudah pada tau juga yah karena hanya tinggal memasukkan data ke rumusnya aja. Dalam uji validitas ini, jika korelasi Pearson positif dan besarnya lebih dari o,3, maka item yang bersangkutan dinyatakan valid, jika nilainya kurang dari 0,3 maka item yang bersangkutan dinyatakan tidak valid dan dikeluarkan dari kuesioner atau digantikan dengan pernyataan perbaikan. Udah ah segitu aja, bingung nulisnya saya heheheh..&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2805815757991023361-5197984136890947533?l=e-je.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://e-je.blogspot.com/feeds/5197984136890947533/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://e-je.blogspot.com/2009/01/nah-sekarang-kita-jalan-jalan-dulu-ke.html#comment-form' title='16 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2805815757991023361/posts/default/5197984136890947533'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2805815757991023361/posts/default/5197984136890947533'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://e-je.blogspot.com/2009/01/nah-sekarang-kita-jalan-jalan-dulu-ke.html' title='Uji Validitas'/><author><name>Evan Jaelani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05089295072294791396</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_R9-veRrvlkg/SdduVzvoPSI/AAAAAAAAAD0/oQugguIqFpU/S220/DSC04384.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_R9-veRrvlkg/SYBdlHkf5eI/AAAAAAAAABc/O1p0An7shb8/s72-c/rumus.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>16</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2805815757991023361.post-6779615434361698946</id><published>2009-01-27T22:27:00.002+07:00</published><updated>2009-01-27T23:33:33.301+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Manajemen Strategi'/><title type='text'>Strategic Management</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Malu juga nih posting &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Strategic Management&lt;/span&gt; ya terutama karena ini bukan bidang saya, jadi mohon dikoreksi aja klo ada salah-salah tulis (padahal yang salah itu bukan nulisnya, emang salah aja konsepnya hehehehe...). Tapi ga apa-apa lah, ya sekalian saya juga bisa belajar (kepaksa belajar tepatnya) dengan posting ini.&lt;br /&gt;Saya paksakan dan mencoba menulis &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Strategic Management &lt;/span&gt;ini&lt;span style="font-weight: bold;"&gt; &lt;/span&gt;karena&lt;span style="font-weight: bold;"&gt; &lt;/span&gt;memang sangat penting sekali untuk dipelajari, terutama bagi kalangan dunia usaha atau bisnis. Selain itu bahasan-bahasan dari ilmu manajemen strategi ini sangat bagus sekali dan enak untuk dipelajari bagi mahasiswa-mahasiswa. Tapi disini saya akan menuliskan pengantar dari manajemen strateginya saja, karena dimaksudkan untuk membuka wawasan kita dulu dan juga untuk dijadikan pintu gerbang ke depannya ketika membahas bagian-bagian atau aplikasi dari manajemen strategi ini. Karena hanya pengantarnya saja, jadi saya tidak akan panjang lebar disini.&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Baiklah mari kita mulai. Seperti biasa, saya akan mulai dari pengertiannya dulu. Jadi apa itu manajemen strategi? Manajemen Strategi adalah proses manajemen yang berulang dan berkesinambungan untuk menyesuaikan organisasi secara keseluruhan sesuai dengan lingkungan usaha. Biasanya, manajemen strategi ini mempunyai tahapan atau proses seperti berikut ini :&lt;br /&gt;1. Analisis lingkungan&lt;br /&gt;2. Penetapan Misi dan tujuan&lt;br /&gt;3. Perumusan strategi&lt;br /&gt;4. Implementasi strategi&lt;br /&gt;5. Pengendalian strategi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, sudah dapat dipastikan bahwa yang paling susah dari tahapan diatas adalah pada tahapan implementasi strategi. Karena biasanya pada tahapan mulai dari analisis lingkungan sampai pada perumusan strategi relatif lebih mudah untuk dilakukan. Selain itu, pada tahapan implementasi ini sering kali kita menemukan hal-hal yang tidak bisa kita prediksi sebelumnya. Oleh karena itu, dalam melakukan perumusan strategi sebaiknya kita mempunyai beberapa alternatif untuk bisa&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;mengatasi masalah-masalah yang tidak bisa kita duga sebelumnya.&lt;br /&gt;Ya sudah lah, jangan terlalu banyak-banyak yah. Namanya juga cuma pengantar doang. Untuk ke depannya saya akan bahas satu per satu mengenai bagian dan aplikasi dari ilmu manajemen strategi ini, dijamin asik deh. Jadi pada sabar yah menunggu postingan saya berikutnya mengenai manajemen strategi ini (PD aja lagi...) hehehehe...&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2805815757991023361-6779615434361698946?l=e-je.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://e-je.blogspot.com/feeds/6779615434361698946/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://e-je.blogspot.com/2009/01/strategic-management.html#comment-form' title='11 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2805815757991023361/posts/default/6779615434361698946'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2805815757991023361/posts/default/6779615434361698946'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://e-je.blogspot.com/2009/01/strategic-management.html' title='Strategic Management'/><author><name>Evan Jaelani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05089295072294791396</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_R9-veRrvlkg/SdduVzvoPSI/AAAAAAAAAD0/oQugguIqFpU/S220/DSC04384.JPG'/></author><thr:total>11</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2805815757991023361.post-3637672646494051243</id><published>2009-01-26T14:17:00.002+07:00</published><updated>2009-01-26T15:29:49.925+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hasil Sebuah Renungan'/><title type='text'>Indonesia :: Sinetron Banget</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Nah, ini dapat inspirasinya tadi pagi pas bangun tidur ku terus mandi tidak lupa menggosok gigi, tapi sebelum mandi ya biasa lah merenung dulu sambil ngeroko (ngerti lah lagi ngapain) ga usah di tulis itu mah yah... Biasa lah kalau lagi gitu kan suka merenung, memikirkan hal-hal yang tadinya ga terpikirkan. Mungkin ini salah satu dari hasil perenungan itu.&lt;br /&gt;Pada tau kan gimana sinetron di Indonesia?Muter-muter padahal penonton sebenernya dah tau ceritanya mau kemana. Selain itu banyak banget kebeneran, contohnya lagi susah-susah kebeneran ketemu sama keluarganya atau kebeneran ketemu sama orang yang dikenal kadang-kadang kalu ceritanya percintaan kadang-kadang kebeneran sama orang yang dicintainya. Pokonya gitu lah sinetron kita mah, banyak kebeneran dan gampang banget di tebak ceritanya.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Nah, setelah di pikir-pikir dan direnung-renung pas lagi merenung (pabaliut nya?) ternyata Kisah Negara kita tercinta Indonesia ini juga mirip sinetron yah? Ya sebenernya ini cuma anekdot aja lah, karena mungkin kejadiannya juga sama seperti kisah sinetron di Indonesia yaitu banyak kebeneran dan gampang ditebak ceritanya. Dimana letak mirip sinetron nya? hayo dmana? tebak dulu dong, kan gampang nebaknya heheheh....&lt;br /&gt;Pada hafal kan pancasila isinya apa? dilihat dari suku katanya kan panca itu artinya lima dan sila itu artinya dasar atau prinsip. Jadi Pancasila adalah lima prinsip dasar Negara Republik Indonesia, pada hafal juga kan isi dari pancasila? Ini isinya :&lt;br /&gt;1. Ketuhanan yang maha esa&lt;br /&gt;2. Kemanusiaan yang adil dan beradab&lt;br /&gt;3. Persatuan Indonesia&lt;br /&gt;4. Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan&lt;br /&gt;5. Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, trus apa hubungannya sama sinetron di Indonesia? Jadi gini, kan tadi dah disebutin kalau sinetron indonesia itu banyak banget kebenerannya. Nah disini juga kebetulan banget sama Presiden-presiden kita. Mungkin udah pada tau kan yah, jarang sekali presiden di Indonesia berhenti karena masa jabatannya habis. Nah, penyebabnya konon mirip dengan isi Pancasila itu isue nya. mari kita lihat satu-persatu :&lt;br /&gt;1. Presiden Pertama kita : Ir. Soekarno&lt;br /&gt;Konon, (maaf) ini setelah saya belajar sejarah, katanya lengser karena isue keagamaan. Mari kita lihat isi pancasila yang pertama yaitu ketuhanan yang maha esa. Kebetulan banget kan? Mari kita lihat selanjutnya.&lt;br /&gt;2. Presiden kedua kita : Soeharto&lt;br /&gt;Masih ingat mungkin di benak kita pada zaman orba?Banyak sekali pelanggaran HAM kan?Pada zaman ini jangan kan kita bersuara, batuk pun di tangkap (Istilahnya) hehehe...Mari kita lihat isi Pancasila yang kedua yaitu Kemanusiaan yang adil dan beradab. Nah kalau kesini, lengsernya presiden kedua kita ya gara-gara isue ini. Karena katanya tidak adil dan banyak sekali ketimpangannya.&lt;br /&gt;3. Presiden ketiga kita : Bj. Habibie&lt;br /&gt;Masih ingat kejadian yang menimpa pada masa ini? Ya betul, terjadinya perpecahan di negara kita, Timur-timur akhirnya memisahkan dari Repbulik Indonesia. Artinya apa? Beliau lengser karena tidak sesuai dengan sila ke tiga yaitu Persatuan Indonesia.&lt;br /&gt;4. Presiden keempat kita : Gus Dur&lt;br /&gt;Nah ini dia yang paling heboh ketika zamannya. Masih ingat kan karakter beliau seperti apa? di lihat dari pembicaraannya yang ceplas-ceplos, dan cenderung ga mau bermusyawarah. Karena ini lah beliau di lengserkan kembali dan ini sesuai dengan isi Pancasila yang ke empat yaitu Kerankyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan.&lt;br /&gt;5. Presiden kelima kita : Ibu Megawati&lt;br /&gt;Tentu saja masi fresh di ingatan kita apa yang terjadi pada era Ibu Mega ini. Ya, betul. Perjanjian penjualan gas di Sumatra, yang isi perjanjiannya salah satunya adalah harganya flat selama 20 Tahun. Wowwwww.... Sesuai kah dengan isi pancasila ke lima yaitu Keadilan bagi seluruh rakyat Indonesia? Karena kita tahu bahwa Negara kita sedang terpuruk, dan pasti semua rakyatnya merasa kesal dengan isi perjanjian itu. Maka Presiden kelima kita lengser karena sila ke lima yaitu keadilan sosial bagi seluruh rakyat indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ok, itu dulu mungkin. Kita lihat saja berikutnya ada apa lagi di Indonesia ini. Apakah masih ada kebetulan-kebetulan seperti di atas? kita tunggu aja. Maaf klo ada yang salah.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2805815757991023361-3637672646494051243?l=e-je.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://e-je.blogspot.com/feeds/3637672646494051243/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://e-je.blogspot.com/2009/01/indonesia-sinetron-banget.html#comment-form' title='27 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2805815757991023361/posts/default/3637672646494051243'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2805815757991023361/posts/default/3637672646494051243'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://e-je.blogspot.com/2009/01/indonesia-sinetron-banget.html' title='Indonesia :: Sinetron Banget'/><author><name>Evan Jaelani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05089295072294791396</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_R9-veRrvlkg/SdduVzvoPSI/AAAAAAAAAD0/oQugguIqFpU/S220/DSC04384.JPG'/></author><thr:total>27</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2805815757991023361.post-4289274834544130542</id><published>2009-01-25T21:57:00.005+07:00</published><updated>2009-01-25T22:51:24.063+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='SDM dan Motivasi'/><title type='text'>MSDM</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Nah, kalau yang ini pasti lebih banyak yang tau. Tapi biarin lah, seperti biasa biar gwa ga lupa aja sekalian biar bisa sharing sama master-masternya hihihihi kali aja blog gwa dikunjungi sama para maestro di bidangnya. Jadi apa itu SDM? Yang pasti bukan &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;S&lt;/span&gt;elametin &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;D&lt;/span&gt;iri &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;M&lt;/span&gt;asing-masing yah hehehehe...itu mah para koruptor Indonesia yang udah ketauan sama KPK khakhakhakah...&lt;br /&gt;Jadi apa itu SDM? yang rada panjang yah pengertiannya biar keliatan keren :D&lt;br /&gt;"Manajemen Sumber Daya Manusia adalah serangkaian keputusan untuk mengelola hubungan ketenaga kerjaan (calon pegawai, pegawai dan pensiunan) secara optimal mulai dari rekruitmen, seleksi, penempatan, pemeliharaan (kompensasi dan kesejahteraan) serta pengembangan (karir, pendidikan dan pelatihan) serta terminasi, untuk mencapai tujuan organisasi (memelihara dan meningkatkan performansi)".&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;ya benar, mulai dari calon pegawai sampai pensiunan, benar juga mulai dari rekruitmen sampai terminasi. Jadi memang salah juga perusahaan yang hanya mengurus karyawannya sampai penempatan dan ngasi kompensasi doang. Tapi itu memang masalah utama MSDM, kurang dapat terukur dan juga sulit untuk dapat objektif.&lt;br /&gt;Fokus perhatian dari MSDM ini adalah hubungan antar manusia, hubungan antar kelompok dan hubungan antar organisasi serta lingkungan yang berpengaruh terhadap tenaga kerja. Kemudian apa yang terjadi pada SDM di Indonesia sehingga saya harus membahasnya? inilah faktanya :&lt;br /&gt;1. Daya saing bangsa urutan ke 55 dari 55 negara berkembang&lt;br /&gt;2. Daya saing sumber daya manusia urutan 48 dari 49 negara berkembang&lt;br /&gt;3. Human Depelovment Index (HDI) urutan 112 dari 117 negara&lt;br /&gt;4. Tingkat produktivitas urutan terendah ke 2 di Asia setelah Bangladesh&lt;br /&gt;5. KKN urutan ke 2 di dunia&lt;br /&gt;6. Daya tarik Investasi urutan terakhir di Asean&lt;br /&gt;7. Daya saing bisnis global urutan 73 dari 177 negara.&lt;br /&gt;(Sumber : World Economic Forum, United Nation Development Program, General Competitive Report).&lt;br /&gt;Ya, itu lah faktanya sodara-sodara... Lalu bagaimana kah perkembangan SDM di Indonesia? Sudahkah sejalan dengan perkembangan Manajemen Sumber Daya Manusia? Kita lihat perkembangan MSDM :&lt;br /&gt;1. Generasi Pertama (1800-1940an) : Manajemen Pra Personalia&lt;br /&gt;Manusia masih dilihat sebagai faktor produksi, sebagai manusia mesin. Owner Manager pemilik sekaligus pengelola, Pengelolaan SDM masih terpuruk.&lt;br /&gt;2. Generasi kedua (1945-1960an) : Manajemen Personalia&lt;br /&gt;Manusia dianggap sebagai mesin yang mempunyai perasaan, munculnya serikat pekerja dan adanya analisis jabatan, serta adanya pengelolaan SDM yang lebih baik.