Mencoba update lagi blog setelah lama sekali tidak di update karena banyak hal hehehe.... Kali ini saya mencoba menulis yang sedang hangat-hangatnya dibicarakan di tempat tinggal saya majalengka. Akhir-akhir ini sangat kencang sekali pemberitaan bahwa provinsi cirebon akan segera di bentuk, dimana anggota dari provinsi cirebon ini dikenal dengan nama CIAYUMAJAKUNING (Cirebon, Indramayu, Majalengka dan Kuningan). Sudah sering kali dilakukan pertemuan-pertemuan untuk merealisasikan wacana tersebut. Banyak juga dukungan-dukungan yang datang dari berbagai kalangan dari masing-masing kabupaten. Nah karna saya orang majalengka maka disini yang akan dibahasnya juga berkaitan dengan kabupaten majalengka yang ada wacana juga untuk ikut bergabung dengan provinsi cirebon.
Sinyal bahwa majalengka sendiri mendukung adanya pembentukan provinsi cirebon sebenarnya sudah ada, salah satunya yang paling keliatan adalah ketika pas hari jadi ulang taun majalengka terdapat kesenian khas cirebon yang ditampilkan di acara puncaknya, jelas ini membentuk pencitraan bahwa Majalengka mendukung adanya pembentukan provinsi cirebon. Sebenarnya, saya sebagai rakyat biasa tidak terlalu mengetahui apa yang menjadi alasan utama dan yang paling mendasar dan alasan pendukung dari wacana pembentukan provinsi cirebon ini. Namun ketika melihat berbagai diskusi yang dilakukan di berbagai forum di internet, muncul beberapa alasan diantaranya adalah bahwa wilayah III Cirebon menyumbang PAD yang sangat tinggi kepada jawa barat yaitu sekitar 58% dan yang dikembalikan untuk pembangunan di Wilayah III Cirebon tidak sebanding dengan apa yang diberikan, karna sebagaimana kita ketahui bahwa pembangunan di Jawa Barat lebih banyak ke wilayah baratnya. Ini adalah alasan utamanya, Ya karena ketidak puasan keresidenan 3 cirebon (wilayah III cirebon) akan pembangunan di daerahnya. Sehingga dari situ banyak sekali yang menyimpulkan bahwa karena perbedaan kultur terutama cirebon (kab. + kota) dan Kab. Indramayu dengan mayoritas kultur jawa barat lah yang menjadi alasan pembangunan di Wilayah III Cirebon ini di kesampingkan. Dan banyak alasan pendukung lain, diantaranya adalah keinginan adanya perubahan bahkan disalah satu forum ada yang sampai memasukkan salah satu ayat Al-qur'an yaitu surat Ar Rad ayat 11 yang artinya kurang lebih "....Allah tidak akan merubah keadaan suatu kaum apabila kaum itu tidak merubah dengan sendirinya...", Alasan lain yaitu bahwa SDM dan SDA dari Wilayah III Cirebon sudah siap untuk menjadikan Provinsi Cirebon dan lain sebagainya namun hal-hal tersebut lah yang menjadi alasan utamanya (yang paling banyak dilontarkan).
Memang, alasan-alasan di atas sepintas masuk akal dan dapat di terima. Tetapi terus terang saja saya kurang sependapat dengan adanya wacana pembentukan Provinsi Cirebon ini. Baiklah, saya juga akan mengemukakan alasan dari pendapat saya tersebut. kurang lebih seperti ini :
1. Pernyataan bahwa pembangunan di Wilayah III Cirebon kurang diperhatikan dan menimbulkan ketidakpuasan dari masyarakatnya terhadap pemerintahan Jawa Barat saya rasa kurang bukti yang kuat. Kita lihat saja, terutama Kabupaten Cirebon. Menurut saya dua wilayah ini adalah Kota terbesar kedua se Jawa Barat setelah Bandung, fasilitas-fasilitas baru yang dibangun banyak sekali disana, dan saya berani mengatakan kalau Cirebon sudah sangat maju sekrang ini. Kita lihat wilayah lainnya, pembangunan di kuningan, indramayu dan majalengka juga tidak kalah. Sekarang-sekarang ini pembangunan mulai jalan wilayah-wilayah itu terutama Majalengka yang katanya akan segera di bandung Bandara Internasional. Nah, kalaupun memang dirasa masih kurang dan tidak puas dengan pembangunan sekarang, menurut saya kenapa tidak membangun sendiri oleh masing-masing wilayahnya (kabupatennya), kan katanya Wilayah III Cirebon ini memberika PAD yang sangat signifikan bagi Jabar (kurang lebih 58%). Kalau memang itu benar kenapa ga membangun sendiri aja, kan sudah Otonomi Daerah jadi kebijakan ada di wilayahnya masing-masing. Jadi, menurut saya pembangunan yang tidak merata ini masih bisa diatasi dengan tidak melakukan pemekaran menjadi Provinsi Cirebon.