&lt;br /&gt;3. Generasi ketiga (1965-1970an) : HRM atau Manajemen Sumber Daya Manusia&lt;br /&gt;Manusia sebagai subjek dengan dimulainya pengenalan manajemen sumber daya manusia. Serta Motivasi dan Perilaku kerja merupakan isu penting.&lt;br /&gt;4. Generasi keempat (1975-1999) : Strategi MSDM&lt;br /&gt;Mulai diterapkannya pola strategis dalam mengelola manusia, perkembangan perusahaan tergantung pada daya saing SDM nya, serta manusia sudah dianggap sebagai aset perusahaan.&lt;br /&gt;5. Generasi kelima (2000 - sekarang) : Brainware Management (Manajemen Perangkat Otak)&lt;br /&gt;Adanya kesatuan antara Brain, Mind, Body secara menyeluruh, perubahan dari bentuk pelatihan menjadi pendidikan, serta manusia dianggap sebagai Human Capital Invesment.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itu lah perkembangan MSDM sampai sekarang, jadi sudah ada di generasi kelima yaitu Brainware Mangement dan manusia sudah dianggap investasi. Nah, saya sendiri tidak tahu sekarang Indonesia sudah sampai mana yang pasti belum nyampe sih ke Brainware Management mah. Yah...kita lihat aja.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2805815757991023361-4289274834544130542?l=e-je.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://e-je.blogspot.com/feeds/4289274834544130542/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://e-je.blogspot.com/2009/01/msdm.html#comment-form' title='11 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2805815757991023361/posts/default/4289274834544130542'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2805815757991023361/posts/default/4289274834544130542'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://e-je.blogspot.com/2009/01/msdm.html' title='MSDM'/><author><name>Evan Jaelani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05089295072294791396</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_R9-veRrvlkg/SdduVzvoPSI/AAAAAAAAAD0/oQugguIqFpU/S220/DSC04384.JPG'/></author><thr:total>11</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2805815757991023361.post-4474988016470394832</id><published>2009-01-25T19:17:00.003+07:00</published><updated>2009-01-25T20:52:40.621+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Filsafat Ilmu'/><title type='text'>Aksiologi</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Huh...Beneran, serius...Suer deh...Ini yang terakhir dari dasar atau pondasi filsafat. Berarti ini yang terakhir kalinya gwa bikin pusing pembaca, termasuk gwa juga jadinya pusing sendiri hehe..setelah kemarin kita membicarakan tentang &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;ontologi&lt;/span&gt; dan &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;epistimologi&lt;/span&gt; yang membuat saya teler nulisnya, sekarang bagian terakhir dari rentetan landasan filsafat.&lt;br /&gt;Lalu apa maksudnya &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Aksiologi&lt;/span&gt; ? Jangan menurut saya yah..Menurut si Louis Kattsof aja lah (1992:327) dia mendefinisikan bahwa &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Aksiologi&lt;/span&gt; adalah ilmu pengetahuan yang menyelidiki tentang hakikat segala sesuatu. Di dunia ini terdapat banyak pengetahuan yang bersangkutan dengan masalah nilai yang khusus, seperti ekonomi, estetika, etika, filsafat agama dan apistimologi. Estetika berhubungan dengan masalah keindahan, etika berhubungan dengan masalah kebaikan, dan epistimologi berhubungan dengan masalah kebenaran.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Permasalahan tentang "hakikat nilai" dapat di jawab dengan tiga macam cara; orang dapat mengatakan bahwa :&lt;br /&gt;1. Nilai sepenuhnya berhakikat subjektif. Ditinjau dari sudut pandang ini, nilai merupakan reaksi-reaksi yang diberikan oleh manusia sebagai pelaku dan keberadaannya tergantung pada pengalaman-pengalaman mereka.&lt;br /&gt;2. Nilai-nilai merupakan kenyataan-kenyataan ditinjau dari segi ontologi, namun tidak terdapat dalam ruang dan waktu. Nilai tersebut merupakan esensi-esensi logis dan dapat diketahui melalui akal. pendirian ini dinamakan "objektivisme logis". Akhirnya orang juga dapat mengatakan bahwa&lt;br /&gt;3. Nilai-nilai merupakan unsur objektif yang menyusun kenyataan. Yang demikian ini disebut "objektivisme metafisik".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Baiklah, saya coba sederhanakan saja. Jadi, secara sederhananya aksiologi adalah ilmu yang membicarakan tentang tujuan ilmu pengetahuan itu sendiri. Nah, dalam hal ini telah terjadi perdebatan panjang antara para filusuf tentang tujuan ilmu pengetahuan. Sebagian berpendapat bahwa pengetahuan sendiri merupakan tujuan pokok bagi yang menekuninya, dan mereka menyatakan bahwa "ilmu pengetahuan untuk ilmu pengetahuan", sebagaimana mereka mengatakan "seni untuk seni". Sebagian berpendapat bahwa tujuan ilmu pengetahuan adalah upaya para peneliti menjadikan alat atau jalan untuk menambah kesenangan hidup di dunia ini. Sebagian menyatakan bahwa ilmu pengetahuan merupakan alat untuk meningkatkan kebudayaan dan kemajuan bagi umat manusia secara keseluruhan. Adapun dalam Islam bahwa ilmu pengetahuan merupakan alat untuk mencapai tujuan yang lebih tinggi dari sekedar tujuan ilmu pengetahuan itu sendiri. Karena di balik kehidupan materi ini ada lagi kehidupan yang mereka lalaikan, yakni kehidupan akhirat (QS Ar-Ruum: 6-7), maka tujuan ilmu pengetahuan dalam Islam adalah untuk menggapai Ridlo Allah SWT dalam meraih kebahagiaan dunia dan akhirat.&lt;br /&gt;fuihhhh....dah panjang lebar yah, ya intinya mah aksiologi itu adalah ilmu yang mempelajari hakikat dan manfaat yang sebenarnya dari pengetahuan, dan sebenarnya ilmu pengetahuan itu tidak ada yang sia-sia kalau kita bisa memanfaatkannya dan tentunya dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya dan di jalan yang baik pula. Karena akhir-akhir ini banyak sekali yang mempunyai ilmu pengetahuan yang lebih itu dimanfaatkan di jalan yang tidak benar. Ya sebagai contohnya jangan jauh-jauh lah, para koruptor di Negeri kita tercinta ini sebenarnya kan memanfaatkan ilmu pengetahuan di jalan yang tidak benar, klo yang (maaf) kurang ilmu pengetahuannya kan paling juga nyuri ayam, bebek atau yang lainnya lah yang paling juga berapa sih kerugian yang di dapatnya dan bandingkan sodara hukuman yang didapatkannya dengan para koruptor. Tapi yang punya ilmu pengetahuan pasti jauh lebih dapat merugikan, jangan jauh-jauh contohnya kasus BLBI saja merugikan negara berapa Triliyun?? BENAR TRILIYUNAN SODARA!!! bandingkan dengan yang nyuri ayam??Selain itu, kita mungkin sudah menjadi rahasia umum yah bahwa yang bisa mengutak-atik keuangan negara pastinya dia ahli keuangan, yang banyak melanggar hukum sudah pasti yang sangat mengerti hukum (di Indonesia lho yah...). Memang, hidup di dunia ini tidak bisa kalau tanpa uang, bahkan uang bisa dijadikan Tuhan kedua oleh mereka (atau Tuhan yang pertama yah??dan bahkan satu-satunya) di mata mereka? Kan kalau kita liat lagi, latar belakang pekerjaan mereka kan anggota DPR atau gubernur BI yang saya yakin tidak akan kekurangan untuk kehidupan sehari-harinya. Jadi, kalau kita lihat dari hirarki kebutuhan Maslow berarti kan kalau terus-menerus hanya mencari uang (para koruptor) berarti mereka masih terus berkutat di hirarki paling bawah yah (Kebutuhan fisiologi)...Saya rasa kelas mereka sudah seharusnya berada pada hirarki paling atas yaitu aktualisasi diri, jadi menunjukkan kinerja terbaiknya, bukan terus berkutat di hirarki terendah.&lt;br /&gt;Hehehehe... Jadi melenceng gini.. Tenang-tenang...Abisnya kesel sih hehehe... udah ah segitu aja, takut melenceng tambah jauh lagi.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2805815757991023361-4474988016470394832?l=e-je.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://e-je.blogspot.com/feeds/4474988016470394832/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://e-je.blogspot.com/2009/01/aksiologi.html#comment-form' title='14 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2805815757991023361/posts/default/4474988016470394832'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2805815757991023361/posts/default/4474988016470394832'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://e-je.blogspot.com/2009/01/aksiologi.html' title='Aksiologi'/><author><name>Evan Jaelani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05089295072294791396</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_R9-veRrvlkg/SdduVzvoPSI/AAAAAAAAAD0/oQugguIqFpU/S220/DSC04384.JPG'/></author><thr:total>14</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2805815757991023361.post-3499010213526311952</id><published>2009-01-24T22:09:00.002+07:00</published><updated>2009-01-24T23:02:09.293+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Filsafat Ilmu'/><title type='text'>Epistimologi</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Nah lo...Apa lagi nih? Lagi-lagi juga gw baru belajar tentang ini. Dan lagi-lagi juga gw nulis di postingan biar ga lupa hehehhe...jadi kan klo lupa tinggal buka blog gw aja, terus kalau di tulis kaya gini ya mudah-mudahan nempel di gw nya juga lebih lama lagi hehehehe...&lt;br /&gt;Jadi apa Epistimologi ini?? yang pasti sih masih dalam lingkup bahasan filsafat...ya dari hasil belajar seminggu kemarin (walaupun bingung ga ngerti-ngerti) dapat gwa ambil kesimpulannya kalau  &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Epistimologi &lt;/span&gt;pada intinya membicarakan tentang sumber pengetahuan dan bagaimana cara memperoleh pengetahuan. Berasal dari kata Yunani yaitu &lt;span style="font-style: italic;"&gt;episteme&lt;/span&gt;, artinya pengetahuan atau ilmu pengetahuan, dan &lt;span style="font-style: italic;"&gt;logos &lt;/span&gt;artinya juga pengetahuan atau informasi. Jadi dapat dikatakan &lt;span style="font-style: italic;"&gt;epistimologi &lt;/span&gt;artinya pengetahuan tentang pengetahuan atau adakalanya juga disebut "teori pengetahuan" atau juga adakalanya disebut filsafat pengetahuan. Atau ada juga yang menyebutkan asal-usul, anggapan dasar, tabiat, rentang, kecermatan dll lah.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Ada beberapa aliran yang berbicara tentang Epistimologi, diantaranya dan yang paling populer serta mengalami perdebatan sengit terus-menerus adalah empirisme dan rasionalisme. &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Empirisme&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Menurut aliran ini bahwa manusia memperoleh pengetahuan melalui pengalaman indranya. Bapak aliran ini adalah John Lock (1632-1704) dengan teorinya "tabula rasa" yang artinya secara bahasa adalah meja lilin. Kelemahan aliran ini adalah sangat banyak :&lt;br /&gt;1. Indera terbatas ; Benda yang jauh kelihatan kecil.&lt;br /&gt;2. Indera menipu ; Orang yang sedang sakit malaria, gula rasanya pahit apa lagi paria dah pasti pahit lah itu mah khakhakahkahkaha.&lt;br /&gt;3. Terkadang objek yang menipu, seperti ilusi dan patamorgana.&lt;br /&gt;4. Kekurangan terdapat pada indera dan objek sekaligus; indera (dalam hal ini mata) tidak bisa melihat kerbau secara keseluruhan, begitu juga kerbau tidak bisa dilihat secara keseluruhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Rasionalisme&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;/span&gt;Secara singkat aliran ini menyatakan bahwa akal adalah dasar kepastian pengetahuan. Pengetahuan yang benar hanya dapat diperoleh dan diukur dengan akal. Manusia, menuruta aliran ini memperoleh pengetahuan melalui kegiatan akal menangkap objek. Bapak aliran ini (biasanya) orang mengatakan Rene Descartes (1596-1650), meskipun paham in ijauh sudah ada sebelumnya (Pada masa Yunani kuno). Bagi aliran ini, kekeliruan pada aliran empirisem yang disebabkan kelemahan oleh alat indera tadi, dapat dikoreksi seandainya akal digunakan. Kendati demikian aliran ini tidak mengingkari kegunaan alat indera dalam memperoleh pengetahuan. Pengalaman indera diperlukan untuk merangsang akal dan memberikan bahan-bahan yang menyebabkan akal dapat bekerja. Laporan indera merupakan bahan yang belum jelas dan kacau. Kemudian bahan tadi dipertimbangkan oleh akal dalam pengalamannya berpikir. Selain dua aliran tadi, kemudian ada satu aliran lagi yang sama-sama populer. Ahmad Tafsir dan Endang Saefuddin Anshari menyebutnya &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Intuisionisme&lt;/span&gt;.&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aliran ini menganggap tidak hanya indera yang terbatas, akal juga terbatas. Objek yang kita tangkap itu selalu berubah-ubah. Jadi pengetahuan kita tentangnya juga selalu berubah-ubah. Bapak aliran ini adalah Hanry Bergson (1859-1941). Dengan menyadari keterbatasan indera dan akal, Bergson mengembangkan satu kemampuan tingkat tinggi yang dimiliki manusia yaitu intuisi. Kemampuan ini mirip dengan &lt;span style="font-style: italic;"&gt;instinct&lt;/span&gt;, tetapi berbeda dalam kesadaran dan kebebasannya. Yang mirip dengan aliran ini adalah &lt;span style="font-style: italic;"&gt;iluminasionisme&lt;/span&gt;. Menurut Ahmad Tafsir, paham ini dalam Islam disebut dengan teori &lt;span style="font-style: italic;"&gt;kasyf&lt;/span&gt;. Teori ini menyatakan bahwa manusia mempunyai kesanggupan (bagi hatinya yang bersih) untuk menerima pengetahuan yang langsung dari Tuhan. Kemampuan tersebut dapat diupayakan langsung melalui latihan, yang dalam islam disebut dengan &lt;span style="font-style: italic;"&gt;suluk&lt;/span&gt;, secara lebih spesifik lagi &lt;span style="font-style: italic;"&gt;riyadlah&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;Perbedaan pokok dan dasar dari tiga teori epistimologi di atas adalah perbedaan antara teori empirisme dan teori rasionalisme. Empirisme umumnya dapat diidentikan dengan teori korespondensi dan rasionalisme dengan teori koherensi.&lt;br /&gt;Waduh.... cape juga yah nulisnya (Mikirnya lebih cape...) dah malem lagi, mana besok kuliah pagi lagi. dah dulu yah...klo ada yang mau di tambahkan isi komen aja oke hehehehe....&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2805815757991023361-3499010213526311952?l=e-je.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://e-je.blogspot.com/feeds/3499010213526311952/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://e-je.blogspot.com/2009/01/epistimologi.html#comment-form' title='9 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2805815757991023361/posts/default/3499010213526311952'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2805815757991023361/posts/default/3499010213526311952'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://e-je.blogspot.com/2009/01/epistimologi.html' title='Epistimologi'/><author><name>Evan Jaelani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05089295072294791396</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_R9-veRrvlkg/SdduVzvoPSI/AAAAAAAAAD0/oQugguIqFpU/S220/DSC04384.JPG'/></author><thr:total>9</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2805815757991023361.post-4460430494193712194</id><published>2009-01-24T17:35:00.002+07:00</published><updated>2009-01-24T18:35:38.278+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Filsafat Ilmu'/><title type='text'>Ontologi</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;ONTOLOGI?? Makhluk apa lagi nih? Tau lah gwa juga sepintas doang taunya, cuma iseng aja posting biar gwa ga lupa lagi..Nyiapin dulu kopi plus rokok dulu ah, aga berat nih nulisnya. Jadi sebenernya ini adalah landasan atau apa yah? ya bisa disebut juga dasar dari Filsafat ilmu (ato ilmu Filsafat yah??), tau lah...pokonya gitu deh..Ya memang di filsafat kan suka di balik-balik ya kata-katanya, jadi gwa juga belajarnya pusing sendiri. contohnya : " Ga ada ciri itu ciri, ciri itu ga ada ciri", bingung juga yah maksudnya apa (Buat gwa yang masih baru belajar filsafat ini memusingkan banget artinya apa?), pas gwa liat contohnya ternyata gampang dan simpel juga artinya. Pengen tau? Jadi gini, pake contoh aja yah jelasinnya. Misal A, B, C mempunyai ikan mas yang mirip dan ditempatkan pada satu akuarium, kemudian untuk membedakan ketiga ikan tersebut, ikan miliknya si A di gunting ekornya, ikan miliknya si B di gunting mulutnya misalkan yah (kejam juga klo aslinya gini khakhakhak), nah yang punya si C ga ada di apa-apain alias ga ada cirinya. Jadi ciri ikan si C ya yang ga ada cirinya dan ga ada cirinya adalah ciri dari ikan milik si C. Begitu lah kira-kira, contoh lain lagi yang di bolak balik "ada itu tidak ada dan tidak ada itu ada", ga akan dijelasin lah nyari aja dulu yah nanti abis sama nerangin ini, kalau masih bingung juga ya bagus lah..berarti saya berhasil ngeracun ilmu filsafat atau filsafat ilmu pada pembaca wekekeeke.&lt;br /&gt;ya udah, balik lagi aja ke pembahasannya yah...Jadi apa itu Ontologi? Ontologi dalam bahasa latin adalah &lt;span style="font-style: italic;"&gt;ontologia&lt;/span&gt;, artinya sesuatu yang betul-betul ada. Dalam bahasa yunani  artinya ada, atau keberadaan, &lt;span style="font-style: italic;"&gt;ont, ontos, logos&lt;/span&gt; artinya studi atau ilmu tentang. Jadi &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Ontologos&lt;/span&gt;, artinya kajian tentang hakikat yang ada, atau teori ilmu pengetahuan yang mengungkapkan tentang hakikat segala sesuatu yang ada. (Kamus Filsafat Tim Penulis Rosda, 1995:234).&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Tapi, seperti biasanya dalam ilmu filsafat dan juga di filsafat ilmu tidak hanya ada satu pengertian saja dan semuanya bisa dibenarkan (Tergantung dari sudut mana orang melihatnya). Contohnya Wolff yang mendefinisikan ontologi sebagai ilmu tentang yang ada pada umumnya, dan menggunakan "filsafat pertama" sebagai sinonimnya. Metodenya deduktif, dan tujuannya adalah terciptanya suatu sistem kebenaran yang niscaya dan pasti. Prinsip nonkontradiksi, dan prinsip tiada jalan tengah merupakan alatnya.&lt;br /&gt;Husserl membedakan ontologi formal dan ontologi material. keduanya berurusan dengan analisis esensi-esensi. Ontologi formal berurusan dengan esensi formal atau universal. Dan merupakan basis terdalam dan terakhir dari semua ilmu. Ontologi material, yang menggeluti esensi-esensi material atau regional, yang merupakan basis dari ilmu faktual.&lt;br /&gt;Tapi, Luis O. Kattsoff membedakan Ontologi menjadi, Ontologi kuantitatif, Ontologi Kualitatif, dan Ontologi Monistik. Ontologi kuantitatif mempertanyakan apakah "kenyataan itu tunggal atau jamak?" Ontologi kualitatif mempertanyakan "dalam babak terakhir apakah yang merupakan jenis kenyataan itu?" Ontologi monistik membicarakan bahwa kenyataan itu tunggal adanya, dan seluruh keanekaragaman, perbedaan serta perubahan, bersifat semu belaka. Dewasa ini sistem monistik itu tidaklah umum dianut orang, karena justru perbedaan lah yang merupakan kategori dasar segenap kenyataan yang ada yang tidak dapat disangkal kebenarannya. Tapi ada juga yang berpendirian bahwa pada dasarnya segala sesuatu sama hakikatnya. yah begitu lah....pusing yah? sama saya juga pusing menulisnya...ya intinya pokonya ontologi adalah hakikat mengenai yang ada.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2805815757991023361-4460430494193712194?l=e-je.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://e-je.blogspot.com/feeds/4460430494193712194/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://e-je.blogspot.com/2009/01/ontologi.html#comment-form' title='7 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2805815757991023361/posts/default/4460430494193712194'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2805815757991023361/posts/default/4460430494193712194'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://e-je.blogspot.com/2009/01/ontologi.html' title='Ontologi'/><author><name>Evan Jaelani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05089295072294791396</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_R9-veRrvlkg/SdduVzvoPSI/AAAAAAAAAD0/oQugguIqFpU/S220/DSC04384.JPG'/></author><thr:total>7</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2805815757991023361.post-6140200729166806610</id><published>2009-01-24T16:21:00.002+07:00</published><updated>2009-01-24T17:32:12.897+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='SDM dan Motivasi'/><title type='text'>Kajian Motivasi</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Mungkin untuk motivasi ini sudah banyak sekali yang mengetahuinya, bahkan sangat memungkinkan banyak yang jauh lebih tahu dari saya mengenai motivasi ini. Tapi ga apa2 lah, saya Percaya Diri aja buat menulisnya. Tapi kalau ada yang salah mohon di koreksi yah...Terutama buat para psikolog yang mungkin jauh lebih menguasai mengenai motivasi ini.&lt;br /&gt;Baiklah, saya tidak akan panjang lebar basa-basinya. Langsung saja yah kita bahas mulai dari pengertiannya yah. Jadi pengertian dari Motivasi adalah proses yang sangat penting untuk mengetahui mengenai mengapa dan bagaimana perilaku seseorang dalam bekerja atau dalam melakukan suatu tugas tertentu. Kemudian pengertian yang sering di kaitkan dengan motivasi adalah :&lt;br /&gt;1. Keinginan (Desires, Wants)&lt;br /&gt;2. Tujuan (aims, Goals)&lt;br /&gt;3. Kebutuhan (Needs)&lt;br /&gt;4. Dorongan (Drives)&lt;br /&gt;5. Motif dan Insentif.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Lebih jauh lagi, asal kata dari motivasi adalah &lt;span style="font-style: italic;"&gt;movere&lt;/span&gt; atau &lt;span style="font-style: italic;"&gt;to move&lt;/span&gt;, dimana istilah ini menunjukkan suatu pengertian yang melibatkan tiga komponen utama, yaitu :&lt;br /&gt;1. Pemberi daya bagi perilaku manusia (Energizing)&lt;br /&gt;2. Pemberi arah pada perilaku manusia (Directing)&lt;br /&gt;3. Bagaimana perilaku itu ditertahankan (Sustaining)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Selanjutnya adalah proses motivasi (Menurut Luthan, 1973) :&lt;br /&gt;1. Kebutuhan (Needs)&lt;br /&gt;"Kekurangan", terjadi apabila terjadi ketidakseimbangan yang bersifat fisiologis dan psikologis.&lt;br /&gt;2. Dorongan (Drives)&lt;br /&gt;Kekurangan disertai dengan pengarahan, dorongan berorientasi pada tindakan untuk mencapai tujuan (Hull's)&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;3. Tujuan (Goals)&lt;br /&gt;Pencapaian suatu tujuan cenderung akan memulihkan ketidakseimbangan menjadi keseimbangan yang bersifat fisiologis dan psikologis.&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari bentuknya, motivasi ada 3 (tiga) macam, yaitu :&lt;br /&gt;1. Motif Prestasi&lt;br /&gt;2. Motif Sosial (Sahabat)&lt;br /&gt;3. Motif Kekuasaan (Power)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari ketiga motivasi tersebut, maka lahirlah teori motivasi, diantaranya adalah :&lt;br /&gt;1. Content Theory&lt;br /&gt;Teori Motivasi yang menitik beratkan pada "apa" itu motivasi, menekankan apa yang menyebabkan mereka berperilaku.&lt;br /&gt;contoh dari content teori adalah : Hierarchy Needs (Maslow), ERG (Aldefer), Tiga Motif Sosial (McClelland), Motivasi Berprestasi (Hermans).&lt;br /&gt;2. Process Theory&lt;br /&gt;Teori Motivasi yang menitikberatkan pada "bagaimana" dan dengan "tujuan apa" mereka dimotivasikan.&lt;br /&gt;contohnya : Goal Theory, Equity Theory.&lt;br /&gt;3. Reinforcement Theory&lt;br /&gt;Teori Motivasi ini menekankan pada cara-cara bahwa perilaku itu dipelajari. Bagaimana akibat tindakan di masa lampau mempengaruhi tindakan di masa mendatang dalam suatu siklus proses belajar.&lt;br /&gt;yah... Mungki itu dulu pembahasan mengenai motivasi, kalau masih kurang bisa &lt;span style="font-style: italic;"&gt;request&lt;/span&gt; dengan mengisi komen aja lah yah... Insya Allah, kalau saya tahu pasti saya bantu... Terima Kasih.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2805815757991023361-6140200729166806610?l=e-je.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://e-je.blogspot.com/feeds/6140200729166806610/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://e-je.blogspot.com/2009/01/kajian-motivasi.html#comment-form' title='43 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2805815757991023361/posts/default/6140200729166806610'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2805815757991023361/posts/default/6140200729166806610'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://e-je.blogspot.com/2009/01/kajian-motivasi.html' title='Kajian Motivasi'/><author><name>Evan Jaelani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05089295072294791396</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_R9-veRrvlkg/SdduVzvoPSI/AAAAAAAAAD0/oQugguIqFpU/S220/DSC04384.JPG'/></author><thr:total>43</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2805815757991023361.post-2820315142034160024</id><published>2009-01-23T17:19:00.001+07:00</published><updated>2009-01-23T17:25:06.885+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hasil Sebuah Renungan'/><title type='text'>Global Market</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;Spekulasi di pasar perumahan telah usai, untuk membangun kembali kesehatan ekonomi di Amerika Serikat dibutuhkan suatu resesi hebat yang berlangsung beberapa tahun “menurut marc faber“ Pasiennya yang menjadi melalui pertumbuhan kredit harus masuk rehabilitasi .&lt;br /&gt;Memberikan lebih banyak alcohol , seperti yang dilakukan the fed dan the treasury pada saat ini, adalah obat yang salah. Harga rumah secara nasional telah menurun sebesar 22% dari harga tertingginya yang tercapai pada tahun 2006. Banyak orang yang sebetulnya tidak layak mendapatkan KPR diberikan pinjaman tanpa dokumentasi yang lengkap (subprime mortgage). Satu dari setiap lima rumah di AS telah turun begitu banyak sampai nilai KPR-nya lebih besar dari pada nilai rumah itu sendiri. Oleh karena itu , jumlah foreclosures atau penyitaan rumah kini 71% dibandingkan satu tahun lalu. Harga rumah di AS kemunngkinan masih akan turun 10% lagi dalam beberapa kuartal berikutnya sebelum mulai stabil tahun 2010. terjadinya pertumbuhan ekonomi yang semu di Amerika Serikat, seperti :&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" align="justify"&gt;&lt;br /&gt;a. sekitar 2% dan bahkan kadang-kadang lebih dari 3% dari pertumbuhan BNP di tahun 2002 sampai tahun 2006 merupakan dari hasil kenaikan harga rumah.&lt;br /&gt;b. Jadi penyehatan dari resesi pada awal decade ini di dorong oleh mortgage equity withdrawal , yang mengijinkan konsumen menggunakan rumahnya sebagai mesin ATM dan pinjam uang terhadap apresiasi rumah mereka.&lt;br /&gt;c. Baik pada 2005 dan 2006 terjadi penarikan KPR sebesar hampir 700 milyar dolar AS, yang meningkatkan consumer spending dan menambah 3% ke BNP.&lt;br /&gt;d. Tetapi tahun 2007 , MEW sudah turun ke 470 milyar dolar AS, dan tahun ini kecil sekali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain itu, banyak juga produk derivatif mengancam system keuangan, diantaranya adalah :&lt;br /&gt;a. Bank telah kehilangan lebih dari 680 milyar dolar AS selama 2 tahun terakhir setelah housing bubble pecah.&lt;br /&gt;b. Tetapi perusahaan keuangan juga telah banyak berinvestasi dalam derivatif, yang oleh warren Buffet disebut “ financial weapon of mass destruction “ atau senjata pemusnah masal pada tahun 2002.&lt;br /&gt;c. Selama 6 tahun berikutnya , jumlah derivative ini bertambah sebesar 500 persen menjadi lebih dari 500 milyar dolaar AS. Ukuran sebesar inilah yang menaikan probabilitas atau resiko untuk menjadi suatu bencana.&lt;br /&gt;d. Terutama pasar CDS ( credit default swap) sebesar 50 triliyun dolar AS yang membahayakan dunia keuangan. Sebagai contohnya , AIG adalah salah satu penjual terbesar CDS dan kita sudah tahu nasibnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perekonomian Amerika tenggelam seperti titanic, hal ini ditandai oleh perolehan kredit mulai sulit karena Bank menderita banyak kerugian , mereka terpaksa mengurangi pemberian kredit. Sampai dengan bulan September, jumlah pinjaman telah turun sebesar 154.3 milyar dolar AS, yang merupakan salah satu kontraksi kredit terbesar secara nominal dalam beberapa decade terkahir ini. Dengan demikian, uptrend yang bertahan sejak awal tahun 1995 telah pecah.&lt;br /&gt;Perekonomian yang sehat mempunyai kredit bank yang meningkat, yang merupakan salah satu sumber ekspansi .Ketika bank harus mengurangi pemberian pinjaman , pertumbuhan ekonomi berkurang dan bahkan dapat mengakibatkan suatu resesi. Penurunan jumlah kredit (deleveraging) kemungkinan besar akan berlanjut terus sampai tahun 2013, deleveraging ini jelas akan menekan pertumbuhan ekonomi dan bursa saham beberapa tahun kedepan. Pemerintah boleh saja memompa uang dalam sisitem perbankan tetapi tidak akan ada dampak sama sekali, seperti pepatah lama mengatakan “Anda dapat menuntun kuda ke air tapi tidak bias membuatnya minum“.&lt;br /&gt;Perekonomian terbesar di dunia melemah dengan 0.3% dalam bisnis tahunan di kuartal ketiga. Inilah kontraksi yang paling tajam di AS dalam 7 tahun terkahir. Tetapi mulai bulan September perekonomian jatuh ke jurang, dengan BNP yang kemungkinan berkontraksi sekitar 3% dalam kuartal ke empat. Apabila penurunan sebesar ini terjadi, berarti itu akan menjadi kuartal terburuk sejak 1982.