2. Melanjutkan pembicaraan tentang OTDA, bahwa esensi sebenarnya dari OTDA adalah Percepatan, efisiensi dan pengembangan. Jadi sekali lagi adalah PENGEMBANGAN bukan PEMEKARAN. Ya, percepatan pembangunan di wilayah masing-masing karena masing-masing wilayah bisa mempunyai kebijakan sendiri mengenai pembangunan wilayahnya. Selain itu jelas melakukan efisiensi karena tidak harus selalu ada izin dari atas (provinsi) dalam mengeluarkan berbagai kebijakan dan investasi sehingga usaha "One Stop Services" bisa tercapai. Dan yang terakhir adalah pengembangan, disini maksudnya adalah setiap wilayah diusahakan mempunyai kompetensi masing-masing, bisa dari industri, agrobisnis, wisata dll. Nah ketika melakukan pengembangannya mereka bisa merger (kerjasama) dengan wilayah lain yang tentunya mempunyai kompetensi sendiri dan ini bisa dilakukan karena ada "win win situation" atau saling menguntungkan satu sama lain.
3. Pernyataan yang mengatakan bahwa dengan dibentuknya provinsi cirebon bisa melakukan perubahan (bahkan ada di salah satu forum memakai ayat Al-quran segala untuk memperkuat pernyataannya). Ya, saya setuju dengan perubahannya karena memang kita harus terus menerus melakukan perubahan ke arah yang tentunya lebih baik dan benar seperti ayat Al-Qur'an tersebut yaitu tidak akan berubah dengan sendiri kalau kita tidak merubahnya. Tetapi yang menjadi pertanyaan adalah : Apakah harus pemekaran dulu sebelum berubah?? Tidak bisakah dengan keadaan sekarang kita berubah?? OK, sekarang kita lihat kekurangan dan kelebihannya dulu, kalau kita melakukan perubahan setelah pemekaran itu akan melakukan waktu yang lama karena selain harus menunggu pemekarannya selesai (dari tahap persiapan dan perizinan sampai tuntas semuanya) dan juga disana nanti pasti ada pilkada yang butuh biaya banyak, membangun gedung kegubernuran (biaya lagi) pemilihan gubernurnya dan lain sebagainya yang membutuhkan waktu dan biaya yang tidak sedikit. Nah, saya juga akan menjawab dengan ajaran Al-Qur'an juga (walaupun saya kurang tahu persis ayat dan suratnya), yaitu ada keterangan di Al-Qur'an bahwa pemborosan adalah sifatnya setan dan sangat tidak disukai oleh Allah SWT. Tapi kalau kita melakukan perubahan dengan tidak melakukan pemekaran, kita bisa berubah dari sekarang. Bukan hal yang tidak mungkin dilakukan dari sekarang (irit biaya dan waktu).