&lt;br /&gt;Sektor manufaktur maupun sector jasa terkontaksi, ini terlihat dari index manufaktur dari ISM turun 4.6 poin ke 38.9 pada bulan oktober, yang merupakan level terendah sejak September 1982. Sementara index jasa terjun ke 44,4 dibulan oktober dari 50.2 pada bulan sebelumnya.level tersebut adalah yang terendah dalam sejarah dr index ini.&lt;br /&gt;Angka pengangguran yang mengejutkan, hal ini dikarenakan perusahaan telah mmemangkas 1.2 juta pekerja dalam 10 bulan pertama tahun ini, dengan lebih dari setengahnya kehilangan dari pekerjaan tersebut dalam 3 bulan terakhir. Menyususul masalah yang berhubungan dengan resesi menjadi makin berat. Oleh karena itu , tingkat pengangguran naik sampai 6,5 % bulan yang lalu. Kebanyakan ekonom memprediksi makin banyak pemecatan akan terjadi, dan tingkat pengangguran akan meningkat lebih jauh ke 8% atau bahkan lebih tinggi pada tahun 2009.&lt;br /&gt;Dow Jones mencatat rekor tertingginya di 14,164.53 pada tanggal 9 oktober 2007. Persis satu tahun kemudian, pada hari kamis 9 oktober yg lalu, Dow Jones di tutup dilevel 8,579.19 dengan kata lain, index saham AS turun sebesar 39.4% atau 5,585 poin. Bursa saham lainpun kena imbasnya, tetapi belum selesai karena pendapatan perusahaan tetap menentukan harga saham. Dalam sutau perekonomian yang di dasarkan oleh consumer spending atau pengeluaran konsumen 10 bulan dari September 2007 sampai Juli 2008 naik 29.1 milyar dolar AS. 10 minggu dari agustus 2008 sampai pertengahan oktober 2008 naik 32.3 milyar dolar AS. Denagan kata lain, jumlah pinjaman lewat kartu kredit telah meningkat lebih banyak dalam 10 pekan tersebut dari 10 bulan sebelumnya. Sungguh aneh tapi nyata (dan menyedihkan), tetapi pedagang terbesar kedua untuk penggunaan kartu kredit sekarang adalah Mcdonalds. Ini jelas menunjukan bahwa banyak konsumen sedang sengsara kalau sudah harus bayar untuk big mac dan kentang senilai 4 dolar AS dengan kartu kredit.&lt;br /&gt;The worst financial crisis since the untuk hampir 75% pengeluaran yang lebih sedikit pasti mengakibatkan suatu Resesi dan apabila pendapatan perusahaan yang tercatat di bursa menurun, harga saham mereka tentu akan anjlok. &lt;br /&gt;Dalam 3 bulan terkahir ini dolar AS diperdagangkan berdasar aliran dana bukan berdasarkan Fundamental. Adapun 5 alasan utama kenapa dolar AS kembali menjadi raja untuk sementara waktu :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Likuidasi Dari Carry Trade&lt;br /&gt;Dari tahun 2002 sampai dengan tahun 2007, banyak investor telah memanfaatkan pinjaman dalam dolar AS dan juga YEN jepang untuk berinvestasi dalam asset dengan yield yang lebih tinggi. Pada saat ini, menyusul credit crunch, banyak bank tidak mampu atau mau memperpanjang pinjaman tersebut dan investor terpaksa menjual asset untuk melunasinya. Penguatan dolar AS maupun Yen jepang dan penurunan mata uang utama lain pada saat yang bersamaan menegaskan perebutan yang sedang berlangsung untuk mengurangi hutang dan deleverage.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Investor Redemption&lt;br /&gt;Menurut Nouriel Roubini, professor dari new york, ratusan Hedge funds akan tutup sebab investor tidak puas dengan kinerjanya dan minta uang mereka dikembalikan. Sebagai akibatnya, banyak hedge fund managers melikuidasi posisi mereka di berbagai pasar (valuta asing, komoditas, saham dan lain sebagainya).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Interest Rate Differential&lt;br /&gt;Dengan pelambatan perekonomian secara global atau bahkan resesi, sudah sangat jelas bahwa bank sentral di eropa, inggris, dan Australia harus menurunkan tingkat suku bunga mereka secara agresif. Mengecilnya perbedaan suku antara dolar AS dan mata uang utama dunia lainnya menyebabkan euro ,puand sterling, dan dolar Australia terdepresi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Losses From The Housing Bubble&lt;br /&gt;Sebagian dari investor juga harus membeli dolar AS untuk menutupi kerugian yang mereka derita di mortgage investment dan credit default swaps. Sebagian besar dari kontrak derivative di terbitkan dalam dolar AS, jadi ketika pemegangnya ingin menjualnya, penerbitnya harus melunasi nya dalam dolar AS dan kadang kadang menjual investasi dalam mata uang lain untuk mengumpulkan dolar AS –nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Momentum&lt;br /&gt;Saham, obligasi, komoditas, atau private equity sama sekali tidak menguntungkan pada sat ini, jadi uang keluar darinya dan mencari tempat lain untuk ditanamkan. Sekarang hanya dolar AS yang lagi cemerlang .tentu saja, makin banyak uang yang di investasikan ke dalam dolar AS main baik untuknya, dan semakin dolar AS menguat makin banyak hot money (seperti hedge funds) yang mengikutinya.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" align="justify"&gt;(Sumber : Gannfx di ambil dari &lt;a href="http://www.forexindo.com/forum"&gt;sini&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2805815757991023361-2820315142034160024?l=e-je.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://e-je.blogspot.com/feeds/2820315142034160024/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://e-je.blogspot.com/2009/01/global-market.html#comment-form' title='7 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2805815757991023361/posts/default/2820315142034160024'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2805815757991023361/posts/default/2820315142034160024'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://e-je.blogspot.com/2009/01/global-market.html' title='Global Market'/><author><name>Evan Jaelani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05089295072294791396</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_R9-veRrvlkg/SdduVzvoPSI/AAAAAAAAAD0/oQugguIqFpU/S220/DSC04384.JPG'/></author><thr:total>7</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2805815757991023361.post-6951733636657522905</id><published>2009-01-23T16:47:00.002+07:00</published><updated>2009-01-23T17:19:40.841+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hasil Sebuah Renungan'/><title type='text'>Penyebab Terjadinya Krisis Ekonomi Global</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;Dalam beberapa bulan terakhir ini, kita sangat dihebohkan oleh makhluk yang namanya Krisis Ekonomi Global. Tapi kebanyakan dari kita hanya mengetahui bahwa memang di dunia ini sedang terjadi krisis global, tanpa mengetahui penyebabnya apa? Kenapa Bisa terjadi krisis ekonomi global? kenapa coba? Hayooo kenapa??&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Krisis ekonomi global merupakan hal yang sangat komplek dan banyak sekali penyebabnya terutama dikarenakan terjadinya krisis di Amerika, tetapi secara garis besar penyebab utama terjadinya krisis di Amerika Serikat (yang juga penyebab terjadinya krisis global) adalah (Menurut saya lo yah..) bisa di lihat sebagai berikut :&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" align="justify"&gt;&lt;br /&gt;1. Penumpukkan hutang nasional hingga mencapai 8.98 Trilyun Dollar US sedangkan PDB hanya 13 Triliyun Dollar US.&lt;br /&gt;2. Terdapat program pengurangan pajak korporasi sebesar 1.35 Trilyun Dollar US, yang otomatis mengurangi pendapatan pemerintah.&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" align="justify"&gt;3. Pembengkakan biaya perang Irak dan Afghanistan, dimana hasilnya adalah Irak menjadi tidak aman dan Osama bin Laden tidak tertangkap juga, sebelumnya Amerika membiayai perang Korea dan Vietnam.&lt;br /&gt;4. CFTC (Commodity Futures Trading Commision) sebuah lembaga pengawasan keuangan yang tidak mengawasi ICE (Inter Continental Exchange) sebuah badan yang melakukan pengawasan terhadap perdagangan berjangka. Dimana ICE juga turut berperan mendongkrak harga minyak hingga lebih dari 100 US Dollar per Barel.&lt;br /&gt;5. Subprime Mortgage : Kerugian surat berharga property sehingga membangkrutkan Merryl Lynch, Goldman Sachs, Northern Rock, UBS, Mitsubishi UFJ. Mortgage disini adalah hutang untuk membeli properti dimana properti tersebut kemudian dipakai sebagai jaminan. Contohnya adalah Kredit Pemilikan Rumah (KPR). Peminjaman mortgage bisa dibagi menjadi prime mortgage dan subprime mortgage. Secara mudahnya, subprime mortgage adalah mortgage dengan resiko yang lebih tinggi. Prime mortgage biasanya diberikan kepada peminjam yang memiliki sejarah kredit yang bagus (Misal tidak pernah bangkrut, tidak terlambat membayar bill, dan lain-lain) dan dapat menunjukkan kapasitas untuk membayar kembali hutangnya (Misal pendapatan besar, rasio dari loan terhadap nilai properti rendah, dan lain-lain). Sedangkan Subprime Mortgage diberikan kepada peminjam yang tidak memenuhi kedua persyaratan diatas, jadi jauh lebih beresiko.&lt;br /&gt;6. Keputusan suku bunga yang rendah, karena ini akan dapat mendorong para spekulan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yah, mungkin itu kira-kira analisis saya..&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" align="justify"&gt;Mungkin ada yang menambahkan hal lainnya??&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2805815757991023361-6951733636657522905?l=e-je.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://e-je.blogspot.com/feeds/6951733636657522905/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://e-je.blogspot.com/2009/01/penyebab-terjadinya-krisis-ekonomi.html#comment-form' title='30 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2805815757991023361/posts/default/6951733636657522905'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2805815757991023361/posts/default/6951733636657522905'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://e-je.blogspot.com/2009/01/penyebab-terjadinya-krisis-ekonomi.html' title='Penyebab Terjadinya Krisis Ekonomi Global'/><author><name>Evan Jaelani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05089295072294791396</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_R9-veRrvlkg/SdduVzvoPSI/AAAAAAAAAD0/oQugguIqFpU/S220/DSC04384.JPG'/></author><thr:total>30</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2805815757991023361.post-7957578034356215819</id><published>2009-01-21T15:12:00.002+07:00</published><updated>2009-01-21T16:49:02.838+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Metode Penelitian dan Statistik'/><title type='text'>Metode Penelitian Bisnis</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Salah satu buku favorit saya...&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;kenapa? ya karena saya sering sekali melakukan penelitian terutama penilitian ilmiah (Skripsi, Thesis maupun Disertasi). Karena pada dasarnya, melakukan penelitian ilmiah hampir sama dengan penelitian bisnis. Pada cetakan keduanya, buku ini mengemukakan metode penelitian yang lebih lengkap yaitu metode penelitian kuantitatif, kualitatif dan R&amp;amp;D (Research and Development). Dengan difahaminya ketiga metode penelitian tersebut, maka dapat dipilih metode mana yang tepat atau sesuai dengan penelitian yang akan kita lakukan.&lt;br /&gt;Ini adalah buku lainnya karangan dari Prof. Dr. Sugiyono setelah sebelumnya saya mengulas buku beliau yang berjudul "Statistika Untuk Penelitian" yang lebih menitik beratkan pada penelitian kuantitatif yaitu pengolahan data statistiknya.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sedangkan pada buku "Metode Penelitian Bisnis" ini, beliau lebih menitik beratkan pada penjelasan mengenai metode penelitiannya. Seperti penggabungan antara metode kualitatif dengan metode kuantitatif apakah bisa dilakukan? Kesimpulan untuk jawaban ini adalah bahwa metode kualitatif dan kuantitatif tidak akan pernah dipakai bersama-sama, karena ke dua metode tersebut memiliki paradigma berbeda dan perbedaannya bersifat &lt;span style="font-style: italic;"&gt;mutually exclusive&lt;/span&gt;, sehingga dalam penelitian hanya dapat memilih salah satu metode saja.&lt;br /&gt;Selain itu, penulisnya juga menjelaskan satu-persatu dari metode penelitian yang ada yaitu penelitian kualitatif, kuantitatif dan juga metode penelitian R&amp;amp;D. Harapannya bahwa pembaca dapat dengan mudah untuk memahami ketiga metode tersebut, sehingga dapat memilih metode penelitian yang paling cocok digunakan untuk penelitian bidang bisnis.&lt;br /&gt;Begitulah kira-kira penjelasan saya mengenai buku "Metode Penelitian Bisnis" karangan Prof. Dr. Sugiyono ini. Untuk lebih jelasnya silahkan baca secara lengkapnya saja di bukunya tentunya yah.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2805815757991023361-7957578034356215819?l=e-je.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://e-je.blogspot.com/feeds/7957578034356215819/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://e-je.blogspot.com/2009/01/metode-penelitian-bisnis.html#comment-form' title='28 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2805815757991023361/posts/default/7957578034356215819'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2805815757991023361/posts/default/7957578034356215819'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://e-je.blogspot.com/2009/01/metode-penelitian-bisnis.html' title='Metode Penelitian Bisnis'/><author><name>Evan Jaelani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05089295072294791396</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_R9-veRrvlkg/SdduVzvoPSI/AAAAAAAAAD0/oQugguIqFpU/S220/DSC04384.JPG'/></author><thr:total>28</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2805815757991023361.post-8396891719369837420</id><published>2009-01-20T14:11:00.004+07:00</published><updated>2009-01-21T10:23:12.920+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Software Ngitung'/><title type='text'>Excell QM</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sudah pernah memakai software ini? Atau baru dengar sekarang namanya?&lt;br /&gt;ya, sebenarnya ini bukan software utuh seperti software-software lainnya. Ini hanya marcos atau software tambahan bagi microsoft excell, jadi ya sudah dipastikan harus ada microsoft excell dulu yang terinstall di komputer temen-temen. Tapi saya yakin lah, pasti di semua komputer temen-temen microsoft excell ini sudah terinstall dengan baik semenjak temen-temen punya komputer :D&lt;br /&gt;lalu apa gunanya software tambahan ini?Banyak sekali teman-teman, terutama buat yang kuliahnya jurusan teknik industri dan manajemen dan juga buat para profesional di perusahaan-perusahaan yang membutuhkannya. Cepet atuh jelasin dah ga sabar bacanya nih hehehe, silahkan di baca selangkapnya aja yah...&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Jadi begini, banyak sekali kegunaan dari excelqm ini. diantaranya adalah dengan berbagai macam formula dan template yang sudah jadi mengenai perhitungan forcasting atau peramalan, asignment, linier programing, break even analisys, inventory, transportation, decision tree, project management dan lain-lain. contoh screenshoot dari fasilitas excelqm ini adalah :&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_R9-veRrvlkg/SXWAyyxwg7I/AAAAAAAAAAs/3vBJCacalcM/s1600-h/excelqm.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 200px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_R9-veRrvlkg/SXWAyyxwg7I/AAAAAAAAAAs/3vBJCacalcM/s320/excelqm.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5293278547156173746" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;ya seperti itu lah kira-kira gambarnya yang memperlihatkan fasilitas-fasilitas dari excellqm ini. Trus gmana makenya??&lt;br /&gt;makenya gampang kok, tinggal pilih kita mau ngitung apa?klo ngitung peramalan ya tinggal klik QM trus klik forecasting trus pilih metodenya mau simple average, moving average ato apa trus kita tinggal isi datanya dan langsung keluar hasilnya simple dan akurat (Maknyus lah pokonya). Saya sering sekali menggunakan ini untuk ngitung Break even analisys, asignment, metoda transportasi dan program linier. Hasilnya seperti yang saya inginkan bagus banget deh. Tertarik? Tenang, saya akan bagi-bagi. Kabar baiknya ini juga free, silahkan sedot &lt;a href="http://www.ziddu.com/download/3242716/excelqm2.exe.html"&gt;disini&lt;/a&gt;.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2805815757991023361-8396891719369837420?l=e-je.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://e-je.blogspot.com/feeds/8396891719369837420/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://e-je.blogspot.com/2009/01/excell-qm.html#comment-form' title='48 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2805815757991023361/posts/default/8396891719369837420'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2805815757991023361/posts/default/8396891719369837420'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://e-je.blogspot.com/2009/01/excell-qm.html' title='Excell QM'/><author><name>Evan Jaelani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05089295072294791396</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_R9-veRrvlkg/SdduVzvoPSI/AAAAAAAAAD0/oQugguIqFpU/S220/DSC04384.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_R9-veRrvlkg/SXWAyyxwg7I/AAAAAAAAAAs/3vBJCacalcM/s72-c/excelqm.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>48</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2805815757991023361.post-3402351220372291129</id><published>2009-01-19T21:09:00.004+07:00</published><updated>2009-01-19T22:28:27.957+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Ekonomi'/><title type='text'>Ekonomi Kontemporer</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Gaya lah judulnya....&lt;br /&gt;Nyantai aja, ini hanya tulisan ringan ko. Siapin aja dulu kopi sama cemilan dan pastinya rokok (buat smoker) sebelum membacanya (PD amat, emangnya bakalan ada yang baca?). OK langsung aja, pada pembahasannya lah biar ga terlalu bertele-tele lagi.&lt;br /&gt;Yang pertama akan dibahas tentu saja pengertian dari ekonomi itu sendiri, tapi saya yakin pengertian ekonomi sudah pada tau jadi ga usah banyak-banyak yah, contoh aja satu sebagai berikut :&lt;br /&gt;"Ekonomi adalah sistem aktivitas manusia yang berhubungan dengan produksi, distribusi, pertukaran, dan konsumsi barang dan jasa. Kata "ekonomi" sendiri berasal dari kata Yunani οἶκος (oikos) yang berarti "keluarga, rumah tangga" dan νόμος (nomos), atau "peraturan, aturan, hukum," dan secara garis besar diartikan sebagai "aturan rumah tangga" atau "manajemen rumah tangga." Sementara yang dimaksud dengan ahli ekonomi atau ekonom adalah orang menggunakan konsep ekonomi dan data dalam bekerja. Ilmu yang mempelajari ekonomi disebut sebagai ilmu ekonomi. Ekonomi sendiri secara garis besar dibagi menjadi dua yaitu mikro dan makro ekonomi (Ini akan dibahas di posting berikutnya)".&lt;br /&gt;kemudian, apa itu &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Ekonomi Kontemporer&lt;/span&gt; ? Sebenernya ga ada yang beda dengan pengertian ekonomi secara umum. untuk lebih jelasnya silahkan baca sampai beres.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Jadi, Letak perbedaannya hanya pada pendekatannya saja. Pada ekonomi kontemporer ini tidak lagi mengenal prinsip ekonomi yang dulu sempat  booming yaitu "Dengan modal yang sekecil-kecilnya mengasilkan keuntungan yang sebesar-besarnya". Kenapa yah? Kenapa coba? Hayo Kenapa?&lt;br /&gt;Jadi begini, pada perkembangannya ekonomi itu sekarang sudah berada pada New Economics, yaitu setelah tahun 2000. Sebelum Tahun 2000 masih old economics, dan ini juga terbagi lagi dalam dua era, yaitu :&lt;br /&gt;* Era Ekonomi Klasik&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dalam era ekonomi klasik ini, pendekatan yang dilakukan adalah pendekatan normatif,  sehingga yang dilakukannya juga dalam jangka waktu yang pendek.&lt;br /&gt;* Era Modern&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dalam era modern sebenernya masih sama aja (Karena termasuk old economics juga), perbedaannya pendekatannya sudah menggunakan pendekatan program. sehingga sudah bisa pada jangka menengah dalam melakukan perencanaannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah untuk New Economic dalam hal ini adalah ekonomi kontemporer (Setelah tahun 2000) pendekatannya bukan lagi pada pendekatan normatif dan program, tapi sudah pada strategi. Sehingga jangka waktunya juga jangka panjang. Jadi urutannya mulai dari persepsi, Visi, Misi, Tujuan / Sasaran, Strategi dan program. Sehingga pemaknaan dari ini adalah :&lt;br /&gt;* Holistik (Menyeluruh)&lt;br /&gt;* Komprehensif, dan&lt;br /&gt;* Integratif&lt;br /&gt;Dari ketiga hal tersebut maka akan melahirkan konsep dan kinerja bersama. Selain itu, dalam pendekatan strategi ini harus ada berbagai alternatif dengan berbagai asumsi masing-masing. Ketika strategi ini dijabarkan pada program, maka akan mendapatkan optimalisasi fungsi tujuan. dan akhirnya, strategi akan diterapkan pada fungsi manajemen yang pada akhirnya akan melahirkan Competitive Advantage dan Sustainable.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2805815757991023361-3402351220372291129?l=e-je.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://e-je.blogspot.com/feeds/3402351220372291129/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://e-je.blogspot.com/2009/01/ekonomi-kontemporer.html#comment-form' title='11 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2805815757991023361/posts/default/3402351220372291129'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2805815757991023361/posts/default/3402351220372291129'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://e-je.blogspot.com/2009/01/ekonomi-kontemporer.html' title='Ekonomi Kontemporer'/><author><name>Evan Jaelani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05089295072294791396</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_R9-veRrvlkg/SdduVzvoPSI/AAAAAAAAAD0/oQugguIqFpU/S220/DSC04384.JPG'/></author><thr:total>11</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2805815757991023361.post-1624357617515836602</id><published>2009-01-19T16:15:00.002+07:00</published><updated>2009-01-19T16:49:41.546+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pemasaran'/><title type='text'>Manajemen Pemasaran</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Mungkin pembahasan ini sudah banyak yang nunggu yah (Kepedean Gwa)...&lt;br /&gt;Perlu prolog lagi ga? Perasaan dah pada tahu yah pengertian dari manajemen pemasaran, mungkin ini salah satu pengertian yang terbaru dari ama (American Marketing Association) yang terdapat juga pada bukunya Phillip Kotler "Marketing Management 12th Edition" :&lt;br /&gt;"Marketing is an organization function and a set of process for creating, communicating and delivering value to customers and for managing customer relationship in ways that benefit the organization and its stakeholders".&lt;br /&gt;bisa dimengerti maksudnya? oke saya translate dulu deh hehe...&lt;br /&gt;jadi katanya pemasaran adalah salah satu fungsi organisasi yang mempunyai tugas untuk menciptakan, mengkomunikasikan dan menyampaikan nilai kepada pelanggan dan untuk mengatur hubungan dengan pelanggan yang bertujuan untuk memberikan keuntungan organisasi dan para stakholder (Semua pihak yang terkait). itu kira-kira terjemahannya, masih belum jelas lagi? Baiklah saya akan jelaskan lagi pengertian diatas, baca semuanya yah... Jangan lupa kasi comment.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Jadi begini, diatas dikatakan bahwa pemasaran adalah salah satu dari fungsi organisasi, yang berarti bahwa pemasaran adalah bagian dari organisasi baik laba maupun nirlaba, karena organisasi laba atau nirlaba pasti ada bagian pemasaran di dalamnya. Masih ingat kan fungsi-fungsi organisasi? Ya, yang saya maksud adalah fungsi atau bagian-bagian dari organisasi yaitu SDM, Pemasaran, Operasi atau produksi dan keuangan serta fungsi pendukung lainnya. Kemudian diterangkan juga bahwa tugasnya adalah menciptakan, mengkomunikasikan dan menyampaikan nilai dari produk. Mungkin ini sudah jelas yah, karena memang yang disampaikan oleh marketing adalah nilai dari produknya (Karena barang yang ga punya nilai ya sampah). Kemudian sudah pasti yah menjaga hubungannya juga dengan para pelanggan, hal ini dikarenakan mencari pelanggan baru jauh lebih sulit dan lebih mahal dari pada mempertahankan pelanggan yang sudah ada. Serta yang terakhir adalah memberikan keuntungan yang berkelanjutan bagi organisasi dan para stakeholder, hal ini saya rasa sudah begitu jelas yah karena semua organisasi juga membutuhkan penghasilan untuk bisa mempertahankan organisasinya itu sendiri.&lt;br /&gt;Untuk lebih jelas mengenai semuanya, saya sarankan untuk bisa membaca buku wajib di kampus manapun yaitu "Marketing Management" karangan Phillip Kotler, karena selain pembahasannya tuntas dan jelas, sudah banyak edisi yang ada terjemahan bahasa indonesianya, terakhir kalau ga salah yang ada terjemahannya itu edisi ke 12. Disana dibahas komplit dari A ke Z mengenai pemasaran, mulai dari Pengertian, Marketing Mix, STP, lingkungan, sampai pada internet marketingnya. Jadi untuk membuka wawasan mengenai manajemen pemasaran, buku ini sangat disarankan sekali, terutama disarankan oleh saya :D .&lt;br /&gt;Oke, mungkin itu dulu penjelasannya. Untuk penjelasan lebih lanjut mengenai marketing akan saya bahas satu-persatu nanti ke depannya. Ini saya hanya membuka aja biar nanti tinggal di masuk-masukkin di kategorinya masing-masing.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2805815757991023361-1624357617515836602?l=e-je.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://e-je.blogspot.com/feeds/1624357617515836602/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://e-je.blogspot.com/2009/01/manajemen-pemasaran.html#comment-form' title='23 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2805815757991023361/posts/default/1624357617515836602'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2805815757991023361/posts/default/1624357617515836602'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://e-je.blogspot.com/2009/01/manajemen-pemasaran.html' title='Manajemen Pemasaran'/><author><name>Evan Jaelani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05089295072294791396</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_R9-veRrvlkg/SdduVzvoPSI/AAAAAAAAAD0/oQugguIqFpU/S220/DSC04384.JPG'/></author><thr:total>23</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2805815757991023361.post-3136455065344651622</id><published>2009-01-18T19:55:00.002+07:00</published><updated>2009-01-18T20:45:38.834+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hasil Sebuah Renungan'/><title type='text'>Indonesian Bubble Economics</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Bubble Economics adalah pembangunan yang semu di bidang ekonomi biasanya adalah perekonomian di suatu negara. Mungkin kita pernah mendengar perkataan dari Bapak Presiden kita atau dari Mentri Perekonomian kita bahwa pertumbuhan ekonomi kita adalah 7,8%. Benarkan itu? Percayakah kita dengan besaran pertumbuhan ekonomi kita yang sekarang katanya lebih dari 4%? yang hebatnya angka itu juga di perkuat dengan data dari BPS (Hati-hati yah yang melakukan penelitian untuk thesis dan desertasi menggunakan data dari sini, jadi harus di cross check dengan data dari pihak lain),  sebaiknya kita harus melihat dulu dengan seksama, apa penyebab pertumbuhan ekonomi sebesar itu? kembali pada teori pertumbuhan ekonomi, yaitu :&lt;br /&gt;Y = C + I + GE + (X - M)&lt;br /&gt;ket :&lt;br /&gt;Y = Pertumbuhan Ekonomi&lt;br /&gt;C = Konsumsi Masyarakat&lt;br /&gt;I = Investasi&lt;br /&gt;GE= Goverment Expenditure&lt;br /&gt;X = Ekspor&lt;br /&gt;M = Impor&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;" class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Nah, kemudian yang mana yang menyebabkan pertumbuhan ekonomi kita bisa dikatakan tinggi oleh Bapak Presiden dan Mentri Perekonomian ?&lt;br /&gt;yang pertama adalah Nilai C yang tinggi, konsumsi suatu negara memang hubungannya linier dengan Pertumbuhan ekonomi, tetapi konsumsi barang yang seperti apa yang benar-benar meningkat, ternyata setelah diteliti konsumsi meningkat pada barang-barang konsumtif dan bukan pada barang yang produktif.&lt;br /&gt;kemudian ekspor tinggi di lihat dari jumlah uang yang didapatkan dari hasil ekspor (Omset), tetapi meningkatnya ekspor bukan karena kuantitasnya yang meningkat melainkan karena harga yang naik.&lt;br /&gt;Investasi meningkat (Katanya), tetapi kita lihat lagi bahwa investasi meningkat itu bukan investasi yang padat karya, tetapi merupakan investasi yang padat modal seperti pasar modal dan pasar uang.&lt;br /&gt;Goverment Expenditure meningkat (Di lihat dari Anggarannya), Lagi-lagi kita harus memeriksa juga tentang hal ini, karena Goverment Expenditure yang meningkat itu bukan benar-benar pendapatan pemerintah tetapi melainkan karena pinjaman yang terus-menerus dilakukan oleh pemerintah.&lt;br /&gt;Import menurun, sudah jelas ini menunjukkan bahwa impor mengenai alat produksi yang benar-benar menurun.