3. Unsur Budaya, susah sekali menyatukan antara kuningan dan majalengka dengan cirebon dan indramayu yang budayanya berbeda. Saya pernah membaca di salah satu forum bahwa alasan majalengka dan kuningan tidak mau bergabung adalah gengsi karena ketundukannya pada kultur cirebon. Pernyataan ini menurut saya sangat naif sekali yah, dan sangat ironis menurut saya. Karena bisa saja saya balik memberi pernyataan, bahwa alasan cirebon dan indramayu (dua daerah ini yang ngebet pengen membentuk provinsi cirebon) adalah karena mereka tidak mau mengikuti kultur jawa barat dan sunda atau pasundan, bisa saja kan saya memberikan pernyataan seperti itu. Tapi menurut saya bukan hal itu yang menjadi alasan penolakan saya dari unsur budaya. Cirebon merasa tidak puas dengan pembangunan oleh jawa barat karena salah satunya mereka merasa diasingkan dari segi budaya, nah apakah itu juga tidak menjadi ketakutan saya (sebagai orang majalengka yang notabene berbeda kultur dengan cirebon), yaitu bisa saja nanti majalengka dikucilkan pembangunannya oleh provinsi cirebon karna berbeda kultur dan ini mungkin juga jadi ketakutan orang kuningan. Tapi menurut saya unsur budaya ini tidak terlalu penting dan bukan hal atau alasan yang paling urgent untuk melakukan pemekaran atau tidak, karena Indonesia saja terdiri dari berbagai kultur, bahasa dan warna kulit yang berbeda-beda tapi tetap bisa bersatu, kenapa kita tidak bisa??? jadi unsur budaya bukan alasan yang kuat menurut saya untuk membentuk provinsi cirebon.
4. Ada juga pernyataan disalah satu forum yang datang dari orang majalengka yaitu "Apabila sudah selesai pembangunan Bandara Internasional baru setuju dan ikut dalam Provinsi Cirebon". hahahahahaha kenapa saya tertawa??? lucu hehehe... selama ini majalengka menuntut ke jawa barat agar dilakukan pembangunan yang merata di wilayahnya, dan dengan adanya pembangunan bandara di wilayah majalengka itu salah satu jawaban dari jawa barat tentang pertanyaan yang selama ini digembar gemborkan, dan tentu saja APBD jabar dikucurkan untuk pembangunan bandara tersebut. Nah, pertanyaan saya kenapa setelah permintaan dikabulkan kita langsung lari ke propinsi cirebon??? Kalau menurut saya kasarnya adalah tidak tahu terima kasih namanya.
5. Alasan terakhir dari saya kenapa tidak setuju dengan pembentukan Provinsi Cirebon adalah karena belum tentu bisa maju dengan adanya pembentukan provinsi cirebon. Bukannya saya orang yang pesimis, tapi menurut saya kalau sistemnya sama saja (banyak KKN) ya tetap aja seperti itu, tidak akan maju. Selain itu bukannya saya su`udzon, menurut saya ini ada alasan lain dibalik ini semua yaitu unsur kekuasaan dan uang. Tidak sedikit orang yang ingin jadi gubernur, DPD dan menduduki jabatan lainnya, dan dengan adanya pembentukan Provinsi Cirebon ini peluang itu semakin terbuka. Mengerikan menurut saya....
Tetapi ini adalah hanya keluar dari saya yang tidak tahu apa-apa dan juga hanya rakyat biasa, jadi kalau pemekaran tetap terealisasi ya saya juga tidak bisa apa-apa dan harus mengikuti sistem dengan TERPAKSA. Harapan saya ini harus dikaji lebih dalam lagi, di pikirkan lebih matang lagi. Karena tidak sedikit masyarakat di dalamnya, ingat ribuan bahkan jutaan masyarakat CIAYUMAJAKUNING jadi taruhannya. Sanggup kah kalau sudah terbentuk nanti memenuhi tanggung jawab tersebut??? Ingat, tanggung jawab dan kekuasaan sekecil apapun akan dipertanyakan dan ada hisabnya di akhirat nanti.
hatur nuhun, punten anu kasuhun pami aya kalepatan cariosan. Oh iya, satu lagi yang paling PENTING bahwa jadi atau tidak pemekaran ini direalisasikan PERSIB tetap di hati saya, dan PERSIB NU AING akan tetap menjadi slogan saya hahahaha.....