&lt;br /&gt;nah, ini semua adalah bubble ekonomi atau pertumbuhan ekonomi yang semu yang terjadi di Negara kita tercinta Indonesia. Sehingga, pendekatanya harus di rubah menjadi penurunan pengangguran, penurunan kemiskinan, dan peningkatan daya saing bangsa kita. karena menurut &lt;a href="http://www.weforum.org/"&gt;World Economic Forum&lt;/a&gt; , Daya saing global kita sangat jauh peringkatnya, dan terus-menerus menurun setiap tahunnya yaitu ke 55 dari 55 negara berkembang dan negara maju. &lt;a href="http://www.weforum.org/"&gt;World Economic Forum&lt;/a&gt; sendiri mengeluarkan sebuah laporan mengenai daya saing antar bangsa sedunia yang dinamakan dengan &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Global Competitiveness Report&lt;/span&gt;. Untuk &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Global Competitiveness Report &lt;/span&gt;yang terakhir (2008-2009) dapat di donlot &lt;a href="http://www.weforum.org/pdf/GCR08/GCR08.pdf"&gt;disini&lt;/a&gt;.&lt;br /&gt;Dan yang membuat saya tertawa ngakak (Sebenernya sangat sedih banget) adalah ketika Indonesia terkena imbas dari krisis global. kenapa reaksi saya sampai segitunya? Hal ini karena saya melihat pernyataan presiden di salah satu TV swasta yang menyatakan bahwa "Tenang saja, pertumbuhan ekonomi kita 7,8% jadi tidak akan terkena imbas dari krisis global", besoknya wakil presiden kita yang bagian ceramah dan mengatakan "Tenang, Nilai tukar rupiah kita tidak akan menurun". Tapi apa yang terjadi? Tepat setelah sehari tayangan tersebut IHSG kita turun lebih dari 10%, begitu juga dengan hari kedua setelah itu IHSG lagi-lagi turun lebih dari 10%, dan apa yang terjadi di hari ketiga setelah tayangan itu? Ya benar, maksudnya IHSG Benar-benar TUTUP. Apa yang terjadi dengan nilai tukar rupiah kita? Nilai rupiah kita melemah ribuan point hingga titik Rp. 13.000. Jadi, sudah lah ga usah mengeluarkan pernyataan-pernyataan yang tidak sesuai dengan kenyataannya, karena melakukan kebohongan publik itu hukumnya DOSA lhooo pak.. Terus perlu di ingat kembali bahwa tidak hanya nilai pertumbuhan ekonomi saja yang penting, tapi seberapa kuat ekonomi kita menghadapi goncangan dari luar juga sangat penting.&lt;br /&gt;(Lagi-lagi nih....Di Ulang Kembali) Isu terakhir yang sangat saya sayangkan adalah adanya iklan dari partainya presiden kita yang menyatakan bahwa mereka membuat rekor sepanjang sejarah kepemimpinan seorang presiden yaitu menurunkan harga BBM sampai tiga kali. Terus terang saya Pengen ketawa (Ngakak Malahan) melihat iklan tersebut. Gimana ga ngakak, jadi kesannya harga BBM di Indonesia yang turun sampai tiga kali itu adalah karena "Kinerja yang bagus" dari pemerintahan Indonesia terutama presiden (dan partainya yang mengeluarkan iklan tersebut). Untuk masyarakat awam, mungkin mengangguk saja dengan iklan tersebut. Tapi bagi saya (sebagai Akademisi) sempet di buat keheranan dan menggeleng kepala, karena jelas-jelas harga BBM di Indonesia ini memang sudah seharusnya diturunkan dan ini bukan karena "kinerja yang bagus" dari pemerintahan kita, tetapi karena memang harga minyak dunia yang anjlok sebegitu cepatnya. Bahkan kalau di banding-bandingkan, ya jauh masih di atas harga minyak dunia sekarang yang mencapai $35 per barel.&lt;br /&gt;Jadi, mudah-mudahan masyarakat kita bisa melihat dengan pemikiran yang jernih mengenai ini semua, terutama hati-hati dengan memilih pemimpin untuk ke depannya (Karena mau pemilu yah jadi banyak hal yang di manfaatkan untuk kampanye). Dan mudah-mudahan masyarakat juga tidak dibohongi lagi oleh orang-orang yang pintar di atas sana.&lt;br /&gt;Thanks... Mohon maaf apabila kurang berkenan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2805815757991023361-3136455065344651622?l=e-je.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://e-je.blogspot.com/feeds/3136455065344651622/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://e-je.blogspot.com/2009/01/indonesian-bubble-economics.html#comment-form' title='9 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2805815757991023361/posts/default/3136455065344651622'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2805815757991023361/posts/default/3136455065344651622'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://e-je.blogspot.com/2009/01/indonesian-bubble-economics.html' title='Indonesian Bubble Economics'/><author><name>Evan Jaelani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05089295072294791396</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_R9-veRrvlkg/SdduVzvoPSI/AAAAAAAAAD0/oQugguIqFpU/S220/DSC04384.JPG'/></author><thr:total>9</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2805815757991023361.post-4801417525521391083</id><published>2009-01-18T19:46:00.001+07:00</published><updated>2009-01-18T19:53:37.945+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hasil Sebuah Renungan'/><title type='text'>Makro Atau Mikro Ekonomi</title><content type='html'>Sampai saat ini, di Indonesia belum jelas mengenai penerapan ekonominya, atau dengan kata lain setengah-setengah. sehingga yang terjadi adalah bubble economics (akan saya jelaskan pada posting berikutnya), kemudian apa yang seharusnya di terapkan??&lt;br /&gt;Disini saya akan bahas satu per satu, apa yang sebaiknya di terapkan untuk :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;" class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;1. Negara Maju&lt;br /&gt;untuk negara maju, idealnya makro ekonomi di jalankan oleh negara dan mikro ekonomi dijalankan oleh private.&lt;br /&gt;2. Negara Berkembang&lt;br /&gt;untuk negara berkembang, makro ekonomi dijalankan oleh negara, tapi lebih pada fasilitator, motivator, dinamisator dan regulator, private yang akan mengembangkan aspek mikro ekonominya.&lt;br /&gt;3. Negara Terbelakang&lt;br /&gt;untuk negara terbelakang, makro dan mikro ekonomi di jalankan oleh negara sedangkan private perannya adalah sebagai kepanjangan tangan dari negara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;lalu untuk Indonesia ?&lt;br /&gt;untuk Indonesia memang, makro dan mikro ekonomi masih menjadi tanggung jawab pemerintah, dan dunia usaha baik Badan Usaha Milik Negara / Daerah, Swasta merupakan peran dari private.&lt;br /&gt;Jadi, sebenarnya makro ekonomi hanyalah tools untuk bisa menjalankan mikro ekonomi dengan baik. karena walau bagaimanapun makro ekonomi yang bagus seharusnya bisa meningkatkan juga mikro ekonominya (Mudah-mudahan ini bisa terjadi di negara kita tercinta ini).&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2805815757991023361-4801417525521391083?l=e-je.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://e-je.blogspot.com/feeds/4801417525521391083/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://e-je.blogspot.com/2009/01/makro-atau-mikro-ekonomi.html#comment-form' title='6 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2805815757991023361/posts/default/4801417525521391083'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2805815757991023361/posts/default/4801417525521391083'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://e-je.blogspot.com/2009/01/makro-atau-mikro-ekonomi.html' title='Makro Atau Mikro Ekonomi'/><author><name>Evan Jaelani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05089295072294791396</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_R9-veRrvlkg/SdduVzvoPSI/AAAAAAAAAD0/oQugguIqFpU/S220/DSC04384.JPG'/></author><thr:total>6</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2805815757991023361.post-7297159421875890937</id><published>2009-01-18T19:26:00.003+07:00</published><updated>2009-01-18T19:35:21.525+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hasil Sebuah Renungan'/><title type='text'>Bank Indonesia</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ada apa dengan Bank Indonesia (Selanjutnya di tulis BI) ? Ada yang salah kah dengan BI ? Ga ada saya rasa, apa yang mereka katakan mengenai SBI meningkat, Inflasi Turun, Jumlah Bank meningkat, dan Surat Hutang laku keras di pasaran adalah prestasi yang mereka capai sampai sekarang ini. Tapi kita lihat lagi, apakah benar inflasi kita turun?? Apakah jumlah bank  yang banyak seiring dengan kemudahan kredit bagi masyarakat kecil?? Apakah BI bisa mengontrol semua Bank yang ada?? Contoh kecil adalah Bank Rakyat Indonesia, padahal sudah tertanam pada namanya (Rakyat), maka seharusnya bisa membela kepentingan rakyatnya sendiri. tetapi apa yang terjadi? Yang menabung di BRI adalah rakyat kecil di daerah-daerah yang kemudian uangnya di bawa ke kota dan di pinjamkan pada para konglomerat, sehingga sebenarnya adalah para konglomerat itu di biayai oleh masayarakat kecil. Mudah-mudahan ini tidak terjadi, karena Direkturnya sekarang seorang akademisi (Mudah-mudahan)...Dan yang lainnya harus lah seimbang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;" class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Terus apa yang seharusnya di lakukan?? karena kita jangan hanya bisa teriak-teriak mengkritik tapi ga ngasi solusi yah, jadi ada 3 hal yang sebaiknya di lakukan, yaitu :&lt;br /&gt;1. Reposisi Peran dan Fungsi&lt;br /&gt;yaitu peran fiskal dan peran moneter. Contoh fiskal adalah Ekspor, Pajak, APBN/D dan contoh dari peran Moneter adalah SBI, Inflasi, Jumlah Bank, Surat Hutang Dll. Sehingga terjadi kinerja bersama antara fiskal dan moneter.&lt;br /&gt;2. Koordinasi dan Network&lt;br /&gt;Dengan Koordinasi dan Network ini diharapkan adanya Sinergisitas antara otoritas fiskal dan moneter, lintas sektoral, serta pusat dan daerah.&lt;br /&gt;3. Good Governance&lt;br /&gt;Sehingga Performance baik total maupun individu bisa meningkat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi, kata kunci untuk ketiga hal di atas adalah Kinerja bersama fiskal dan moneter, Sinergisitas, dan Performance yang diharapkan akan mengembalikan peran BI yang sebenar-benarnya yaitu Intermadiary Bank bisa meningkat (Karena selama ini peran yang sebenarnya ini terabaikan oleh para pejabat BI sendiri), yaitu :&lt;br /&gt;- Kemudahan Kredit&lt;br /&gt;- Low Cost (Biaya Murah)&lt;br /&gt;- Kepastian Kredit, dan&lt;br /&gt;- Aksesibilitas fasilitas Perbankan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain itu, dari ketiga aspek tadi menjadi turunan terhadap Mikro ekonomi, yaitu :&lt;br /&gt;Keseimbangan Permintaan dan penawaran, yang akhirnya akan terjadi optimalisasi Added Value's. Mudah-mudahan bisa terjadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2805815757991023361-7297159421875890937?l=e-je.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://e-je.blogspot.com/feeds/7297159421875890937/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://e-je.blogspot.com/2009/01/bank-indonesia.html#comment-form' title='5 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2805815757991023361/posts/default/7297159421875890937'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2805815757991023361/posts/default/7297159421875890937'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://e-je.blogspot.com/2009/01/bank-indonesia.html' title='Bank Indonesia'/><author><name>Evan Jaelani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05089295072294791396</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_R9-veRrvlkg/SdduVzvoPSI/AAAAAAAAAD0/oQugguIqFpU/S220/DSC04384.JPG'/></author><thr:total>5</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2805815757991023361.post-615130972661687161</id><published>2009-01-17T22:00:00.002+07:00</published><updated>2009-01-17T23:20:39.305+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Filsafat Ilmu'/><title type='text'>Filsafat Ilmu</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Wah aga berat nih bahasannya, mudah-mudahan ga yah..&lt;br /&gt;Sudah imagenya kali yah kalau filusuf (Panggilan para pemikir terutama Filsafat) itu dikatakan tahu segala hal, dalam hal ini saya ga berani menyanggah dan juga membenarkan karena memang filsafat adalah ibunya dari segala ilmu, tapi itu juga bisa dikatakan dulu karena sekarang filsafat juga sudah mulai mengerucut, contohnya Filsafat ekonomi, Filsafat Agama, Filsafat politik dll. Hal ini dikarenakan perkembangan yang semakin pesat diberbagai bidang ilmu yang ada trus pergeseran paradigma aja, yang tadinya Superman (Manusia Super yang tau sgala hal) menjadi Super Team (Berdasarkan kompetensi masing-masing).&lt;br /&gt;Baiklah, saya akan sedikit me-review aja, bahwa istilah filsafat berasal dari bahasa Yunani : "Philosophia". Seiring perkembangan jaman akhirnya dikenal juga dalam bahasa, seperti : "Philosophic" dalam kebudayaan bangsa jerman, Belanda dan Perancis; "Philosophy" dalam bahasa Inggris; "Philosophia" dalam bahasa latin; dan "Falsafah" dalam bahasa Arab. Silahkan baca kelanjutannya untuk lebih jelas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;" class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Selanjutnya batasan filsafat dapat ditinjau dari dua segi yaitu secara etimologi dan secara terminologi. Secara etimologi, istilah filsafat berasal dari bahasa arab yaitu "Falsafah" atau juga dari bahasa Yunani yaitu "Philosophia - Philien : cinta dan sophia : kebijaksanaan. Jadi bisa dipahami bahwa filsafat berarti cinta kebijaksanaan. dan seorang Filusuf adalah pencari kebijaksanaan, pecinta kebijaksanaan dalam arti yang hakiki.&lt;br /&gt;Pengertian Filsafat secara terminologi sangat beragam. Para Filusuf merumuskan pengertian filsafat sesuai dengan kecenderungan pemikiran kefilsafatan yang dimilikinya. Seperti Plato mengatakan bahwa : Filsafat tidak lain dari pengetahuan tentang segala yang ada. Sedangkan muridnya Aristoteles mengatakan bahwa : Filsafat adalah ilmu (pengetahuan) yang meliputi kebenaran yang terkandung didalamnya ilmu-ilmu metafisika, logika, retorika, etika, ekonomi, politik, dan estetika.&lt;br /&gt;Sedangkan Objek Filsafat ada dua, yaitu objek Mataria dan Objek Forma. Objek Materia adalah hampir mirip dengan objek materia sains. Sains memiliki objek materia yang empiris; Filsafat menyelidiki objek itu juga, tetapi bukan bagian yang empiris melainkan bagian yang abstrak. Sedang Objek Forma adalah filsafat tiada lain ialah mencari keterangan sedalam-dalamnya tentang objek materia filsafat (yakni segala sesuatu yang ada dan yang mungkin ada).&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Filsafat Ilmu&lt;/span&gt; merupakan salah satu cabang dari ilmu filsafat. Oleh karena itu, fungsi filsafat ilmu kiranya tidak dapat dilepas dari fungsi filsafat secara keseluruhan, yakni :&lt;br /&gt;* Sebagai alat mencari kebenaran dari segala fenomena yang ada.&lt;br /&gt;* Mempertahankan, menunjang dan melawan atau berdiri netral terhadap pandangan filsafat&lt;br /&gt;   lainnya.&lt;br /&gt;* Memberikan pengertian tentang cara hidup, pandangan hidup dan pandangan dunia.&lt;br /&gt;* Memberikan ajaran tentang moral dan etika yang berguna dalam kehidupan.&lt;br /&gt;* Menjadi sumber inspirasi dan pedoman untuk kehidupan dalam berbagai aspek kehidupan&lt;br /&gt;   itu sendiri, seperti ekonomi, politik, hukum dan sebagainya. (Agraha Suhandi, 1989).&lt;br /&gt;Banyak sekali para Filusuf di Indonesia yang memberikan pandangan-pandangan filsafatnya seperti Hamka, Djalaludin Rahmat, Ismaun, Didi Turmudzi (Saya sendiri sampe bingung mau ngasi rekomendasi buku yang mana). Tapi saya putuskan untuk ngasi rekomendasi karangan Prof. Jujun (dibaca : Yuyun) karena sangat menarik pandangan-pandangannya, seperti pandangannya terhadap konteks manusia dalam pengetahuan, dia bagi menjadi 4 :&lt;br /&gt;1. Tahu di Tahunya Maksudnya adalah ini bisa dikatakan orang alim dalam bahasa islam.&lt;br /&gt;2. Tahu di Tidak Tahunya maksudnya adalah ya tahu diri.&lt;br /&gt;3. Tidak Tahu di Tahunya maksudnya ya sok tau, lo tu ye (klo kata /rif hehe)&lt;br /&gt;4. Tidak tahu di Tidak tahunya maksudnya ya tak lain dan tak bukan adalah bodo katotoloyo&lt;br /&gt;     hehehe...kalo kata orang sunda mah "Rupa belegug tapi Bodo" wekekekeke....&lt;br /&gt;Oke deh, dari pada tambah ngaco Soalnya yang gw pake adalah "Filsafat Kabayan" jadi takut tambah ngaco. segitu dulu aja... jangan lupa comment nya.. :P&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2805815757991023361-615130972661687161?l=e-je.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://e-je.blogspot.com/feeds/615130972661687161/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://e-je.blogspot.com/2009/01/filsafat-ilmu.html#comment-form' title='7 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2805815757991023361/posts/default/615130972661687161'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2805815757991023361/posts/default/615130972661687161'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://e-je.blogspot.com/2009/01/filsafat-ilmu.html' title='Filsafat Ilmu'/><author><name>Evan Jaelani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05089295072294791396</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_R9-veRrvlkg/SdduVzvoPSI/AAAAAAAAAD0/oQugguIqFpU/S220/DSC04384.JPG'/></author><thr:total>7</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2805815757991023361.post-514688078553637856</id><published>2009-01-14T23:04:00.002+07:00</published><updated>2009-01-14T23:48:38.734+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Manajemen Operasi'/><title type='text'>Manajemen Operasi</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Topik selanjutnya yang akan saya bahas adalah tentang manajemen operasi, dimana salah satu pengertian &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;manajemen operasi&lt;/span&gt; adalah "Salah satu fungsi manajemen yang membuat rencana dan melakukan pengendalian sistem produksi serta kegiatan sistem interface dengan fungsi lain di dalam organisasi dan lingkungan organisasi". Jadi, secara tidak langsung keyword untuk &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;manajemen operasi&lt;/span&gt; ini adalah Decision Making terutama dalam bidang Proses, kualitas, kapasitas dan persediaan.&lt;br /&gt;Banyak sekali bahasan dari &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;manajemen operasi&lt;/span&gt; ini, sehingga nanti pada posting berikutnya saya akan bahas satu-persatu. Jadi ini hanya pengantar untuk pembahasan selanjutnya mengenai &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;manajemen operasi&lt;/span&gt;. Kemudian buku yang akan saya ulas dari materi manajemen operasi ini adalah buku yang berjudul &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;"Operations Management Contemporary Concepts and Cases 3rd Edition"&lt;/span&gt; karangan Roger G. Schroeder dan terbitan dari McGraw Hill International. Karena dalam buku ini pembahasannya lebih mendetail dan juga lengkap sehingga banyak sekali dijadikan buku wajib untuk mata kuliah &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Manajemen Operasi&lt;/span&gt;. Pembahasan dari buku ini secara garis besarnya adalah :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;" class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;* The Operations Function&lt;br /&gt;* Operations and Supply Chain Strategy&lt;br /&gt;* Product Design&lt;br /&gt;* Process Design&lt;br /&gt;* Quality&lt;br /&gt;* Capacity and Scheduling&lt;br /&gt;* Inventory&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sehingga dengan menggunakan buku ini, lengkap sudah pembahasan mengenai &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Manajemen Operasi&lt;/span&gt;. Untuk itu, kedepannya saya akan membahas mengenai bahasan yang ada dalam buku tersebut. Karena menurut saya, &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Manajemen Operasi&lt;/span&gt; adalah suatu bahasan yang sangat menarik dan mengasikkan untuk kita ulas. Selain itu juga, saya harapkan komentarnya dan juga bisa &lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;request&lt;/span&gt; bahasan mana dulu yang ingin di bahas dari topik-topik yang ada diatas dengan memberikan comment pada postingan saya ini. Mudah-mudahan bisa bermanfaat, terima kasih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2805815757991023361-514688078553637856?l=e-je.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://e-je.blogspot.com/feeds/514688078553637856/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://e-je.blogspot.com/2009/01/manajemen-operasi.html#comment-form' title='20 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2805815757991023361/posts/default/514688078553637856'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2805815757991023361/posts/default/514688078553637856'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://e-je.blogspot.com/2009/01/manajemen-operasi.html' title='Manajemen Operasi'/><author><name>Evan Jaelani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05089295072294791396</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_R9-veRrvlkg/SdduVzvoPSI/AAAAAAAAAD0/oQugguIqFpU/S220/DSC04384.JPG'/></author><thr:total>20</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2805815757991023361.post-5900799835931252037</id><published>2009-01-12T22:40:00.004+07:00</published><updated>2009-01-19T20:52:53.059+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='SDM dan Motivasi'/><title type='text'>Berpikir dan Menjadi Sukses</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Buku kecil karangan Dr. David J. Schwartz ini memang cukup fenomenal pada waktu penerbitannya, Buku yang versi bahasa indonesianya ini terbit tahun 1996 (Versi basaha Inggrisnya Tahun 1995 berjudul "The Magic of Thinking Succes") dan telah diterjemahkan ke dalam 34 (Tiga puluh empat) bahasa, memang fenomenal seperti buku lainnya yaitu "Berpikir dan Berjiwa Besar.&lt;br /&gt;Buku yang berisi 10 Bab ini memang sangat pantas untuk di baca, karena tidak memerlukan waktu yang lama untuk membacanya tetapi tidak mengurangi kualitas dari tulisan dia. dari buku ini kita dapat belajar bagaimana cara berpikir orang sukses dan berpikir menjadi orang sukses. Tulisannya mengalir dengan baik dan mudah dimenerti. Contohnya, berikut ini adalah salah satu kutipan dari isi buku ini :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;" class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;....Dimulai dengan mimpi! Kalau Anda memilih untuk mengikuti suatu profesi di dunia, apa pilihan anda? Di mana Anda akan benar-benar senang bertempat tinggal? Tepatnya jenis mobil apa yang akan Anda kemudikan? Sukses dimulai dengan apa yang Anda inginkan dari kehidupan -- kemudian dengan tekad bulat mengejar impian anda.&lt;br /&gt;Antusiasme ditambah dengan tindakan sama dengan sukses. anda DAPAT menjadi apa saja yang anda inginkan. Divid J Schwartz, si pengarang bukunya di sini membawa Anda rumus rahasia untuk sukses dalam memperoleh kekayaan termasuk :&lt;br /&gt;* Bagaimana cara membina kepercayaan diri untuk sukses&lt;br /&gt;* Lima langkah yang pasti menuju sukses melalui kepemimpinan&lt;br /&gt;* Memotivasi orang untuk melakukan apa yang Anda inginkan&lt;br /&gt;* Lima kunci yang tidak boleh dilupakan menuju kekayaan dan diatas segala-galanya&lt;br /&gt;* Nikmatilah pekerjaan Anda..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut saya, ini adalah sebuah buku petunjuk selangkah demi selangkah untuk mencapai kesehatan, kekayaan dan kebahagiaan yang TIDAK AKAN gagal. Jadi yang suka akan buku-buku Motivasi, buku ini sangat saya rekomendasikan untuk dibaca. Simpel, Buku kecil dan yang penting isinya sangat bagus.&lt;br /&gt;Mudah-mudahan bisa membantu bagi yang sedang mencari kesuksesan seperti saya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2805815757991023361-5900799835931252037?l=e-je.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://e-je.blogspot.com/feeds/5900799835931252037/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://e-je.blogspot.com/2009/01/berpikir-dan-menjadi-sukses.html#comment-form' title='28 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2805815757991023361/posts/default/5900799835931252037'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2805815757991023361/posts/default/5900799835931252037'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://e-je.blogspot.com/2009/01/berpikir-dan-menjadi-sukses.html' title='Berpikir dan Menjadi Sukses'/><author><name>Evan Jaelani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05089295072294791396</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_R9-veRrvlkg/SdduVzvoPSI/AAAAAAAAAD0/oQugguIqFpU/S220/DSC04384.JPG'/></author><thr:total>28</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2805815757991023361.post-261038493284208211</id><published>2009-01-11T17:33:00.002+07:00</published><updated>2009-01-11T18:12:34.368+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Metode Penelitian dan Statistik'/><title type='text'>Statistika Untuk Penelitian</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ya....&lt;br /&gt;Buku selanjutnya yang akan saka ulas disini adalah buku karangan dari Prof.Dr. Sugiyono yang sangat populer dan menjadi Best Seller yang berjudul "Statistik Untuk Penelitian". Saya bahas buku ini karena selain sangat populer dan menjadi Best Seller di setiap cetakannya, isi dari buku ini juga sangat komplit membahas mengenai metode penelitian dan juga statistik untuk penelitian.&lt;br /&gt;selain itu juga, sering kali banyak mahasiswa yang sedang menyusun skripsi atau tesis kelabakan dalam mencari buku yang baik untuk panduan dalam metode penelitian dan juga mencari referensi untuk pengujian statistiknya.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;" class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Dalam buku "Statistik Untuk Penelitian" karangan Prof.Dr. Sugiyono ini saya rasa sudah cukup lengkap dalam menguraikan semua kebutuhan dalam melakukan penelelitian, terutama penelitian ilmiah seperti skripsi dan tesis. Sugiyono menyebutkan bahwa penelitian adalah cara ilmiah, berarti penelitian itu didasarkan pada ciri-ciri keilmuan, yaitu &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;rasional&lt;/span&gt;, &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;empiris &lt;/span&gt;dan &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;sistematis&lt;/span&gt;.  &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Rasional &lt;/span&gt;artinya kegiatan penelitian itu dilakukan dengan cara-cara yang masuk akal sehingga terjangkau oleh penalaran manusia. &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Empiris &lt;/span&gt;artinya cara-cara yang digunakan dalam penelitian itu teramati oleh indera manusia, sehingga orang lain dapat mengamati dan mengetahui cara-cara yang akan digunakan . &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Sistematis&lt;/span&gt; artinya proses yang digunakan dalam penelitian itu menggunakan langkah-langkah tertentu yang bersifat logis.&lt;br /&gt;Pada buku tersebut juga dijelaskan mengenai proses penelitian, terutama penelitia kuantitatif. Selain itu juga, dijelaskan mengenai statistik yang sering digunakan dalam melakukan penelitian kuantitatif. Statistik tersebut terbagi dalam dua macam, yaitu Statistik Deskriptif dan juga Statistik Inferensial, selanjutnya statistik inferensial itu sendiri dibagi lagi menjadi dua bagian yaitu Statistik Parametris dan non parametris. Untuk lebih jelasnya mengenai pembahasan dalam buku ini, berikut daftar pembahasan dari buku  &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;"Statistik Untuk Penelitian" &lt;/span&gt;karangan Prof.Dr. Sugiyono :&lt;br /&gt;BAB I        : Penelitian dan Statistik&lt;br /&gt;BAB II      : Statistik Deskriptif&lt;br /&gt;BAB III    : Populasi, Sampel dan Pengujian Normalitas Data&lt;br /&gt;BAB IV     : Konsep Dasar Pengujian Hipotesis&lt;br /&gt;BAB V       : Pengujian Hipotesis Deskriptif (Satu Sampel)&lt;br /&gt;BAB VI     : Pengujian Hipotesis Komparatif&lt;br /&gt;BAB VII   : Pengujian Hipotesis Asosiatif&lt;br /&gt;BAB VIII : Analisis Regresi&lt;br /&gt;BAB IX     : Analisis Jalur (Path Analysis)&lt;br /&gt;BAB X      : Pemodelan Persamaan Struktural (Struktural Equation Model / SEM)&lt;br /&gt;BAB XI    : Statistik Untuk Pengujian Validitas dan Reliabilitas Instrumen Penelitian&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain itu juga di lengkapi dengan berbagai macam lampiran tabel statistik dan contoh penyelesaiannya. Untuk lebih jelasnya silahkan baca bukunya langsung Hehehe...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2805815757991023361-261038493284208211?l=e-je.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://e-je.blogspot.com/feeds/261038493284208211/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://e-je.blogspot.com/2009/01/statistika-untuk-penelitian.html#comment-form' title='9 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2805815757991023361/posts/default/261038493284208211'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2805815757991023361/posts/default/261038493284208211'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://e-je.blogspot.com/2009/01/statistika-untuk-penelitian.html' title='Statistika Untuk Penelitian'/><author><name>Evan Jaelani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05089295072294791396</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_R9-veRrvlkg/SdduVzvoPSI/AAAAAAAAAD0/oQugguIqFpU/S220/DSC04384.JPG'/></author><thr:total>9</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2805815757991023361.post-8923291476753147191</id><published>2009-01-11T14:03:00.002+07:00</published><updated>2009-01-19T21:08:26.151+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Software Windows'/><title type='text'>FlyakiteOSXv3.5</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Pernah mengutak-ngatik tampilan dari windows XP anda??atau dengan kata lain mengubah theme dari windows XP, pasti semuanya pernah kan? Banyak sekali pilihan themes dari windows xp, malahan jumlahnya bisa sampai ribuan atau ratusan ribu bahkan mungkin (Mungkin lo yah..) jutaan...Tapi, mungkin saja dengan banyaknya pilihan tersebut kita malahan jadi bingung untuk memilih themes yang cocok untuk kita? Ya, berikut ini mungkin salah satu themes favorite saya yang mungkin saja diantara temen-temen ada yang tertarik dengan themes yang saya gunakan. Sebelum lebih jauh lagi, mungkin supaya lebih menarik saya akan perlihatkan tampilan dari desktop yang saya gunakan :&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_R9-veRrvlkg/SWl3YoWI7HI/AAAAAAAAAAk/UgBbcXVgQok/s1600-h/screen.