sayang nih, aq belum tau cirebon, jadi bingun kalo kasih komentar
ya....aku gx pernah mas ke cirebon...post donk foto2 yg menarik yg ada di cirebon..
mampir ke blog ku yg sederhana ya mas
Pemekaran atau apapun namanya itu punya sisi positif dan negatif. Tapi saya lebih setuju tidak perlu dibentu Provinsi Cirebon.
Wahh... lagy ada issue pemekaran ya boss... kalo menurut saya pemekaran yang bertujuan untuk memajukan suatu daerah bleh2 aja... Tapi sebelum melakukan pemekaran perlu di tinjau kesiapan daerahnya sendiri untuk mandiri. Perlu di tinjau juga dari segi SDM yang bakal memegang kendali roda pemerintahan, apakah bisa diandalkan dari segi kejujuran dan sifat kerakyatannya... Jika tidak maka hanya akan menambah jumlah penjahat2 berdasi yang merampoki uang rakyat dan membawa daerah yang dipimpinnya ke arah kemunduran...
Sekian aja boss... mampir yaa... :)
sama belom tau cirebon..
numpang lewat mas, salam kenal sajah
Kontes SEO Aristia Wida Rukmi | Kontes SEO Aristia Wida Rukmi | Rusli Zainal Sang Visioner | Rusli Zainal Sang Visioner
menurut ku, pemekaran cirebon tuk jadi provinsi, tergantung dari semua masyarakat yang ada di Cirebon.
Hanya orang2 Cirebon saja yang tahu, tapi jangan sampai merger lg karena nggak mampu dan nggak layak..
salam dari Riau..
balik lagi kang, ini link blog beemountain yg baru kang.
hatur nuhun
Kalo lihat dari alasan2nya mungkin "make sense" jika cirebon ingin mandiri. Namun untuk menjadi Cirebon yang mandiri tentunya tidak mudah dan ada pertimbangan2 tertentu. Namun apapun keputusannya nanti semoga hal itu jadi yang terbaik untuk kesejahteraan masyarakat.
kalau sekiranya memungkinkan kenapa nggak,kalau kita cermati cirebon salah satu daerah produktif dengan segala hasil buminya,kan kesempatan dan peluang sama juga bagi daerah lain untuk bisa lebih maju lagi hehehe.salam
wantduit.blogspot.com
tergantung kebutuhan sih kalo menurut saya..
selama mereka mampu..
kenpa ngga'...
yah...kalao misal misah trus g bisa ngurusi diri sendiri nanti kasihan malah repot... tapi klo emang dah siap ya gimana lagi..yaw..hehe
aduh,,cori ni gak tau aq,,hari2 ku cuma ngeblog,,buat artikel..tapi tanks infonya..
Selama mereka mampu, ya oke-oke aja sobat
mas orang cirebon ya,,? salam kenal dari surabaya ( *ga nyambung ya..* )
hohoho saya sebagai anak cirebon(wlwpun jarang pulang) setuju2 aja lah,selama mengikuti aturan yang berlaku..dan biosa mensejahtrerakan rakyatnya..kebetulan tempat saya di cirebon sudah menjadi kecamatan..salam indonesia... terima kasih
menurut saya tergantung kepentingan..
kalau memang cirebon sudah dirasa mampu untuk menjalankan pemerintahan sendiri mengapa tidak...
kan boleh juga tuh...
Awas!! Biasanya aspirasi seperti ini ditunggangi oleh pihak-pihak yang ingin mengambil keuntungan pribadi semata. Lihat kasus pemekaran Tapanuli di Sumatra Utara.
lebih baik dilihat kerugian & keuntunganya terlebih dahulu.
tidak perlu
http://gooddell.blogspot.com/
Kayakya kalo cirebon kalo di bentuk lagi bakaln rusuh dech
Hmm.. saya rasa sih ga perlu deh mas..