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 200px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_R9-veRrvlkg/SWl3YoWI7HI/AAAAAAAAAAk/UgBbcXVgQok/s320/screen.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5289890502354201714" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya, itu adalah tampilan dari desktop saya, saya menggunakan themes ini karena ketidakmampuan saya untuk membeli Komputer Mac atau MacBook tetapi saya sangat terkesan dengan tempilan dari Mac tersebut.&lt;br /&gt;Pada tampilan diatas, saya menggunakan software (Themes) yang dinamakan &lt;a href="http://www.4shared.com/file/60844718/13ab97fe/flyakiteosxv35.html"&gt;FlyakiteOSXv3.5&lt;/a&gt; karena sangat mudah menggunakannya (Tinggal Double Klik dan Next Next aja). Sebenernya adalagi yang harus menginstall satu persatu mulai dari themesnya dulu (TigerMac), kemudian menginstall objeckdock yang memang aga ribet. sehingga saya lebih memili FlyakiteOSX untuk themes TigerMac, bagi yang tertarik silahkan download aja &lt;a href="http://www.4shared.com/file/60844718/13ab97fe/flyakiteosxv35.html"&gt;disini&lt;/a&gt; dan untuk objeckdock silahkan download &lt;a href="http://www.filehippo.com/download_objectdock/"&gt;disini&lt;/a&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2805815757991023361-8923291476753147191?l=e-je.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://e-je.blogspot.com/feeds/8923291476753147191/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://e-je.blogspot.com/2009/01/flyakiteosxv35_11.html#comment-form' title='19 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2805815757991023361/posts/default/8923291476753147191'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2805815757991023361/posts/default/8923291476753147191'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://e-je.blogspot.com/2009/01/flyakiteosxv35_11.html' title='FlyakiteOSXv3.5'/><author><name>Evan Jaelani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05089295072294791396</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_R9-veRrvlkg/SdduVzvoPSI/AAAAAAAAAD0/oQugguIqFpU/S220/DSC04384.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_R9-veRrvlkg/SWl3YoWI7HI/AAAAAAAAAAk/UgBbcXVgQok/s72-c/screen.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>19</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2805815757991023361.post-2090100992137622468</id><published>2009-01-09T16:32:00.005+07:00</published><updated>2009-01-11T14:10:42.532+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Management Science'/><title type='text'>Management Science</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Management science adalah salah satu bagian dari ilmu management yang membahas mengenai penyelesaian masalah-masalah yang dihadapi oleh seorang manager, baik yang bergerak di sektor publik maupun swasta,  dalam proses pengambilan keputusan dengan cara pendekatan model-model matematik. Jadi secara mendasar, management science sebagai suatu cabang ilmu yang tidak lain adalah aplikasi matematika, sehingga dalam banyak hal sering kali terlihat rumit dan tidak sederhana.&lt;br /&gt;Management Science ini juga sering disebut sebagai manajemen kuantitatif yang bisa di katerogikan sebagai manajemen kontemporer (Walaupun sebenernya banyak juga yang mengkategorikannya sebagai manajemen klasik), karena lahir setelah Howthrone Experiment, yaitu suatu eksperimen yang dilakukan oleh Hardvard University dimana hasil penelitian menunjukkan keanehan yaitu Produktivitas dari kedua kelompok yang berbeda (yang satu kondisi kerjanya sudah ditingkatkan dan yang satu lagi tetap) hasilnya sama (produktivitasnya). Sehingga setelah penelitian tersebut lahirlah teori manajemen kontemporer, yang terdapat 3 (tiga) aliran, yaitu :&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;1. Behavioral School / Human Relation&lt;br /&gt;yaitu perlakukan manusia baik sebagai individu atau kelompok, teori awalnya mungkin semuanya juga mengetahui tentang Hierarchy Needs dari Maslow dan semua teori Motivasi.&lt;br /&gt;2. Quantitative Model&lt;br /&gt;Cabang ilmu yang berkembang setelah perang dunia ke II, karena dalam keadaan perang semuana harus cepat, sehingga pendekatan masalah dengan matematik dan statistik (Solusi yang optimal), contoh dari ilmu ini adalah Metode Transportasi yang dikembangkan oleh George B Dantzig dan Program Integer.&lt;br /&gt;3. System&lt;br /&gt;Pemecahan masalah dengan melihat masalah secara system, sehingga memperhitungkan pengaruh pada unit lain (tidak sektoral).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi, ilmu management science termasuk pada aliran Quantitative Model. Aplikasi dari ilmu management science adalah Metode Transportasi, Program Interger, Program Linier, Penugasan, Model arus jaringan, Manajemen Proyek dll. Buku yang saya rekomendasikan adalah bukunya dari Taylor yang diterbitkan oleh Prenhall dengan judul "Management Science 8th atau 9th Edition". Karena disana dipaparkan dengan baik dan mudah di mengerti beserta contoh-contoh penyelesaiannya baik secara manual maupun dengan program komputer, alasan yang kedua adalah karena Taylor sering disebut sebagai "The Father of Scientific Management". Serta disertakan program komputer yang dibutuhkan untuk menyelesaikan masalah tersebut seperti QM for Windows, Excell QM, TreePlan, Crystall Ball dll. Untuk bisa me-review buku ini dan program-programnya serta buku lain karangan taylor bisa dilihat di &lt;a href="http://www.prenhall.com/taylor/"&gt;sini&lt;/a&gt;.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2805815757991023361-2090100992137622468?l=e-je.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://e-je.blogspot.com/feeds/2090100992137622468/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://e-je.blogspot.com/2009/01/management-science.html#comment-form' title='20 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2805815757991023361/posts/default/2090100992137622468'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2805815757991023361/posts/default/2090100992137622468'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://e-je.blogspot.com/2009/01/management-science.html' title='Management Science'/><author><name>Evan Jaelani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05089295072294791396</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_R9-veRrvlkg/SdduVzvoPSI/AAAAAAAAAD0/oQugguIqFpU/S220/DSC04384.JPG'/></author><thr:total>20</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2805815757991023361.post-7268593582119957766</id><published>2009-01-08T20:04:00.002+07:00</published><updated>2009-01-19T21:09:12.611+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Software Windows'/><title type='text'>Icon Tweaker</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Nah, ini dia bagi yang suka ngotak-ngatik desktop atau tampilan dari komputer terutama mengutak-ngatik tampilan icon di komputer kita. tools atau software yang mudah untuk melakukan tweak pada icon di komputer kita adalah &lt;a href="http://www.softpedia.com/get/Desktop-Enhancements/Icons-Related/IconTweaker.shtml"&gt;Icon Tweaker&lt;/a&gt; karena dengan sekali klik kita bisa mengubah icon pada komputer kita.&lt;br /&gt;Tetapi dalam menggunakan &lt;a href="http://www.softpedia.com/get/Desktop-Enhancements/Icons-Related/IconTweaker.shtml"&gt;Icon Tweaker&lt;/a&gt; ini kita membutuhkan software tambahan lain yaitu &lt;a href="http://www.softpedia.com/get/Desktop-Enhancements/Icons-Related/IconPackager.shtml"&gt;Icon Packager&lt;/a&gt; untuk mem-build icon-icon yang kita punya agar bisa di jalankan di &lt;a href="http://www.softpedia.com/get/Desktop-Enhancements/Icons-Related/IconTweaker.shtml"&gt;Icon Tweaker&lt;/a&gt;. walaupun tools ini hanya membutuhkan space yang kecil di hard drive kita, tapi tools ini kinerjanya sangat memuaskan, karena kita bisa mengubah icon-icon yang ada di komputer kita dengan sesuka hati.&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.softpedia.com/get/Desktop-Enhancements/Icons-Related/IconTweaker.shtml"&gt;Icon Tweaker&lt;/a&gt; ini adalah tools yang paling banyak digunakan ( Sumber : &lt;a href="http://www.softpedia.com/"&gt;www.Softpedia.com&lt;/a&gt; ) untuk melakukan perubahan pada icon di komputer kita. bagi yang berminat untuk mengotak-ngatik icon di komputernya, bisa di download toolsnya &lt;a href="http://www.softpedia.com/get/Desktop-Enhancements/Icons-Related/IconTweaker.shtml"&gt;disini&lt;/a&gt;.&lt;a href="http://www.softpedia.com/get/Desktop-Enhancements/Icons-Related/IconTweaker.shtml"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Memang masih banyak lagi tools yang bisa kita gunakan untuk mengganti icon yang ada di komputer kita, akan tetapi karena saya lebih suka menggunakan icon tweaker jadi saya merekomendasikan tolls ini hehehehe....EGOIS....&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2805815757991023361-7268593582119957766?l=e-je.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://e-je.blogspot.com/feeds/7268593582119957766/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://e-je.blogspot.com/2009/01/icon-tweaker.html#comment-form' title='13 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2805815757991023361/posts/default/7268593582119957766'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2805815757991023361/posts/default/7268593582119957766'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://e-je.blogspot.com/2009/01/icon-tweaker.html' title='Icon Tweaker'/><author><name>Evan Jaelani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05089295072294791396</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_R9-veRrvlkg/SdduVzvoPSI/AAAAAAAAAD0/oQugguIqFpU/S220/DSC04384.JPG'/></author><thr:total>13</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2805815757991023361.post-1394853965240029733</id><published>2009-01-07T23:25:00.004+07:00</published><updated>2009-01-19T20:56:08.115+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hasil Sebuah Renungan'/><title type='text'>Under Development</title><content type='html'>Ya...&lt;br /&gt;blog saya masih dalam tahap pembuatan dan pengembangan, jadi saya mohon maaf apabila masih sangat sedikit yang bisa saya posting. karena saya juga masih meraba-raba dalam mendesign blog dan trial and error untuk menemukan tampilan blog yang enak di lihat dan juga efektif serta efisien.&lt;br /&gt;ini semua saya tujukan untuk kemudahan pengunjung dalam membaca dan juga lebih betah lagi berlama-lama di blog saya ini. Jadi sekali lagi mohon maaf.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Thank's&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Evan&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2805815757991023361-1394853965240029733?l=e-je.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://e-je.blogspot.com/feeds/1394853965240029733/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://e-je.blogspot.com/2009/01/under-development.html#comment-form' title='6 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2805815757991023361/posts/default/1394853965240029733'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2805815757991023361/posts/default/1394853965240029733'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://e-je.blogspot.com/2009/01/under-development.html' title='Under Development'/><author><name>Evan Jaelani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05089295072294791396</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_R9-veRrvlkg/SdduVzvoPSI/AAAAAAAAAD0/oQugguIqFpU/S220/DSC04384.JPG'/></author><thr:total>6</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2805815757991023361.post-7982367379449155640</id><published>2009-01-06T20:56:00.003+07:00</published><updated>2009-01-19T20:56:35.061+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hasil Sebuah Renungan'/><title type='text'>Welcome</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:georgia;"&gt;yah...Welcome...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:georgia;"&gt;itu lah kata yang tepat untuk pembukaan blog saya ini, dalam blog ini akan saya sampaikan mengenai buku mulai dari referensi buku yang bagus, sinopsisnya dan segala macemnya. kemudian juga mengenai ulasan software tepatnya berbagai macam software yang lumayan bagus dan kalau ada ya sekalian saya tuangkan juga link buat downloadnya. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;supaya lebih bermanfaat lagi, saya juga akan coba bantu bagi semuanya lagi menyusun skripsi, tesis atau desertasi terutama dari segi metodologi penelitiannya dan juga pengolahan data statistiknya (mudah-mudahan bisa), ya diusahakan akan dibantu semampunya.&lt;br /&gt;oke, untuk pembukaan mungkin itu aja dulu.. selanjutnya mudah2an bisa di capai apa yang menjadi tujuan saya membuat blog ini, amin..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2805815757991023361-7982367379449155640?l=e-je.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://e-je.blogspot.com/feeds/7982367379449155640/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://e-je.blogspot.com/2009/01/welcome.html#comment-form' title='4 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2805815757991023361/posts/default/7982367379449155640'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2805815757991023361/posts/default/7982367379449155640'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://e-je.blogspot.com/2009/01/welcome.html' title='Welcome'/><author><name>Evan Jaelani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05089295072294791396</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_R9-veRrvlkg/SdduVzvoPSI/AAAAAAAAAD0/oQugguIqFpU/S220/DSC04384.JPG'/></author><thr:total>4</thr:total></entry></feed>