Hmm.. saya rasa sih ga perlu deh mas..
wah ga perlu ada pemekaran lagi, sama saja, malah lebih banyak mudharatnya karena anggaran belanja pasti meningkat karena ada daerah baru, yang dibelanjakan untuk para pejabat2 baru, fasilitas2 buat pejabat2 baru dll, kapan ke rakyatnya
terima kasih telah mengunjungi blog kami. Komentar anda adalah sebuah kebanggaan bagi kami.
mo dimekarin mo ga , ga penting , tergantung masyarakat nya sendiri, mo maju apa enggak . desentralisasi dan otonomi bukan satu2 nya cara untuk memajukan suatu daerah , semakin banyak administrasi pemerintahan kemungkinan korup semakin tinggi
walah kang, klo pemekaran makin banyak waaahh, jd makin ribet ath...
Dengan segenap jiwa saya meminta dukungan dari sobat! terimakasih sebelumnya.
wah mas,apa ndak mumet ntar klo keseringan pemekaran
kalau saya sih kurang tau soal cirebon...
Kalau SDA dan SDM nya benar-benar siap, kenapa ga. Tapi klo melihat alasan Mas diatas, apalagi point yg terakhir,,,wew,,,
thanks infonya mampir lagi sekalian tukaran link banner.
I am very happy to see that you have updated your blog after a long time. I always wait for your updates. Coz you always come up with different ideas. Its really a very nice feeling to read your blogs. Now i am waiting for your next update. Hope you 'll do it soon.
komentar aja singkat saja: gak perlu
nice post :)
徵信社,尋人,偵探,偵探社,徵才,私家偵探,徵信,徵信社,徵信公司,抓猴,出軌,背叛,婚姻,劈腿,感情,第三者,婚外情,一夜情,小老婆,外遇,商標,市場調查,公平交易法,抓姦,債務,債務協商,應收帳款,詐欺,監護權,法律諮詢,法律常識,離婚諮詢,錄音,找人,追蹤器,GPS,徵信,徵信公司,尋人,抓姦,外遇,徵信,徵信社,徵信公司,尋人,抓姦,外遇,徵信,徵信社,徵信公司,尋人,抓姦,外遇,徵信,徵信社,徵信公司,尋人,抓姦,外遇,徵信社
Saya orang Jawa Barat.. hehe
Sebenarnya hanya kuliah sih...
Tapi menurut saya, tidak usah lah dibentuk sendiri...
http://ekos06.student.ipb.ac.id
udah cukup kok... hehe
menurut saya apa ada nya seperti sekarang aja..
nice post..
Kayakya kalo cirebon kalo di bentuk lagi bakaln rusuh dech
menarik
salam kenal
Kalau saya sih perlu-perlu aja provinsi dibentuk karena indonesiakan masih kurang provinsi yang baru,hehe.
sudah mampukah Cirebon mambentuk Provinsi sendiri klo mampu sah2 saja...
Gpp lah dibentuk provinsi baru asal semua memadai dan masyarakat mampu untuk membentuk suatu pemerintahan yg baru, semoga sukses.
wah kpn tu brtanya gan??
selalu semangat gan artikelnya menarik gan
thanks
terima kasih nih gan buat informasinya sanngat bermanfaat sekali nih
Pemekaran atau apapun namanya itu punya sisi positif dan negatif. Tapi saya lebih setuju tidak perlu dibentu Provinsi Cirebon.
hahahhaha provnsi cirebon? waduuuh bkan urusan ane gan ngikut aja ah ane
makasih banyak nih gan buat infonya semoga bermanfaat gan, sukses selalu yah
Semakin banyak saja yang mau memekarkan wilayah
Apa semua orang sudah mau jadi pejabat ya
kalo saya sih tidak setuju kalo di bentuk provinsi cirebon...
thanks for share..very useful info..!
duh saya blom pernah ke cirebon nich..!
thanks for share..! salam kenal ya..!
thanks for share...really good info,hopefully helpful...!
nice post sob lam knl
thanks for share..!
bingung mas masalah politik :(
indovision
ane gak setujua gan...buat ribet aja tuh
nice post
kyknya cukup jadi daerah aja deh :D
domba murah
tergantung kebutuhan
saya rasa sih ga perlu deh
gak perlu..
kapan aja jadi!!
kalu menurut saya sih gak perlu !
seperti ny perlu gan! :D sok tau:
cirebon itu kota yg besar,, apa salahnya jika propinsi di bntuk di kota itu .